JINGGA

JINGGA
maaf


__ADS_3

kabar menghilangnya Jingga juga sampai di telinga tuan Ferdi,harusnya tuan Ferdi bergembira mendengar kabar itu,namun tidak,ia kini juga bersedih dan menyesal pernah menghancurkan hidup gadis malang itu dengan sangat kejam


Ia berencana untuk datang dan meminta maaf pada Awan dan keluarga,toh kini putranya telah menemukan kebahagianya,sebagai orang tua memang harusnya mendukung kebaikan putranya bukan,meski harus bersama dengan wanita yang memiliki masalalu kelam


Reno dan Lisa pun ikut sedih mendengar kabar menghilangnya Jingga,karena Lisa yang pernah di tolong dan menjadi dekat dengan sosok Jingga


Yah Reno dan Lisa memang kini tengah bersama,setelah kejadian di rumah sakit itu tuan Ferdi ayahnya Reno,mempertemukan mereka


Flasback


Tuan Ferdi sampai di rumah sakit,setelah 30 menit mengemudi,ia langsung datang kala mendengar kabar dari bibi yang menjaga Lisa


Kedatanganya bertepatan dengan dokter yang baru keluar dari ruangan,ia lantas menghampiri dokter dan menanyakan dengan kondisi ibu dan bayi dalam kandunganya


"bagaimana keadaanya dok"tanyanya pada dokter


"anda keluarga pasien"tanya dokter


"iya dok,saya ayahnya"jawabnya asal


"oh,beruntung bayinya tidak apa apa,tapi kondisi ibunya yang menghawatirkan,pastikan kondisi ibunya nyaman dan jangan terlalu banyak tekanan,karena itu berpengaruh pada bayi yang di kandungnya"jawab dokter panjang lebar

__ADS_1


"iya dok"jawab tuan Ferdi,karena syok mendengar penjelasan dokter


"baik kalau begitu saya permisi"pamit sang dokter


"terima kasih dok"jawab tuan Ferdi,lalu ia masuk kedalam ruangan setelah dokter pergi


Terlihat wajah pucat Lisa,dengan tangan yang di tempel selang infus


Tuan Ferdi seketika menitikan air mata,ia sedih hampir saja ia menghancurkan kebahagiaan putranya,ia lalu mendekat dan berdiri di dekat ranjang"maafkan aku"ucapnya pada Lisa,yang masih belum sadarkan diri,lalu pergi dari ruangan itu


Tuan Ferdi kembali kerumah,ia akan membicarakan semua nya pada sang istri


Reno yang tak tahu mengenai rencana ayahnya pun bingung saat mobil yang ia kendarai berhenti di parkiran rumah sakit,namun ia tak bertanya dan mengikuti gerakan sang ayah


Sampai di taman rumah sakit Reno melihat sosok yang ia rindukan tengan duduk di kursi roda dengan selang infus di tanganya,tengan memejamkan mata,menikmati pelukan hangat cahaya matahari


Reno berjalan cepat menghampiri Lisa,dan menyapa saat ia sudah berjongkok di dekat Lisa


"Lisa"sapanya parau karena hati nya yang terlalu gembira


Lisa membuka matanya mendengar suara pria yang ia cintai,dan Reno langsung memeluk tubuhnya dengan hangat,namun Lisa tak menyambut pelukan itu,karena tak ingin berharap apapun lagi dari pria ini,karena Lisa sadar diri ayah dari pria yang di cintainya itu tak menginginkan kehadiranya

__ADS_1


Reno yang bgitu bahagia,memperkenalkan Lisa pada ayahnya"pah kenalkan ini Lisa"ucapnya pada sang ayah,sorot matanya meniratkan perasaan yang begitu gembira


Sang ayah pun memperkenalkan diri pura pura tak kenal dengan Lisa,ia tersenyum hangat pada Lisa,dan berbasa basi sedikit,lalu pamit dengan alasan ingin menjenguk teman yang lagi sakit


Reno mengiyakan,lalu kembali fokus pada Lisa,ia mendorong kursi roda milik Lisa,membawanya ke kamar,sambil membicarakan hal hal kecil


Sesekali Reno terlihat tertawa,dan bahagia,tuan Ferdi papanya,menunduk dan memahami perasaan sang putra,meski kecewa ia akan menerimanya,asal putranya bahagia,terasa elusan lembut di punggungya,tuan Ferdi menoleh dan mendapati istrinya yang tersenyum bangga padanya,lalu menganggukan kepala


Tuan Ferdi senang mendapati dukungan dari istri,lalu mereka sama sama melihat kearah putranya dan Lisa,yang hampir sampai di ruangan,lalu mereka putuskan untuk pulang kembali ke rumah meninggalkan putranya dan Lisa


Flashback off


Tuan Ferdi datang ke kediaman Awan,kadatanganya di sambut hangat oleh mantan sahabatnya Hadi wijaya,mereka duduk dan mengobrol di teras,berbasa basi ringan hingga pada saatnya tuan Ferdi meminta maaf"Hadi,aku kesini untuk bersimpati,sekaligus meminta maaf,atas kejahatanku dulu"ucapnya sungguh sungguh


Hadi wijaya menarik nafas dalam,lalu mengeluarkanya pelan"hmmm,semua sudah berlalu Fer,maafkan aku dan juga Jingga"ucap tuan Hadi,yang membuat tuan Ferdi semakin sakit dan kecewa pada diri sendiri karena terlalu bodoh memahami sahabat sebaik tuan Hadi,yang bisa legowo dan memakluminya


Mereka lalu kembali berpelukan,dua sahabat yang sangat akrab itu kini kembali akur dan memafkan


Awan datang dan melihat semuanya,ia menyapa tamunya dan memberi salam,tuan Ferdi semakin merasa kecil hati melihat kebaikan Awan,ia pun kini paham mengapa Jingga lebih me.ilih Awan dari pada putranya,meski putranya baik,namun terlihat jika Awan labih memiliki kepribadian yang tulus


Mereka kini sama sama menikmati kebersamaan,mereka saling mengobrol dan menceritakan hal hal indah,masa masa kebersamaan mereka dengan Jingga,meski mereka saling tertawa mengenang masa itu,namun dalam hati mereka tak ada yang bahagia,mereka hanya menutupi kesedihan masing masing

__ADS_1


__ADS_2