JINGGA

JINGGA
Apartemen


__ADS_3

Di dalam ruangan sudah di penuhi tamu yang mayoritas rekan bisnis Arman


Di sana hadir pula Reno beserta ayah ibu nya,meski dengan wajah malas dan tak bersemangat Reno menyetujui keinginan ayahnya untuk ikut menghadiri acara pernikahan Arman


mereka duduk di salah satu meja bundar,masih ada 3 kursi lagi yang kosong di meja itu


Tak lama mereka duduk seorang pelayan menawarkan minum pada mereka,dan mereka mengangguk pada pelayan hingga pelayan menaruh minuman yang di bawanya di baki


Setelah pelayan pergi datang seorang teman yang menyapa ayahnya,tuan Ahmad namanya,ayahnya berdiri dan menyalaminya di ikuti ibu dan Reno meski malas namun ia harus bersikap sopan pada rekan bisnis mereka


Pak Ahmad tak datang sendiri,ia bersama seorang wanita


Ayahnya memperkenalkan Reno pada putri rekan bisnisnya itu,yang bernama Amanda


Amanda dengan malu malu mengulurkan tanganya pada Reno,meski membalas uluran tangan Amanda namun Reno seolah tak terlalu menanggapi,hingga ayahnya menyenggol lenganya


Lalu setelahbya mereka kembali duduk,dan berbincang ringan sambil menunggu acara di mulai


Berbeda dengan Amanda yang mencuri curi pandang pada Reno,Reno justru malah terlihat risih mengetahui Amanda memperhatikanya diam diam


Sebenarnya Amanda adalah sosok yang cantik,sopan dan lemah lembut,terlihat dari caranya berbicara dan bersikap


Harusnya dari wajahnya saja sudah mampu menarik perhatian kaum adam,namun nyatanya hal itu tak berlaku bagi Reno


Katena bosan Reno mengedarkan pandangan,mencari obyek yang mungkin mampu membawanya pergi dari tempat membosankan ini


seketika matanya melotot hendak keluar,ketika melihat obyek yang selama ini ia cari


Di sudut sebelah sana,Reno melihat wanita yang begitu ia rindukan tengah tertawa lepas pada seorang pria paruhbaya


Reno penasaran pada pria yang kini bersama dengan Lisa,namun keterjutanya berlanjut kala mengetahui pria yang kini bersama Lisa


Rasanya tak mungkin jika Hadi wijaya bisa bersama dengan Lisa


Sementara pak Ferdi yang melihat anaknya terfokus pada satu titik,seketika mengikuti arah pandang anak kesayanganya

__ADS_1


Namun penglihatan Reno dan ayahnya berbeda,jika Reno menangkap bayangan Lisa,ayahnya menangkap bayangan Jingga yang duduk dengan kekasihnya


Pak Ferdi mengira putranya itu masih mengharapkan Jingga,pak Ferdi mengulas senyum dalam hati ia senang karena sebentar lagi rencana nya akan berhasil


Reno terus saja mengawasi gerak gerik Lisa,bahkan ia sama sekali tak mengikuti prosesi acara pernikahan Arman


Tak sedetikpun pandangan matanya lepas dari Lisa


Entahlah apa yang kini ia rasakan,ada rasa benci marah namun juga rindu


Ingin rasanya ia menemui wanita itu membawanya pada pelukan hangatnya


Reno segera berpamitan pada kedua orang tuanya dengan alasan ingin ke kamar mandi


Sementara Amanda merasa kecewa melihat kepergian Reno


Di seberang sana Lisa mendadak perutnya terasa kram,karena melihat Lisa yang meringis kesakitan ,Hadi wijaya lantas mengajak Lisa untuk pulang


Meski Lisa menolaknya karena acara nya belum selesai,namun karena Hadi wijaya menggunakan alasan demi keselamatan bayi yang ia kandung,akhirnya Lisa menyetujui keinginan Hadi wijaya untuk pergi dari acara itu meski acaranya belum selesai


Tentu ia tak ingin ada insiden di acara sakral yang akan membuatnya bersatu dalam ikatan suci pernikahan antara dirinya dan Nita


Lisa dan Hadi wijaya pergi ke apartemen di antar oleh sopir yang tadi pagi menjemput mereka


Sampai di apartemen Hadi wijaya mengantarkan Lisa masuk ke apartemenya,tanpa mereka sadari langkah mereka di ikuti oleh Reno sedari tadi


lalu hendak memanggil dokter,namun di cegah Lisa karena kini ia merasa sudah lebih baik


melihat Lisa yang sudah tidak pucat lagi,Hadi wijaya memutuskan untuk kembali ke unitnya,dengan syarat Lisa harus segera menghubunginya jika terjadi apa apa pada dirinya


Lisa menganggukan kepala tanda setuju,lalu setelahnya Hadi wijaya keluar dari sana


melihat ayah dari teman baiknya itu masuk ke unitnya Lisa menutup pintu apartemenya,dan menguncinya


Saat hendak berbalik dan baru dua langkah terdengar bel apartemenya berbunyi

__ADS_1


Ia lalu berbalik dan membuka pintu,ia pikir itu adalah Hadi wijaya,namun matanya seakan ingin keluar melihat wsjah tampan yangcselalu rindukan dengan tampilan yang rapi,tersenyum kepadanya


Belum selesai dari rasa terkejutnya,Reno sudah menerobos masuk dan menutup pintu apartemenya lalu menguncinya


Lisa masih saja diam dan tak menyangka kini Reno ada di hadapanya


Reno menyeret Lisa menuju kamar miliknya,melempar Lisa pelan hingga Lisa terduduk di ranjangnya yang empuk,lalu Reno segara mendorongnya pelan hingga Lisa terbaring,Reno langsung mengungkung Lisa yang kini terbaring di bawahnya


"Ren,kamu mau apa"ucap Lisa gugup,ia takut Reno akan menyakiti anak dalam kandunganya


"kenapa,apa kau tak merindukanku"tanya Reno


"apa pria tua itu lebih bisa memuaskanmu dari pada aku"imbuhnya lagi dengan sinis,karena emosi menguasai dirinya,yang mengira Lisa ada main dengan Hadi wijaya,yang sebenarnya Reno tak percaya Lisa ada main denganya,pria yang di kenal begitu mencintai istrinya itu


"Ren,ksmu salah paham,ngg___"ucapan Lisa berusaha menjelaskan namun ucapanya kalah cepat dengan bibir Reno yang melu****** dengan ganas


Tak ingin membuat Reno semskin emosi,Lisa membalas pangutan bibir Reno lembut


Mendapati balasan dari Lisa membuat Reno menghentikan cijmanya


Ia memandang Lisa dengan remeh"jangan _ _ _" ucapan Reno yang ingin meremehkan Lisa harus terpotong kala Lisa menyerang balik bibirnya dengan penuh kerinduan


Mendapati ciuman lembut yang memabukan membuat Reno memejamkan mata,mencoba berdamai dengan hatinya,karena pikiranya ingin marah,namun tubuhnya menginginkan sentuhan itu


Sementara Lisa yang sangat merindukan Reno,tak dapat mengontrol dirinya


Ia senang ketika Reno tak marah dan justru meladeninya


Ciuman yang awalnya lembut itu kini berubah menjadi ciuman panas,yang memancing gairah untuk melakukan yang lebih dari ini


Dan entah ulah siapa tapi yang jelas kini mereka telah sama sama polos,dan tak menunggu waktu lama akhirnya mereka kembali bersatu


Melepaskan rindu yang seakan mengendap di dasar hati yang terdalam


Reno yang menyadari keadaan Lisa yang hamil muda pun melakukanya dengan pelan,ia juga tak ingin terjadi hal buruk pada bayi dalam kandungan Lisa

__ADS_1


1 jam berlalu,kini mereka tengan bersandar di kepal ranjang denga Lisa memeluk pinggang Reno yang masih polos dan meletakan kepalanya di dada bidang Reno,hanya selimut tebal yang menutup tubuh polos keduanya setelah pergumulan panas mereka


__ADS_2