
"Selamat datang Tuan dan Tuan muda Walsh" keduanya hanya mengangguk dan berlalu masuk ke dalam.
Para tamu restoran terpana dengan pesona ayah dan anak , Pemilik perusahaan terbaik nomor 1 di negara A sedang berada di hadapan mereka,
"Pindah ke ruang VIP" pinta Arion, Sang ayah hanya mengangguk menuruti permintaan Arion dirinya tau kalau putranya risih dengan tatapan dan kekaguman entah itu palsu atau asli .
Di ruang VIP ,
mereka berbincang layaknya seorang ayah dan anak laki-lakinya membahas apapun seraya menunggu makanan mereka datang.
"Ar kamu tau, papa bangga sama kamu walau kadang kamu bikin papa kesal tapi tetap saja papa dukung kamu apapun itu selagi itu positif dan tidak melenceng dari jalan yang benar"
"aku tau"
"Ashh!! kau ini tak bisa baca suasananya"
"Haha, Papa tenang saja didikan orang tua ku tidak akan salah"
"Jaga apa yang harus kamu jaga"
Makanan mereka sudah tiba, menikmati makan siang bersama dengan papa nya membuat tekad Arion bulat untuk meminang Kaila lebih cepat . Apalagi sudah saatnya kedua orang tua nya menikmati hari tua walau ya dirinya masih duduk di bangku sekolah.
Setelah dari restoran Arion menuju ke markas milik dirinya dan kedua sahabatnya, mereka sedang merencanakan sesuatu yang akan mereka lakukan nanti,
pukul 06.23 malam, Arion dkk sudah berada di markas sedari tadi berbincang dan merencanakan sesuatu yang mana rutinitas mereka sejak beberapa tahun ini.
"Siapkan mobil kita akan berangkat" titah Wilasa
"Gak gue males" Arion masih duduk tanpa memperdulikan kedua sahabatnya yang sedari tadi menggebu-gebu untuk berangkat.
"Astaga anak orang satu ini pengen gue giling" gerutu Wilasa,
"Berani Lo?" tantang Arion
"Yoo mamennnnn Lo kira gue gak berani??? IYA" Wilasa tersenyum kecut,
"Ayolah Ar , kabar gembira ini Lo mau nikah harus di rayain Sebelum jadi bucin akut" Naresh ikut membual
"Gini aja dehhh, dari pada ke bar takut di marahin Bu bos gimana kalau kita berburu? balapan?" Wilasa mengusulkan rencana mereka.
Arion tak ingin mengikuti rencana bodoh sahabatnya ini bukan karna apa dirinya hanya malas saja Melakukan itu semua,
"Ayolahh kita udah jarang kumpul main bareng" paksa Wilasa
"Lo tinggal milih, berburu? bar? balapan?atau berburu para bajingan gila di luar sana? lama tidak olahraga kita" ucap Naresh bersemangat,
Arion menimbang-nimbang tawaran sahabatnya dirinya sudah lama tidak bermain dengan game dan aturan yang di buatnya maka malam ini biarlah dirinya bersenang-senang dengan sahabat kecilnya.
"Ok lakukan seperti biasa" Kedua sahabatnya langsung berjotos senang , walau begini pun mereka tau batasan .
...❤️(Chat)...
__ADS_1
^^^"Sayang aku akan berburu dengan Ares juga Wilasa , jadi seperti nya bakal pulang larut"^^^
"oke baby, hati-hati jangan
sampai terluka dan Sebelum pulang
pastikan sudah bersih"
"Maaf bikin kamu jarang ada
waktu buat sahabat kamu"
^^^"Hey??"^^^
^^^"Itu bukan salah kamu, kita bertiga^^^
^^^emang sama-sama sibuk sayang"^^^
^^^"jadi jangan gini ya? jangan berpikir^^^
^^^ini salah kamu ok?"^^^
^^^"tunggu aku pulang, aku gak bakal lama"^^^
"Maaf"
^^^"Sayanggg"^^^
"iya maaf, udah sana siap-siap"
kamu sampai kenapa-kenapa,
kalau sampai Kenapa aku marah"
^^^"Siap bos"^^^
Arion dan lainnya sedang bersiap, mereka akan berburu para bajingan yang berkeliaran di jalanan, yang berani melakukan tindakan tidak senonoh ataupun kriminal di tempat umum secara paksa,
"ayo"
mereka berangkat menuju pinggiran kota dimana sering terjadi pencabulan,pencurian, pembegalan atau tempat pembuangan apapun itu.
"Show time" ucap Wilasa ,
Dalam perjalanan menuju pinggiran kota aman tentram, tak hanya mereka bertiga ada 2 mobil berisi anak buah mereka untuk membantu evakuasi pastinya.
Hampir tiba di pinggiran kota mereka melihat beberapa laki-laki sedang menarik paksa perempuan untuk ikut mereka, perempuan itu memberontak tak ingin di bawa. Arion dkk yang sudah memakai topeng dan jubah khas mereka tentunya.
BUGG
__ADS_1
BUGG
"YAKKK BERANI NYA KALIAN MENGACAU !!!" teriak laki-laki yang sedang memimpin jalan para bajingan itu.
Anak buah laki-laki itu maju menyerang Arion dkk, dengan senang hati mereka menyambut hangat kedatangan para bajingan gila ini.
BUGG
BUGG
crasss
trangggg
plakkk
BUGG
"APA YANG KALIAN LAKUKAN!! TEMBAK MEREK--" ucapan pria itu terpotong pasalnya Arion sudah berada di belakangnya menodongkan pedang di leher pria itu.
Arion menyeret pria itu mengikuti dirinya, masuk ke dalam gang Arion memukul habis-habisan pria itu, Arion dkk tak bakal membunuh kalau tidak kebablasan seperti sekarang,
pria yang di bawa Arion sudah babak belur namun itu tidak membuat Arion puas, Hak istimewa saat di rasakan seperti ini adalah..
menguliti setiap bagian tubuh korba dan jangan biarkan mereka mati begitu saja karna setiap Senti kulit jeritan yang di keluarkan semakin membuat gairah tersendiri..
"Karna gue baik, gue bakal bantu Lo ke neraka lebih cepat" Arion menyeringai lalu menusuk perut pria itu berulang kali
srekk
AKHHH
clupp
AKHHH
srekkk
clupp
"Am..pu..n uhukk uhukk"
"Game over" gumam Arion
srekkk
"AR AYO" teriak Wilasa dari depan gang, Arion langsung beranjak seraya berjalan di kegelapan gang itu.
Seringai di dalam kegelapan andai ada yang bisa melihat dalam gelap pasti bakal lari terbirit-birit melihat itu,
__ADS_1
"Bereskan! jangan sampai meninggalkan jejak! perempuan itu.." Arion menghentikan ucapannya
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...