
Seminggu sudah berlalu,namun Jingga belum juga menemukan solusi dari masalahnya
ia sudah menghubungi sahabat,kenalan dan perusahaan perusahaan besar namun tak ada yang bersedia membantu atau menjadi investor di perusahaanya
Mengenai masalah korban di resto nya sudah selesai,namun untuk memperbaiki bangunan yang rusak dan membeli alat alat yang baru juga membutuh dana yang tidak sedikit,namun jika di tutup juga harus memberi pesangon bagi kariawan
Dan masalah lain juga datang dari butik miliknya,dimana seorang pelanggan baru yang memesan barang cukup banyak dan bahan dengan kualitas terbaik,malah menghilang dan tak ada kabar
Bak sudah jatuh tertimpa tangga pula,begitu banyak masalah yang datang silih berganti,sementara ayahnya Reno juga terus mendesak
Seminggu lagi waktu yang tuan Ferdi berikan untuk Jingga memberikan keputusanya
Namun Jingga tak menyerah begitu saja ia berusaha sekuat tenaga untuk bisa memecahkan masalah yang terjadi
Seperti malam ini Jingga pulang sangat larut,lampu rumah sudah di matikan dan tinggal beberapa lampu di sudut sudut,ia berjalan gontai menyeret langkah kakinya yang lelah menaiki tangga satu persatu menuju tangga
Sampai di kamar ia meletakkan tas miliknya di nakas samping tempat tidur lalu menuju kamar mandi guna membersihkan tubuhnya
Saat Jingga sudah masuk kekamar mandi,hp miliknya di dalam tas berdering,namun sang empunya tidak mendengar hingga deringan itu mati sendiri
*
Disini di tempat yang bising karena suara musik yang menggema,asap rokok berterbangan di bumbui wangi aroma minuman yang menyengat memenuhi ruangan dengan cahaya redup
Ruangan yang di isi mudamuda yang tengah berjoget ria,ada juga yang berciuman tanpa menghiraukan orang setempat
Di sudut ruangan Reno tengah menyesap minuman beralkoholnya di temani seorang wanita cantik dengan pakaian minimnya
Wanita itu meraba dada Reno,karena sebagian kancing kemejanya sudah terbuka,dan dasinya sudah terlepas dari tadi
saat Reno merasa sudah cukup minum ia mengajak wanita yang menemaninya menuju kamar yang biasa ia pakai bermalam dengan para wanita
__ADS_1
Setiap malam Reno berganti wanita tak mau di temani wanita yang sama,ia ingin mendapatkan sesuatu yang lebih dari apa yang ia dapatkan dari Lisa,wanita pertama yang memberikan ke******* baginya
Reno tak ingin mengakui bahwa ia merasa nyaman dan bahagia saat bersama Lisa,ia masih kekeh hanya Jingga yang ada di hatinya
Padahal jelas jelas saat ini Lisalah yang selalu mengganggu pikiranya
dari semenjak kejadian itu,ia tak menemukan yang lebih daripada dengan Lisa,itulah sebabnya meski ia sudah melakukanya dengan wanita di club,ia masih selalu menghajar Lisa sampai wanita itu terkapar tak berdaya
Senyum puas selalu menghiasi wajahnya saat Lisa,lemas tak berdaya karena ulahnya
setiap pagi menjelang siang ia baru berangkat kekantor,dan anehnya semenjak kejadian itu semua hal di kantor berjalan mulus dan tak ada kendala yang berarti
Semua hal yang terjadi tak luput dari pengamatan sesorang yang selalu mengawasinya
Bahkan orang itu tau dengan siapa saja Reno berkencan dengan wanita malam,jam berapa ia pulang,berangkat kekantor,dan apapun itu tak ada yang luput dari pandangannya
Semua laporan detai 24 jam kegiatan Reno sampai ketangan ayahnya
hatinya sakit dan kecewa melihat perubahan sikap putra kesayanganya itu
Ia berdiri di dekat jendela dan menyaksikan pemandangan kota yang nenurutnya kini sangat tidak indah
Ia mengpalkan tangan,ia bertekad akan membuat hidup orang yang sudah menghancurkan hidup putranya itu lebih buruk dari apa yang telah di alami putranya
Ia berdiri lama mencoba mencari ketenangan dan mendapatkan kembali kesadaranya
Agar bisa berpikir langkah apa yang harus ia ambil untuk mencapai tujuanya
Dirasa cukup tenang ia meghubungi asistenya,tak lama kemudian asistenya masuk,setelah tadi mengetuk pintu dan mendapati sahutan untuk masuk keruangan
Asistenya tercengang melihat ruangan yang tadi masih rapi,kini sudah seperti di hantam badai,semua benda sudah berpindah dari tempatnya
__ADS_1
Belum selesai dari keterkejutanya,sebuah perintah meluncur mulus dari bosnya itu
"urus semua hal yang berkaitan dengan Wihaya Group,dan atur pertemuanku dengan nona Jingga Wijaya"
"baik tuan"jawab asisten sambil membungkukan badan lalu berlalu dari ruangan,karena harus menyiapkan tempat dan menghubungi pihak Wijaya Group,serta menyiapkan berkas yang akan ia bawa nanti
Di tempat lain,dan di kota yang sama Jingga tengah duduk berhadapan dengan sang ayah,Jingga tak memberitahu ayahnya tentang masalah yang ia hadapi,takut membebani sang ayah,namun ayahnya tahu dari asisten putrinya,ia mendesak asisten putrinya untuk menceritakan semua hal yang terjadi,mengingat akhir akhir ini putrinya itu sering pulang larut malam
Dan kini Hadi wijaya datang untum mensuport putrinya itu,ia memberitahu sang putri jika ia mendukung apapun yang akan putrinya pilih termasuk jika ia harus kehilangan harta dan kedudukanya saat ini,karena yang terpenting sekarang bukan lagi senang melainkan tenang
Mendapatkan dukungan dari sang ayah Jingga merasa lega,seolah beban berat di pundak nya kini telah hilang entah kemana
Jingga memeluk sang ayah erat,dan ayahnya menepuk punggung putrinya pelan,Jingga yakin jikapun ia harus kehilangan segalanya ia ikhlas,karena ia meliki ayah yang pengertian dan juga kekasih yang sangat mencintainya
Jingga baru ingat jika dua minggu ini ia tak berkomunikasi dengan kekasihnya,Awan
Setelah melihat sang putri kembali tenang,kini Hadi wijaya pergi dari perusahaanya,ia meminta perawatnya selama ini menemaninya berkeliling kantor,karena mungkin ini kali terakhirnya ia bisa melihat kantor ini
Setelah kepergian sang ayah,Jingga mengambil hp miliknya yang ia simpan di dalam tas
Ia mencari nomor sang kekasih lalu mendial nomornya
Terdengar bunyi tut tut secara teratur,lama bunyi itu terdengar namun tak juga mendapat jawaban dari sang empunya,hingga suara itu mati
Jingga mengulangnya lagi,dan masih sama tak mendapat jawaban hingga tiga kali ia mendial nomor yang sama
Lalu ia putuskan untuk berhenti dan kembali mengerjakan proposal baru untuk mendapatkan investor
Meski kecil harapanya untuk mendapatkan investor baru,namun lebih baik tetap berusaha meski di saat saat terakhir
tigapuluh menit berlalu,terdengar suara dari hp miliknya,ia lantas meraih benda pipih itu,dan tersenyum kala melihat si pemanggil
__ADS_1
Ia lalu menggeser tombol hijau pada layar hp nya,meletakan di telinga dan berucap "hallo"