
"Sebenarnya ada apa?" tanya sang ibu heran karna anaknya seperti menyembunyikan sesuatu
"jadi gini mah" belum sempat Zai melanjutkan kata-katanya Andrea menggenggam tangan Zai agar tidak melanjutkan ucapannya
"Gapapa mah, udah malam mamah sama sama yang lain Istirahat aja maaf membangunkan dan mengganggu kalian" ucap Kaila yang merasa bersalah
"Setelah kamu di obati baru kita tidur" ucap Thania
"Mah, pah makasih sudah jemput Kaila, oh iya papah gak usah langsung turun tangan ini masalah Kaila,kaila gak mau melibatkan masalah yang Kaila buat merepotkan kalian" ucap Kaila lagi
"Kenapa papah gak boleh turun tangan? kamu sampai begini papah gak terima" ucap ayah Arion
"no daddy, tolong Kaila tak ingin membuat masalah ini makin besar"
"Baiklah tapi papah akan meminta asisten pribadi Arion yang membantu mu"
"Gimana aku mau ngobatin kalo Kaila di ajak biacara terus "keluh Zai
"Heheh maaf ka" Kaila langsung diam setelah itu dan kadang bisa merintih kesakitan
"Tadaaa sudah selesai" Zai membereskan peralatan p3k nya
"Makasih ka"
Setelah itu mereka kembali ke kamar untuk istirahat, Kaila masih sangat kesal karna ucapan Andrea yang mengatainya jala*g juga mengatai orang tuanya dan juga ibu Andrea ikut mengatainya saat di kantor polisi tadi.
"Ahh!!!!!!!! liat saja tunggu Lo semua satu keluarga!!!" kesal Kaila
"Aaaakh, ini ni gara-gara Wiliam kan muka Gue kena pukul, sialan!" umpat Kaila
-skip pagi
Kaila di panggil ke kantor polisi karna orang tua Andrea tidak terima atas perlakuan Kaila kepada anaknya.
Kaila yang sudah meminta agar orang tua Arion tak perlu ikut campur karna ini hanya masalah sepele bagi Kaila, orang tua Arion hanya bisa meng iya kan kemauan Kaila keras kepala yang di miliki Kaila dan teguh pendirian.
"Luke akan menjadi wali mu" ucap ayah Arion
__ADS_1
"Aku akna memberikan ijin padamu untuk masalah ini, tapi ingat tidak ada lain kali karna sekolah bukan taman kanak-kanak" ucap Thania
"Jangan sampai terluka lagi" ucap Zai
"Ingat Kai kami percaya padamu, Selagi Lo gak salah jangan takut" ucap Zea
"Sudah-sudah makan dulu kalian akan telat bekerja" ucap ibu Arion
"Mahh, kaos kaki Thalia mana ya?" teriak Thania dari lantai atas
"TURUN SINI KALO NANYA ITU !!!" balas teriak dari ibu nya
"Mamah Thalia udah terlambat"
"Gak usah pake kaos kaki kenapa sihh!" kesal Zea dan Zai
Setelah perdebatan itu di mejamakan semuanya sudah berangkat ketempat masing-masing, Arion yang di desa melakukan pekerjaan bersama sahabat nya seperti kemarin Wilasa sering mengeluh namun hari ini Wilasa sedikit membaik.
Kaila sudah berada di kantor polisi di temani Luke sebagai keluarganya yang berada di kota A. Andrea berakting bahwa dialah yang korban,
Kaila hanya menyeringai melihat tingkah laku ibu dan anak itu,
"Saya juga tidak terima pak, adik saya sampai seperti ini" Luke ikut bicara
"Tenang bapakΒ² ibuΒ²" sela polisi yang menangani
Sebenarnya Kaila juga salah karna memukul Andrea terlebih dahulu andai tidak terprovokasi ucapan Andrea, namun cctv di Starbucks itu merekam dengan jelas setiap gerak-gerik dan ucapan Andrea dan Kaila .
"Saya sudah memeriksa cctv namun kata pemilik mall itu cctv sedang bermasalah"
"ck, untung tadi pagi aku ingat soal cctv" batin Andrea bersorak gembira
"Maksud bapak?" tanya kaila
"cctv nya tidak berfungsi"
"Tenang bos, asisten pribadi Tuan Walsh sudah mendapatkan nya tadi malam" bisik Luke
__ADS_1
"Ko gue bisa seberuntung ini ya" batin Kaila
Kaila sedikit merasa lega mendengar ucapan Luke, tapi tetap saja kedua perempuan didepannya bersikeras untuk membuat Kaila masuk penjara.
"Pak saya memiliki rekaman cctv kejadian kemarin" Luke memberikan flashdisk kepada polisi
"What? oh no " batin Andrea
Setelah polisi itu mencek ternyata benar itu rekaman kejadian kemarin. Andrea sedikit panik sedangkan sang ibu bersikeras anaknya tidak bersalah.
"Saya minta keadilan nya di sini" ucap Luke "Saya tau adik saya yang duluan memukul tapi bisa di lihat dan di dengar percakapan mereka di rekaman itu" ucap Luke lagi
"Baik-baik"
"Saya tetap tidak terima! biaya perawatan wajah anak saya mahal kalian gak akan sanggup ganti rugi !" gerutu ibu Andrea
"Saya akan mengganti biaya perawatan nya kalau itu mau anda!" ucap Kaila yang kesal sedari awal datang ibu Andrea banyak bicara dan selalu merendahkan nya.
"Ck, kalau mau berdamai kalian harus bayar biaya perawatan anak saya seratus juta" ucap
"Cuman segitu? oke saya akan bayar, tapi saya juga akan menuntut balik anda karna anak anda melukai wajah saya" ucap Kaila
"Em gak bisa gitu!"
"ck, Saya sibuk hari ini. kalau kalian ingin melanjutkan ke pengadilan saya siap. bukan saya tidak sopan tetapi makin lama saya di sini saya takut amarah saya akan merobohkan kantor ini" ucap Kaila
Kaila langsung meninggalkan kantor polisi itu d ikuti dengan Luke
...Halo Kakak-kakak β€οΈπ...
...Maaf kalau ada salah kataπ semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload πππ....
...Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like π ...
...jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update ππππβ€οΈβ€οΈ...
...Terimakasih β€οΈπ...
__ADS_1