Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 130


__ADS_3

"Aduhhh hawa nya jadi gak enak nih balik villa aja yuk" ajak Feli


"Dih baru juga sampe" ucap El


"Emang kenapa fel? Lo sakit?" tanya kaila


"kamu sakit by?" tanya Wilasa


"Kenapa? pulau keluarga kita jelek ?" Ares ikut menimpal


"Bukan gitu, gue malas aja ada yang ikut-ikutan kita ke sini" seraya mengarahkan dagu ke Andrea dan jova yang mendekati mereka


Mereka pun menoleh, Albert dan Arthur yang sedari tadi asik mengabadikan momen pun ikut menoleh walau mata mereka El objek lain namun telinga mereka mendengar semua ucapan teman-temannya.


Andrea langsung berlari dan memeluk lengan Arion.


"Kamu ko gak ngajak aku sih??" Arion menepis kasar tangan Andrea yang memeluk lengannya


"JAGA SIKAP LO !!" kasar Arion ,Kaila mendekati Andrea


"Jangan menguji kesabaran ku Andrea Lovata, kau tak ingin berakhir seperti sepupu mu kan?" bisik Kaila hanya dapat di dengar oleh Andrea dan dirinya.


Elvano dan Albert yang mengenal dan mengerti sifat Kaila paham apa yang dilakukan Kaila saat ini, memberi peringatan seraya menantang lawannya untuk bermain bersama .


"Maksud Lo apa!!!" Andrea mendorong Kaila , untung dengan cepat Kaila menahan tubuhnya


"Heh Mak lampir!! kita yang harusnya bilang MAKSUD LO APA ngikutin kita-kita" Feli maju dan berdiri di samping Kaila


"Heh fel Lo harusnya gak belain pembunuh ini, Lo tau Kirana hilang gara-gara dia!!!" dengan nada tinggi Andrea bicara


para wisatawan yang ada sontak langsung melihat kearah mereka para remaja yang sedang bertengkar tontonan gratis Mayan.


"Nuduh itu pake bukti, bukan cuman pake mulut Lo doang!!" Andrea geram pun langsung melayangkan tamparan ke arah Feli


"Urusan Lo sama gue anj , jangan pernah berani sentuh sahabat gue atau Lo tau akibatnya!!" Kaila menepis lengan Andrea yang hendak menampar wajah Feli


"Memanas nih Al gimana?" tanya El


"Udah balik villa aja Lo tau kan ka kaila masih sakit" El mengangguk lalu menghampiri Arion


"Ar balik kanan aja, Lo lupa kalo kaila sakit" Arion yang sedari tadi memikirkan hal yang sama. Arion menarik Kaila masuk ke dalam pelukannya


"Geng Kita balik!! di sini ada titisan syton " ucap Feli mereka pun berjalan meninggalkan Andrea dan jova


Albert berjalan paling belakang sengaja memperlambat langkahnya untuk memberikan peringatan ke Andrea dan jova.


"I don't know who you are, yang pasti kalau Lo berani menyentuh kakak gue , gue pastikan Lo gak bakal bisa lihat hari esok!!" tuturnya, Al tidak perduli ancamannya mau di dengar atau tidak yang pasti itu mutlak setelah begitu barulah Al menyusul yang lain.


Bodohnya Andrea bukan menurut malah mengejar Arion dan langsung memeluknya dari belakang, Arion yang sedang merangkul pundak Kaila pun kaget saat seseorang memeluknya dari belakang begitupun Kaila .


"Ni anak di baikin ngelunjak" ucap Feli


Arion melepas kasar lengan Kaila untuk kedua kalinya.


"Pengen gue panggang kering rasanya kulit si anj satu ini" batin Kaila


"Mas jangan kasar dong sama cewe" ucap salah satu wisatawan


"Bang kalo gak tau apa-apa mending Abang lanjutin tour nya dari pada mengomentari kita-kita" ucap El


"Yee di kasih tau malah nyolot"


"bukan nyolot bang, kita juga tau derajat cewe di atas cowo , cewe jangan di kasarin kita tau ko tapi pengecualian nih untuk si cewe ini"


"Udah El gak usah di ladenin" titah Kaila


Mereka pun melangkah pergi,


"DASAR PELAKOR!!! J*LANG GAK TAU DIRI COWO ORANG LO AMBIL!! PAKE ILMU HITAM!!!" teriak Andrea , mereka yang baru beberapa langkah pergi langsung terhenti mendengar teriakkan Andrea , para wisatawan yang tadinya sudah tidak peduli malah menikmati tontonan gratis itu lagi.


"PELAKOR PELAKOR HIKSS LO NGAMBIL SEMUANYA HIKS HIKS DARI GUE!!"


PLAKKKK


"Kesabaran gue ada batasnya ! " kesal Kaila


" Mba nya tolong sadar diri halu nya ketinggian, Jangan ngaku suka ngaku-ngaku jadi istri cowo saya. " Andrea kesal mendengar ucapan Kaila


Andrea awalnya berencana untuk mempermalukan Kaila dan malah dirinya yang di permalukan Kaila,


"Kai balik! gak usah di ladenin" pinta El


Kaila berbalik lalu menyusul yang lain, Andrea mendorong tubuh kaila terhuyung kedepan untung saja Arion dengan sigap menahan tubuhnya.


"Udah?" tanya Arion berbalik

__ADS_1


"Lo gak malu hah! Lo itu siapa anj ganggu orang liburan dengan bangga teriakin orag PELAKOR trus dorong orang!!! " kesal Feli


"Udah Lo pada duluan ke dermaga gue yang jaga ni anak biar gak ngejar kita" ucap El


Yang lain pun ke dermaga, El sebenarnya malas menahan Mak lampir apalagi ada jova yang menyukai dirinya jika bukan karna Kaila yang mereka incar tak bakal mau mengorbankan dirinya.


"Heh!! Lo cuman pendatang baru di kota ini gue bisa bunuh Lo ingat itu!!!" ucap Andrea


"Ck, Lo tau? saat ini gue sedang menyelamatkan nyawa lo dan mungkin ini terakhir kali Lo selamat" El berjalan mundur lalu menyusul yang lain .


Kaila saat ini sedang berada di dalam pelukan Arion, dirinya butuh ketenangan emosinya sedang mendidih ingin sekali melampiaskan kemarahannya dari pada harus meredamnya.


"Kamu gapapa honey?" Kaila mengangguk


"Jangan di pikirkan, apa perlu aku singkirkan?"


"jangan, itu punya ku mangsa ku" ucap Kaila


saat ini keduanya duduk di ujung kapal yang lain sibuk dengan ponsel masing-masing seraya mengabadikan momen masing-masing.


Andrea dkk tak bisa langsung kembali ke pantai karna harus menunggu wisatawan yang satu kapal bersamanya.


"Gue harus pinta Om Senna buat segera melakukan tindakan!" gumam Andrea


"Serah Lo deh gue gak paham sama otak Lo" jova kesal melihat tingkah Andrea dan dirinya saat ini malu ,semalu malunya di muka umum seperti itu apalagi jika ada salah satu rekan kerja sang ayah .


"Kesel banget gue! gue belum foto sama penyu " kesal Feli


"Next liburan dehh Lo mau jungkir balik kek serah Lo fel" ucap Ares


"Ya Res yaa serah!" Wilasa memeluk Feli agar kekasihnya tidak cerewet .


Setelah beberapa menit perjalanan menuju pantai, akhirnya mereka tiba. mereka saat ini sedang melakukan kehendak masing-masing seperti sekarang Arion membawa kaila berbelanja cemilan agar mood Kaila kembali .


"mau beli apa lagi?" Kaila nampak berpikir


"Mau makan seafood " mereka menuju restoran seafood yang terkenal di sini.


Menunggu pesanan mereka tiba, Arion tau kekasihnya masih kesal dirinya akan melakukan tindakan apapun jika ada yang berani menyentuh miliknya.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya makanan mereka sudah tiba.




"iya lagi gak mau pake nasi atau mie" Arion mengangguk


"mau ice cream?"


"nanti aja , kamu gak mau? sini aku suapin"


Mereka bercanda seraya menikmati pemandangan pantai yang indah, sesekali Arion menjahili Kaila.


hari ini mereka kembali ke rumah Karna besok harus beraktifitas seperti biasa sekolah.


"Nanti waktu di vila obatin lukanya"


"Iya baby, nanti waktu mau balik beli cemilan buat di jalan dulu ya?"


"kamu belum kenyang?" Kaila hanya menampilkan senyum yang menampilkan deretan gigi putih dan rapi


"Terserah kamu, asal kamu senang belanja sepuas kamu"


"tentu, dan aku gak bakal bikin kamu bangkrut ko"


Selesai makan mereka langsung kembali ke villa untuk bersiap kembali ke rumah. saat ini pukul 3 menjelang sore kalau tak pulang sekarang mereka pasti akan tiba malam apalagi jika perjalanan mereka santai.


"habis ini ganti baju ya? ganti pake baju dan celana panjang"


"eh bajunya pakai lengan pendek aja biar gak kena luka"


"makasih kamu yang terbaik" Kaila memberikan kecupan di pipi Arion


"Sebelah kiri cemburu gak d kasih"


"Bisa gitu?"


"ya bisa liat? gembung kan buruan nanti meledak"


"astaga pacar aku yang katanya sedingin kutub Utara bisa ngelucu juga"


Tawa keduanya mengisi ruangan itu, selesai itu Kaila mengganti pakaian nya lalu turun ke bawah seraya membawa bantal leher miliknya karna koper dan lainnya sudah di susun Arion di bagasi.


"Huaaa bye-bye villa" ucap Feli

__ADS_1


"Wil pacar Lo alay juga, padahal dia banyak duit"


"biarin Napa res iri aja Lo jomblo, tuh Caca jomblo" Candy yang namanya di sebut berasa terpanggil lalu menatap kedua pria itu.


"Idihh, gue sama Caca itu hanya sebatas teman ya gak ca?" Caca hanya mengangguk


"gak ada yang ketinggalan kan?" tanya Arion


"Ada Ar" mereka menoleh ke arah Elvano


"Ee gue ketinggalan" sontak El mendapat tatapan tajam dari semuanya


Bugg


"Aw gak ada akhlaknya punya Ade"


"Malu-malu in" tukas Al


mereka pun masuk ke dalam mobil masing-masing. Sebelum berangkat mereka singgah ke minimarket membeli cemilan agar di perjalanan tidak terlalu banyak singgah.


keranjang belanja Arion penuh belanjaan Kaila, makanan yang membuat mood lebih baik.




"kamu sanggup habisin semuanya?"


"ini tuh buat sekalian di kamar aku jadi belanjaan nya banyakin ya"


"Yasudah, ada lagi?"



"tambahan ini aja" Arion menggeleng melihat tingkah Kaila


Setelah itu mereka menuju kasir yang lain pun juga sudah berada di kasir.


" mau jualan lagi Ar?" tanya Arthur


"Cemilan Kaila ini" Arthur mengangguk


"Lo beli apa aja kai?" Kaila menunjuk ke dalam keranjang


"Semua?" Kaila mengangguk


Selesai membayar barulah mereka kembali melanjutkan perjalanan, El dan Al ikut di mobil Arthur karna tak ingin jadi nyamuk.


El dan Al akan kembali ke mansion mereka tak langsung ke mansion Kaila, karna kaila Sudah sehat .


Sebelum berangkat tadi Arion sempat memfoto kaila yang sedang memainkan ponselnya, bukan selingkuh tetapi membaca komentar yang ada di Instagram.


"aku tadi gak beli ice cream ya?" tanya kaila


"beli, kan di taroh di kursi belakang d kota ice cream nya"


"oh iya lupa, menepi dulu boleh gak?" Arion menepikan mobilnya , karna mereka berada di barisan paling belakang jadi yang lain tak tau kalau mereka menepi.


"udah jalan bos" tukas kaila seraya memakan ice cream nya


"kamu mau?" Arion mengangguk


"enak kan, emang the best pilihan aku" ucap Kaila


"kamu senang?"


"tentu, next kita liburan lagi ya?"


"apapun yang kamu mau asal gak minta aku ninggalin kamu aja"


"enggak, aku stay sama kamu sampai tua" kailaa menampilkan deretan gigi putih nya


Skip di kota,


Mereka menuju tujuan masing-masing, Arion langsung mengantar Kaila ke Mansion awalnya dirinya berencana untuk mengajak Kaila menginap di rumahnya tetapi Kaila menolak karna banyak yang harus di bereskan di kamar.


walau berbagai macam cara untuk mengajak Kaila tetapi Kaila menolak, Arion pun pasrah dirinya hanya bisa menghela nafas .


Di mansion,


"yakin gak mau aku bantu beres-beres?"


"no, kamu pulang trus istirahat, sekarang sudah malam"


"yasudah, kalau ada apa-apa hubungi aku ya?" Kaila mengangguk

__ADS_1


...🐻 jangan lupa like dan vote 🐻...


__ADS_2