
sepasang mata mengamati gerak gerik sepasang pengantin yang sedang bahagia
*Cih sebentar lagi kebahagiaan mu akan pudar dan sirna,aku pastikan itu !!*
Satya dan jingga masih sibuk berfoto dengan para kerabat mereka
Tio menatap jingga dari kejauhan ,Tio pun menghampiri mempelai
Satya menatap Tio dengan tatapan membunuh
"Kau jangan merusak acara pernikahan ku "
ujar Satya
"hey hey aku datang kemari ingin memberikan selamat padamu,dan mantan kekasih ku"
Tio dengan senyum devil
Satya sudah mengepalkan kedua tangannya,rahanganya pun mengeras menahan amarah,jingga mengusap punggung Satya memberi ketenangan pada sang suami yang baru dia nikahi!!
"Tenang mas kamu jangan terbawa emosi" jingga masih mengelus punggung Satya
"Apakah aku tidak boleh bersalaman dengan mantan kekasihku"
Tio memadang wajah jingga lekat
"Mas Tio sudahlah mas ,jangan bikin keributan disini"
__ADS_1
jingga dengan tatapan memohon agar Tio cepat meninggalkan pelaminan
"Baiklah aku akan pergi dari sini ,tapi asal kau tahu jingga rasa cintaku padamu masih teramat besar , dan kau masih ingat kenangan manis kita ,jadi akan ku tunggu janda mu haha "
Tio berseringai hingga emosi Satya semakin memuncak
"apa kau ingin tahu apa saja yang kita lakukan ketika kami pacaran hmm,lebih dari pacaran haha"Tio tersenyum devil, padahal apa yang dia ucapkan hanyalah kebohongan semata, cemburu sudah membuat Tio seperti orang yang tidak waras,apapun akan dia lakukan asalkan jingga kembali padanya
"Sialan kau "
Bugh
satu tinju sudah mendarat di wajah Tio hingga darah bercucuran
"shit"
Tio memegang hidungnya yang berdarah
"Mas sudahlah mas percuma kau melayani dia,lihat lah kita jadi tontonan para tamu "
jingga memeluk tubuh satya dengan begitu erat,jingga tak ingin Satya jadi bahan guncingan para koleganya
"Kenapa kau mencegah ku jingga ,kenapa kau membelanya hah "
Satya mengeraskan rahangnya dan mengelalkan kedua tangannya
"Ada apa ini sat ,apa yang terjadi"Bram tergopoh gopoh menaiki pelaminan,dia bigung dengan apa yang terjadi Tio dengan darah yang bercucuran ,Satya masih dengan emosional
__ADS_1
"Satya apa yang terjadi kenapa kau pukul adikku"Gita membangunkan Tio yang yang masih tergeletak di lantai
"Tanyakan saja pada adik kesayangan mbak ,apa yang telah dia ucapkan tadi "
Bram tampak bingung ,disisi ln Satya adalah adik kandung nya dan di sisi lain Tio adik ipar yang di sayangi istrinya
"Ayo kita selesaikan masalah ini ,dan ikuti aku "Bram memberikan perintah untuk meninggalkan pelaminan
Satya pun dan jingga pun mengikuti langkah kaki Bram ,tibalah di sebuah kamar VVIP
"Gita bawa Tio kemari dan kalian duduklah"
Bram menatap Satya dan Tio secara bergantian
"Sekarang katakan Satya apa alasanmu memukul Tio??"
Bram menatap Tio dengan intens,Seumur hidup Bram tidak pernah melihat Satya berlaku kasar pada seseorang
Satya terdiam dengan apa yang telah di ucapkan Tio,dia tidak mau mempermalukan jingga
"kenapa kau diam bicaralah ,apa yang sebenarnya terjadi??"
Gita nampak geram terhadap adik iparnya
"Salah apa adikku padamu satya"
"Maafkan aku mbak Gita,aku tidak terima apa yang dia ucapkan,aku tahu Tio dan istriku pernah menjalin hubungan,tak tak sepantasnya ,dia berucap demikian di hari pernikahan kami , apakah dia pantas berucap menunggu janda jingga sedangkan kami baru saja menikah"
__ADS_1
Author gemas juga sama Tio,mohon maaf bila masih banyak typonya dan jata kata yang kurang pas,di karenakan author masih dalam tahap pembelajaran, mohon dukungan ,dengan like komen dan vote juga yah readir
#happy reading