
"Tapi nanti kalo di tanya mommy kalian jawabnya di beliin teman daddy ok??"
"Tapi bohong itu dosa dad!!" Arion menghela nafasnya dirinya harus bersabar menghadapi anak-anaknya ini.
"jadi kalian mau beli mainan atau enggak??"
"Mau hehehe"
"Jadi ikuti kata Daddy kalau kalian mau beli mainan , kalau gak kita balik lagi ke mommy gimana??"
"Mainan" ucap anak gadisnya
Arion pun membawa anak-anak melanjutkan perjalanannya menuju toko mainan yang ada di bandara , Anak-anak takjub melihat mainan yang tersusun rapi di rak-rak .
"satu orang satu mainan jadi harus di pilih yang benar-benar kalian mau dan harus cepat sebelum ketahuan mommy"
"Baik dad"
mereka menelusuri rak-rak mainan yang hendak mereka beli melihat apa yang mereka suka dengan suasana hati yang senang namun beda dengan Arion dirinya sedikit gugup takut kena marah Kaila karna membelikan mainan anak-anak tanpa seijin darinya,
"Daddy mau yang ini" anak gadis Arion menunjuk salah satu rumah-rumahan barbie
"kamu pilih yang ini??" tanya Arion anak gadisnya pun mengangguk
"okey daddy akan minta yang baru" Arion memanggil pelayan toko ,
"Ada yang bisa saya bantu tuan??"
"apa yang ini ada lagi? ah maksud saya yang belum di rakit"
"Ada tuan, mau berapa? biar saya ambilkan"
"Satu saja"
"Baik tuan"
Pelayan itu pun mengambilkan mainan yang di pilih gadis kecil Arion,Arion dan anak perempuannya menuju ke tempat kedua anak laki-lakinya, kedua anak laki-lakinya sedang sibuk memilih mainan apa yang mereka inginkan.
"Abang Dav mau yang mana?" tanya anak laki-laki Arion ke Davian,
__ADS_1
"mau ini, kamu?"
"sama kaya abang tapi yang warna ini" Davian mengangguk,
"Sudah boy? kita tak punya waktu banyak mommy sudah mengirimkan pesan"
"ini dan ini"
"Bungkus yang ini dan ini" pinta Arion ke pelayan toko terebut,
Setelah membayar belanjaan anak-anak Arion mengajak ketiganya bergegas ke pesawat untuk menyembunyikan mainan mereka, Kaila masih memilih-milih baju dan membeli beberapa cemilan untuk di makan mereka nanti saat di pesawat,
"Ka ayo kayaknya ini udah banyak" ajak Athifa yang sudah bosan menemani sang kakak berbelanja entah pakaian untuk nya dan anak-anaknya sedari tadi,
"Yaudah ayo ke kasir udah pegel juga" mereka menuju kasir untuk membayar semua pakaian yang di pilih kaila,
"Anak-anak sama Arion kan?" Kaila bertanya ke Kevin yang saat ini memegangi beberapa paper bag juga stroller karna boy tertidur jadi kaila membeli kereta bayi baru.
Kehidupan orang kaya memang berbeda ketika lupa membawa kereta bayi dan kepepet mereka langsung beli saja, ini yang di namakan harus hemat? suka-suka kaila dirinya yang berkata jangan boros tetap saja dia yang paling banyak belanja kali ini hanya 1jam berbelanja sudah hampir 10jt kaila menghabiskan uang untung saja itu pakai uang tabungannya sendiri,
"Wait aku mau roti itu" Pinta Athifa menunjuk ke arah toko roti , Kaila menunggu Athifa membeli roti yang di inginkan nya,
"Lo mau apa Vin?" tanya Kaila , Kevin yang di tanya hanya menggeleng tanda tidak ada yang ingin dia beli .
Mereka pun melanjutkan perjalan menuju pesawat,di dalam pesawat Arion dan anak-anak buru-buru membereskan mainan yang tadi mereka mainkan agara tidak di marahi kaila, dada Arion berdebar seperti merasa kalau dirinya tau kalau dia akan mendapat sidang oleh Kaila saat ini juga,
"Sudah rapi semua kan?" tanya Arion ke anak-anak.
"sudahh"
"okey sekarang kalian duduk dan bersikap biasa saja" kerja sama Daddy dan anak memang sangat baik bukan, Arion berperan sebagai sutradara dan anak-anak sebagai aktor mereka pantas menjadi aktris besar nanti.
Kaila masuk menggendong boy yang sudah tertidur di ikuti Athifa dan Kevin juga beberapa staff bandara yang membantu membawakan barang belanjaan kaila. Arion menelan salivanya debaran yang di rasanya semakin kencang namun dirinya mencoba untuk bersikap biasa saja seperti tidak terjadi apa-apa.
"Astaga sayang kamu belanja apa banyak sekali??"
"Ini hanya paper bag nya saja yang kebesaran aku mah belanja gak banyak" Arion memijit pelipisnya alasan apa ini sudah dapat di lihat kalau yang di beli nya tu banyak.
"Kamu bilang kita harus hemat tapi tetap saja kamu belanja banyak sekali" Kaila hanya cengar -cengir saja tanpa dosa,
__ADS_1
"ini pake uang pribadi aku jadi tak masalah!!"
"Yayaya perempuan selalu benar "
"iya jelas" mereka pun kembali duduk ke posisi mereka masing-masing setelah pramugari menyusun semua pepper bag ke dalam lemari dengan rapi,
mereka pun lepas landas dengan sempurna butuh waktu beberapa jam perjalanan untuk sampai di Negara A , Mereka tertidur karna perjalanan menuju Negara A malam dan suasana nya nyaman sekali untuk tidur.
"Oh ya kalian tadi beli apa sayang?" tanya Kaila ke Davian karna Davian lah yang belum tidur,
Arion yang baru saja memejamkan matanya langsung terbangun lagi karna mendengar pertanyaan dari kaila ke anaknya, Arion langsung menatap Davian memberikan koda untuk tidak mengatakan apapun karna tadi mereka sudah berjanji untuk merahasiakan apa yang mereka beli.
"kenapa kamu liatin daddy? daddy kamu kan ti..." Kaila Langsung mengerutkan keningnya saat melihat Arion yang tiba-tiba merubah posisi tidurnya
"uhgkhh" rintih nya di sela-sela merubah posisi nya
"Sayang mommy kan nanya kalian tadi belanja apa?"
"belanja mai..." ucapan Davian di potong Arion
"Tadi kami cuman belanja cemilan ini cemilan nya" Arion memberikan cemilan yang tadi mereka beli,
"Benarkah sayang?" Davian mengangguk saja
Kaila merasa anak-anak dan daddy nya tak mungkin hanya membeli cemilan itu saja namun kaila mencoba biasa saja dulu tunggu dua anak yang masih tidur bangun kaila akan menanyakan ketiganya lagi nanti.
pukul 09.45 malam,
mereka tiba di negara A dengan selamat di sambut dengan beberapa mobil juga pengawalaan ketat dari kedua mafia BD dan BB pengawalan kedatangan mereka cukup ketat karna masalah keberangkatan mereka yang tersebar di media-media membuat para media di negara A menunggu mereka juga.
"Selamat datang Ar Kai sambut Luke" walau sibuk tetap saja Luke harus menjalankan tugasnya sebagai tangan kanan Arion untuk mengawasi semua pekerjaan anak buah BB tentunya,
"Terimakasih Luk, bagaimana persiapan acara kalian? tanya Kaila
"80% hampir selesai, warna pakaian yang akan di gunakan pihak keluarga sudah tau kan?"
"Sudah dan aku juga sudah memesan dengan desainer langganan ku untuk pakaian kami nanti"
"Sayang ayo anak-anak sudah ngantuk sekali" ajak Arion,
mereka menuju mansion kaila di kawal banyak anak buah tentunya semua lampu lalu lintas sudah di retas Ares sesuai permintaan Arion agar mereka segera tiba di rumah, Naresh dan Wilasa saat ini sedang menunggu mereka di Mansion Kaila karna besok merkea akan mengadakan Hari pria yang mana hanya ada pria saja di rumah dan para perempuan di bolehkan pergi,
Rencana kaila pun akan pergi ke markas terlebih dahulu baru perawatan bersama Feli juga Candy, ya Candy masih menjadi teman Kaila maupun Feli sampai kapanpun . ya walau begitu Candy tak mau berhutang banyak ke teman-temannya.
__ADS_1
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...