
Tio mengepalkan kedua tangannya ,Tio begitu geram dengan apa yang di utarakan Satya dalam benak Tio berpikir *aku harus cari cara untuk merebut jingga dari Satya *
Satya begitu senang dengan raut wajah Tio yang berubah merah padam
*enak saja kau mau merebut kekasihku ,walaupun kau ipar dari kakakku takakan pernah kulepaskan jingga untukmu*
sorot mata Satya yang tanjam seakan ingin mencabik wajah Tio yang tidak tahu malu itu
"Apalagi yang ingin kau katakan,aku masih banyak kerjaan daripada melayani tamu yang tak peting "ujar Satya
"Baiklah saat ini kau menang ,tapi asal kau tahu aku tidak akan pernah tinggal diam ,aku akan akan merebut jingga darimu ,kau tahu dia cinta pertama dan terakhir ku "
Tio begitu menggebu ngebu sehingga memberi penekan pada kata-katanya
Satya pun tak kalah dengan Tio
"wow kau kira aku takut hmm, Sekarang ini jingga milikku ,dan asal kau tahu ,A K U Takan pernah melepaskan Jingga,dan asal kau tahu sebentar lagi jingga akan menjadi nyonya Satya Wiguna ,camkan itu "
senya menyunggingkan bibirnya
"Dan satu lagi mohon segera keluar dari ruanganku ,jika kau tidak mau angkat kakimu ,aku akan panggilkan satpam kemari,biarkau diseret dari ruanganku"
teriak Satya yang menggema ruangan Satya
untung saja jingga sedang tidak berada di tempat ,kalau ada pasti akan runyam urusannya
__ADS_1
" Cih Apa ini sikap seorang CEO menghadapi tamunya , sungguh kampungan "desis Tio
"Aku akan memperlakukan tamuku dengan baik ,kalau tamuku datang dengan maksud baik ,tidak seperti kauuuu"
sungguh kesabaran Satya sedang di uji ,di lain sisi dia harus menghargai Gita istri KK nya Bram ,di lain sisi Satya juga harus mempertahankan cintanya
"haha "Tio malah berseringai
"Baiklah kalau begitu aku permisi,tuan CEO"
dengan arogannya Tio keluar dari ruangan Satya
"Siall "Satya melemperkan semua barang yang ada dihadapannya,amarah yang sedari tadi di pendam Satya,Satya keluarkan dengan membabi buta,
"aaarghhhh "Satya mengacak ngacai rambutnya
"Tuan apa sebenarnya yang terjadi ,kenapa anda berlaku seperti ini ,apa yang membuat mu marah "tanya beni dengan penuh selidik
"Ben pria kurang ajar itu tadi kemari "
ujar Satya dengan penuh emosi "kau tahu apa tujuannya menemuiku hah"
"Siapa yang Tuan maksud??" tanya Beni
"Ben masa kau tidak tahu siapa pria berengsek itu hah "
__ADS_1
Satya masih dengan amarahnya yang membuncah
Beni mengernyitkan dahinya ,*apa yang dimaksud tuan Satya adalah Tio ,terka Beni"
"Dia Sitio brengsek itu Ben ,dia mau merebut jingga dariku "Satya tak kuasa menaha gejolak yang ada di dalam hatinya
"Tapi kenapa dia berani sekali menemui tuan"ujar beni
"Entahlah Ben aku tidak tahu jalan pikiran si berengsek itu ,aku takut jingga di rebut Tio Ben "
aragh
"Sepertinya Tio orang yang nekat tuan ,anda harus hati-hati menghadapinya"
"Tentu saja Ben aku akan hati
Aku akan menemui jingga"
"Apa saya harus ikut tuan" tanya beni
Tidak usah Ben kamu dikantor saja gantikan aku meeting ,di restoran pesona jam satu siang ,aku sudah gak mood lagi berada dikantor
oh ya Ben
suruh OB rapihkan ruanganku "
__ADS_1
"Baik tuan saya akan panggilkan OB"
Mohon dukungannya para reader biar Author semangat ,like vote dan komen nya yah ,mohon di maklum masih banyak typony , author masih belajar merangkai kata 😄