
Saat ini sudah pukul 8 malam,
Arion berada di rumah sakit saat ini Keluarga Kaila pulang ke Mansion untuk beristirahat tadi sore saat Arion baru tiba di rumah sakit.
"Kai Lo jelek banget di perban gitu jidad Lo" ejek El
"ini namanya fashion bege!" tak mau kalah di ejek
tok tok
Mereka bertiga sontak menoleh ke arah pintu menunggu siapa yang akan membuka pintu,
"Huaaaa kailaaaaa sial banget si hidup Lo ada aja musibah nimpa Lo" dengan nada sedih
"Yee mau gue pukul pake panci ginjal Lo hah" cibir Kaila
"Sa pacar Lo gak ada akhlaknya ya" Wilasa hanya mengangkat bahu nya
"Canda kai, Cepet sembuh baby gue kesepian di kelas!!"
"Rindu gak sama gue?"
"Geli juga gue liat mereka berdua" gerutu El
"EL MENDING LO PULANG DI SINI JADI BEBAN HIDUP GUE AJA LO" canda Kaila , El pun menghela nafas lalu berdiri hendak pergi
"Sayangg" tegur Arion
"CANDA EL CANDA BAPERAN BANGET LO" El mendekati Kaila lalu
Pletakkk
"Akh!!"
El menyentil jidad Kaila lalu memberi jarak antara dirinya dan kaila, sentilan El tak mengenai luka Kaila, Arion hanya menghela nafas melihat tingkah El walau sedikit cemburu namun Arion tak boleh egois.
"Gue laporin Albert Lo ya!!!!!" Kaila mencari keberadaan ponselnya lalu menghubungi Albert dengan cepat .
"Halo ka?"
"Hiks Al hiks El jitak jidad hiks gue sakit banget marahin hikss "
"Mana El nya ka?" kaila memencet speaker agar El mendengar
"Ada nih hikss sakit" ucap Kaila di buat-buat
"YA ELVANO ERDOGAN KENAN!!! MINTA MAAF ATAU LO MAU GUE BUAT LO GAK BISA JAJAN SETAHUN? GUE LAGI SIBUK BANG KEBIASAAN GAK BISA AKUR !!!" ceramah Albert, Kaila menahan tawanya begitupun teman-teman nya yang berada di ruangan.
"Jelek banget ancaman Lo! yodah Nih denger ya . KAILA EL MINTA MAAF YA!!!"
"Beliin ice cream vanilla dulu sama Susu pisang" Helaan nafas panjang dari Al terdengar jelas di sebrang sana
"Iye gue beliin!" El memberikan jari tengah ke arah kaila
"Udah kan? Al masih sibuk nyari pelakunya nih sama yang lain jangan ganggu lagi." Al pun mematikan panggilan.
Arion , Wilasa dan Feli hanya menggeleng melihat tingkah keduanya .
"Lo takut sama Ade Lo El?" tanya Feli seraya mengejek
"gak takut gua" elak El
"Ah masa"
"Ya! udah ah Lo pada mau apa ? gue yang bayar" mengalihkan pembicaraan
Setelah menulis list apa yang akan mereka beli, El pun memesan menggunakan pesan antar .
Arion setia duduk di samping Kaila sesekali merubah posisi duduknya,
Feli dan Kaila asik membicarakan tentang hari ini, sedangkan ketiga pria itu Mabar game online bersama sesekali memakan cemilan yang di pesan tadi.
Skip pukul 11 malam,
Feli dan Wilasa berpamitan pulang, sekarang tinggallah mereka bertiga, El yang merasa ngantuk pun merebahkan tubuhnya di sofa sedangkan Arion sedang memperhatikan wajah Kaila yang sudah tertidur sedari Feli dan Wilasa pulang tadi.
Di markas,
"Res , Eh Bang Ares yakin Keluarga Senna orang di balik kecelakaan ini?"
__ADS_1
"Gue gak terlalu yakin, tapi di lihat dari cctv parkiran dia menghubungi seseorang dan saat kita meretas pusat Panggilan sepertinya menjawab semua pertanyaan kita" Al mengangguk
Naresh dan beberapa anggota BB yang berada di markas BD tidak mengetahui kalau Kirana berada di tempat ini karna ruang tahanan khusus yang hanya di ketahui oleh anggota BD dan pemimpin nya .
"Jadi sudah keputusan terakhir? keluarga Senna? tidak ada sangkut paut orang lain?" Al sedikit mencurigai Andrea dkk.
"Utamakan pelaku yang ada di depan mata terlebih dahulu" Al mengerti maksud Ares
"OKE SEMUANYA BOLEH BERISTIRAHAT, TERIMAKASIH ATAS KERJA KERAS KALIAN WALAU DI ATAS TEKANAN. BUAT ANGGOTA BD , BB DAN TIM GUE SEMUANYA YANG BERADA DI RUANGAN INI GUE AJAK KALIAN SEMUA MAKAN MALAM SEMUA" ucap Al di akhir kerja mereka
Tepuk tangan dan tos terdengar mengisi ruangan. akhirnya pekerjaan mereka selama dua hari kurang tidak mengkhianati hasil.
"Bangga gue" puji Kaivan,
Mereka menuju salah satu restoran terbaik hampir 30 anggota yang membantu mengerjakan semua saat ini, anggota lainnya yang tidak berada di ruangan juga di belikan makanan oleh Wiliam dan Kaivan .
Di restoran.
"Giliran Lo" pinta Kaivan ke Wiliam
"Tentu" Wiliam menghubungi sekertaris nya
"Halo tuan?"
"tarik semua kerja sama kita dengan perusahaan Senna dan hasut para investor asing untuk menarik kerjasama mereka juga"
"Baik tuan" Sekertaris itu tak bisa bertanya lebih lanjut tentang ucapan Wiliam saat ini karna mutlak apalagi saat ini Wiliam tak ada niatan bercanda.
"Good boys" puji Kaivan
Mereka menikmati makan malam bersama , Albert kembali ke dirinya yang mana menjadi pria sedingin es tak terlalu berbicara seperti saat mencari informasi tentang pelaku-pelaku di balik insiden ini. seperti orang yang berbeda ucap mereka saat ini saat melihat Albert .
Canda tawa menemani makan makan mereka kebahagiaan yang jarang sekali terjadi ketika bersama, tak ada bos maupun anak buah saat ini mereka seperti sahabat juga teman.
"Jadi kita bakal kasih tau Kaila?" tanya Ares
"Itu pasti, tapi jangan sekarang atau besok kita liat kondisi Kaila dulu"
"Gue gak gimana-gimana nih bang, gue mau nanya ini dari lama dari saat gue liat kejadian itu. gimana ya bilangnya" sejenak berhenti berucap untuk berpikir
"Tanya aja" Kaivan membiarkan keingin Tahuan Ares
"Ck, lu kira mata Ade gue sharingan eye hah" canda Kaivan
"Serius gua bang astaga"
"Gua juga serius kali"
"Udah makan Jangan bacot" tegur Wiliam ,mereka pun langsung bungkam.
Selesai makan malam bersama, mereka kembali ke tujuan masing-masing. Wiliam, Kaivan dan Al memilih menuju Mansion Keluarga Nelson besok pagi mereka merencanakan ke rumah sakit karna tak ingin mengganggu Istirahat Kaila dan yang lainnya di sana.
"Gimana bang?" tanya Kaivan
"Apanya?"
"Al mau tidur nanti bangunin kalo udah sampe" Kaivan hanya memberikan jempolnya.
"Perusahaan Senna"
"Tunggu aja besok beritanya di televisi"
"Bener juga, Ini terakhir kalinya Ade gua di buat susah oleh orang-orang bodoh. gue pastikan itu" gumam Kaivan , Wiliam menggangguki
ucapan Kaivan
Skip mansion,
Mereka bertiga menuju kamar masing-masing, untung saja orang rumah sudah pada tidur hanya ada beberapa penjaga yang masih bangun.
hari yang cukup melelahkan bagi mereka.
pukul 5 dini hari ,
Kaila membangunkan Arion, ada rasa bersalah Melihat Arion tidur dengan posisi duduk karna tak mau jauh-jauh dari Kaila,
__ADS_1
"masih ngantuk by" ucap Arion dengan suara khas bangun tidur
"Ganteng banget sii pacar akuh" puji kaila
Muachh
"Morning kiss" tuturnya lalu berjalan menuju kamar mandi .
Kaila pun membangun kan Elvano, karna mereka berdua harus ke sekolah.
"El woy! Elvano! "
"oppaaaaaa!"
"yaa El" sedikit berteriak
Arion yang masih setengah sadar sudah masuk ke dalam toilet kaget mendengar teriakan Kaila pun langsung keluar lagi.
"Kenapa sayang?" sedikit panik
"Ah aku bikin kamu kaget ya maaf, aku mau bangunin beban keluarga tuh" tunjuk Kaila ke El
"Nanti aku yang bangunin, kamu jangan teriak-teriak kasian ruangan sebelah kaget juga" tutur Arion ,Kaila langsung memanyunkan bibirnya mendengar ucapan Arion.
Arion kembali masuk ke toilet, mencuci muka agar segar seraya menunggu anak buahnya mengantarkan seragam sekolah, kalau kemarin Naresh yang membawakan pakaian untuknya hari ini tidak, karna Arion tau Sepupunya itu cukup kelelahan.
keluar dari toilet Arion langsung membangunkan El , Arion juga meminta agar salah satu anak buahnya mebawa dua set seragam sekolah untuknya dan El.
Tok tok tok
"Ini tuan seragam , dan bubur juga sarapan pagi lainnya yang anda minta"
"Oke terimakasih, maaf merepotkan"
Arion masuk dengan membawa beberapa paper bag.
Elvano masih duduk di kursi mengumpulkan Cakra Clara yang hilang saat tidur,
"Apa itu?" kepo Kaila
"Seragam sama sarapan pagi"
"Yaudah kamu mandi dulu" Arion mengangguk
Setelah Arion keluar kamar mandi barulah El masuk ke kamar mandi. seraya menunggu El selesai mandi agar bisa sarapan bersama.
"makasih seragamnya" ucap El ,
"Oke, Ayo sarapan sama-sama" ajak Arion
Mereka pun sarapan bersama, Kaila ikut duduk di sofa untuk makan. Selesai makan bertepatan dengan kedua orang tua kaila datang .
"Wahh padahal mommy bawa sarapan untuk kalian juga, ternyata sudah sarapan"
"Arion gak tau my, maaf" ucap Arion
"Kalau begitu buat bekal kalian saja" Arion dan El mengangguk.
Karna hari sudah mulai beranjak siang Arion dan El berpamitan untuk berangkat ke sekolah, mereka mengendarai mobil masing-masing.
Skip sekolah,
Para most wanted sekolah pun datang bersamaan tak terduga mereka memarkirkan mobil mereka masing-masing di tempat khusus milik mereka, karna anggota mereka bertambah tiga yaitu Elvano Arthur dan Albert , Arion juga sudah menyediakan tempat untuk mereka beberapa hari yang lalu.
(gambaran Arion dkk/ tfg squad)
Banyak mata memandang ke arah mereka saat baru saja keluar dari mobil masing-masing tak sampai di situ setiap gerak gerik mereka pun banyak yang memperhatikan terlebih lagi, Andrea dan jova di lantai dua sekolah memperhatikan ke arah parkiran dimana Arion dkk sedang berjalan menuju kelas.
"Kamu milik aku seutuhnya baby" gumam Andrea
"Lo udah baca berita Dre?"
"Belum , ada apa?"
"Perusahaan om Senna di ambang bangkrut"
"Whatt?!!" Andrea yang belum sempat membuka ponselnya sedari bangun langsung bergegas mencari informasi tersebut.
__ADS_1
"Gue harus balik! gue absen!!" Andrea bergegas pergi meninggalkan jova.
...✨ jangan lupa like dan vote ✨...