
setengah jam kemudian Awan memarkirkan mobilnya di tepi pantai,tempat yang di janjikan Jingga untuk bertemu
Ia turun lalu mengedarkan pandanganya,mencari sosok yang ia cari,namun ia tak menemukan sosok yang ia cari
Ia berdiri di pinggir pantai,membiarkan ombak menyentuh kakinya
Pandanganya lurus kedepan,menerawang jauh,mengingatkan kembali saat saat dulu
Saat mereka bertemu dan berkencan mengenang hari hari yang membahagiakan
hingga tiga puluh menit berlalu,masih saja tak ada tanda tanda kehadiran wanita yang sangat ia cintai itu
hingga langit mulai kehilangan cahanya,dan berganti gelap
Awan masih betah menunggu Jingga,ia akan menunggu nya sampai kapanpun
Di tempat lain,seorang wanita sedang berdiri di depan atasanya,karena ada seorang tamu pengunjung yang membuat keributan di hotel
hal itu di picu lantaran tamu yang membuat onar itu menaruh hati pada Jingga saat tadi mereka berpapasan di loby
Tamu itu ingin berkencan dengan Jingga yang ternyata manager hotel itu
Namun karena Jingga menolak,tamu itu sengaja membuat masalah agar Jingga mendapat hukuman
Alhasil saat Jingga menuju pantai tempat yang ia janjikan,terpaksa putar arah dan kembali ke hotel lagi,untuk mempertanggung jawabkan masalah yang di buatnya
Sebenarnya atasan Jingga tak percaya dengan hal yang di tuduhkan olah tamu hotel,namun ia tak bisa berkutik melihat semua bukti mengarah pada Jingga
Terpaksa ia memutasi Jingga ke hotel cabang di luar kota,disana ada sedikit masalah dan jika Jingga bisa menyelesaikan masalah disana,ia akan di beri kesempatan untuk terus bekerja di sini
Atasan Jingga memberi hukuman itu,karena tamu yang mengeluh bukan orang biasa
pukul sepuluh malam Jingga pulang kerumah untuk siap siap,besok pagi ia akan berangkat ke hotel cabang
Sebelum itu ia menuju pantai tempat ia janjian dengan Awan
Ia berharap Awan masih di sana menunggunya,meski ia tak yakin jika Awan akan menunggunya
Sampai di pantai Jingga turun dari taksi onlinenya,ia berjalan pelan kearah pantai,hari sudah gelap sudah tak ada lagi pengunjung
Jingga mengedarkan pandanganya,dan pandanganya terhenti pada sosok yang ia cari tengah berdiri menatap laut,membiarkan ombak menyentuh kakinya,serta angin membelai wajahnya
Malam itu langit begitu gelap hanya di terangi bulan setengah lingkaran,tanpa di temani bintang
Jingga melangkahkan kakinya lebar menuju Awan,sampai di dekat Awan berdiri,ia menyapa Awan duluan
"kak"ia berdiri di samping Awan,membiarkan angin menerbangkan rambutnya
__ADS_1
Awan menoleh dan mendapati wanita yang di tunggunya ada di hadapanya,ia berbalik lalu mengenggam erat tangan Jingga
"sayang,dengarkan penjelasan aku"ucapnya sendu
"hmmm iya,jelaskanlah aku mendengarkanya"
Lalu Awan menjelaskan kronologi kejadian pagi itu,apa yang terjadi padanya dengan Nita,tak ada yang di kurangi dan di tambahkanya
Jingga masih diam mendengarkanya,tak menyela ,ia bahagia karena prasangkanya salah
Ia tersenyum dang masuk kedalam pelukan Awan"terimakasih ya kak,masih setia denganku"ucapnya senang
Awan membalas pelukan Jingga,mengusap bahunya pelan
Awan membiarkan Jingga memeluknya,tanpa berniat mengurainya
Sampai Jingga mengurai sendiri pelukan mereka
Kini mereka duduk di atas kap mobil milik Awan,Awan menggenggam erat tangan Jingga yang duduk di sebelahnya
"maaf"ucap Awan dengan nada sedihnya
"maaf kenapa"balas Jingga
"karena tak ada di sisimu saat kau membutuhkanku"
"biarlah,asal cinta kita masih sama,tak kan terganti"
Jingga meletakan kepalanya di bahu Awan,membiarkan angin membelai wajah mereka
Meski hari sudah larut namun rasanya tak ingin beranjak dari sana
*
Di malam yang sama tapi di tempat berbeda,tuan Ferdi ayahnya Reno,membaca sebuah map,yang berisi laporan tentang putranya,yang makin hari makin menjadi
Berganti wanita setiap malam,dan pekerjaanya terbengkalai
Hal itu semakin menyulut kemaran di hatinya,ia lalu meminta anak buahnya untuk menyelidiki keberadaan Jingga
ia ingin menghancurkan Jingga sehancur hancurnya,setelah ia menghancurkan perusahaan dan semua miliknya,kini ia ingin memisahkan nya dengan pria yang ia cinta
Namun ia tak tahu di mana keberadaan wanita itu kini
Setelah ia memberikan perintah pada anak buah nya,ia melangkahkan kakinya menuju kamar miliknya
disana ia melihat sang istri tengah tertidur pulas
__ADS_1
*
Pagi menjelang,seorang wanita tengah memuntahkan isi perutnya di dalam kamar mandi
Sudah beberapa hari ini,Lisa selalu mual ketika di pagi hari
Reno terbangun mendengar Lisa memuntahkan isi perutnya,dengan mata berat ia mendatangi Lisa,dan memijat punggungnya
"kamu sakit"tanyanya saat mereka kini tengah duduk di ranjang yang masih berantakan akibat ulah Reno semalam
"mungkin"jawabnya lesu
"sudah periksa kedokter"tanya Reno lagi
"belom"
"cepatlah periksa,jangan mengganggu tidurku di pagi hari"ucapnya ketus,sambil membaringkan Lisa dan menyelimutinya
Reno lantas membersihkan dirinya,karena akan ada meting dengan klien
Reno cemas dengan keadaan kantor nya,yang performanya menurun karena ia tak fokus
Ia takut ayahnya akan tahu tentang kondisi perusahaan
Tanpa Reno ketahui bahwa ayahnya tahu semua hal tentang dirinya
Pagi menjelang siang,Lisa keluar dari ruangan dokter,ia bingung dengan keadaanya,haruskah ia senang atau sedih
Bagaimana menjelaskan pada Reno,karena melamun ia hampir di srempet pengendara motor yang lewat,untung saja ada seorang yang menolongnya
Pria itu menarik nya dari samping,dan terlihat seperti orang yang memeluknya
motor yang melintas sudah tak terlihat,lalu Reno memberikan bogem mentah pada pria yang sudah menolong Lisa,karena mengira pria itu memeluknya
Lisa semakin bingung dengan kejadian itu,ia berusaha melerai perkelahian itu
Ia menghalangi Reno yang terus menghajar pria yang menolongnya dan berusaha menjelaskan
Namun Reno justru semakin emosi,ia mengira Lisa membela pria itu
Reno pergi meninggalkan Lisa dan pria itu,namun beberapa langkah kemudian terdengar suara seperti benda jatuh,Reno menoleh dan mendapati Lisa sudah tergeletak di atas jalan,pria itu mencoba mengangkat Lisa,namun Reno mendorongnya dan membawa Lisa kembali masuk kerumah sakit
Ia menunggu di depan IGD,karena tak di ijinkan masuk
Ia kembali termenung dengan sikapnya sendiri,karena tak fokus dengan kerjaanya,dan selalu memikirkan Lisa,ia kembali pulang,dan melihat Lisa menaiki taksi online,lalu ia mengikutinya
Sampai di rumah sakit ia mendapt telfon dari sekertarisnya bahwa klien ya dari dubai menunggunya di retiran yang terletak di dekat rumah sakit itu
__ADS_1
Ia menemui klienya,dan membahas kerja sama mereka,setengah jam kemudian urusanya dengan klien selesai