Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 100


__ADS_3

"Banyak tanya" gerutu Arion , setelah ucapan Arion itu Luke tak bertanya lagi lebih lanjut dari pada kena ceramah si gunung es mending diam pikirnya.


Skip selesai makan~


Mereka masih duduk di tempat tidak langsung beranjak, Arion memikirkan hadiah apa yang akan di berikan nya ke Camernya pastinya .


"menurut Lo yang mana?" tanya Arion , Arion bertanya ke Luke tapi tidak memperlihatkan apa yang harus di pilih Luke.


"Gimana gue mau milih, Lo aja gak nunjukin pilihannya"


"Makanya sini "


"Tinggal arahin aja anjim ponsel Lo ke gue!" Arion menuruti ucapan Luke



"ini atau ini " tanya Arion



"gapapa yang murah asal bisa di gunakan kata Kaila" ucap Arion lagi


"Beli dua-duanya aja , sekalian hadiah buat gue serah deh Lo kasih gue yang mana antara itu"


"Jangan nyari kesempatan Cok!"


"Ck, pelit banget Lo mahh"


"dah bacot, bayar sana" pinta Arion


"Ko gue yang bayar? bayr sendiri-sendiri biar adil"


"Gak malu Lo? berdua ke sana , gak gak Lo yang bayar sekali-sekali"


"Anjim, tapi jam Gucci ya sebagai gantinya?"


"Gak ada!!"


Setelah itu Luke pergi ke kasir untuk membayar, sedangkan Arion memesan kedua jam tangan itu Arion beranjak dari kursi menuju mobil di susul Luke di belakang yang sudah menyelesaikan pembayaran.


"jadi Lo pilih yang mana?" tanya Luke saat berada di dalam mobil


"Yang rolex"


"oh, Giliran camer di beliin sedangkan Abang sendiri kagakk" sindir luke


"Duit Lo banyak anjim, dah cepat jalan ke tempat Mark mau cek motor sama mobil gue dulu"


"enyee enyee nyeee" gerutu Luke


Arion tau kalau Abang sekaligus sekertaris nya di markas ini mengejeknya, karna sikap dinginnya senyum pun tidak di perlihatkan Arion kala Luke mengejeknya .


Di mansion keluarga Nelson~


Semua keluarga Nelson sedang berkumpul di meja makan untuk makan malam,


para maid terkagum melihat satu keluarga itu yang mana sangat cantik dan sangat tampan .


"Bagaimana sekolah mu sayang?" tanya tuan Nelson


"Baik-baik aja dad, Oh ya Kaila mau batalin taruhan kita dad gapapa kan?"

__ADS_1


"Kenapa?"


"Gak ada masalah dad , Daddy tenang aja identitas kaila aman. Tapi kaila gak mau pindah sekolah dad Kaila sudah nyaman sekolah di sini"


"Yasudah Terserah kamu, asal jaga diri baik-baik Daddy gak mau kamu kenapa-kenapa dan ingat Daddy selalu ngawasin kalian walau tidak sering"


"Sudah makan dulu baru bicaranya" tegur sang mommy


"Kamu makin cantik sayang" rayu Tuan Nelson ke Nyonya Nelson


"Gomball, makan dulu" raut wajah sang istri blushing



(canda sayang -Author)


"wajah mommy memerah" ucap Kaivan


"mana ada" cela mommy


"Hahah jangan malu sayang" ucap sang suami


gelak tawa terdengar di meja makan, lalu mereka melanjutkan kegiatan makannya di sela-sela bercanda


"Tuhan, aku tau aku gak berhak meminta apapun padamu tapi maaf tuhan seperti nya aku akan selalu meminta kebahagiaan untuk keluarga ku seperti ini dan untuk orang-orang yang aku sayang Tuhan " batin Kaila ,


"Kita hompimpah bertiga dulu karna Athifa masih sakit , yang kalah cuci piring sama bersihin meja tanpa bantuan orang lain" ucap Wiliam saat bersama keluarga Wiliam atau Kaivan akan lupa berapa usia mereka pastinya.


"Okeyy!!"


"Siapa takut!!"


ucap Kaivan dan Kaila bersamaan


"Hahahaha Lo yang ngajak Lo yang kena batunya" ejek kaivan mengundang gelak tawa di tambah lagi raut wajah kesal Wiliam


"Sesuai peraturan ya tanpa di bantu para maid atau yang lain!!" tegas Kaila seraya menjulurkan lidahnya mengejek Wiliam


"Udah Abang kalah yang sabar yaa" ucap sang mommy


"Sabar bang cobaan" sang Daddy mencoba menenangkan seraya mengejek


"haha abang sihh sok-sokan ngajak taruhan" ucap Athifa semuanya pun kembali tertawa



(bayangin aja kaya di foto ekspresi Wiliam )


"Udah yuk mom dad kita nonton di ruang tengah" ajak Kaila


mereka beranjak pergi meninggalkan Wiliam yang bersih-bersih, Para pekerja dekorasi sudah punya konsumsi dari manager, sedangkan para penjaga mansion lima orang itu sudah makan namun tidak ikut di meja makan.


"Nyesel gue" gerutu Wiliam


"Biar saya aja tuan" ucap salah satu maid


"Tidak perlu! kalian kerjakan yang lain saja!"


"Baik tuan"


Di ruang tengah,

__ADS_1


Mereka berkumpul namun tidak membicarakan apapun hanya kumpul keluarga.


"Ka, Besok jalan-jalan yuk" Kaila mengadah menatap


"Tentu tuan putri" ucap Kaila mengingat besok libur sekolah karna fullday Sabtu libur .


"Tapi ingat jangan sampai kecapean" ucap Kaivan


"Iya Abang" ucap Athifa


Athifa tidak sudah bisa berjalan karna tidak terlalu parah saat kecelakaan sang mommy menjaganya.


"Aku mau istirahat mas" ucap sang mommy kepada suaminya


"Ayo ke kamar" tuan Nelson mendorong kursi roda sang istri menuju ke kamar


Tinggal mereka bertiga di ruang tegah,


Kaila ingin menghubungi Arion namun dia urungkan mengingat bahwa dia sedang marah dengan kekasihnya.


Saat ini keadaan Kaila aman tentram dari gangguan Andrea dkk, namun Kaila tetap waspada apalagi saat berada di luar rumah.


Andrea dkk tidak menggangu Kaila namun mereka merencanakan sesuatu kepada Kaila cepat atau lambat rencana itu akan mereka laksanakan.


Sedangkan di Kota H ,


Albert dan Elvano akan berangkat ke kota A besok siang karna Albert memaksa untuk hadir ke acara ulang tahun ayah Kaila. berbagai alasan di ucapkan Al agar Elvano membiarkan dia berangkat.


"Kalo gue gak ke sana bang, nanti mommy dan Daddy curiga" ucap Albert, Elvano baru ingat kalau kedua orang tuanya akan menyusul mereka .


"Kan? apa lagi BoNyok selalu ngusahain hadir setiap acara dari keluarga Nelson adakan" Albert mencoba meyakinkan lagi


"Yasudah!" keputusan El mau tak mau juga dari pada kena ceramah sang mommy


"Nah gitu dong jadi sayang gue"


"Geli anjim" ucap El


"Gue juga geli ngucapinnya, mending Lo pesen makan gue laper nih"


"Nyuruh Mulu lu, punya tangan kaki juga pesen sendiri Napa"


"Y elahh lu gak bisa banget romantisin gue"


"Gue normal gila lu, untung Adek!!" Elvano memesan chicken katsu untuk diriny dan si bocil .


kembali ke kota A,


Arion menghubungi Kaila pasalnya dia tak ingin Kaila berlama-lama tidak menghubungi nya dag Dig dug dor rasanya.


"Sayanggg" ucap Arion merayu Kaila , beberapa orang yang ada di bengkel Mark pun bergidik geli pasalnya Arion si gunung es merayu kekasihnya Seperti itu..


"Anjim geli" gerutu Mark langsung mendapat gelak tawa teman-teman nya.


"Iri bilang jomblo" balas Arion


"Apa!" jawab Kaila dengan gaya terlihat kesal


"Jangan marah dong, nanti cantiknya hilang" Ucapan Arion itu pun mengundang kegelian di depan teman-temannya,


"Ayo bubar bubar ada orang bucin!!!" teriak Mark mengejek, Arion pun menatap Mark bukan takut Mark malah menjulurkan lidahnya mengejek.

__ADS_1


"Awas Lo" dengan gerakan bibir tanpa mengeluarkan suara mengancam Mark.


"Aku tutup dulu, aku di bengkel Mark aku mau memberi pelajaran ke Mark dulu" ucap Arion membuat Mark membulatkan matanya menatap Arion.


__ADS_2