
Tak lama setelah Kaila masuk ke kamar Arion untuk tidur Thania baru kembali dari desa.
Rumah sudah sepi Kaila juga sudah tertidur.
sedangkan di desa ketiga tuan muda yang terbiasa tidur d kasur yang empuk dan ruangan ber AC sekarang sedang kesusahan tidur.
"Oh my gak kuat gue" gumam Wilasa
"Brisik Wil dari tadi lu doang yang berisik" kesal Arion
"Ah ni semua salah lu ajak ke acara lelang"
"trus Lo mau apa! Gue gak maksa Lo ikut anjin*" Arion melempar bantal nya
"Kelahi ayokk!!"
"DIAM GAK LO PADA !! UDAH MALAM BEG* " Ares yang mencoba berdamai dengan keadaan
Keduanya langsung diam setelah mendengar suara tinggi Ares . Ketiganya langsung mencoba tidur dengan seadanya.
-Skip pagi
Ketiga tuan muda sudah selesai bersiap dan menunggu kepala desa datang mereka bingung harus makan apa karna tak ada yang menyiapkan.
"Gue laper" keluh Ares
"Masak deh Lo res" ucap Arion
"Bagi tugas dong masa gue semua"
"Lo masak, Wilasa nyuci piring, Gue beresin tempat tidur" ucap Arion
"Oke deal" ucap ketiganya
pukul 09.11 Pagi menjelang siang mereka baru selesai makan dan membereskan barang-barang semuanya. Tak lama kepala desa datang untuk mengajak mereka ke sawah, kebun teh, juga kandang sapi perah.
"Nah kalian hari ini ikut membajak sawah dan menanam padi, bisa kan?" tanya kepala desa "Ah sebelum itu saya lupa memberitahu nama saya, Nama saya Imam Saputra bisa panggil saya pak imam" ucap kepala desa
"Baik pak" ucap ketiganya
"Bagaimana bisa kan menanam padi?" tanya pak imam lagi
"Em itu bisa di ajarin dulu gak pak?" ucap Arion
"Iya pak, soalnya gak pernah" tambah Wilasa dan di anggukkan Ares
"Yasudah nanti saya suruh putra anak saya ajarin kalian"
Dan mereka sudah tiba di sawah, Pak imam meminta anak nya yang bernama putra untuk memberikan contoh ke pada ketiga tuan muda itu
"Panas, skincare gue mahal" bisik Wilasa ke Arion dan Ares
Kedua sahabatnya itu hanya diam saja dan memperhatikan putra yang sedang menjelaskan bagaimana cara yang benar menam padi.
Setelah beberapa menit dan mereka mengerti bagaimana cara menanam padinya pak imam langsung meminta mereka bertiga turun ke dalam sawah. Lagi dan lagi Wilasa mengeluh kepada kedua sahabatnya itu namun tetap saja mengikuti perintah pak imam untuk menanam padi.
Pak imam meninggalkan mereka dan meminta anaknya untuk mengawasi juga membantu ketiga tuan muda itu.
-Skip selesai menanam padi
__ADS_1
"Lelah banget gue " saat ini Ares yang mengeluh
"Ri gue laper " ucap Wilasa
Sekarang pukul 02.00 siang mereka tidak ada makan sedari tadi ketiganya tampak lesu karna belum makan. Saat sedang duduk di pondok bertiga menatapi nasib mereka putra bersama istrinya datang membawa rantang makanan untuk ketiga tuan muda.
"Eh siapa tuh sebelah putra cantik" bisik Wilasa
"Adeknya mungkin" balas Ares
"Kalian lapar kan, makan dulu. Maaf kalo gak kaya di kota" ucap putra sambil membantu istrinya menyiapkan makanan.
"Makasih put" Arion berterimakasih kepada putra
"Oh ya ini kenalin Istri saya" ucap putra
"What? Is it true?" ketiganya langsung terkejut
"Udah nikah put?" tukas Arion
"Iya Ri, Udah punya satu putra juga" ucap putra
"Wow!! kirain adik Lo put" Wilasa masih terkejut
"Hahaha di sini emang rata-rata remaja nya udah pada nikah muda"
"Jadi pengen nikah juga " ucap Wilasa dan langsung mendapat dua gebukan dari kedua sahabatnya
"udah, makan dulu nanti biar putra yang bawa pulang. saya harus balik kerumah duluan" ucap istri putra ..
Saat ini di kota,
Kaila sedang mengikuti kelas tambahan yang mana membuat nya sibuk di jam terakhir.
Kaila menuju apartemen nya untuk beristirahat sembari menunggu malam untuk pergi ke mall sendiri.
Kaila menyiapkan seragam sekolah lalu bersiap untuk berangkat ke mall, sebelum berangkat Kaila menghubungi ibu Arion agar tidak membuat nya khawatir.
setelah mendapat balasan dan orang tua Arion mengijinkan Kaila pun berangkat sekarang agar tidak terlalu malam pulangnya karna tak enak kepada keluarga Arion.
Kaila dalam perjalanan menuju mall, tak butuh waktu lama dia tiba di mall tempat pertama kali Feli mengajaknya.
"Mau beli apa ya" gumam Kaila sambil melihat-lihat toko pakaian aksesoris dan lainnya.
Kaila berjalan menuju salah satu butik,
"Selamat datang di toko kami, silahkan" sapa pegawai perempuan
Kaila hanya mengangguk dan langsung melihat pakaian yang tersusun rapi di rak nya,
Kaila memilih beberapa pakaian yang menurutnya nyaman di pakai.
"Ada lagi mba?" tanya pegawai toko baju itu
"Itu aja"
"Semuanya total lima juta delapan ratus tiga lima mba"
"Oke, gesek bisa kan?"
__ADS_1
"Bisa mba"
Kaila memberikan ATM pribadi nya,
setelah membayar Kaila berjalan mencari yang ingin d belinya lagi, saat melewati toko boneka ada yang membuat kaila tertarik saat beberapa boneka BT21 tersusun di depan toko.
"Selamat datang di toko kami, Ada yang bisa saya bantu?"
"Ah itu saya mau boneka BT21 nya mba"
"Mau yang mana mba?"
"Ketujuh member mba"
"Baik mba, ada lagi?"
"Saya lihat-lihat dulu"
Kaila memilih beberapa kaos ot7 dan juga aksesoris yang di gunakan para member saat konser.
setelah puas berbelanja di toko itu Kaila menuju Starbucks untuk bersantai.
Kaila memesan minuman dan beberapa cemilan. kaila melihat jam di lengannya
"Pukul 08.45 jam , santai di sini dulu baru pulang" batinnya
saat sedang asik menikmati minumannya, tiba-tiba Andrea datang menghampiri Kaila, Kaila yang sedang dalam mood baik tiba-tiba Melihat Andrea yang berjalan menuju ketempat nya.
"wahh dapat uang dari mana jual diri ya?" tukas Andrea yang baru datang
Kaila hanya diam saja sambil menikmati cake yang di beli nya
"Budeg Lo ya? Eh jala*g. gara-gara Lo ya Arion gak masuk!" ucap Andrea lagi
kedua sahabatnya Andrea hanya diam saja d sebelah nya.
"Gak berani jawab Lo!! Gak di ajarin orang tua Lo ya?" nada Andrea sedikit meninggi "Atau Lo anak haram makanya gak ada yang ngajarin Lo sopan santun?" Andrea masih memprovokasi Kaila
Kaila yang sedari tadi menahan emosi nya mulai bicara.
"Mau Lo apa hah?" kesal Kaila
"mau gue? jauh-jauh dari Arion! Lo tu gak pantas buat Arion! anak jalan* kaya Lo tuh bikin malu Arion aja bisa nya"
Kaila yang kesal langsung menampar Andrea.
Andrea langsung memegangi pipinya kedua temannya juga terkejut saat Kaila menampar Andrea .
"Anjin* Lo ya!!" Andrea hendak membalas pukulan Kaila namun Kaila degan cepat menghindar dna menahan tangan Andrea
"Lo gak usah bawa lain dalam permasalahan ini apa lagi orang tua!" Kaila menepis tangan Andrea
"Bacot Lo!!" Andrea mendorong Kaila dan membuat nya
...Halo Kakak-kakak β€οΈπ...
...Maaf kalau ada salah kataπ semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload πππ....
...Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like π ...
__ADS_1
...jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update ππππβ€οΈβ€οΈ...
...Terimakasih β€οΈπ...