JINGGA

JINGGA
Rumah Sakit


__ADS_3

setengah jam kemudian Awan memarkirkan mobilnya di tepi pantai,tempat yang di janjikan Jingga untuk bertemu


Ia turun lalu mengedarkan pandanganya,mencari sosok yang ia cari,namun ia tak menemukan sosok yang ia cari


Ia berdiri di pinggir pantai,membiarkan ombak menyentuh kakinya


Pandanganya lurus kedepan,menerawang jauh,mengingatkan kembali saat saat dulu


Saat mereka bertemu dan berkencan mengenang hari hari yang membahagiakan


hingga tiga puluh menit berlalu,masih saja tak ada tanda tanda kehadiran wanita yang sangat ia cintai itu


hingga langit mulai kehilangan cahanya,dan berganti gelap


Awan masih betah menunggu Jingga,ia akan menunggu nya sampai kapanpun


Di tempat lain,seorang wanita sedang berdiri di depan atasanya,karena ada seorang tamu pengunjung yang membuat keributan di hotel


hal itu di picu lantaran tamu yang membuat onar itu menaruh hati pada Jingga saat tadi mereka berpapasan di loby


Tamu itu ingin berkencan dengan Jingga yang ternyata manager hotel itu


Namun karena Jingga menolak,tamu itu sengaja membuat masalah agar Jingga mendapat hukuman


Alhasil saat Jingga menuju pantai tempat yang ia janjikan,terpaksa putar arah dan kembali ke hotel lagi,untuk mempertanggung jawabkan masalah yang di buatnya


Sebenarnya atasan Jingga tak percaya dengan hal yang di tuduhkan olah tamu hotel,namun ia tak bisa berkutik melihat semua bukti mengarah pada Jingga


Terpaksa ia memutasi Jingga ke hotel cabang di luar kota,disana ada sedikit masalah dan jika Jingga bisa menyelesaikan masalah disana,ia akan di beri kesempatan untuk terus bekerja di sini


Atasan Jingga memberi hukuman itu,karena tamu yang mengeluh bukan orang biasa


pukul sepuluh malam Jingga pulang kerumah untuk siap siap,besok pagi ia akan berangkat ke hotel cabang


Sebelum itu ia menuju pantai tempat ia janjian dengan Awan


Ia berharap Awan masih di sana menunggunya,meski ia tak yakin jika Awan akan menunggunya


Sampai di pantai Jingga turun dari taksi onlinenya,ia berjalan pelan kearah pantai,hari sudah gelap sudah tak ada lagi pengunjung


Jingga mengedarkan pandanganya,dan pandanganya terhenti pada sosok yang ia cari tengah berdiri menatap laut,membiarkan ombak menyentuh kakinya,serta angin membelai wajahnya


Malam itu langit begitu gelap hanya di terangi bulan setengah lingkaran,tanpa di temani bintang


Jingga melangkahkan kakinya lebar menuju Awan,sampai di dekat Awan berdiri,ia menyapa Awan duluan


"kak"ia berdiri di samping Awan,membiarkan angin menerbangkan rambutnya

__ADS_1


Awan menoleh dan mendapati wanita yang di tunggunya ada di hadapanya,ia berbalik lalu mengenggam erat tangan Jingga


"sayang,dengarkan penjelasan aku"ucapnya sendu


"hmmm iya,jelaskanlah aku mendengarkanya"


Lalu Awan menjelaskan kronologi kejadian pagi itu,apa yang terjadi padanya dengan Nita,tak ada yang di kurangi dan di tambahkanya


Jingga masih diam mendengarkanya,tak menyela ,ia bahagia karena prasangkanya salah


Ia tersenyum dang masuk kedalam pelukan Awan"terimakasih ya kak,masih setia denganku"ucapnya senang


Awan membalas pelukan Jingga,mengusap bahunya pelan


Awan membiarkan Jingga memeluknya,tanpa berniat mengurainya


Sampai Jingga mengurai sendiri pelukan mereka


Kini mereka duduk di atas kap mobil milik Awan,Awan menggenggam erat tangan Jingga yang duduk di sebelahnya


"maaf"ucap Awan dengan nada sedihnya


"maaf kenapa"balas Jingga


"karena tak ada di sisimu saat kau membutuhkanku"


"biarlah,asal cinta kita masih sama,tak kan terganti"


Jingga meletakan kepalanya di bahu Awan,membiarkan angin membelai wajah mereka


Meski hari sudah larut namun rasanya tak ingin beranjak dari sana


*


Di malam yang sama tapi di tempat berbeda,tuan Ferdi ayahnya Reno,membaca sebuah map,yang berisi laporan tentang putranya,yang makin hari makin menjadi


Berganti wanita setiap malam,dan pekerjaanya terbengkalai


Hal itu semakin menyulut kemaran di hatinya,ia lalu meminta anak buahnya untuk menyelidiki keberadaan Jingga


ia ingin menghancurkan Jingga sehancur hancurnya,setelah ia menghancurkan perusahaan dan semua miliknya,kini ia ingin memisahkan nya dengan pria yang ia cinta


Namun ia tak tahu di mana keberadaan wanita itu kini


Setelah ia memberikan perintah pada anak buah nya,ia melangkahkan kakinya menuju kamar miliknya


disana ia melihat sang istri tengah tertidur pulas

__ADS_1


*


Pagi menjelang,seorang wanita tengah memuntahkan isi perutnya di dalam kamar mandi


Sudah beberapa hari ini,Lisa selalu mual ketika di pagi hari


Reno terbangun mendengar Lisa memuntahkan isi perutnya,dengan mata berat ia mendatangi Lisa,dan memijat punggungnya


"kamu sakit"tanyanya saat mereka kini tengah duduk di ranjang yang masih berantakan akibat ulah Reno semalam


"mungkin"jawabnya lesu


"sudah periksa kedokter"tanya Reno lagi


"belom"


"cepatlah periksa,jangan mengganggu tidurku di pagi hari"ucapnya ketus,sambil membaringkan Lisa dan menyelimutinya


Reno lantas membersihkan dirinya,karena akan ada meting dengan klien


Reno cemas dengan keadaan kantor nya,yang performanya menurun karena ia tak fokus


Ia takut ayahnya akan tahu tentang kondisi perusahaan


Tanpa Reno ketahui bahwa ayahnya tahu semua hal tentang dirinya


Pagi menjelang siang,Lisa keluar dari ruangan dokter,ia bingung dengan keadaanya,haruskah ia senang atau sedih


Bagaimana menjelaskan pada Reno,karena melamun ia hampir di srempet pengendara motor yang lewat,untung saja ada seorang yang menolongnya


Pria itu menarik nya dari samping,dan terlihat seperti orang yang memeluknya


motor yang melintas sudah tak terlihat,lalu Reno memberikan bogem mentah pada pria yang sudah menolong Lisa,karena mengira pria itu memeluknya


Lisa semakin bingung dengan kejadian itu,ia berusaha melerai perkelahian itu


Ia menghalangi Reno yang terus menghajar pria yang menolongnya dan berusaha menjelaskan


Namun Reno justru semakin emosi,ia mengira Lisa membela pria itu


Reno pergi meninggalkan Lisa dan pria itu,namun beberapa langkah kemudian terdengar suara seperti benda jatuh,Reno menoleh dan mendapati Lisa sudah tergeletak di atas jalan,pria itu mencoba mengangkat Lisa,namun Reno mendorongnya dan membawa Lisa kembali masuk kerumah sakit


Ia menunggu di depan IGD,karena tak di ijinkan masuk


Ia kembali termenung dengan sikapnya sendiri,karena tak fokus dengan kerjaanya,dan selalu memikirkan Lisa,ia kembali pulang,dan melihat Lisa menaiki taksi online,lalu ia mengikutinya


Sampai di rumah sakit ia mendapt telfon dari sekertarisnya bahwa klien ya dari dubai menunggunya di retiran yang terletak di dekat rumah sakit itu

__ADS_1


Ia menemui klienya,dan membahas kerja sama mereka,setengah jam kemudian urusanya dengan klien selesai


__ADS_2