
Kirana sudah terlanjur emosi terhadap Andrea,
keduanya pukul memukul Kaila tak jadi memberikan pisaunya karna terlalu banyak Kirana berpikir.
"Akhhhhhh!!!" teriak Kirana seraya menjambak rambut Andrea
"GAK TAU DIRI BANGET LO ANJ!!"
"INI GARA-GARA LO! KALO BUKAN OBSESI LO KE ARION GUE GAK BAKAL IKUT GOBL*K KAYA LO!!"
"BRISIK!!!"
PLAKKKK
BRAKKKKK
BRAKKKKK
BRUKKKKK
ANJIN*
"MATI LO MATII" Kirana lebih unggul dari Andrea saat ini karna Andrea lemah tak di beri makan selama 1hari oleh kaila
"OKE CUKUP" ucap Kaila ,namun tak di gubris oleh keduanya.
Kaila yang merasa dirinya di abaikan berdiri langsung mencambuk keduanya membabi buta , Arion pun sempat mundur di ikuti anak buah juga pengawal Kaila .
"udah sore" gumam Arion seraya mendorong kebelakang kurusnya
CTARRRRRRRR
BRUKKKKK
BRUKKKKK
"KALO GUA BILANG CUKUP YA CUKUP" Kaila menendang nendang keduanya
"hukhh"
"Akhh" Andrea terbatuk-batuk seraya meringis kesakitan.
"NGEBUNUH LO BERDUA SEKARANG GAK BAKAL BIKIN GUA BAHAGIA! JADI NIKMATI SISA WAKTU YANG KITA MILIKI YA ANJIN* ANJIN* PELIHARAAN GUE"
Kaila melepaskan cambuknya lalu menjambak rambut Andrea dan Kirana bersamaan sampai-sampai keduanya yang rambutnya tertarik berteriak kesakitan.
"A...am..ampun K..kai..la" rintih Kirana kesakitan
"Sayang sudah yuk? aku lapar" ucap Arion bukan menolong keduanya tapi dirinya benar lapar , apalagi kaila melupakan tentang bibirnya untung saja sudah semakin kempes
Kaila melepaskan melepaskan jambak kan dari keduanya lalu memutar badannya baru selangkah Andrea degan segera mengambil cambuk hendak mencambuk Kaila namun dengan cepat Kaila menendang wajah Andrea dengan setengah kekuatan nya.
beberapa gigi Andrea patah, darah segar dari mulut Andrea yang terbuka. Kirana yang awalnya benci dengan Andrea sedikit iba melihat sepupunya seperti itu.
Plakkk
bukhhhh
bukkhh
"mau lagi ?" tanya Kaila
sedangkan yang di tanya sudah sadarkan diri dengan keadaan mengenaskan, Kaila pun berjalan meninggalkan keduanya bersama Arion .
"Periksa! jangan biarkan dia mati dengan cepat!" Tita Kaila
"Baik Queen" ucap mereka serempak
keduanya kembali ke ruang pribadi,
"susu pisang aku satunya man? kinder Joy yang aku minta mana?" Arion menelan salivanya kasar , terlalu menikmati kebrutalan kekasihnya sampai menghabiskan cemilannya.
"Eh itu nanti kita beli lagi ya?" Kaila mulai menatap ke arah Arion
"Aku minta maaf sayang" mata Kaila mulai berkaca-kaca
"Kita beli lagi ya? Ayuk sayang, aku tadi lupa soalnya lapar " tangis Kaila pecah
sudah di beliin cuman dua di makan lagi, Kaila sangat kesal degan Arion saat ini.
__ADS_1
Kaila masih menangis terisak-isak akibat Arion , Arion pun mencoba membujuk Kaila agar memaafkan kesalahannya.
"Nanti kita beli sekalian sama pabriknya aja ya? jangan nangis aku salah"
"aku minta maaf sayang"
"plis maafin aku, kita beli sekarang ayo"
"beli banyak banyak sampe penuh tu mobil gapapa"
"apapun deh yang kamu mau aku turutin asal gak minta beliin mars atau matahari aja gak sanggup"
"demi kamu aku gapapa" di sela terisak Kaila menyeringai.
" awas aja bohong" batin kaila kegirangan.
Kaila mulai menghentikan dramanya namun masih sesenggukan, walau ini cuman drama nya namun tangisnya tadi benar-benar asli dirinya kesal beneran.
Mereka berdua pun beranjak keluar dari ruangan pribadi Kaila, para anggota BD hanya menyaksikan dari luar tak berani kepo saat mendengar Isak tangis Queen, Kevin yang jelas-jelas tangan kanan sekaligus kepercayaan Kaila dan yang lainnya untuk di markas tetap ciut juga nyalinya saat Kaila menangis.
Cari aman lebih baik pikirnya, Kaila dan Arion berjalan berjauhan Kaila berjalan di depan Arion di belakang sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah sang kekasih.
"Mau kemana?" saat sudah di dalam mobil , Kaila me nuli tak mendengarkan ucapan Arion
"sayang mau makan apa?"
"honey?"
"baby?"
"Terserah Vian!"
"idihh masih marah kan udah minta maaf, sini sini babang tampan Arion Melviano peyuk" seraya merentangkan kedua tangannya.
Kaila memutar matanya malas, memilih senderan di pintu mobil menunggu Arion menjalankan mobil.
"okey kalo gitu okey, kita makan di restoran X."
"gak! pulang aja" tutur Kaila baru memutuskan untuk pulang
"kenapa? kan aku lapar"
Awalnya Kaila ingin menyetujui kalau mereka akan makan di restoran, sekilas ingat lewat kalau dirinya masih di ikuti beberapa wartawan apalagi saat ini sudah di edarkan bahwa keluarga Nelson akan membuat pengumuman besar .
Untung saja tidak ada yang mengikuti mereka ke markas saat berencana ke sini tadi, awalnya sih ada yang mengikuti sampai ke sekolah namun waktu mau pulang sudah tak ada.
"Sayang ngomong dong bisu ya?" Kaila melirik tajam Arion
"canda bisuu"
ekspresi wajah saat Kaila menatapnya dengan tatapan tajam.
Badan Kaila serasa remuk, dirinya merebahkan tubuhnya seraya menunggu perjalanan pulang yang memakan waktu hampir satu jam dari markas, Memilih untuk tidur terlebih dahulu agar waktu sampai di rumah sudah jam makan malam.
Arion berulang kali memanggil dan berbicara tentang apapun agar Kaila tidak mengabaikan nya, namun saat dirinya menoleh ke kursi penumpang di sampingnya terpampang jelas Kaila sudah tertidur.
Dirinya hanya menggeleng kepala melihat tingkah kekasihnya ini, Arion menaikkan kecepatan kendaraan nya agar segera sampai di mansion, dirinya juga sudah sangat lapar.
skip Mansion,
Arion masih berada di dalam mobil menunggu beberapa saat siapa tau kaila terbangun saat merasakan mobil nya berhenti, beberapa saat menunggu Kaila malah makin asik menuju alam mimpinya.
Arion membopong tubuh kaila masuk ke dalam rumah, awal saat Arion menggendong Kaila para penjaga langsung panik di sangka mereka kaila kenapa-kenapa dan menghampiri mereka.
memberikan kode agar diam kepada mereka yang terkejut untung saja mereka langsung paham kalau tidak bisa bisa kesayangan nya ini bangun dan menceramahi semuanya termasuk dirinya.
"kenapa Ar?" tanya Kaivan saat Arion baru saja hendak melangkahkan kakinya setelah di bukakan pintu.
kaivan yang sedang memeriksa cctv seketika ikut panik melihat Arion membopong tubuh kaila,
Arion menatap tajam Kaivan yang sedikit berteriak menanyakan keadaan Kaila, pasalnya dirinya lapar moodnya sedikit kurang baik karna belum makan.
Arion merebahkan Kaila di dalam kamar milik Kaila yang ada di lantai dasar, kamar ini sengaja di buat agar kalau ingin cepat-cepat tak perlu balik ke atas tinggal cari yang ada di sini seperti jaket, sweater , Hoodie dan lainnya.
Keluar dari kamar itu Arion langsung bernafas lega di ikuti Kaivan yah sedari tadi mengumpulkan banyak pertanyaan di otakknya.
"Kaila kenapa Ar?"
__ADS_1
"sakit? enggak kan?"
"lu juga kenapa kek lesu banget"
"Di tanya malah diam, dosa lu diamin gua"
"Sutttttttt, gua lagi menetralkan otak gua biar ga nabok pala lu bang" kaivan mengangguk
Wiliam turun dari lantai atas untuk makan malam mengingat jam sudah menunjukkan pukul set7 malam.
"kenapa?" tanya Wiliam yang mendapati keduanya saling mengangguk
"Apanya?" tanya Kaivan balik
"Sopan kah begitu? orang nanya malah nanya balik?"
"ya Abang gak jelas"
bruggg
Kaivan dapat tabokan dari Wiliam
"sabar-sabar yang sabar nominal rekeningnya nambah" batin kaivan
"Kaila mana?" menatap Arion
"tidur" singkat Arion
"bangunin, biar makan malam"
"baru tidur dia" Wiliam mengangguk
Wiliam pun mengajak mereka makan malam terlebih dahulu masalah Kaila nanti saja kalau dia bangun pasti lapar sendiri.
Saat sedang makan malam Kaila terbangun, hal pertama yang di carinya adalah kinder Joy yang di janjikan Arion.
"kinder Joy aku mana!" tanya nya seraya berjalan menuju meja makan sambil mengucek matanya
"uhuk uhuk" Arion tersedak , Wiliam dan Kaivan langsung menoleh ke arah Arion dan memberikan segelas air
"Hem? kinder Joy? ada di mobil by makan dulu" Kaila mengerutkan keningnya
"Ya makan dulu? biar nanti gak sakit gigi" rayu Arion , Kaila mengangguk
"ngelindur ni anak" gumam Kaivan lalu melanjutkan makannya
Selesai makan, mereka bertiga yang fokus ke makanannya tak memperhatikan Kaila yang sudah bersedekap dada, Arion menelan salivanya susah susah.
"baby?" Wiliam dan Kaivan melotot mendengar suara Arion
"Hmm" balas Kaila
"dah yuk bang mending gak ikut-ikutan kerjaan masih banyak" kaivan beranjak pergi di ikuti Wiliam
"Awas aja lu ntar" batin Arion
"Kenapa baby?"
"kinder joy" menatap Arion seperti mengajak bertarung
"okey ayo kita beli"
"gak jadi, lu mending pulang sono" kesal Kaila
"Luke mana si lu lama banget anj" batin Arion
"Jan ngamok dong by" rayu Arion
Arion saat ini sedang merayu Kaila agar tidak marah padanya, untunglah Luke tiba sebelum Kaila masuk ke dalam kamarnya membawakan beberapa lusin kinder Joy.
"nih kinder Joy di makan ya sayang" lemah lembut suara Arion
"Aku pulang ya bby" mengecup kening Kaila
Kaila hanya mengangguk , dirinya masih kesal dengan Arion karna saat dia bangun tak menemukan apa yang dirinya mau.
"Hati-hati" ucap Kaila sebelum Arion jauh, Arion mengangguk
...✨ JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE ✨...
__ADS_1