
Silahkan kalau nona berani m
beni menentang Stella
kurang ngajar kamu yah Ben , Stella marah pada beni ,,,dan Satya pun mendengar kegaduhan di ruangan privat karena pintu ruangan mereka sedikit terbuka
sepertinya aku mengenal suara gadis itu
Satya pun beranjak dari tempat duduk ny dan berjalan keluar ruangan privat , Jingga pun mengikuti Satya dari belakang
Ada Ben kenapa gaduh sekali ,,,,,ini tuan nona stella ,Ben nundukan kepala
tanpa ragu Stella menghampiri Satya dan memeluk tubuh Satya
*Satya sayang aku merindukan mu *
Satya hanya terdiam dan mencoba melepaskan pelukan Stella
lepaskan ujar Satya
sayang kenapa kamu begitu apa kamu tidak merindukan ku sayang ,dengan manja Stella bergelayut di tangan Satya
Hentikan Stella aku bukan tunangan mu lagi
Stella hanya tersenyum licik
sayang kenapa kamu bilang begitu ,aku masih mencintaimu ,menyayangi aku masih peduli padamu sayang
itu dulu Stella ,,lepaskan tangan mu ,ucap Satya
Sayang apa begitu bencinya dirimu padaku
dan siapa perempuan kampung ini
Stella menunjuk Jingga yang berada di belakang Satya
Oh iya aku belum memperkenalkan ny
kemarilah Jingga perintah Satya
jingga mendekati Satya
perkenalkan ini Jingga calon istriku
__ADS_1
jingga tersentak kaget
tuan.,,,,,,baru saja Jingga mau menyela ,Satya cepat menggenggam tangan Jingga
iya sayang kamu berkata apa ,Satya berkata lembut dan menggem mesra tangan Jingga
jingga bingung
* apa sebenarnya yang terjadi siapa perempuan itu,kenapa Satya memperkenalkan ku sebagai calon istrinya *
dalam hati Jingga bergejolak
Apa kau bodoh Satya gadis kampung ini kau anggap calon istrimu hahahaha Stella tertawa meledek
lihat lah Satya , sungguh sangat sangat jauh diriku dan gadis kampung ini bagai langit dan bumi
Hentikan ucapan mu Stella Satya mengepalkan tangannya Satya tidak bisa menahan emosinya
pergilah nona
beni menyuruh Stella pergi
Stella tidak beranjak dari tempat nya ,dia hanya memasang sinis Kepada jingga
Satya berteriak memberi perintah
benipun segera menggenggam tangan Stella
mari nona ikut saya
hey kacung sialan berani sekali kau menggenggam tangan ku
Stella berteriak sambil meronta
beni tak memperdulikan Stella beni membawa Stella keluar dari cafe
Silahkan anda pulang nona
sialan kau Ben ,awas saja nanti kau menyesal
Stella mengumpat
Benipun berlaku meninggalkan Stella yang mengumpati dirinya
__ADS_1
Kamu tidak apa " jingga ,aku mohon maaf atas ucapan Stella terang dirimu ,
Maafkan aku ,yang lancang memperkenalkan mu sebagai calon istriku
Satya menggenggam tangan Jingga
Sudahlah tuan lepaskan tangan saya
jingga menahan air matanya , karena ucapan Stella yang menghina dirinya .
aku mohon maaf kan aku
Tuan apa kita kembali saja ke kantor
*
*karna beni tahu suasana sudah tidak kondusif gara Stella si wanita rubah *
iya Ben kita kembali saja ke kantor
Satya memanggil waitres dan memberikan kartu kreditnya ,
waitres pun segera menghampiri
tunggu sebentar tuan
tak berapa lama waitres kembali ,
ini tuan kartunya semua pembayaran sudah selesai
Satya pun memberikan beberapa uang ratusan ,ini tip untukmu , Terimakasih tuan
waitres tersenyum senang .
jingga melangkah kan kakinya mendahului Satya ,
Satya pun mengerti suasana hati jingga ,Beni dengan sigap membukakan pintu mobil ny
Satya masuk kedalam mobil sedangkan jingga terdiam , silahkan masuk nona perintah beni
Tidak saya duduk di depan saja ,tidak nona anda duduk di belakang saja
Satya mengernyit dahi ny
__ADS_1