Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 205


__ADS_3

"Cctv kamar anak-anak!" Kaila mencari aplikasi yang mana menunjukkan cctv kamar anak-anak,


Matanya membelalak tidak terdapat anak-anak di dalam kamar, Dirinya tak mau gegabah atau panik terlebih dahulu.


"Ada gak?" tanya kaila, Albert menggeleng,


"Sialan!" El dan Al yang tidak tau apa-apa tiba-tiba ikut panik ,


...🐻 (calling)...


"Hallo by?"


^^^"Anak-anak di culik"^^^


"Apa? ulangi ucapan kamu?"


^^^"Anak-anak di culik"^^^


"RES SA! PERIKSA CCTV MANSION KAILA!!" teriak Arion panik


"kamu jangan kemana-mana,


tetap di rumah sakit aku akan


jemput kamu ke sana"


^^^"Anak-anak hikss maaf aku ceroboh"^^^


tangis Kaila pecah yang tadinya ingin tenang tiba-tiba tidak terkontrol lagi, El dan Al yang mendengar ucapan Kaila masih mencerna maksud dari ucapan tersebut,


"pengawal di mansion kaila semua terlihat sibuk mondar mandir Seperti mencari sesuatu" ucap Ares,


"ada apa sebenarnya Ar?" Wilasa bertanya


"anak gue di culik!" Rahang Arion mengeras tangannya mengepal kuat,


"aku jemput kamu!" Arion berucap ke Kaila,


...panggilan berakhir...


Kaila menangis sejadinya dirinya lalai menjaga anak-anak harusnya tadi membiarkan mereka ikut agar tidak terjadi hal seperti ini, El melepaskan infus di tangannya lalu turun menghampiri Kaila,


"Sttt anak-anak pasti baik-baik aja, apalagi ada Davian Abang mereka" El mencoba menenangkan


Di Walsh company,


"Lo serius Ar?"


"tetapi kita gak bisa menyimpulkan Si tua Bangka itu yang berulah"


"Kerahkan seluruh anggota BB ke mansion Kaila, cari semua petunjuk sekecil apapun itu! temukan anak gue segera!"


Keluar dari lift,


"Arion?"

__ADS_1



Arion melirik tanpa menyapa balik,


"Lo Arion kan? astaga 1tahun gak ketemu Lo makin ganteng aja"


bukan menjawab atau menyapa balik Arion kembali melanjutkan langkahnya, meladeni orang tak di kenal sama saja membuang waktu berharga nya apalagi di saat genting sepeti ini,


"Arion! iih ko kamu diemin aku sih!!" perempuan itu meraih tangan Arion


"jangan sembarang!" Arion menepis kasar tangan perempuan itu,


tak peduli ada atau tidak orang menyaksikan kekasaran Arion saat ini yang pasti jangan lupakan julukan si gunung es dan king of the devil, sikap dingin Arion ini bisa mematikan loh..


"Papah aku bilang kita bakal ada makan bersama kamu mau kemana"


Terus melangkah pergi tanpa menghiraukan teriakan perempuan tersebut, saat ini Arion dkk dalam perjalanan menuju rumah sakit menjemput Kaila,


di rumah sakit,


kaila sedang di tangani dokter karena pingsan untung saja bertepatan dengan pingsannya Kaila orang tua El datang,


"Ada apa sebenarnya?" Panik sang mommy,


"Anak-anak di culik Kaila syok dan pingsan"


"hubungi Arion sudah?" keduanya menggeleng akibat panik,


...Arion (calling)...


^^^"Lo dimana?"^^^


^^^"Kaila pingsan ke sini gpl"^^^


^^^"Ar?"^^^


"bentar lagi Sampe!"


...Panggilan berakhir...


Arion langsung menginjak pedal gas dengan penuh tak perduli bunyi klakson dari mobil lain saat ini dirinya hanya ingin segera berada di samping Kaila,


"Lo gila hah?"


"kita tau Lo sayang sama tuhan, tapi jangan cepat-cepat pengen ketemu Tuhan anj!!"


"Ar! kalem anjir sabar tenang aja!!"


Kedua sahabatnya ini memegang kencang seatbelt bagaimana tidak memegang kencang nyawa taruhannya salah dikit tamat cerita kesayangan tuan muda mafia .


...Creeetttttttt...


bunyi rem mendadak di depan rumah sakit semua orang yang ada di depan pintu masuk rumah sakit maupun di dalam rumah sakit langsung panik kaget campur mereka keluar memperhatikan. Arion turun tergesa-gesa tanpa memperdulikan tatapan kaget orang-orang di sekitar.


__ADS_1


...Click...


Arion langsung menghampiri Kaila, bersamaan dengan itu nomor tak di kenal lagi menghubungi Kaila, Arion langsung menjawab panggilan tersebut, suami possesive .


...No tidak dikenal ( calling )...


"bagaimana ?"


"Hikss sakit mommy Ala mau mommy"


"Dengar kan? suara anak perempuan Lo?"


^^^"Apa mau Lo?"^^^


"Huhuhu Tuan muda Walsh ternyata,


simpel saja tinggalkan Kaila"


^^^"Gue mau bicara dengan anak gue!"^^^


"Tentu demi tuan muda hahaha"


"Dad? Daddy?"


^^^"Davian?"^^^


^^^"kalian baik-baik aja?"^^^


"No"


"Al.." ponsel langsung di rebut lagi,


"saya tunggu keputusan kalian!"


...Panggilan berakhir...


"Lacak lokasi panggilan ini" titah Arion


"gak ada terdaftar di luar negeri" ujar Albert,


"Ar? Davian selalu pake kalung yang Lo berikan gak?" Arion mengangguk tanpa menoleh ke arah Ares dirinya sibuk mengelus wajah Kaila,


"Good"


Ares baru ingat kalau setiap aksesoris mahal yang di gunakan anak-anak Arion kalau Wilasa memodifikasi menambahkan alat pelacak kecil di setiap mata kalung ataupun jam tangan gelang anting dll yang d gunakan.


"Jingan gue baru ingat!!" Wilasa baru mengerti maksud Ares,


"Ketemu!" ucap Ares,


Arion langsung berbalik memperhatikan laptop Ares, bagaiman bisa ada laptop? Ares selalu membawa laptop nya bahkan di mobilnya tersedia 2 laptop cadangan kalau dirinya lupa membawa yang lain,


"Siapkan anak buah!" titah Arion,


__ADS_1


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...


__ADS_2