JINGGA

JINGGA
Tio yang penasaran


__ADS_3

"Nona bisakah saya bertemu dengan pak Satya" ,ujar seorang lelaki pada resepsionis


"Maaf pak apakah bapak sudah buat janji dengan pak CEO"


"Belum nona bilang saja saya sodara iparnya"


"Kalau begitu tunggu sebentar tar yah pak "ujar resepsionis


pak anda di persilahkan menuju ruang pak CEO


sang pria pun melangkah menuju lift ,tak berapa lama sampai lah di depan pintu ruangan Satya


Tok tok tok


Silahkan masuk


Ceklekkk pintu dibuka


S pria masuk dengan tampang dinginnya,Tio hanya melihat s pria dengan ekor matanya


**brengsek ngapan nih orang datang kesini,awas aja kalau ngomong macem macem* gumam Satya


Hay pak CEO* gimana kabarmu hmm,sungguh aku takjub dengan desain ruangan mu ini ,ujar s pria


Terimakasih atas pujiannya ,Satya menjawab dengan malas


apa kau sendiri yang mendesain ruangan ini ,masih dengan basa basi

__ADS_1


Oh tentu saja,aku memberi ide desainnya


*basi pertanyaan mu ini *gumam Satya


Sungguh bagus selera mu tuan CEO


"Oh yah Apa tujuan mu datang kesini",satya bangun dari duduknya dengan tatapan mengintimidasi


"Ow ow ow Tuan CEO apakah ini sikapmu menyambut tamu ,Cih sungguh ku tak menyangka "


Maaf kalau sikapku tak berkenan, silahkan duduk


Dengan wajah kesal Satya mempersilahkan duduk


"Terimakasih sodara ipar haha"


Tio terkekeh


"Kenapa kau tampak tak senang dengan kedatanganku hmm, sampai -samoai kau tidak menawariku minum,kau tahu kita ini sodara hmm"


"Tak usah kau jelaskan akupun sudah tahu itu " Satya mulai geram dengan tingkah Tio


Satya memanggil Ob ,bawakan kopi kemari


Tak berapa lama seorang OB pun datang membawa dua cangkir kopi ,


"ini tuan kopinya "apa ada lagi tuan yang mau saya bawakan

__ADS_1


"Cukup terimakasih" ,jawab Satya


"kalau begitu saya permisi pak"


"Silahkan di minum " ,ujar Satya


"oh terimakasih", srupp Tio menyeruput kopinya ,"sungguh nikmat sekali kopi ini "


"Sudah cukup basa basi mu ,katakan ada apa kau menemuiku??"


"sabar sabar aku sedang menikmati secangkir kopi ini ,,,,Apa kau tidak menaruh sianida di kopiku ini hah " Tio malah terkekeh


"Ok aku akan katakan apa tujuanku ",tio beralih Pandang menatap satya dengan tajam


"Apa hubungan dengan jingga ,apa benar kau akan menikahi jingga ??" Tio berkata dengan datar tidak seperti tadi,bicaranya penuh dengan guyonan


*shit aku sudah tahu tujuanmu dasar berengsek, jangan berani kauusik calon istriku* gumam Satya


"Sungguh kau ingin tahu hubungan ku dengan jingga sudah sejauh mana hmm" jawab Satya sambil menyunggingkan bibirnya


"Aku takut kau tak kuasa mendengarnya,Sudah kau siapkan hatimu Tio??" dengan nada mengejek Satya berujar


Tio mengepalkan kedua tangannya


*Jingga milikku dia milikku,d takkan ada yang bisa merebut jingga dariku *Tio berkata dalam hati


Satya bersandar didepan meja kerjanya ,kedua tangan nya dia masukan kedalam saku ,sambil tersenyum kecut

__ADS_1


"Baiklah akan aku jelaskan ,sebelumnya aku akan bercerita awal pertemuan dengan jingga ,kamu tahu danau yang ada di tengah kota ini,bah disanalah aku bertemu dengan Jingga ,disana kami bertabrakan ,dan jingga pun terjatuh sehingga membuat kakinya cidera , disitulah aku membipongny,dan membawa ke mobilku ",Satya berujar sambil memperhatikan tingkah Tio


*Dalam hati Satya ingin tertawa terbahak bahak,melihat reaksi Tio ,yang begitu menjengkelkan,rasain loc,makanya sok kepo dengan urusan orang *


__ADS_2