JINGGA

JINGGA
Sofa


__ADS_3

Namun nihil tetangga Jingga tidak tahu dimana keberadaan Jingga


Awan berjalan dengan lesu,dan memutuskan mencari hotel untuk menginap,menenangkan hati dan pikiranya untuk dapat menemukan keberadaan Jingga


Sampai di hotel ia memasuki kamar yang sudah ia pesan,mengguyur tubuhnya di bawah guyuran air shower


lalu ia keluar dan memakai pakaian lengkapnya,celana jeans panjang dengan kaos longgar dan juga jaket jeans,sneaker warna putih


keluar dari hotel dan menaiki mobil yang ia sewa,ia akan mendatangi semua tempat yang mungkin ada Jingga di sana


Namun semuanya nihil,tada tempat atau teman yang yang mengetahui keberadaan Jingga kini


Lelah rasanya ia putuskan berhenti di taman kenanganya dulu bersama Jingga


*


Jingga pulang dengan lelah namun berusaha tersenyum karena tak ingin terlihat rapuh di depan ayahnya


Hal yang sama pun di lakukan sang ayah karena tak ingin mebebani sang putri


Kalau boleh jujur sebenarnya ia tak nyaman dengan kehidupanya kini


Namun ini adalah pilihan putrinya,dan ia akan berusaha mendukung semua keinginan putrinya


Jingga memeluk ayahnya,dan menanyakan apakah ayahnya sudah makan atau belum,sang ayah menganggukan kepala tanda jika ia sudah makan,hal yang sama pun di lakukan Jingga saat sang ayah menanyakan hal yang sama


Namun jawaban berbeda ia berikan ketika sang ayah menanyakan tentang interview nya,ia menceritakan kegagalanya pada ayahnya


Hadi wijaya menghibur putrinya dan memberi semangat,agar putrinya tak patah semangat


Hari berlalu dengan cepat hingga dua minggu berlalu,Jingga masih dengan usahanya mendapat pekerjaan,namun hingga hari ini masih tak ada perusahaan yang mau memberinya pekerjaan


Awan kini juga sudah kembali ke Bali,seminggu berada di Jakarta,tak membuahkan hasil apapun di tambah hp miliknya yang hilang saat jatuh dan masuk kedalam selokan,karena tak fokus pada tempatnya berdiri ketika sibuk memikirkan Jingga


Sebenarnya ia masih ingin di Jakarta namun urusan pekerjaanya tak dapat ia tunda lagi,dan ketika Arman mengatakan lebih baik ia menunggu Jingga di Bali,siapa tahu Jingga akan mendatanginya kesana

__ADS_1


Dan Arman juga berjanji akan mengerahkan anak buahnya untuk mencari keberadaan Jingga


mendengar hal itu,Ia putuskan untuk kembali ke Bali,barharap Jingga akan datang menemuinya di Bali


*


Karena selalu mendapat penolakan dengan alasan yang sama dari semua perusahaan yang ia datangi Jingga putuskan untuk pergi dari kota itu


Ia berharap di kota yang baru tak ada yang mengenalinya hingga peluang mendapatkan pekerjaan lebih banyak


Saat ia mengutarakan keinginanya pada sang ayah,Hadi wijaya pun menyetujuinya dan menyarankan mereka pindah ke Bali,agar bisa lebih dekat calon menantunya,karena sebenarnya ia juga khawatir dengan hubungan putrinya yang LDRan


Mendapati sang ayah yang menyetujui rencananya Jingga merasa senang dan bahagia,karena jujur ia sebenarnya kasihan melihat sang ayah,di usianya yang tak lagi muda malah menghadapi ujian berat seperti ini


Jujur Jingga menyesal,awalnya yakin mampu menghadapi kehidupan sulit seperti ini,namun ia lupa jika ada seorang ayah yang harus ia perhatikan kenyamananya baik secara lahir maupun batinya


Namun nasi sudah menjadi bubur bukan,saatnya berjuang dan kurangi mengeluh,karena dengan mengeluh akan membuat langkah semakin berat


Jingga lantas membereskan semua barang barangnya dan juga milik ayahnya,besok pagi rencana nya mereka akan langsung terbang ke Bali


*


ia menyaksikan tetesan air hujan yang membasahi dedaunan


Ia putuskan untuk menginap di kafe karena hujan yang terlalu deras,dia mematikan lampu ruangan dan mengandalkan cahaya dari lampu teras


Sementara seluruh lampu di kafe itu sudah di matikan


entah jam berapa ia terlelap di sofa yang ada di ruangan itu


Hingga pagi menjelang,saat sinar matahari mulai menerobos di celah celah jendela,Awan masih tenang mengarungi mimpi


Merasa hangat dengan guling yang ia peluk,seakan masih enggan untuk bangun,ia peluk erat yang di kiranya guling itu


Namun seketika ia ingat,jika semalam ia menginap di kafe lalu dari mana ada guling,belum sempat kesadaranya kembali teriakan seseorang telah menggema di ruangan itu

__ADS_1


Awan tersadar kini ia melihat Nita kariawanya itu tengah berpelukan denganya dalam satu sofa


Belum usai keterkejutanya pintu ruangan di buka oleh ibunya Awan dan Jingga


seketika air mata Jingga mengalir membasahi pipi mulusnya,melihat pemandangan yang menyesakkan dada


Ia berlari pergi meninggalkan tempat itu,tak sanggup melihat kekasihnya berbagi sofa dengan wanita lain


melihat Jingga dan ibunya datang membuat Awan panik,takut Jingga salah paham


Benar Jingga salah paham buktinya ia langsung berlalu dengan tetesan air mata di pipinya


Awan lalu berlari mengejar Jingga, dan memanggilnya,namun ia tak menemukan sosok yang di carinya di manapun


Setelah tak menemukan Jingga,Awan kembali ke dalam,ia ingin bertanya kenapa bisa Jingga bersama ibunya


Setelah melihat Awan masuk,Jingga keluar dari persembunyianya di samping tiang besar,ia ingin berlari jauh namun kakinya tiba tiba lemas,tak sanggup lagi berlari dan mendengar Awan memanggil namanya,ia memilih bersembunyi karena tak sanggup berhadapan dengan Awan,tak sanggup menerima kenyataan andai mereka memiliki hubungan


Meski nuraninya menolak,ia membekap mulutnya sendiri agar suara tangisanya tak keluar


flash back


Seminggu yang lalu saat Jingga memutuskan untuk pindah ke Bali,seorang teman memberikan info pekerjaan untuknya yaitu menjadi manager hotel milik pamanya,karena temanya yang mengusulkan ia langsung di terima tanpa melalui interview


Jingga menerima pekerjaan itu,meski melalui jalur dalam karena memang ia sangat membutuhkan pekerjaan itu,di tambah kesehatan sang ayah yang kini sering sakit sakitan


Yah memang ayahnya tak pernah mengeluh namun selama dua minggu tinggal di kontrakan sempit membuat tubuhnya mengurus dan sakit


Jingga sungguh tak tega melihat kondisi ayahnya,dan kini ada tawaran kerja ia langsung menerimanya


Sampai di Bali ia menyewa sebuah apartemen yang jaraknya dekat dengan hotel tempatnya bekerja,apartemen itu juga rekomendasi dari temanya itu,hingga ia mendapat apartemen yang mewah namun dengan harga yang lumyan murah


setelah seminggu bekerja di hotel,dan keadaan ayahnya yang mulai membaik,pagi ini ia putuskan untuk menemui Awan sebentar sebelum ia berangkat kerja


ia menuju kafe karena tidak tahu alamat rumah Awan yang baru,di depan kafe ia bertemu ibunya Awan,mereka berbincang sebentar lalu masuk kekafe dengan kunci yang ibu bawa,ibu menceritakan jika Awan semalam menginap di kafe karena hujan

__ADS_1


__ADS_2