
Mereka kembali kekelas masing-masing namun Arion absen tak masuk kelas saat ini Arion berada di basecamp.
Wilasa dan Arion ingin ikut absen namun tak sempat karna Arion baru mengabari mereka kalau dia absen.
Keadaan Kaila saat ini campur aduk kesal ntah apa yang membuatnya kesal. saat berada di kota B kalau kondisi seperti ini kaila akan pergi bersama sahabat satu-satunya menikmati keindahan alam.
"teacher? saya ingin ijin ke UKS sedang tidak enak badan" kaila ingin bolos pelajaran
"hmm iya silahkan"
"Kai mau kemana?ikutt" Feli ingin ikut bersama Kaila
"no, you're here just feli sorry " cegah Kaila
Kaila keluar kelas sambil menghubungi seseorang, perasaan gelisah tiba-tiba muncul membuat keadaan Kaila makin tidak tenang.
"Ada apa ini?apa yang terjadi?" batin Kaila
Kaila menghubungi orang tuanya namun tak di angkat begitu juga kedua abangnya, Kaila menghubungi telpon rumah.
"Dengan keluarga Nelson, ada yang bisa saya bantu?" tanya salah satu maid di rumah Kaila
"Ini aku Kaila, kemana orang rumah?"
"Ah Non, Orang rumah saat ini sedang di rumah sakit"
"Siapa yang sakit?"
"Ah astaga nona Kaila tidak tau" batin maid itu "Ah bukan non maksud saya Ade saya masuk rumah sakit"
"Bibi jangan bohong!!" kesal Kaila yang saat ini berada di uks
"benar non" Takut tentu saja maid itu gemetar
"Kaila tanya lagi. siapa yang sakit!!!"
"Maaf non, Nona Athifa dan nyonya mengalami kecelakaan saat menuju ke sekolah dan sekarang di rumah sakit" ucap maid itu "Maafkan saya Tuan Wiliam" batin maid itu
"Apa? Kecelakaan ?" Kaila langsung berlari keluar uks dan saat sedang berlari tak sengaja menabrak Ares yang dari toilet.
Kaila tak memperdulikan, Sambil berlari Kaila menghubungi Wiliam dan Kaivan tak ada jawaban. Kaila menghubungi anak buah nya di markas untuk memesankan tiket pesawat ke kota B.
"Tunggu aku pulang mah, tifa" sambil berlari keluar gerbang sekolah kaila berdoa dalam hati agar Athifa baik-baik saja.
Ares yang memperhatikan kaila langsung berlari menuju basecamp. firasat Ares mengatakan Kaila tidak baik-baik saja.
Kaila menunggu taksi di depan gerbang namun tak ada satupun yang lewat Kaila berlari sambil menunggu taksi lewat.
"Ri, Barusan kaila berlari keluar sekolah" ucap Ares dengan nafas yang tak beraturan
"I just don't want to hear your joke " Arion sibuk dengan ponsel nya.
"I'm not kidding stupid !!! "
__ADS_1
"Buktinya?"
"Cek sendiri di kelasnya!!" kesal Ares kembali menutup pintu base menuju kelas.
Arion tampak tak percaya ucapan Ares beberapa menit kemudian Arion memutuskan untuk memastikan ucapan Ares. sedangkan kaila sudah berada di dalam taksi menuju bandara.
Arion berjalan dengan santai menuju kelas Kaila. setiba di depan kelas Kaila Arion memperhatikan kursi kosong milik Kaila.
"Kosong?This is real?" batinnya
"Excuse me, teacher, I want to ask if there is Kaila? "
"Kaila? he permission to the health room "
"Oh, thank you, teacher "
You're welcome "
Arion langsung berlari menuju uks, setelah berada di uks Arion mencari keberadaan Kaila namun nihil Kaila tak berada di uks.
Feli yang ijin ke toilet namun mengejar Arion ke uks, "Kaila mana?" tanya Feli
"Tidak ada di sini" jawab Arion sedikit bingung "apa benar kata Ares tadi" gumamnya
"Ehmm, kalian nyari seorang ya?" ucap murid yang menjaga UKS saat ini.
"Iya, namanya Kaila ada liat?" jawab Feli
"Ah ya tadi ada tapi langsung pergi setelah dapat panggilan di handphone nya"
"Aku tidak tau hanya itu saja yang ku lihat"
Arion mengusap kasar wajahnya, "Baiklah terimakasih" Arion berjalan keluar uks di ikuti Feli, Saat ini kaila menunggu jadwal penerbangannya masih ada 2jam sebelum berangkat. keadaannya sangat kacau saat ini,
Masih dengan seragam sekolah berada di airport, Kaila menghubungi orang tua serta abang-abang nya namun sama saja tak ada jawaban. tiket pesawat sudah berada ditangan Kaila, menunggu penerbangan Kaila mondar mandir di ruang tunggu.
Arion menghubungi Kaila, dengan cepat Kaila menjawab panggilan itu tanpa memperhatikan siapa yang menghubungi nya , Kaila mengira itu Wiliam atau Kaivan.
"Bagaimana keadaan Athifa bang?"
"Aku akan ke sana sekarang"
"Athifa mana?"
"Bang jawab!!"
Kaila banyak melontarkan pertanyaan sambil menahan air matanya.
"Ini aku kai, Arion"
"Kamu Dimana?"
Arion dengan suara lembut bertanya kepada Kaila.
__ADS_1
"Ah Vian maaf" jawab kaila sambil menangis "Aku di airport" ucap Kaila
"Tunggu aku , aku akan menyusul mu jnagan kemana-mana?"
"Iya" hanya itu yang bisa kaila ucapkan.
Arion berlari menuju parkiran mobil,Feli ingin mengejar Arion tiba-tiba Wilasa menahannya.
"Tuan putri mau kemana" cibir Wilasa
"Ah itu mencari Kaila" ucap Feli sambil memalingkan wajahnya menatap Wilasa
"Kaila?Ada apa?"
"I don't know, Kaila disappeared after leaving class"
"Kembalilah ke kelas aku akan menggantikan mu mencarinya"
"Eh tapi?"
"Tidak ada tapi, aku dan Ares yang akan membantu Arion mencari Kaila"
Feli patuh dia pun kembali ke kelasnya, Wilasa menghubungi Arion menanyakan apa yang terjadi.
"Apa yang terjadi?" Wilasa langsung bertanya saat Arion menjawab panggilan nya.
"I don't know, I'm on my way to the airport "
"airport? perlu bantuan?"
"lihat keadaan dulu, akan ku hubungi lagi nanti"
Panggilan terputus.
Beberapa menit kemudian Arion tiba di airport, menghubungi Kaila agar cepat menemukan keberadaan Kaila.
"Honey, where are you?" dengan suara berat nya
"Aku di gate A5" jawab Kaila sambil terisak
Arion berlari menuju gate A5 dimana kaila berada. Tak butuh waktu lama bagi Arion menuju gate A5 sambil berlari dengan kakinya yang panjang.
"Baby? what happened? " Tanya Arion saat tiba di depan Kaila
Kaila langsung memeluk Arion tangisnya pecah begitu saja "Athifa dan mamah kecelakaan" jawab kaila di sela tangisnya.
Halo Kakak-kakak β€οΈπ
Maaf kalau ada salah kataπ semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload πππ.
Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like π
jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update ππππβ€οΈβ€οΈ
__ADS_1
Terimakasih β€οΈπ