JINGGA

JINGGA
senja


__ADS_3

dini hari kira kira pukul dua pagi,Reno sampai di apartemen,ia membuka pintu dan masuk kedalam


Saat hendak menuju kamar dia mendapati Lisa tertidur di sofa ruang tamu,dengan tv yang masih menyala


Melihat Lisa tertidur dia justru jijik padanya


"cih dasar perempuan hina,kau sok sok an menungguku pulang padahal yang kau inginkan hanyalah uang ku kan"Reno berbicara sendiri,lalu berlalu menuju kamar


Menjatuhkan di ranjang empuknya,dan tertidur lelap,lelah menghabiskan waktu dengan perempuan lain,tanpa perduli pada Lisa yang sudah menunggunya


Pagi hari saat Lisa terbangun dari tidur nya ia lantas menuju kamar,untuk melihat apakah Reno sudah pulang atau belum


Lisa bernafas lega melihat Reno terbaring di ranjang masih dengan sepatunya


Lisa lalu mendekat,dan mencium bau alkohol yang menyengat,juga melihat lipstik merah di kemeja yang Reno pakai


Kemeja yang kancingnya sudah terlepas sebagian itu memperlihatkan tanda merah di dada dan di leher Reno


Tanda yang masih baru,karena seharusnya jika itu tanda yang di buatnya,pastilah sudah mulai memudar,namun ini masih terlihat merah dan baru


Melihat tanda itu membuat hati Lisa terasa sesak dan sakit,seperti terhimpit batuan besar,menyadari Reno semalam menghabiskan malam dengan wanita lain


Namun sadar hubungan mereka yang hanya sebatas pelanggan dan konsumen,Lisa tak berani bertanya dan hanya mampu memndam kekecewaanya sendiri


Ia lantas pergi dari kamar dan menangis sesenggukan di dalam kamar mandi,berharap mampu meredakan sesak di dada


Setelah puas menangis Lisa keluar dan mulai mengerjakan tugasnya,menyiapkan segala kebutuhan Reno


Reno bangun ketika matahari bersinar dengan terik,ia memanggil Lisa,ingin melihat reaksi Lisa melihat keadaanya


Reno tau ada bekas tanda bibir di kemeja dan bekas gigitan Clara di dadanya


"kamu panggil aku"ucap Lisa saat sudah ada di depan Reno,

__ADS_1


"hmmm iya,siapkan aku air hangat"


Lisa bergegas menuju kamar mandi untuk menyiapkan air hangat,dan Reno pun mengekor pada Lisa


"Ren,kamu tunggu dulu disini,biar aku siapkan dulu air hangatnya"


"kenapa suka suka aku lah"jawabnya ketus lalu berjalan kembali


Lisa yang sadar posisi pun hanya mengikuti kemauan Reno


Saat Lisa menyiapkan air,Reno melepas seluruh pakaianya tanpa sisa,pada tubuh polos Reno,Lisa dapat melihat jelas tanda merah di tubuh Reno,bahkan lebih banyak dari yang ia lihat tadi


Dengan santai Reno masuk kedalam bathup yang sudah penuh dengan air hangat,ia ingin melihat reaksi Lisa,setelah melihat tanda merah di tubuhnya


Namun Lisa yang berusaha memendam amarahnya hanya diam saja,Reno yang melihat Lisa diam seolah tak terjadi apa apa malah tersulut emosi,karena ia merasa apa yang di ucapkan Clara semalam benar adanya,tak kan ada cinta untuk wanita sepertinya,yang ada hanya uang dan uang


"buka bajumu"titah Reno tak ingin di bantah,dan mendengar suara dingin Reno,Lisa tak bisa berkutik ia menuruti perintah Reno


Dan pagi itu,mereka mengulang kembali hal yang seharusnya tak mereka lakukan


Mereka kini sudah berpindah di atas ranjang,dan hampir siang mereka baru menyelesaikan urusan mereka


Mendapati Lisa tak menolaknya bahkan terkesan menikmati nya,justru semakin membuat Reno terluka dan kecewa


Tak ingin larut dengan kecewanya,Reno menberikan cek dengan nominal fantastis untuk Lisa dan meminta Lisa untuk pergi dari kehidupanya


Sebenarnya tak ada yang salah dari sikap Reno pada Lisa,bahkan Lisa sudah sering menerima perlakuan seperti ini,namun kali ini rasanya sakit sekali,ia merasa habis manis sepah di buang,ya begitulah memang nyatanya,perempuan malam memang begitu kan


Lisa memohon pada Reno untuk tidak membuang nya,dia bahkan bersedia melakukan apapun asal ia tetap di ijinkan disini bersama Reno


Setelah menimbang nimbang permohonan Lisa akhirnya Reno mengijinkan Lisa tetap tinggal dengan syarat,ia boleh membawa wanita lain kedalam apartemenya


Dan Lisa menyetujuinya,karena ia tak ingin jauh dari Reno

__ADS_1


Lucu rasanya ketika Reno meminta ijin membawa wanita lain ke apartemen yang jelas jelas miliknya,dan pada wanita yang jelas jelas juga bukan siapa siapa baginya


hal yang tak masuk logika namun di jalani mereka dan sama sama tak menyadarinya


Dan kita tinggalkan dulu singapura,mari kita terbang ke Bali


Di Bali kini Jingga tengah menikmati waktunya dengan Awan,pria yang selalu ia rindukan sepanjang waktu


Jingga mengenakan dres warna putih selutut,sepatu warna putih pula di lengkapi kaca mata hitam,begitu pun dengan Awan,yang memakai celana pendek selutut warna putih di padukan dengan singlet warna putih dan kemeja pendek warna putih pula,sneaker warna putih tak lupa kaca mata hitam bertengger manis di hidung mancungnya


di pantai itu Awan dan Jingga tengah bermain pasir membuat istana pasir yang sangat indah,namun saat istana pasirnya hampir selesai Jingga mengacaukan semuanya


Melihat Awan yang serius dengan karya nya membangun istana timbul niat jahil Jingga untuk mengusiknya


Jingga sengaja merusak sebelah sisi yang sudah jadi,namun Awan tak menyadarinya hingga ia mengulang lagi membuatnya,dan setelah jadi hal yang sama terjadi lagi di bagian sebelahnya,Awan merasa kalau ada yang aneh tapi apa,dan ia memperbaiki lagi bagian yang rusak sambil memperhatikan bagian sisi yang lain,dan Jingga tak menyadari jika ulahnya di perhatikan sang kekasih


Awan menangkap basah ulah Jingga yang menguisilinya,ia langsung menangkap tangan jahil Jingga,mendapat itu Jingga melepaskan tangan nya lantas berlari kencang,Awan yang melihat Jingga berlari pun mengejar nya


Alhasil dari penglihatan orang sekitar mereka tampak sedang berlari manja,saat Awan berhasil menangkap Jingga,mereka justru terjatuh di atas pasir,Awan memberikan hukuman pada Jingga berupa gelitikan di pinggang


Jingga tertawa karena geli,dan memohon ampun pada Awan


Awan menghentikan aksinya,karena kasian melihat Jingga yang kegelian


Awan lalu membantu Jingga untuk berdiri,kini mereka berjalan sambil bergandengan tangan


Sambil bercerita hal hal remeh ,membuat senyum keduanya tak pernah luntur


Menyusuri pantai,dan membiarkan ombak menghadang langkah mereka


hingga waktu berlalu dan para pengunjung sudah pergi dari sana


matahari mulai tenggelam di sebelah barat,dan warna merah keemasan mulai nampak,terlihat sangat indah,kini Awan dan Jingga menghentikan langkahnya,Awan memutar dirinya menghadap Jingga,di saksikan keindahan langit senja Awan mengungkapkan rasa cinta nya pada Jingga

__ADS_1


Awan menggengam kudua tangan Jingga,lantas berucap"Jingga aku sangat mencintaimu,tetaplah di sisiku,dan jangan pernah pergi"ungkapnya tulus


__ADS_2