JINGGA

JINGGA
Berubah menjadi gelap


__ADS_3

Di dalam sebuah ruangan dua orang pria paruhbaya tengah bersitegang


"Fer,kapan kamu akan menyelesaikan ini semua,gadis itu tidak boleh terlalu lama mengkonsomsi obat itu,karena efek samping dari obat itu sangat tidsk baik untuk kesehatan"ucap dokter Wirawan penuh kecemasan


Memang sebenarnya Jingga tak sakit ia baik baik saja.


"tunggu sebentar lagi,Wir aku juga tidak ingin hal buruk terjadi padanya,Jingga itu calon menantu idaman aku"ucap Ferdi tegas


"terserah kamu Fer,aku sudah memperingatkanmu sebelumnya,jika terjadi apa apa pada gadis itu,aku tidak mau bertanggung jawab"ucapnya lalu melangkah pergi dari ruangan itu


Sebenarnya dokter Wirawan tak mau membantu Ferdi yang notabane nya adalah sahabat,namun karena Ferdi mengetahui hubungan gelapnya dengan Elsa,membuat Wirawan menyetujui permintaan Ferdi,untuk memberikan laporan palsu mengenai kondisi tubuh Jingga


Hingga ia terpaksa memberikan obat yang membuat Jingga sering pusing dan lemah,yang apabila di konsumsi dalam jangka waktu yang lama akan berakibat fatal bagi sing pemakai


Namun jika ia tak mau membatu Ferdi,ia takut Ferdi akan membocorkan rahasianya pada sang istri


Ia tak ingin kehilangan wanita yang sangat ia cintai itu,tapi sungguh Elsa yang seorang janda dengan postur tubuh bak gitar sepanyol itu selalu menggoda untuk di belai,apa lagi Elsa selalu saja menggodanya,ibaratnya kucing di kasih ikan asin pastilah di makan


Sementara di ruangan Ferdi,ia mengambil gawai miliknya,mendial nomor yang tak bernama di hp miliknya


"bagaiman"ucapnya kala sambunganya tersambung dan terdengar kata 'halo' di telinganya


Senyum miring tercetak di wajahnya yang mulai mengkriput,meski masih terlihat tampan


setelahnya ia meletakan hp nya di meja dan beranjak dari sana


Kini ia dan keluarganya masih tinggal di Bali setelah menghadiri pesta pernikahan Arman

__ADS_1


Namun sepertinya ia akan putuskan untuk tinggal di sana karena di sana ada target yang ingin ia capai


Di tempat lain,Arman yang masih enggan melepaskan diri dari hangatnya pelukan sang istri,meski hari sudah beranjak siang dan semalaman telah menggempur sang istri tanpa lelah,nyatanya kini ia masih enggan beranjak dari sana


Meski berulang kali sang istri merengek ingin keluar dan menikmati udara bebas,setelah dua hari ia tertahan di kamar beserta sang suami


Terdengar bunyi panggilan masuk dari hp nya,Arman mengeluh kesal karena waktu cutinya di ganggu,sementara Nita tertawa gemas melihat tingkah suaminya itu


Dengan malas Arman mengangkat telfon yang ternyata dari asisten pribadinya'awas saja jika tidak penting'ungkapnya sebelum menggeser tombol hijau dan meletakanya di telinga


Kesempatan itu Nita gunakan untuk kabur dari suaminya dan berlalu kekamar mandi


Wajah Arman seketika berubah menjadi panik kala mendengar berita dari asistenya,yang mengatakan jika perusahaanya terancam bangkrut,karena salah satu proyek yang sedang ia tangani terkena tipu dari temanya


Proyek yang sudah berjalan 70%itu harus terhenti ketika dana yang sudah di gelontorkan di bawa kabur rekan bisnisnya,dan jika Arman tak dapat menemukan pelaku atau mengganti dana yang keluar,Arman terancam akan menjadi tersangka penggelapan dana,dan pastikan penjara menunggunya


Secepat kilat ia menyelesaikan mandinya,lalu memakai pakai formal seperti biasa ia kekantor


Melihat suaminya memakai pakaian kantor,membuat Nita kebingungan ada apa pikirnya,karena setahunya ini masih waktu cuti suaminya


Ia memang sudah selesai mandi dan hanya memakai jubah mandi dengan handuk di gulung di kapala untuk menghalau air yang menetes di rambutnya yang basah


Selesai berpakaian dan memakai sepatu Arman lantas menghampiri sang istri lalu mencium sekilas pucuk kepala istrinya,dan berpamitan lalu berlalu begitu saja tanpa mendengar jawaban sang istri


Berjalan sambil menghubungi sopir untuk menyiapkan mobil


Melihat wajah panik serta terburu buru suaminya,membuat Nita mengurungkan pertanyaan yang bersarang di kepalanya

__ADS_1


Ia lalu mengikuti langkah suaminya sampai di depan kamar,namun suaminya sudah berjalan jauh menggapai pintu depan


Nita lalu mendoakan yang terbaik bagi semua urusan suaminya


Dalam lamunanya Nita di kagetkan dengan kehadiran sang adik yang keluar dari kamar untuk mengambil minum


Memang setelah prosesi pernikahanya dengan Arman,Nita dan adiknya langsung di boyong kerumah baru yang di beli Arman khusus untuk keluarga barunya bersama Nita


Ia membeli rumah baru karena tak ingin ada kenangan pahit,andai ia memboyong Nita kerumah lamanya


Ia ingin memulai semuanya dari nol bersama Nita,hanya Nita


Hal yang lain pun terjadi di kafe Awan,di mana seseorang terlihat kejang setelah memakan kue yang di sajikan oleh pelayan,pelanggan itu kejang lalu meninggal di tempat itu pula


Hal itu membuat geger di kafe itu,dalam sekejap saja polisi telah datang,dan menseterilkan kafe,terlihat line police melintang mengelilingi kafe,kemungkinan kafe itu akan di tutup sementara waktu hingga polisi menyelesaikan penyelidikan


Semua pelayan di kumpulkan dalam satu ruangan,di introgasi satu persatu mengenaki kejadian yang terjadi,polisi juga menyita barang bukti berupa kue serta minuman si pelanggan lalu membawanya ke lab,guna mengetahui kandungan yang terdapat dalam kue itu


Awan yang baru datang dari luar kota terkejut kala melihat line police melintang mengitari kafe,ia lantas menghentikan mobilnya dan masuk kedalam


Kedatangan di sambut polisi lalu membawanya memasuki ruangan di mana semua pelayan sedang di introgasi


Disana Awan di introgasi sekaligus di beritahu tentang insiden yang terjadi di kafe,dan hal itu membuat Awan syok


Berita meninggalnya pelanggan di A&A kafe seketika memenuhi semua tajuk berita di internet ,bahkan berita itu di siarkan di televisi membuat semua orang tahu mengenai berita itu tak terkecuali Jingga


Jingga yang panik bergegas pergi menuju A&Akafe,guna melihat keadaan kafe dan tentunya memberi dukungan pada sang kekasih

__ADS_1


Namun baru menjejskan kaki di lobi,kepalsnya mendadak pusing lalu semuanya berubah menjadi gelap


__ADS_2