
Jingga dan Awan berjalan keluar dari bandara Soekarno Hatta,pukul 8 malam,mereka menaiki taksi dan menuju ke hotel tempat mereka menginap,karena malam itu Awan harus menemui klienya di sana
setelah mendapatkan kamar dan kunci Awan dan Jingga berjalan bergandengan tangan menuju kamar dengan Awan yang menarik koper berisi barang barang milik mereka berdua
Sampai di kamar Awan segera bersiap karena sebentar lagi adalah waktu pertemuanya dengan klien,Jingga membantu menyiapkan keperluan Awan mulai dari baju celana jas sepatu serta jam tangan untuk menunjang penampilan sang suami
Setelah siap Awan keluar dari kamar untuk menemui klienya yang memang janji temunya ada di restorant hotel itu
Awan tak mengajak Jingga dan meminta istrinya untuk istirahat karena tak ingin istrinya kelelahan setelah perjalanan jauh dari Bali ke jakarta,mengingat kondisi sang istri yang penyakitan
Awan sungguh tak rela jika istrinya kembali sakit karena dirinya
Jingga yang memahami maksud sang suami pun menurut pada Awan,ia menunggu sang suami sambil rebahan dan menyalakan televisi untuk mengusir sepi
Sementara di restorant Awan sudah di tunggu klienya,mereka berjabat tangan lalu berbasa basi sebentar,klienya itu tidak datang sendiri ,ia mengajak putri tunggalnya yang terlihat cantik dan modis,wajah tirus,dengan mata lebar serta bibir yang tebal,rambutnya yang di curli sebahu semakin menunjukan kesan berkelasnya,kemudian para pelayan datang menyajikan jamuan yang sudah di pesan keatas meja
Mereka makan malam dengan tenang,dan sesekali Lidia,putri dari pak Anjar,klien Awan mencuri pandang pada sosok tampan dan berkharisma yang di miliki oleh Awan
Pak Anjar tersenyum simpul kala memergoki putrinya itu mencuri curi pandang dengan wajah malu malu pada klienya Awan,yang di kenal masih single,karena memang pernikahan Awan dan Jingga tidak di publikasikan dan terjadi begitu saja,hingga tak banyak yang tahu tentang pernikahan itu
__ADS_1
memang tujuan pak Anjar membawa serta putrinya pada pertemuan kali ini adalah untuk memperkenalkan mereka,karena Lidia yang baru berusia 23 tahun masih susah di atur,dan pak Anjar tak ingin putrinya itu terjerumus ke dalam pergaulan yang salah,hingga ia berniat menjodohkan putrinya itu,dan setelah bertemu Awan pak Anjar langsung srek dan menjadikan Awan sebagai kandidat yang paling cocok untuk putrinya,dimana Awan terkenal sebagai pengusaha yang sukses,humble,dan berjiwa besar di tambah lagi wajah rupawan miliknya,apalagi yang pak Anjar ketahui Awan masih single
Pak anjar merasa beruntung kala rencana nya berhasil,melihat putrinya yang sepertinya memiliki rasa pada Awan,terlihat dari gelagatnya yang suka curi pandang dan malu malu
Pak Anjar tak ingin terlihat mencolok untuk menjodohkan mereka berdua,itulah sebabnya ia mengajak Awan untuk bekerja sama dengan nya,yang niat terselubungnya untuk mendekatkan mereka berdua
Sementara Awan masih tenang dengan makan malamnya tak memperhatikan jika dirinya kini menjadi pusat perhatian anak dan bapak itu
Awan justru memesankan menu makan malam sehat dari aplikasi androidnya untuk sang istri tercinta,karena ia tak ingin istrinya kelaparan di kamar sementara ia di sini makan dengan nyaman
sementara di kamar Jingga bangun dari rebahanya dan membukakan pintu setelah mendengar bunyi pintu di ketuk
"selamat malam nona,dengan nona Jingga"tanya sang kurir yang berjenis kelamin laki laki itu
"iya benar saya sendiri"jawab Jingga
"ini ada pesanan makanan dari bapak Awan,silahkan di terima"ucap sang kurir sambil menyerahkan paperbag berisi makanan
"iya,terima kasih"ucap Jingga sambil menerima paperbag itu
__ADS_1
"sama sama,permisi"ucap kurir sebelum akhirnya berlalu dari hadapan Jingga
Setelah kurir itu pergi,Jingga lantas masuk dan mengunci pintu kembali,lalu ia duduk di sofa samping jendela besar yang ia buka,yang menampilkan keindahan kota Jakarta di waktu malam
Ia membuka paperbag itu lalu membuka isinya,Jingga tersenyum lebar mendapati menu makan sehat yang suaminya pesankan
Hatinya menghangat mendapati perhatian dari sang suami
Ia lalu mengambil hp lalu memotret dirinya sambil menunjukan makanannya lalu mengirimkannya pada sang suami,yang di beri tulisan"terimakasih suamiku"dan emot love beberapa
Saat Awan tengan fokus membahas kerjasama mereka terlihat notifikasi masuk di hp nya,terlihat wajah Jingga yang tersenyum bahagia
Awan mengambil hp miliknya,membuka room chat,dan melihat sekilas pesan dari sang istri
Ia tersenyum senang kala melihat makan malam istrinya telah sampai
Lalu ia meletakan hp miliknya dan kembali fokus pada pembahasanya
Sikap Awan yang kini berubah menjadi ceria dan banyak senyum setelah melihat notifikasi dari hp nya,tak luput dari pandangan Lidia
__ADS_1
Lidia menjadi ingin tahu melihat perubahan mimik wajah Awan,kira kira pesan dari siapa itu,begitu isi hati Lidia