
Bukan, Bukan Hardin yang mengejarnya tetapi beberapa preman entah suruhan Hardin atau bukan tapi Athifa percaya Hardin tak mungkin melakukan ini walau dalam keadaan mabuk, insting Athifa sangat akurat.
"Woy!!!"
"Jangan lari !!!"
"Apalagi sihh!!" Athifa sudah terengah-engah
...BUGGGGG...
...BUGGGGG...
...BRUKKKK...
...BRAKKKKK...
Seketika Athifa mematung di tempat beberapa bodyguard yang jelas tau siapa tentunya itu anak buah BB BD,
"hosh hosh" tak tau tempat Athifa langsung selonjoran di aspal
Mobil yang sangat di kenal nya berhenti tak jauh dari dirinya, Athifa berdiri dan langsung menuju ke arah Albert. saat baru saja menutup pintu seraya mencari keberadaan Athifa tiba-tiba ada yang menubruk tubuh.
untung Albert memiliki refleks yang cepat agar keduanya tak terjatuh. Athifa melompat masuk ke dalam pelukan Albert.
"Dari mana hmm?"
"gak dari mana-mana"
"Prince" panggil salah satu bodyguard
"Mereka seperti nya mabuk" rahang Albert langsung mengeras
"Nakal ya Sekarang?" Athifa langsung memeluk erat tubuh Albert seraya menyembunyikan wajahnya di lekuk leher laki-laki ini.
"Geledeh" satu kata yang di ucapkan Albert mampu membuat tubuh Athifa menegang
para bodyguard itupun langsung menuju ke arah Bar yang tak jauh dari situ, Albert tau kalau Athifa dari bar tercium dari bau di tubuh gadisnya ini.
Apa hubungan Athifa dan Albert?
hayoo kepo kan.
...🌚🌚🌚...
"Yang berani mengejar gadisku tadi bawa ke markas" titahnya
__ADS_1
Athifa masih dalam pelukan Albert, Albert enggan menurunkan apalagi mata jelalatan pria yang memperhatikan tubuh gadis kecil nya ini.
"Kamu sama siapa ke sini hmm?"
"Aku bisa jelasin tapi gak di sini" jujur Athifa
"Okey kita ke apartemen ku"
" syukur deh gak jadi rata ni bar " sejahatnya Hardin Athifa masih berbaik hati untuk tidak membuat laki-laki itu mati .
Kini keduanya dalam perjalanan Athifa masih sama di dalam gendongan Albert padahal sedang nyetir ya badan Athifa kecil lucu imut gembul.
Thor kan Athifa naik mobil berangkat?
**iya mobilnya di bawa salah satu bodyguard.
trus kenapa tadi gak ke parkiran untuk kabur?
bayangin aja panik nya Athifa gimana di kejar para preman mana tubuhnya kecil berbeda dengan yang mengejarnya**.
Setiba di apartemen..
Albert meminta Athifa untuk mandi terlebih dahulu, dirinya sangat tak suka bau bar asap roko dan lainnya.
sekitar dua puluh menit
"Aku udah bilang sama ka Kai kamu nginap di tempat aku" Athifa hanya mengangguk
"Makan"
"kenyang"
"Makan sayang" Athifa mau tak mau makan.
sudah dapat di pastikan setelah ini dirinya akan mendapatkan sidang dadakan setelah di kasih makan dan energi terkumpul tentunya.
Di waktu yang sama tempat yang berbeda..
Mansion Keluarga Kenan.
El mondar-mandir sedari tadi dirinya sangat lapar ingin makan nasi goreng di restoran dekat markas BD dan Albert tadi sedang berada di markas makanya dia nitip minta di belikan namun sampai sekarang belum kunjung datang.
padahal para maid siap setiap saat untuk membuat makanan untuknya tapi perutnya sedari tadi tak ingin, seperti ibu hamil yang ngidam pengen nasgor itulah kondisi El saat ini.
"Sumpah mau gue kick nama tu bocah dari kartu keluarga"
"El lapar ya Allah"
__ADS_1
"Gak mungkin kan El mati dengan alasan kelaparan"
"salah apa sih El ya Allah? perasaan di jahatin terus "
"Ganteng? iya. Kaya ?banget malahan. Setia? tentunya"
El bermonolog sendiri di dalam kamarnya, dasar Albert adik kurang ajar membuat kakak nya seperti orang gila yang bicara sendiri. mana sedari tadi di hubungi tak bisa.
...🌚🌚🌚...
Kaila saat ini sedang menahan emosi nya, adik perempuan nya yang di sayang berbohong dan pergi ke bar? jangan tanya dari siapa Kaila tau, apa yang Kaila tak tau bukan? belum lagi dia Queen di dunia bawah jangan lupakan itu.
"Albert sudah menangani semuanya, Athifa akan nginap di tempat Albert" ujar Arion seraya memeluk sang istri
"Aku gak marah cuman agak kecewa aja"
"Gapapa sayang, yang penting Athifa gak kenapa-kenapa"
"Hmmm"
"Maybe ada alasan di balik itu semua, dan jangan lupakan Athifa itu adik siapa"
...Cup...
"Ayo tidur besok kamu harus temenin aku ke anak perusahaan"
"Okeyy"
Kaila percaya ke Albert maka itu dirinya tak ambil pusing walau masih sedikit kecewa, padahal kalau Athifa ingin dirinya bisa langsung menghabisi orang-orang di bar yang ingin mencelakai nya, tapi kembali lagi ke diri masing-masing. Athifa dan Kaila berbeda .
Kembali ke Athifa dan Albert..
"Aku taruhan basket di sekolah dan aku kalah, aku harus nurutin perintah dia selama satu hari dan ya aku di minta ke bar. tapi sumpah bang Thifa gak ngapa-ngapain minum atau apapun enggak cuman duduk"
"you are my woman !!" tutur Albert penuh penekanan
(kamu wanita ku!!)
"maaf janji gak lagi" Albert mengehela nafas gusar
"Jangan dekat-dekat cowo lain, jangan kenalan atau ngomong sama cowo kecuali emang harus! ingat aku selalu pantau kamu!!"
" dasar posesif tapi aku sayang " batin Athifa
...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
AYO ADA YANG BISA TEBAK HUBUNGAN MEREKA SEPERTI APA**?
__ADS_1