Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 61


__ADS_3

Sudah siang Kaila sudah berada di pengadilan untuk melanjutkan permasalahan yang terjadi seharusnya.


Ibu Andrea bersikeras kalau Kaila ingin berdamai harus membayar biaya rumah sakit yang tak seberapa namun di Lebih-lebih kan oleh ibu Andrea.


"Gak bisa begitu ! adik saya di sini juga terluka akibat anak anda!" Luke berperan sebagai Abang Kaila geram melihat tingkah ibu Andrea


"Lalu anda mau apa! jelas-jelas adik anda yang duluan memukul anak saya!!" Ibu Andrea


"Hormati saya di sini. " sambil memukul palu hakim itu membuat keduanya diam


"Saya sudah melihat dan mendengar rekaman video cctv itu. kedua pihak sama-sama salah. harusnya kalian sadar ini tidak perlu sampai seperti ini. apa mau kalian?" hakim itu sedikit kesal melihat tingkah istri walikota itu.


"Saya tidak akan mencabut tuntutan saya walau dia sudah minta maaf! dia harus mengganti biaya semuanya!" ucap ibu Andrea


"Di video anak anda yang salah mengganggu dan berkata tidak baik, saya bukan membela siapapun tapi saya menilai orang dari yang saya lihat sendiri bukti jelas ada." ucap hakim


"Ck, maksa banget uang gue" gumam Kaila


Andrea sedikit menyesal seharusnya tidak seperti ini apalagi sikap mamahnya ini yang haus akan uang untuk shopping, sebenarnya tak beda jauh dengan dirinya tapi mamahnya Seperti memaksa Kaila itu yang membuat harga dirinya seperti hilang dengan tingkah ibu nya ini.


"Saya akan memberikan uang tetapi saya juga tidak akan mencabut tuntutan saya dan saya akan meminta biaya yang harus anda baya!" ucap luke


Tukk


tukk


tukk


"Saya yang membuat keputusan di sini. bukan kalian! Saya sudah putuskan kalian masing-masing bertanggung jawab atas perilaku anak kalian! tidak ada yang meminta ganti rugi di sini karna anak-anak/adik kalian salah!!" Hakim itu kesal karna sedari tadi berasa tak di hargai


"Keputusan saya bulat! atau kalian mau saya masukkan penjara? kalian yang membuat saya duduk di sini tapi kalian tidak menghargai saya yang berada di sini. " ucap hakim lagi


(Maaf kalau hakimnya gitu ya kak:) biar cepet selesai hehe maaf)


"Hugh!! Apa-apaan begitu gak jadi dapat duit kan!" gumam ibu Andrea saat dalam perjalanan pulang


"Mamah apaan sih! bikin malu harusnya gak gitu cara mamah! " Andrea kesal pasalnya yang iya mau kaila masuk penjara dan Arion menjauhi nya dan ternyata tidak sesuai kehendak akibat ibu nya.


"Apa masuk kamu! aku ini ibu mu Andrea !!"


"Ah sudah lah mamah gak akan paham!!"


Setelah beberapa menit perjalanan mereka tiba di murah mereka.


Sedangkan kaila sudah berada dirumah tentunya di kamar Arion ini masih jam 2 siang orang rumah sedang sibuk dengan pekerjaan masing-masing kecuali Thalia yang saat ini berada di kamarnya.


Kaila memil untuk tidur agar nanti bisa membantu para maid memasak, tak enak sebenarnya tinggal di rumah orang apa lagi baru di kenal beberapa bulan. Kaila tidak menghubungi keluarganya karna keadaan nya sekarang untungnya wajahnya sudah membaik berkat obat dari Zainisa Kaka Arion..


Tidur siang dan akan membantu para maid memasak lalu meminta ijin untuk pulang ke apartemen nya tak enak selalu merepotkan Keluarga Walsh.


-Di desa


Arion dan kedua temannya sedang menikmati air terjun tak jauh dari desa itu sedikit berjalan di samping gunung dan terus mengikuti aliran sungai akan mene air terjun yang mereka maksud.


Sebenarnya di sini sangat menyenangkan bagi mereka bertiga namun mereka selalu tak bisa melepaskan suasana kota dimana mereka lahir.

__ADS_1


"gue udahan ah dingin" Ares beranjak dari sungai di bawah air terjun


"Yaudah balik aja yuk laper" ucap Wilasa


Arion sudah sedari tadi beranjak dari air, Perasaannya saat ini ingin cepat pulang firasat nya seperti memberitahunya bahwa ada sesuatu terjadi.


Mereka berjalan menuju rumah yang saat ini mereka tinggali.


"Lo kenapa sih Ri, gak kaya biasanya" Wilasa


"Gak papa gue"


"Cerita Napa Cok! kesurupan baru tau rasa!" kesal Ares


"Gapapa Mulu Lo kalo di tanya!" Wilasa ikut kesal melihat tingkah sahabatnya


"Dah ah masak sana res laper" Arion mengalihkan pembicaraan mereka.


"Awas Lo anjenk kalo ga cerita!" Ares berjalan menuju dapur


Arion dan Wilasa memasukkan pakaiannya ke dalam mesin cuci juga pakaian milik Ares.


setelah beberapa saat makanan yang di buat Ares siap, mie + telor + nasi + ayam goreng


menu mereka karna cuman itu yang bisa dan cepat di buat Ares.


Mereka makan bersama sesekali mereka bercerita tentang keadaan mereka di desa.


"Gue rindu Feli" sambil menikmati makanannya Wilasa berkata


"Gimana apanya? Lo suka sama candy? Wilasa


"Enggak ogeb! Gue mau dia lakukan apa yang dia mau gak maksud ngusir gak enak aja dia cewe gitu Lo pada tau gue masih terjebak di masalalu eaaa" Ares berkata demikian karna memang dia tak memiliki rasa suka kepada candy dia hanya menolong candy


"Ya kali masalalu Lo kan suram" ejek Wilasa


"Trus mau Lo gimana?" sekarang Arion yang bertanya


"Makanya gue nanya ke lo pada bengek!" tukas Ares


"Gue juga masih belum percaya sama cewe itu. yang pasti cepat selesaikan masalah dengan Ariel biar waktu Lo buat candy punya keinginan dia gak ganggu candy" bijak Wilasa


"Masalah Ariel gue sempat mikir untuk gak melanjutkan, dan kalo kedepannya dia berani nyerang kita ya kesempatan untuk hidupnya hilang" sekarang Arion yang ikut bicara


"Jadi?" Wilasa


"Gue paham, masalah Ariel anggap aja udha kelar" ucap Ares


Mereka selesai makan dan membereskan semua yang berantakan. tak lama kepala desa datang untuk menanyakan keadaan mereka dan bagaimana saat mereka ke air terjun, kepala desa datang bersama perempuan seumuran mereka bertiga.


Cantik tapi itu tidak membuat Arion tertarik baginya Kaila lah satu-satunya di hati eaa,


sedangkan kedua menatap perempuan cantik itu sedari tadi di sela pembicaraan mereka degan kepala desa Wilasa yang penasaran ingin tahu siapa perempuan itu.


"Maaf pak, di samping bapak siapa?" tanya Wilasa penasaran

__ADS_1


"ini keponakan saya, Namanya Nasya Adela putri"


"Saya Nasya panggil aja Nana, salam kenal"


"Ehm! gue Wilasa, ini Arion , dan ini Naresh" sambil menunjuk ke arah kedua sahabatnya Wilasa memperkenalkan diri nya juga teman nya.


"Sudah hampir malam sebaiknya kami pulang, oh ya tugas kalian besok di kebun teh" setelah berkata demikian kepala desa itu bersama keponakannya meninggalkan mereka


"Lo apa-apaan sih Wil. Ingat Lo itu udah punya cewe!" kesal Ares melihat tingkah Wilasa


"Gue kan cuman kenalan! gue tau batasan!"


"Ingat Wil Jangan bikin Feli kecewa sama tingkah Fucekboi Lo!"


"Bicit bingit Li injink" ejek Wilasa


-di kota


Kaila sedang membantu Para Maid memasak, sebenarnya para maid tidak ingin membuat kaila kesusahan tetapi Kaila memaksa ingin membantu, apa lagi saat ibu Arion melihat kaila yang bersikeras ingin membantu itupun memerintahkan para maid untuk tidak membantah.


Makan malam sudah siap, Kaila sudah selesai mandi setelah makanan yang di buatnya di sajikan, keluarga Arion sudah berkumpul di meja makan , mereka menikmati makan malam bersama sambil membahas tentang ketiga tuan muda yang saat ini di desa.


Thania hanya memberikan mereka hukuman selama seminggu namun dia berkata sebulan. Thania juga selalu mendapat kabar tentang keadaan ketiga tuan muda itu dari salah satu anak buahnya yang sengaja dia perintah untuk mengawasi mereka di desa.


"Mah,Pah Kaila kayaknya akan ke apartemen gapapa kan?"


"Apartemen? apa ada terjadi sesuatu?" tanya ibu sang mertua hehe


"Anu hm anu mah Kaila hanya ingin tinggal di apartemen Kaila gapapa kan"


"Kenapa ?disini aja gapapa kai" ucap Zeanisa


"Kaila nyaman di sini ka tapi Kaila juga harus ingat tujuan Kaila belajar mandiri" jujur Kaila


"Bagaimana masalah tadi?" tanya ayah calon mertua


"Hakim memutuskan kami berdamai pah soalnya sama-sama salah, dan permintaan ibu Andrea juga keterlaluan"


"Baguslah, Lain kali bilang sama papah kalau ada yng ganggu agar Kaila tak terluka seperti saat ini" sambil menunjuk luka memar di wajah Kaila dari jauh


"Hehe iya Pah"


"Masakan Lo enak kai sangat" ucap Zea memuji


"Bisa aja ka Zea" ucap Kaila "gapapa kan mah?Kaila juga gak enak selalu merepotkan di sini" tambah nya


"Long ngerepotin kai kami senang ko Lo di sini" ucap Zea dan Zai di anggukan oleh Thania yang merasa setuju


...Halo Kakak-kakak β€οΈπŸ™...


...Maaf kalau ada salah kataπŸ™ semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload πŸ™πŸ™πŸ˜­....


...Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like πŸ™ ...


...jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™β€οΈβ€οΈ...

__ADS_1


...Terimakasih β€οΈπŸ™...


__ADS_2