
Arion langsung kembali ke tempat duduk, Sandera yang menyerang Kaila tadi sedang bersiap hendak memukul Kaila dari arah belakang.
"Aishhh!!! Kau membuat dirimu berkeringat bodoh!" kesal Kaila
"Badan mu akan bau dan binatang tak suka itu!!!!" Kaila yang kesal melihat sandera itu berusaha memukulnya.
"Aku tak akan mati di tanganmu wanita jal*ng" tukas nya sambil menarik kencang baju Kaila
"Hmmm aku sekarang mulai kesal. Sebaiknya lepaskan tanganmu yang kotor itu dari baju ku" perintah Kaila
tak mendengarkan pria itu pun hendak meninju wajah Kaila, tetapi kalah cepat dengan tangan Kaila yang menggenggam pisau. Pisau menembus tangan laki-laki itu.
"Akhhhhh!!!! brengsekkkk kau" laki-laki itu melepaskan cengkraman nya lalu menarik pisau yang menancap di lengannya
"Never mind I'm bored " Kaila menghampiri pria itu .
**Plakkk
bugg
bugg
plakkk**
Wajah pria itu di pukul habis oleh Kaila, Arion memperhatikan kaila "Ini kah sisi lain Kaila?" batinnya
"Astaga siapa sebenarnya kekasih bos ini" batin Luke
Kaila dengan mengambil pisau yang berada di lantai. "Ah Luke maaf aku ingin kau mengambil beberapa tempat untuk daging segar" perintah Kaila sambil menoleh ke arah Luke dan menampilkan senyum iblisnya
"Akan saya lakukan" Luke dengan cepat berjalan membuka kunci sel menuju dapur untuk megambil mangkuk besar. tak butuh waktu lama Luke pun kembali ke sel.
"Ini Bos" Luke memberikan mangkuk besar sesuai yang Kaila mau.
"thanks Luke " Kaila langsung mengambil mangkuk itu.
**Srukk
Srukk
Srukk**
Tiga tusukan di perut pria itu. Arion dan Luke tercengang begitu pun para sandera lainnya .
Kaila tak berkedip saat menikam pria itu tak ada rasa kasihan terlihat dari wajahnya.
"Kenapa diam?"
"Apa kau sudah mati?"
tusuk Kaila lagi dan membiarkan pisau nya tertancap.
"**Akhhh"
"ukhh**"
__ADS_1
pria itu terbatuk mengeluarkan darah, sambil menarik pisau yang tertancap.
Kaila berdiri lalu menendang tubuh pria itu langsung terbaring dan merintih kesakitan.
Kaila berjongkok di samping badan pria itu sambil memegangi pisau bedah.
"This is more fun " gerutu Kaila sambil menancapkan pisau bedah di dada pria itu lalu menariknya ke bawah.
Akhhhhh rintih pria itu. Luke bergidik ngeri berbeda dengan Arion yang nampak santai sambil memperhatikan kaila.
Kaila menarik jantung pria itu lalu memotong nya dari usus yang masih tersambung.
Kaila menarik pisau yang tertancap di perut pria itu.
setelah mengambil pisau Kaila mulai memotong kulit perut pria itu. para sandera lainnya nampak ketakutan.
"Kau Pesikopat" teriak salah satu sandera.
"Hahahaha" Kaila berdiri dan menghampirinya "Selamat kau benar, dan aku akan memberikan mu hadiah" Kaila mengangkat dagu pria itu.
"Sayanggggg" sela Arion, Arion berpikir Kaila hendak memberikan ciuman kepada sandera itu.
"Yes baby?"
"your lips can only kiss me " ucap Arion sambil menghampiri Kaila.
"hahahaha of course it is, kau tak berpikir aku akan menciumnya kan" tukas kaila
"Ya aku berpikir seperti itu"
Arion juga seorang yang haus akan membunuh, sedari tadi dia menahan diri untuk tak ikut dalam permainan Kaila.
"Kau sangat paham mau ku sayang" sambil mencium bibir Kaila.
Luke tercengang melihat Bosnya itu ,ya ini bukan yang pertama kali dia menyaksikan secara live orang memutilasi tetapi saat ini di hadapannya dua orang yang haus akan membunuh sedang bermain dengan manusia.
Arion mengambil pisau bedah yang ada di atas kursi di hadapan sandera. satu nyawa sudah melayang di tangan Kaila.
Kaila dan Arion asik dengan masing-masing sandera, Kaila memberikan goresan di pipi sandera yang dipilih nya
**Akhhhhh
Akhhhh
Shitttt
Brengsek kau**
jeritan dan Teriakan terdengar jelas di sel.
Arion dengan pelan menguliti lengan korbannya.
Cuihh
korban meludahi Arion.
__ADS_1
Api kemarahan nya pun langsung terlihat jelas di matanya "Luke bersihkan wajahku" titah Arion
Dengan cepat Luke membersihkan wajah bosnya. setelah di bersihkan Arion berjalan ke arah kursi mengambil pisau dapur yang masih terbungkus.
"Sebenarnya aku tak ingin langsung mengambil nyawa mu tapi kau sanga lancang" ucap Arion yang langsung menusuk leher korban tanpa belas kasihan.
"**ukhhh"
ukhhh**
Arion menarik kembali pisaunya. banyak darah segar dari leher yang berlubang keluar.
"Kau sangat jahat" goda Kaila
"Dia yang mulai" gerutu Arion
Kaila menguliti semua lengan sampai keperut. terlihat daging segar yang masih utuh bersama tulang namun tak ada kulitnya.
Nyawa korban yang berada di tangan Arion melayang sudah. tinggal dua sandera yang hidup satu tak memiliki kulit tangan dan perut dan satu yang masih utuh.
"Aku akan meminta Kaivan mengirimkan dokter khusus milik kami untuk mengambil organ tubuh mereka" ucap Kaila yang saat ini berdiri menghampiri Arion
"Untuk apa?" Arion berdiri di hadapan Kaila
"Untuk di sumbangkan kepada yang membutuhkan bantuan" cibir Kaila
"ah darling you're right " puji Arion "Tapi tak perlu mengutus orang dari kota B, Aku memiliki dokter pribadi ku akan aku perintahkan dia"
"Bukan Om Arya dan ka Zai kan?"
"Bukan sayang" ucap Arion, "Luke hubungi Bryan katakan padanya ada bahan bagus"
"Baik bos saya permisi dulu" Luke beranjak meninggalkan mereka
"Lalu Queen, bagaimana dengan yang sudah mati?"
"Kita perlu kepala salah satu kepala mereka untuk kado spesial buat Andrea" Kaila sambil tersenyum iblis
"Kalian orang gila!!" ucap sandera yang masih hidup
Sedangkan sandera yang di kulit Kaila sudah mulai kehabisan darah dan pingsan.
"Ayo bersihkan diri sudah sore kita harus pulang kerumah" ajak Arion
Penuh darah di sekujur baju mereka, sebelum mereka membersihkan diri. Arion memerintahkan kepada salah satu anak buahnya untuk membersihkan sel dan memotong bagian-bagian yang bagus untuk makanan peliharaan nya.
...Halo Kakak-kakak β€οΈπ...
...Maaf kalau ada salah kataπ semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload πππ....
...Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like π ...
...jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update ππππβ€οΈβ€οΈ...
...Terimakasih β€οΈπ...
__ADS_1