
saat Jingga baru masuk kamar untuk membersihkan diri,terdengar bunyi bel apartement
Hadi wijaya lantas berjalan menuju pintu guna melihat siapa tamu yang datang
Ia tersenyum ramah mendapati Awan datang ke tempat tinggalnya
Berbeda dengan Awan yang memasang wajah cemas,karena hingga meting dengan klien selesai Jingga tak juga muncul di resto,juga panggilan hp nya tak mendapat jawaban
Saat siang tadi ia mengikuti meting,ia sama sekali tak fokus,ia hanya mengiyakan saja ucapan Arman,karena hatinya sangat cemas menunggu kedatangan wanita yang di cintai yang tak kunjung datang
"oh nak Awan,ayo silahkan masuk"ucapnya ramah
"apa Jingga ada om"tanyanya gusar
"ada,baru saja datang,dan sekarang masih membersihkan diri"jawab nya
"syukurlah"plong rasanya,mendengar kekasihnya ada di rumah
"kanapa nak"tanya papah Jingga kepo
lalu Awan menceritakan kronologi tadi siang,dan yang membuatnya cemas saat tadi keluar resto,ia mendengar orang orang membicarakan seorang wanita yang jatuh pingsan saat hendak keluar dari taksi yang di tumpanginya
Sementara dari tadi ia menunggu Jingga yang tak kunjung datang,di tambah hp miliknya tak dapat di hubungi,meski hp milik Jingga masih aktif namun sang pemilik hp tak juga menjawab panggilan telfon maupun pesan yang di kirim Awan
Mendengar cerita dari Awan,Hadi wijaya paham dengan kecemasan dari Awan,calon menantunya
Mereka kini tengah mengobrol ringan di ruang tamu sambil menunggu Jingga yang masih membersihkan diri
Hingga saat pintu kamar terbuka menampilkan sosok wanita yang di khawatirkan sedari tadi,Jingga senang mendapati sang kekasih kini mengobrol dengan ayahnya
__ADS_1
Awan lantas bangkit dan menunggu Jingga yang berjalan lebih dulu menghampirinya
Jingga lantas meminta maaf pada Awan,menceritakan jika hp nya tertinggal di kantor,karena tak ingin membuat ayah dan kekasihnya khawatir Jingga berbohong dan mengatakan jika saat hendak masuk kedalam resto ia melihat seorang wanita pingsan saat hendak turun dari taksi,karena tak tega ia mengantarkan wanita itu ke rumah sakit
Lisa diam mendengarkan Jingga bercerita panjang lebar pada ayah dan kekasihnya,tak ingin menyangkal atau membenarkan karangan cerira Jingga,ia paham Jingga berbohong karena tak ingin membuat orang orang terdekatnya cemas dan khawatir
Ia ingin menghubungi Awan namun hp nya tertinggal
Awan tersenyum lega mendapati kenyataan bahwa Jingga baik baik saja
Jingga lalu mengenalkan Lisa pada Awan,mereka lantas berjabat tangan dan berkenalan
Setelahnya mereka makan malam bersama di sana,bibi pelayan yang bekerja paruh waktu sudah menyiapkan makan malam untuk mereka,beruntung kali ini bibi memasak masakan yang lumayan banyak
Sementara di tempat lain Reno kembali menikmati dunia malamnya,mendatangi klub,minum sampai mabuk berat,dan bermain wanita,ia bahkan sudah beberapa hari tak pernah lagi masuk kekantor
Ia melupakan kerjaanya dan larut dalam kesedihan yang mendalam
Pria itu melaporkan jika Lisa pergi dengan pria lain,yang lebih kaya dari Reno,pria itu juga membawa sebuah amplop besar yang di dalamnya terdapat foto foto mesra Lisa dengan seorang pria,bahkan ada foto Lisa dan pria itu tengah terlelap di dalam selimut yang sama,dan terlihat si pria yang bertelanjang dada
Melihat foto itu hati Reno seperti tersayat sembilu,begitu perih dan sakit
Bahkan rasanya luka ini lebih menyakitkan di bandingkan dulu saat perasaanya tak terbalas
Ia bahkan sudah mulai menyadari perasaanya dan akan menjadikan Lisa wanita terakhirnya
Ia mengira cinta yang Lisa ucapkan selama ini tulus adanya,mengingat ia bahkan setia menunggu Reno meski tahu Reno salalu bermalam dengan wanita lain,kadang juga membawa wanita lain itu pulang ke apartement,bergumul dalam kamar hingga menimbulkan suara erotis yang menyakitkan,namun Lisa masih yetap bertahan,Reno mengira Lisa tulus mencintainya,tapi kini apa,nyatanya wanita itu kini pergi meninggalkanya dan memilih pria lain
Dua kali terluka membuat Reno semakin patah arang,ia larut dalam kesedihan,membuatnya membenci wanita
__ADS_1
Kelakuan Reno tak lepas dari penglihatan sang ayah,tuan Ferdi sangat murka mendapat informasi mengenai putranya itu
Kini ia putuskan terbang ke negri singa itu,guna menjemput sang anak,akan ia bawa kembali putranya,akan ia pastikan putranya kembali tinggal denganya dan bersumpah membuat hancur semua orang yang menyebabkan kegelapan pada hidup putranya itu
sampai di singapur sang ayah lalu masuk ke apartemen putranya setelah anak buahnya menekan pasword apartemen,ia tahu pasword itu karena selama ini ia bertugas memata matai seluruh kegiatan putra majikanya itu
Tuan Ferdi melihat putranya masih bergelut dengan alam mimpi dengan di temani seorang wanita malam
Anak buah ayahnya membangunkan putra majikanya itu
Reno terbangun dengan malas,namun saat matanya menangkap bayang ayahnya,mata itu terbuka lebar seperti hendak keluar dari tempatnya,terkejut melihat ayah nya melihat dirinya tidur dengan peremluan yang sama sama dalam keadaan polos
Belum selesai dengan keterkejutnya sang ayah memberinya perintah untuk membersihkan dirinya dan menunggunya di balkon
Reno lantas membangunkan wanita malam di sampingnya membayarnya kemudian memintanya pergi dari tempat itu
ia beranjak dari posisinya lalu bergegas membersihkan diri,selang beberapa menit ia sudah kelyar dari kamar mandi dengan wajah segar,meski masih saja terlihat murung
Ia memakai pakaian rumahan celana pendek,dan kaos oblong warna putih,lalu bergegas menemui sang ayah di balkon
Kini mereka tengah berdiri di balkon sambil melihat pemandangan kota yang terlihat dari sana
"pa"ucap Reno
"laki laki itu kuat nak,jika cinta tak dapat dimiliki maka lepaskanlah,masih banyak wanita yang lain dan siap memberikan cinta untukmu,kenapa menyiksa orang tua dan diri sendiri hanya karena sebuah penolakan,masih banyak hal baik yang bisa kita lakukan,mari pulang,kita mulai kehidupan baru kita"
Reno masih diam,dalam hati mencerna setiap ucapan sang ayah
Lama berpikir kemudian menyetujui keinginan ayahnya
__ADS_1
Ia kembali dan memerintahkan anak buahnya mengemasi semua barang miliknya
Mereka akan pulang ke indo saat itu juga menggunakan jet pribadi ayahnya,karena baginya tak ada harapan lagi,Lisa yang ia nantikan pun telah memilih pergi meninggalkanya