
Dengan tergopoh jingga berlari menuju arah lif, sebelum nya jingga menghampiri resepsionis untuk menanyakan ruangan CEO Satya berada.
"Hadech bagaimana ini ,aku sudah telat ,batin jingga"
"Akhirnya sampai juga"jingga berdiri di pintu yang bertuliskan CEO
Tok tok
"Masuk"
Jingga pun membuka pintu dan menutupnya kembali
"Selamat pagi pak"jingga membungkukkan badannya ,"Aneh banget nec CEO bukannya nyaut malah munggungin gue lagi",batin jingga.
Satya yang menatap kearah jendela,kedua lengan dimasukan kedalam saku celananya .
Jingga jadi bingung dengan sikapmanusia yang ada di hadapannya
"Pak permisi , Selamat pagi"jingga mengulanginya kembali
Semoga aja nec CEO g budeg,"kalau masih denger,gue bakal korek tuh kulingnya".
Satya pun berbalik badan,dengan gagahnya Satya melangkahkan kakinya menuju kursi kebesarannya, dengan tatapan penuh selidik Satya memadang jingga dengan inten
__ADS_1
Deg !!
Hati jingga berdetak begitu cepat,seakan habis maraton,"pria itu yang menabrak aku di taman kan,kenapa dia ada disini " batin jingga terus berbicara,dengan mulut menganga jingga terkesima dengan keberadaan Satya
"Nona Anda kenapa,apa yang anda lihat?"
Satya begitu tenang melihat ekspresi jingga , padahal dalam hati Satya tahu,apa yang membuat jingga sampai terkesima seperti itu.
"Maaf saya emm...,oh yah pak perkenalkan nama saya Jingga," Jingga mengulurkan tangannya .akhirnya jingga dapat menguasai rasa gugup yang sedari tadi dia tahan
Satya pun membalas ulururan tangan jingga
"Silahkan duduk nona jingga" Satya dengan santainya mempersilahkan jingga duduk,walaupun rasa yang berkecamuk di dalam hatinya ,masih dia sembunyikan.
"Iya saya tahu pak,"dengan rasa hormat jingga menjab pertanyaan Satya
"Bagus kalau begitu,di mulai hari ini anda akan memulai bekerja,dan berikan kinerja yang baik"
"Asisten saya beni ,akan memberitahukan bagaimana cara bekerja menjadi sekertaris saya ,dan apa saja yang harus nona kerjakan "
Tak berapa lama Ben pun masuk menghampiri Satya
"Ben bawa nona jingga keruangan ya,dan beritahu apa saja yang harus dikerjakan"ujar satya
__ADS_1
"Mari nona ikuti saya"Beni memberikan arahan kepada jingga,dan apa saja yang tuanya sukai dan tidak di sukai .
"Terimakasih pak Ben atas arahannya"jingga tersenyum
Ben hanya menganggukkan kepala
"Bekerjalah dengan baik nona,agar tuan Satya senang dengan hasil kerja anda,"Ben berlalu meninggalkan jingga ,"dan selangberapa lama Ben pun kembali "Oh ya nona jangan panggil saya tuan,panggil saja saya Ben"dan tanpa basa basi Ben pun berlalu pergi.
Jingga pun tersenyum
"Aneh banget sama orang yang ada di kantor ini,gak bosnya gak kaki tangannya ,sama -sama Arogan, apalagi adistenya ikh kaya es balok "jingga bergidik ngeri
*Pantas tuan Satya menginginkan gadis itu jadi sekertaris nya , ternyata dia cantik dan lucu * batin Ben
Di ruangannya Satya sibuk dengan tumpukan dokumen yang harus di tanda tangani.
Jam istirahat pun berbunyi.
para karyawan Wiguna berhamburan keluar kantor ,ada yang makan di kantin sebagian ada yang makan di luar kantor.
Jingga masih sibuk dengan laptop nya ,tiba terdengar suara ketukan pintu
Siapakah yang mengetuk pintu Author juga penasaran yah gaes
__ADS_1
Mohon Maaf Author masih belajar dalam merangkai kata,dan masih banyak typo yang bertebaran,Mohon dukunganny dengan like komen serta vite,biar Author tambah semangat nulisnya 🙏🙏🙏