
"Lo siapa!! lepasin gue!" ucap laki-laki itu
"Lepasin? Ah tidak semudah itu ferguso"
"Gue gak ada salah sama Lo! jad LEPASIN gue !!"
"oh astaga gak ada salah? Lo lupa sama wajah gue?"
Deggg
laki-laki itu baru memperhatikan wajah Kaila "Andrea sialan!" batinnya
"udah ingat?"
"Lepasin gue, gue akan bilang siapa yang nyuruh gue!"
"Benarkah? siapa?"
"Lepasin gue dulu"
"ck, Vin lepasin"
Kevin ragu namun tetap melepaskan rantai rantai yang mengikat tangan laki-laki itu.
"Stop!" saat Kevin hendak melepaskan rantai di kaki pria itu.
"Apa-apaan Lo!"
"Lo yang apa-apaan! Lo Minta lepas ya udah di lepas mana janji Lo?"
"Andrea! Andrea Lovata!! gue sudah kasih tau lepasin!"
"Oh Andrea!" Kaila berjalan mendekati pria itu.
Plakkk
Plakkk
Plakkkk
kiri kanan kiri wajah pria itu mendapat tamparan dari Kaila.
"Lo tau!! gara-gara ******** seperti Lo! nama gue tercemar!!!"
Kaila kembali ke kursi mengambil pisau khusus miliknya.
Sreetttttt
Sreetttttt
tergambarlah X di jidat pria itu.
"aakhhhhh!!! brngsekk" teriak nya
"Uhh stttt" Kaila meletakkan "tahan jangan teriakk" bisik Kaila
pria itu hendak memukul wajah Kaila namun sayang Kaila menyadari itu.
"Ah jangan buru-buru, gue gak mau langsung potong tangan Lo tau!!!" ucap Kaila dengan nada manja
"Vin ikat lagi" perintah Kaila
pria itu memberontak namun nihil tetap saja tenaganya kurang.
"Ck, lemah banget sih Lo" ejek Kaila
"LET'S PLAY " teriak Kaila sambil menyeringai.
teriakan Kaila terdengar sampai keluar dan dapat di dengar oleh Elvano, El berlari dengan cepat "Kailaaaaaa" dengan wajah panik memanggil Kaila
"Kenapa El?" tanpa dosa bertanya kepada Elvano
"Kenapa?kenapa? Lo yang kenapa teriak!"
"ohh kedenger sampe luar ya? maaf"
"Jangan teriak! cepat selesain keburu tutup mall"
"ngapain ke mall?"
"Gue mau beli alat sekolah, udah buruan ah nanya Mulu bocah"
El pergi keruang pribadi Kaila lagi. Kaila juga melanjutkan pekerjaannya.
Kaila diam sambil duduk di depan pria itu.
"Cuhhh!" pria itu meludahi Kaila.
"Vin bersihkan"
Kevin membersihkan wajah Kaila yang di ludahi pria itu.
Setelah di bersihkan, ntah apa kenpa mengapa ruangan itu berasa dingin, Kevin pun bergidik ngeri, pria yang tadi pun merinding ketakutan.
Kaila menyeringai, mata Kaila yang berwarna coklat Berubah menjadi merah pekat.
El yang tadi sudah berada di ruangan ntah kenapa perasaan nya tidak enak dan kembali ke ruang tahanan.
Baru tiba El merasa suasana ruangan itu berbeda, Kaila berbalik menatap Elvano
"El kalia kangen" Kaila berjalan DNA langsung memeluk El, eh kalia maksudnya.
(penasaran kan Kalia siapa? -Author)
Degg
"Kalia?" tanya El tak membalas pelukan kalia
__ADS_1
"El tunggu sini ya, kalia kesel liat muka tu orang" nunjuk ke pria yang terikat rantai.
Elvano hanya mengangguk, bingung?tentu saja bagaimana bisa Kaila berubah menjadi Kalia untuk sekian lama.
"Kevin" panggil Elvano
"kenapa tuan?"
"Apa yang terjadi tadi?"
"Gak tau tuan, tiba-tiba Queen berubah setelah pria itu meludah dan membuat Queen diam"
"****** harus gimana nih" batin El
"Lo awasi gue ambil handphone gue dulu"
"El mau kemana?" baru hendak pergi Kaila menegur El, eh mksdnya kalia menegur El yang hendak pergi.
"El gak kemana-mana tunggu ya?"
kalia mengangguk, kalia duduk di kursi Kaila tadi sambil memainkan pisau kecilnya.
"Kenapa ganggu Kaila? Kaila ada salah sampe di bikin malu kaya gitu?" tanya kalia pada pria itu, namun pria itu hanya menunduk diam ntah kenapa aura perempuan di depannya ini berbeda saat pertama bertemu tadi
"KALIA GAK SUKA! KALAU KALIA TANYA DI JAWAB!!!"
"Sa saya di perintah" ucap pria itu gagap.
"Siapa?"
"Andrea Lovata, saya gak salah" pria itu menangis
"ko nangis? takut ya?" sambil menyeringai Kevin yang melihat kalia menyeringai berkeringat dingin.
"Bang Kevin" panggil kalia
"Iya Queen kalia"
"Cari yang namanya Andrea!" titah kalia sambil menyunggingkan senyum nya.
orang yang tidak mengenal kalia pasti akan mengira senyum itu imut lucu cantik namun berbeda bagi yang mengetahui arti senyumnya itu, Iblis sebut mereka.
(maaf kasar ya author gk maksud hehe)
El saat ini sedang menghubungi Wiliam, sedangkan Wiliam sedang rapat bersama para petinggi di perusahaan. El pun menghubungi Kaivan.
"Kenapa El?"
"Bang gawatt"
"kenapa woy! jangan bikin panik "
"kalia bangun"
Degg
"kalia?bangun? bagaimana bisa?"
"Gak tau gue, kata Kevin kaila sedang duduk hendak menguliti korbannya namun terdiam sebentar dan korban nya meludah tepat di wajah Kaila, setelah itu Kaila memerintahkan Kevin membersihkan wajahnya dan tiba-tiba auranya berbeda"
"Yang di takuti papah terjadi, gue akan ke ke kota A, jaga Kaila buat gue"
"oke bang cepat ya,"
Setelah Panggilan terputus, El ke ruang tahanan,
Kalia sedang bersenandung di kursi,
Kevin? Kevin sedang mencari identitas Andrea pastinya.
"Kalia? Kaila gimana?" tanya Elvano
"Kaila baik-baik aja" kalia menampilkan senyum nya
"Kalia jangan bikin Kaila sakit ya?"
"iya kalia gak akan bikin kai kenapa-kenapa, kalia hanya gak tahan aja Kaila di pukul dan sekarang di ludahi oleh dia!!!!!!" emosi kalia jiwa haus darah nya menggebu-gebu saat mengingat kaila terluka.
kalia berjalan mendekati pria itu.
"Tau gak? kalia mau cicipin dikit" sambil menyeringai
Sreettt
goresan di pipi kiri pria itu,
"Akhhh!!"
"ampun ampun"
"ini gak seberapa tauu hehe"
kalia mencongkel mata pria itu langsung tanpa sarung tangan
"Akhhhhhh!!!" teriak pria itu makin nyaring dan menggema di ruangan itu saat kalia menarik pelan-pelan mata nya keluar
"Psikopat!!" teriaknya lagi
anggota BD bergidik ngeri mendengar teriakan pria itu.
"kalia bukan psikopat!!" Kalia memotong kecil-kecil mata itu di depan yang punya.
"Kaila cepat balik" batin El saat melihat kalia
"bngsat!!!!" teriak pria itu
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!" teriak kalia di telinga pria itu
__ADS_1
"Gimana? enak di teriakin ? Hahahaha" ucap kalia
"orang gila gila gila!!"
Kalia berjalan menuju meja dan mengambil tang.
"Kalia mau apa?" tanya El panik
"Kalia mau tarik telinganya"
click tang itu berada di sebelah kanan telinga.
"one"
"two"
"three"
creeeakkk
"Akhhhhhhhhhhhh!!! ampun ampun tolong!!" rintih pria itu
" HA HA HAHA SAKIT GAK!!! HAH!!!"
"Sakit sakit ampun"
"Gak ada ampun! Bagi siapapun yang udah bikin Kaila ku marah!!!!!!!!!!"
Srekk
Plakkkk
Crekkkkk
crekkk
blugg
telinga di tarik, tamparan, tusukan di bahu dan perut.
"Hahaha ayo teriakk! ayo!! gak asik!"
kalia duduk di belakang pria itu,
krekkk
kreakkkk
"akhh"
"aaaaaah"
kalia memotong tulang belakang dari bahu sampai ke bawah,
"El kal minta tolong"
"El akan tolong kalia, tapi kembalikan kaila ya?"
"Tentu tapi setelah ini, dan kalia akan minta Kaila untuk habisi yang namanya Andrea"
"Oke deal," ucap El "Kalia mau apa?"
"Ambili gelas"
El berjalan mengambil gelas, tak butuh waktu lama El kembali ke ruang tahanan.
"makasih El"
Kalia menguliti lengan pria itu, lagi dan lagi pria itu merintih sampai Kalia berkata
"Kal B O S A N"
setelah itu kalia menguliti perut pria itu tentunya kalia mengincar HATI untuk mengambil darah nya.
Buat apa? yang pasti gak di minum haram, kalia mengumpulkan darah segar dari hati itu di gelas yang diberikan El.
El?El hanya mengawasi, saat ini kalia sedang berpesta dengan korbannya baju Kaila penuh dengan bercak darah Dimana-mana.
Ting.
bunyi pesan dari Kaivan
"gue sama wiliam akan telat karna ada badai"
"ok"
balas El.
pria atau korban itu sudah tak bernyawa. dua kata dari kalia Belum puas!.
kalia berdiri dan memeluk Elvano "Dah El ,kalia tidur dulu sesuai janji. dan beritahu Kaila untuk segera habisi Andrea juga berikan gelas berisi darah itu pada Kaila".
Setelah berkata seperti itu Kaila kembali namun pingsan.
Penasaran siapa kalia? sabar ya next bab 🙈
pegel bebs wkwk maaf
pada rindu ga kesayangan nya author???
Next gak nih? ayo lahh semangatin🙈
author lagi ambyar 🤣
Like+komen+favorit kan❤️
dan jangan lupa juga dong vote nya biar semangat 😭😭
__ADS_1