
jingga masih sibuk dengan laptopnya ,, terdengar suara ketukan pintu
Tok tok tok
jingga menatap ke arah pintu
Ceklekkk pintu dibuka
jingga hanya terdiam dan menatap sesosok lelaki Gagah nan tampan yang berada di hadapan ny
"Tuannn ada yang dapat saya bantu" jingga beranjak dari tempat duduk nya
"Tidak ada ,saya mau mengajak kamu makan siang,Apakah kamu mau makan bersama sama saya ?"tanya Satya.
"Baik tuan saya mau." ,dengan hati yang bergetar jingga mengiyakan ajakan Satya
"Mari ikut saya" ajak Satya
jingga dan Satya pun berjalan beriringan.
beberapa sosok mata memperhatikan mereka. ,"eh liat tu sekertaris baru ,baru masuk aja udah deketin Presdir","si B Iyah ih kegenitan banget sec tuh cewek" ,"Pasti tuh cewek rayu s bos dec"
jingga dan Satya pun menuju lift khusus Presdir. ,
"Tuan saya naik lift yang disana saja"
"Tidak usah jingga, naik lift bareng saya saja"
Deg.... hati Jingga bergetar.
"Baik tuan"
Ting lift pun terbuka
jingga dan Satya memasuki lift
"Tuan apa saya tidak berlebihan naik lift khusus ini"
"Jangan panggil saya tuan , panggil saja Satya".
"Tapiii tuan anda Bos saya"
__ADS_1
"iya saya tahu"
Ting lift pun terbuka dan Satya pun menghentikan ucapan nya
Para karyawan lain saling pandang dan melirik ke arah Satya dan jingga dan mereka pun bergunjing
Di aula kantor Beni sudah menunggu Satya sedari tadi
Benipun mendengar gunjingan para karyawan usil
"Hey apakah jam istirahat kalian hanya untuk bergunjing" ," Apakah kalian sudah tidak mau bekerja di kantor ini lagi" ucap Beni
"Ma af tuan tentu tidak ,kami masih betah bekerja disini tuan ucap karyawan A"
"Baiklah pergunakan jam istirahat kalian sebaik mungkin ",saya tidak mau mendengar kalian bergunjing apalagi mengunjngkan Presdir kalian harus paham konsekuensi ny"
"Baik tuan kami tidak akan mengulangi ny lagi"
Beni pun berlalu pergi
karena sedari tadi beni di lobi ,para karyawan tidak memperhatikan keberadaan beni ,beni salah satu asisten Satya yang di segani selain
"Maaf tuan saya telat"
Beni pun membukakan pintu mobil yang sedari tadi sudah di persiapkan
"Silahkan masuk tuabmn ,Nona jingga" .
Satya dan jingga pun masuk kedalam mobil
jingga dan Satya duduk bersebelahan
jingga dan tampang grogi nya terlihat tegang
sedangkan Satya terlihat' satai melihat ketegangan jingga
jingga bergumam *Tuhan jantung ku berdebar seperti ini ,apa aku sakit *
"Satya melirik ke arah Jingga
Apa kamu sakit ,kamu terlihat pucat ,"Satya bertanya pada jingga.
__ADS_1
"Titi tidak Tuan saya baik baik saja"
"Ben apa kamu memberikan pekerjaan yang banyak pada Jingga"
Satya bertanya pada beni
"Tidak tuan ,saya hanya menyuruh nona Jingga membuat jadwal ulang tuan" saja
.
Satya pun balik bertanya pada jingga
"Apa kamu lelah jingga" .
"Tidak tuan " ,jawab Jingga
"Biasa kan panggil saya Satya kalau sedang tidak berada di kantor"Satya menatap jingga
jingga hanya terkesiapp
"Tapi tuan itu tidak mungkin "jawab Jingga
Dan mobil terhenti di depan sebuah cafe
Beni pun membukan mobil untuk tuan nya Jingga
setelah Satya dan jingga keluar ,,beni memarkirkan mobilny tak jauh dari cafe
Satya dan jingga menuju ruang privat cafe. dan salah satu waitres mengawal mereka
"Silahkan tuan masuk"
waitres mempersilah masuk
Beni pun menyusul Satya
jingga dan Satya duduk saling berhadapan
,Beni pun menghampiri.
Duduklah Ben ucap Satya
__ADS_1