
Namun nihil tetangga Jingga tidak tahu dimana keberadaan Jingga
Awan berjalan dengan lesu,dan memutuskan mencari hotel untuk menginap,menenangkan hati dan pikiranya untuk dapat menemukan keberadaan Jingga
Sampai di hotel ia memasuki kamar yang sudah ia pesan,mengguyur tubuhnya di bawah guyuran air shower
lalu ia keluar dan memakai pakaian lengkapnya,celana jeans panjang dengan kaos longgar dan juga jaket jeans,sneaker warna putih
keluar dari hotel dan menaiki mobil yang ia sewa,ia akan mendatangi semua tempat yang mungkin ada Jingga di sana
Namun semuanya nihil,tada tempat atau teman yang yang mengetahui keberadaan Jingga kini
Lelah rasanya ia putuskan berhenti di taman kenanganya dulu bersama Jingga
*
Jingga pulang dengan lelah namun berusaha tersenyum karena tak ingin terlihat rapuh di depan ayahnya
Hal yang sama pun di lakukan sang ayah karena tak ingin mebebani sang putri
Kalau boleh jujur sebenarnya ia tak nyaman dengan kehidupanya kini
Namun ini adalah pilihan putrinya,dan ia akan berusaha mendukung semua keinginan putrinya
Jingga memeluk ayahnya,dan menanyakan apakah ayahnya sudah makan atau belum,sang ayah menganggukan kepala tanda jika ia sudah makan,hal yang sama pun di lakukan Jingga saat sang ayah menanyakan hal yang sama
Namun jawaban berbeda ia berikan ketika sang ayah menanyakan tentang interview nya,ia menceritakan kegagalanya pada ayahnya
Hadi wijaya menghibur putrinya dan memberi semangat,agar putrinya tak patah semangat
Hari berlalu dengan cepat hingga dua minggu berlalu,Jingga masih dengan usahanya mendapat pekerjaan,namun hingga hari ini masih tak ada perusahaan yang mau memberinya pekerjaan
Awan kini juga sudah kembali ke Bali,seminggu berada di Jakarta,tak membuahkan hasil apapun di tambah hp miliknya yang hilang saat jatuh dan masuk kedalam selokan,karena tak fokus pada tempatnya berdiri ketika sibuk memikirkan Jingga
Sebenarnya ia masih ingin di Jakarta namun urusan pekerjaanya tak dapat ia tunda lagi,dan ketika Arman mengatakan lebih baik ia menunggu Jingga di Bali,siapa tahu Jingga akan mendatanginya kesana
__ADS_1
Dan Arman juga berjanji akan mengerahkan anak buahnya untuk mencari keberadaan Jingga
mendengar hal itu,Ia putuskan untuk kembali ke Bali,barharap Jingga akan datang menemuinya di Bali
*
Karena selalu mendapat penolakan dengan alasan yang sama dari semua perusahaan yang ia datangi Jingga putuskan untuk pergi dari kota itu
Ia berharap di kota yang baru tak ada yang mengenalinya hingga peluang mendapatkan pekerjaan lebih banyak
Saat ia mengutarakan keinginanya pada sang ayah,Hadi wijaya pun menyetujuinya dan menyarankan mereka pindah ke Bali,agar bisa lebih dekat calon menantunya,karena sebenarnya ia juga khawatir dengan hubungan putrinya yang LDRan
Mendapati sang ayah yang menyetujui rencananya Jingga merasa senang dan bahagia,karena jujur ia sebenarnya kasihan melihat sang ayah,di usianya yang tak lagi muda malah menghadapi ujian berat seperti ini
Jujur Jingga menyesal,awalnya yakin mampu menghadapi kehidupan sulit seperti ini,namun ia lupa jika ada seorang ayah yang harus ia perhatikan kenyamananya baik secara lahir maupun batinya
Namun nasi sudah menjadi bubur bukan,saatnya berjuang dan kurangi mengeluh,karena dengan mengeluh akan membuat langkah semakin berat
Jingga lantas membereskan semua barang barangnya dan juga milik ayahnya,besok pagi rencana nya mereka akan langsung terbang ke Bali
*
ia menyaksikan tetesan air hujan yang membasahi dedaunan
Ia putuskan untuk menginap di kafe karena hujan yang terlalu deras,dia mematikan lampu ruangan dan mengandalkan cahaya dari lampu teras
Sementara seluruh lampu di kafe itu sudah di matikan
entah jam berapa ia terlelap di sofa yang ada di ruangan itu
Hingga pagi menjelang,saat sinar matahari mulai menerobos di celah celah jendela,Awan masih tenang mengarungi mimpi
Merasa hangat dengan guling yang ia peluk,seakan masih enggan untuk bangun,ia peluk erat yang di kiranya guling itu
Namun seketika ia ingat,jika semalam ia menginap di kafe lalu dari mana ada guling,belum sempat kesadaranya kembali teriakan seseorang telah menggema di ruangan itu
__ADS_1
Awan tersadar kini ia melihat Nita kariawanya itu tengah berpelukan denganya dalam satu sofa
Belum usai keterkejutanya pintu ruangan di buka oleh ibunya Awan dan Jingga
seketika air mata Jingga mengalir membasahi pipi mulusnya,melihat pemandangan yang menyesakkan dada
Ia berlari pergi meninggalkan tempat itu,tak sanggup melihat kekasihnya berbagi sofa dengan wanita lain
melihat Jingga dan ibunya datang membuat Awan panik,takut Jingga salah paham
Benar Jingga salah paham buktinya ia langsung berlalu dengan tetesan air mata di pipinya
Awan lalu berlari mengejar Jingga, dan memanggilnya,namun ia tak menemukan sosok yang di carinya di manapun
Setelah tak menemukan Jingga,Awan kembali ke dalam,ia ingin bertanya kenapa bisa Jingga bersama ibunya
Setelah melihat Awan masuk,Jingga keluar dari persembunyianya di samping tiang besar,ia ingin berlari jauh namun kakinya tiba tiba lemas,tak sanggup lagi berlari dan mendengar Awan memanggil namanya,ia memilih bersembunyi karena tak sanggup berhadapan dengan Awan,tak sanggup menerima kenyataan andai mereka memiliki hubungan
Meski nuraninya menolak,ia membekap mulutnya sendiri agar suara tangisanya tak keluar
flash back
Seminggu yang lalu saat Jingga memutuskan untuk pindah ke Bali,seorang teman memberikan info pekerjaan untuknya yaitu menjadi manager hotel milik pamanya,karena temanya yang mengusulkan ia langsung di terima tanpa melalui interview
Jingga menerima pekerjaan itu,meski melalui jalur dalam karena memang ia sangat membutuhkan pekerjaan itu,di tambah kesehatan sang ayah yang kini sering sakit sakitan
Yah memang ayahnya tak pernah mengeluh namun selama dua minggu tinggal di kontrakan sempit membuat tubuhnya mengurus dan sakit
Jingga sungguh tak tega melihat kondisi ayahnya,dan kini ada tawaran kerja ia langsung menerimanya
Sampai di Bali ia menyewa sebuah apartemen yang jaraknya dekat dengan hotel tempatnya bekerja,apartemen itu juga rekomendasi dari temanya itu,hingga ia mendapat apartemen yang mewah namun dengan harga yang lumyan murah
setelah seminggu bekerja di hotel,dan keadaan ayahnya yang mulai membaik,pagi ini ia putuskan untuk menemui Awan sebentar sebelum ia berangkat kerja
ia menuju kafe karena tidak tahu alamat rumah Awan yang baru,di depan kafe ia bertemu ibunya Awan,mereka berbincang sebentar lalu masuk kekafe dengan kunci yang ibu bawa,ibu menceritakan jika Awan semalam menginap di kafe karena hujan
__ADS_1