
Di dalam sebuah ruangan dua orang pria paruhbaya tengah bersitegang
"Fer,kapan kamu akan menyelesaikan ini semua,gadis itu tidak boleh terlalu lama mengkonsomsi obat itu,karena efek samping dari obat itu sangat tidsk baik untuk kesehatan"ucap dokter Wirawan penuh kecemasan
Memang sebenarnya Jingga tak sakit ia baik baik saja.
"tunggu sebentar lagi,Wir aku juga tidak ingin hal buruk terjadi padanya,Jingga itu calon menantu idaman aku"ucap Ferdi tegas
"terserah kamu Fer,aku sudah memperingatkanmu sebelumnya,jika terjadi apa apa pada gadis itu,aku tidak mau bertanggung jawab"ucapnya lalu melangkah pergi dari ruangan itu
Sebenarnya dokter Wirawan tak mau membantu Ferdi yang notabane nya adalah sahabat,namun karena Ferdi mengetahui hubungan gelapnya dengan Elsa,membuat Wirawan menyetujui permintaan Ferdi,untuk memberikan laporan palsu mengenai kondisi tubuh Jingga
Hingga ia terpaksa memberikan obat yang membuat Jingga sering pusing dan lemah,yang apabila di konsumsi dalam jangka waktu yang lama akan berakibat fatal bagi sing pemakai
Namun jika ia tak mau membatu Ferdi,ia takut Ferdi akan membocorkan rahasianya pada sang istri
Ia tak ingin kehilangan wanita yang sangat ia cintai itu,tapi sungguh Elsa yang seorang janda dengan postur tubuh bak gitar sepanyol itu selalu menggoda untuk di belai,apa lagi Elsa selalu saja menggodanya,ibaratnya kucing di kasih ikan asin pastilah di makan
Sementara di ruangan Ferdi,ia mengambil gawai miliknya,mendial nomor yang tak bernama di hp miliknya
"bagaiman"ucapnya kala sambunganya tersambung dan terdengar kata 'halo' di telinganya
Senyum miring tercetak di wajahnya yang mulai mengkriput,meski masih terlihat tampan
setelahnya ia meletakan hp nya di meja dan beranjak dari sana
Kini ia dan keluarganya masih tinggal di Bali setelah menghadiri pesta pernikahan Arman
__ADS_1
Namun sepertinya ia akan putuskan untuk tinggal di sana karena di sana ada target yang ingin ia capai
Di tempat lain,Arman yang masih enggan melepaskan diri dari hangatnya pelukan sang istri,meski hari sudah beranjak siang dan semalaman telah menggempur sang istri tanpa lelah,nyatanya kini ia masih enggan beranjak dari sana
Meski berulang kali sang istri merengek ingin keluar dan menikmati udara bebas,setelah dua hari ia tertahan di kamar beserta sang suami
Terdengar bunyi panggilan masuk dari hp nya,Arman mengeluh kesal karena waktu cutinya di ganggu,sementara Nita tertawa gemas melihat tingkah suaminya itu
Dengan malas Arman mengangkat telfon yang ternyata dari asisten pribadinya'awas saja jika tidak penting'ungkapnya sebelum menggeser tombol hijau dan meletakanya di telinga
Kesempatan itu Nita gunakan untuk kabur dari suaminya dan berlalu kekamar mandi
Wajah Arman seketika berubah menjadi panik kala mendengar berita dari asistenya,yang mengatakan jika perusahaanya terancam bangkrut,karena salah satu proyek yang sedang ia tangani terkena tipu dari temanya
Proyek yang sudah berjalan 70%itu harus terhenti ketika dana yang sudah di gelontorkan di bawa kabur rekan bisnisnya,dan jika Arman tak dapat menemukan pelaku atau mengganti dana yang keluar,Arman terancam akan menjadi tersangka penggelapan dana,dan pastikan penjara menunggunya
Secepat kilat ia menyelesaikan mandinya,lalu memakai pakai formal seperti biasa ia kekantor
Melihat suaminya memakai pakaian kantor,membuat Nita kebingungan ada apa pikirnya,karena setahunya ini masih waktu cuti suaminya
Ia memang sudah selesai mandi dan hanya memakai jubah mandi dengan handuk di gulung di kapala untuk menghalau air yang menetes di rambutnya yang basah
Selesai berpakaian dan memakai sepatu Arman lantas menghampiri sang istri lalu mencium sekilas pucuk kepala istrinya,dan berpamitan lalu berlalu begitu saja tanpa mendengar jawaban sang istri
Berjalan sambil menghubungi sopir untuk menyiapkan mobil
Melihat wajah panik serta terburu buru suaminya,membuat Nita mengurungkan pertanyaan yang bersarang di kepalanya
__ADS_1
Ia lalu mengikuti langkah suaminya sampai di depan kamar,namun suaminya sudah berjalan jauh menggapai pintu depan
Nita lalu mendoakan yang terbaik bagi semua urusan suaminya
Dalam lamunanya Nita di kagetkan dengan kehadiran sang adik yang keluar dari kamar untuk mengambil minum
Memang setelah prosesi pernikahanya dengan Arman,Nita dan adiknya langsung di boyong kerumah baru yang di beli Arman khusus untuk keluarga barunya bersama Nita
Ia membeli rumah baru karena tak ingin ada kenangan pahit,andai ia memboyong Nita kerumah lamanya
Ia ingin memulai semuanya dari nol bersama Nita,hanya Nita
Hal yang lain pun terjadi di kafe Awan,di mana seseorang terlihat kejang setelah memakan kue yang di sajikan oleh pelayan,pelanggan itu kejang lalu meninggal di tempat itu pula
Hal itu membuat geger di kafe itu,dalam sekejap saja polisi telah datang,dan menseterilkan kafe,terlihat line police melintang mengelilingi kafe,kemungkinan kafe itu akan di tutup sementara waktu hingga polisi menyelesaikan penyelidikan
Semua pelayan di kumpulkan dalam satu ruangan,di introgasi satu persatu mengenaki kejadian yang terjadi,polisi juga menyita barang bukti berupa kue serta minuman si pelanggan lalu membawanya ke lab,guna mengetahui kandungan yang terdapat dalam kue itu
Awan yang baru datang dari luar kota terkejut kala melihat line police melintang mengitari kafe,ia lantas menghentikan mobilnya dan masuk kedalam
Kedatangan di sambut polisi lalu membawanya memasuki ruangan di mana semua pelayan sedang di introgasi
Disana Awan di introgasi sekaligus di beritahu tentang insiden yang terjadi di kafe,dan hal itu membuat Awan syok
Berita meninggalnya pelanggan di A&A kafe seketika memenuhi semua tajuk berita di internet ,bahkan berita itu di siarkan di televisi membuat semua orang tahu mengenai berita itu tak terkecuali Jingga
Jingga yang panik bergegas pergi menuju A&Akafe,guna melihat keadaan kafe dan tentunya memberi dukungan pada sang kekasih
__ADS_1
Namun baru menjejskan kaki di lobi,kepalsnya mendadak pusing lalu semuanya berubah menjadi gelap