Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 38


__ADS_3

Pukul 02.25 Arion tiba di rumah lebih cepat dari yang di janjikan "Ah syukurlah aku tak terlambat" batinnya setelah melihat jam tangannya.


Arion menuju kamarnya dengan pelan membuka pintu agar tidak membangunkan Kaila. "Dimana Kaila?" gumamnya berjalan keluar kamar dengan cepat menuju living space.


Arion membuka pintu benar saja kaila berada di game room / living space miliknya .


Kaila nampak tertidur di sofa sambil memeluk novel.


Arion menggendong kaila menuju ranjang.


"uhmm" Kaila menggeliat dan kembali tertidur setelah Arion merebahkan tubuhnya di ranjang


"oh my queen, wake up baby i'm home " bisik Arion


Kaila hanya menggeliat lalu bergumam "Umm ya" lalu kembali tidur. Arion sebelum kembali ke markas sudah membersihkan dirinya walaupun dia tak ikut ke langsung menyerang mengingat ancaman Kaila.


"Kai aku butuh pelukan" bisiknya Kaila membalikkan badannya dan memeluk dada bidang milik Arion.


Mereka tertidur bersama. pukul 06.01 pagi Kaila terbangun ingin membantu membuat sarapan pagi tetapi Arion memeluk nya Kaila memperhatikan wajah Arion yang mengartikan bahwa pemilik wajah dan badan itu sedang lelah, itu membuat kaila membiarkan tubuhnya di peluk Arion.


Kaila kembali terlelap pukul 08.00 Arion terbangun "good morning my queen " ucap Arion lalu mencium pucuk kepala Kaila


"morning Vian " jawab kaila sambil berduduk


"Jam berapa tadi subuh pulag Vian?" tanya kaila


"Pukul. 02.25 bos sebelum waktu yang di tentukan" ucap Arion dengan nada khas bangun tidur


"Hmmm, ok ayo" ajak Kaila


"Kemana sayang?"


"Bersiap katanya mau ngajak jalan-jalan!"


"Oh tentu mari bersiap lalu kita makan dna berangkat"


"Vian nanti malam kita ke ulang tahun Andrea kan?"


"Haruskah?"


"yes of course why not, biarkan dia menjalankan rencana nya sesuai skenario miliknya dulu" ucap kaila "you know baby, aku tak akan memiliki belas kasih ketika aku berkata Permainan mu cukup sampai di sini dan selagi aku belum berkata seperti itu biarkan dia bersenang-senang dulu" ucap Kaila lagi sambil menyeringai


"I fell in love with you so much " bisik Arion sambil memeluk Kaila tepat sebelum pintu di buka Kaila .


Mereka telah bersiap untuk berangkat ntah kemana Arion mengajak Kaila.


"Kenapa tak ikut sarapan pagi bersama tadi?" tanya sang ibu


"Karna tertidur" ucap Arion bercanda


"Arion sama Kaila mau sarapan dulu" ucap Arion lagi


"Mau makan apa?' tanya kaila


"Kenapa?Kau mau memasak?"


"Iya kenapa?"


"Biarkan Para Maid yang memasak sayang"


"Duduklah aku akan memasak dengan cepat"


"Sayanggg" rengek Arion "Ah sudahlah, Hati-hati okey?"


"Ya tentu"

__ADS_1


Kaila meminta para maid untuk tidak menggangu nya saat memasak. setelah beberapa saat nasi goreng pun siap ,Kaila menuju ke arah Arion yang berada di meja makan sambil memainkan tablet nya.


"Coba ini buatan ku" sambil meletakkan puring berisi nasi goreng spesial buatan Kaila


"Umm, Ini?" ucap Arion menjeda ucapannya


"Kenapa?ada yang kurang?" tanya kaila


"Tidak ini sangat enak Kai" ucap Arion lalu melanjutkan makannya


Kaila pun ikut memakannya "Kemana nanti kita?" tanya kaila


"Aku berencana mengajak mu ke villa milik keluarga kami di dekat pantai tetapi itu cukup jauh dan kata mu ingin menghadiri pesta Andrea kalau kita ke villa itu tak akan sempat ke pesta" jawab Arion


"Bagaimana kalau Minggu depan kita ke sana? aku sudah lama tidak menikmati air pantai" ucap Kaila


"Tentu apapun yang kau mau my queen"


Mereka menghabiskan sarapannya, rencana awal Arion yang ingin mengajak Kaila ke villa keluarga gagal, Arion berencana mengajak Kaila ke bioskop lalu membeli beberapa gaun untuk ke pesta Andrea.


Saat ini mereka sedang menuju sebuah mall, setiba di mall Kaila nampak dengan malas saat Arion mengajaknya ke bioskop.


"Vian aku tak terlalu suka ke bioskop bagaimana kalau kita bermain game atau kemana asal tak ke bioskop"


"Kenapa ? apa ada hal yang mengganggu mu sayang?"


"Aku hanya tak suka dan juga tak ada film yang asik"


"Kalau begitu kita membeli beberapa gaun untuk nanti malam lalu setelah itu bagaimana kalau kita ke markas milik keluarga ku?"


"Hmm oke setuju"


Arion menggandeng tangan Kaila agar semua tau perempuan di sebelah nya ini miliknya, Setiap lantai yang mereka lewati beberapa pasang mata memperhatikan mereka wanita maupun pria.


"Selamat datang Tuan Nyonya"


Arion hanya memasang muka dingin sedangkan Kaila hanya menjawab dengan senyuman.


Arion nampak memilih kan Kaila beberapa gaun yang menurut nya sangat cocok untuk kaila begitu juga dengan Kaila.


"Bawa ke kamar ganti khusus yang dimiliki toko ini " ucap Arion dan memberikan lima gaun pilihan kepada pelayan toko tersebut


"Coba gaun itu sayang dan aku akan menunggu di depan ruang ganti" ucap Arion "Ah itu juga yang kau pilih semuanya" ucap Arion lagi


Kaila nampak patuh mengikuti ucapan Arion.


tujuh gaun yang akan di coba nya, Kaila keluar ruang ganti memakai gaun pertama pilihannya.


"Bagaimana?"


"Bagus sangat pas, coba yang lain lagi sayang"


Kaila kembali masuk ke kamar ganti, Pendapat Arion cuman.


Bagus sekali


Kau sangat cantik


Cukup menarik


Cantik


begitulah pendapat Arion untuk semua gaun yang mereka pilih, setelah mencoba semua gaun Kaila nampak kelelahan dan duduk di sofa yang saat ini Arion duduki.


"bagaimana?yang mana menurut mu ?" tanya Kaila

__ADS_1


"Semua nya bagus" jawab Arion


"Bungkus semua yang dia coba tadi" ucap Arion kepada pelayan toko


"Baik tuan "


"Vian jangan boros! cukup beli satu gaun saja tak perlu semuanya"


"Semua gaun itu sangat bagus ketika kau gunakan jadi tak perlu berkata aku boros" ucap Arion sambil menarik bahu Kaila agar Kaila menyenderkan kepalanya ke bahu Arion.


Setelah pelayan toko membungkus semua gaun Kaila dia pun memberikan nota yang harus di bayarkan.


Arion dan kaila berjalan menuju kasir , setelah berada di depan kasir Arion mengeluarkan dompetnya dan mengambil kartu hitam miliknya .


Selesai membayar Arion membawa semua tas berisi gaun milik Kaila.


Pukul 12.10 siang


"Aku lapar" ucap Kaila


"Ayo kita makan dulu baru ke markas"


mereka menuju restoran untuk makan siang,


mereka memesan beberapa menu terbaik di restoran tersebut.


Setelah pelayan menyajikan pesanan yang mereka pesan. Mereka memakannya dengan tenang.


Selesai makan siang mereka kembali ke mobil untuk ke markas.


Setiba di markas


"Selamat siang Tuan Nona" ucap anak buah yang berjaga di depan pintu.


"Hmm ya" jawab Arion


Arion mengajak Kaila ke ruang pribadi nya untuk beristirahat tetapi Kaila tak mau. Kaila sedikit bersemangat untuk bermain dengan senjata yang ada di markas Arion.


"Bagaimana kalau kita duel sayang" goda Kaila


"no baby you have to rest, tonight we'll go to the party I'm afraid you're sick " Arion


"I know my body dear, so let's compete " Kaila


"don't argue with my words, rest if i say rest " Arion


Kaila memeluk Arion "kau tau aku beberapa Minggu ini menahan emosi ku dan tak boleh asal melampiaskannya itu membuat ku depresi sayang"


"Aku tak akan sakit semua luka ku sudah sembuh, satu pertandingan lalu aku akan istirahat"


Kaila mencoba membujuk Arion agar membolehkannya.


"Baiklah satu pertandingan setelah itu kita istirahat" Arion luluh setelah mendengan ucapan Kaila.


"Siapkan ruang latihan ku" perintah Arion ke salah satu anak buah nya.


Halo Kakak-kakak β€οΈπŸ™


Maaf kalau ada salah kataπŸ™ semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload πŸ™πŸ™πŸ˜­.


Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like πŸ™


jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™β€οΈβ€οΈ


Terimakasih β€οΈπŸ™

__ADS_1


__ADS_2