Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 202


__ADS_3

Pagi ini,


Kaila sedang bersiap-siap setelah anak-anak berangkat bersama Daddy mereka kini Kaila juga akan berangkat bersama Varez menuju markas,


hampir 2 bulan Kaila tak ada ke markas karna terlalu sibuk mengurus anak-anak yang sudah semakin besar.


(POV : anak-anak ya anak-anak yang besar ingat anak-anak jangan traveling.


bercanda ko)


"Hwaa mommy!!" Tangis Varez membuat Kaila terkejut ,


"what are you doing !!! " kaget Kaila,


(Apa yang kamu perbuat !!!)


Varez menangis sejadi-jadinya jari tengahnya berdarah. Mery si baby sitter langsung pucat dan panik dirinya tak sengaja malah memotong daging jari bukan kuku.


Kaila langsung menggendong Varez mencoba menenangkan selama 3tahun ini hanya ini Varez terluka hingga berdarah Seperti ini,


"Maa.. maaf Nyo.. maaf nyonya saya tidak sengaja" ucapnya terbata-bata


"shut up!" tegas Kaila,


Marah? tentu saja Kaila marah namun saat ini prioritas utama mengobati luka tersebut dan menenangkan Varez,


"Kailaa Kailaaa main y..uukkkkk." Ucap El yang baru datang,


Iya El dan Al sudah datang entah kena angin apa para bocah jingan ini datang tanpa di undang, mereka mau ke markas bersama-sama karna akan berlatih seperti dulu.


"What is wrong? why is Varez crying !! "


(ada apa? kenapa Varez menangis!! )


"shut up! get me the medicine box!"


(Tutup mulutmu! ambilkan kotak obat!)


El langsung mengambil kotak obat secepat mungkin. mereka semua panik siapa coba yang tidak panik dan khawatir walau luka kecil tetap saja bagi seorang ibu itu sangat menyakitkan bukan?


"Ade jangan nangis nanti mommy bikinkan susu pisang kesukaan Ade ya??"


"Huuh" Varez mengangguk seseguk kan,


Kaila pelan-pelan memasangkan perban kecil di jari tengah Varez, Varez di ajak bicara oleh El maka itu dirinya mulai tenang walau seseguk kan.


"Maaf nyonya saya benar-benar tak sengaja karna tuan muda terlalu banyak bergerak"


"shut up! or I'll sew your mouth!"


(Diam atau ku jahit mulut mu!)


Kaila berucap dengan penuh penekanan, bagaimana tidak seperti itu. baby sitter ini sudah tau kalau Varez lagi aktif aktif nya harusnya saat dia tidur memotong kuku agar tak banyak bergerak ini malah siang, Di tambah lagi dirinya minta maaf dan menyalahkan Varez karna terlalu bergerak.


"Ayo mommy bikin kan susu pisang buat Ade" Varez pun merentangkan tangan minta di gendong,


Kaila adalah orang yang bisa di bilang tidak memiliki perasaan walau bersalah 1 kali dirinya tak bakal memberikan kesempatan kedua bagi orang yang berbuat salah tersebut, walau kesalahan itu kecil.

__ADS_1


"El" ucap Kaila, El paham maksud Kaila


"You are serious?"


(Lo serius?)


"I'm not in the mood to joke!"


(aku sedang tidak ingin bercanda!)


El mengangguk bisa apa dirinya? kalau itu sudah Kaila putuskan membuat baby sitter ini lari pun tak mungkin karna dirinya yang akan menjadi pengganti nya jika baby sitter ini lari.


Kaila berjalan meninggalkan kamar menuju lift.


...BUGGG...


"Maaf" gumam El sehabis memukul leher belakang baby sitter itu hingga pingsan,


El meminta penjaga membawa Mery ke dalam mobil tentu nya akan di bawa ke markas tak mungkin di Mansion ini, El meminta penjaga untuk tidak ketahuan oleh pekerja yang lain,


Kaila sedang membuatkan susu pisang sesuai janjinya tadi , Mendudukkan Varez di kursi nya agar tidak ke sana kemari berjalan-jalan, mengingat kejadian tadi masih membuat kaila kesal bagaimana bisa seteledor begitu.


"Ini boy" Kaila memberikan susu pisang dalam botol Dodot nya,


Setiap melihat perban di kuku Varez ada rasa sakit seperti menusuk hati nya, Kaila pun menggendong Varez dirinya akan berangkat ke markas karna banyak pekerjaan yang harus di selesaikan di sana,


padahal bisa saja di bawa ke rumah namun Kaila tak ingin dirinya ingin sekalian bermain bersama Andrea atau Mery kali ini agar perasaan sakit yang di rasanya karna Varez terluka itu terbayarkan.


"Ayo uncle gendong" ajak El ke Varez ,


namun Varez tak ingin di gendong oleh El maupun Al dirinya lebih memilih di gendong sang mommy nya.


El dan Al duluan pergi ke mobil mereka bakal 1 mobil karna nanti pulang mereka beda tujuan. Tak butuh waktu lama kini mereka sudah dalam perjalanan menuju markas.


Varez duduk anteng di samping Kaila seraya menonton kartun di layar mobil, Kaila mampir ke supermarket dulu tentunya Si kakak beradik itupun mengikuti Kaila mampir,


"Mau beli apa?" tanya El,


"Di markas kayaknya cemilan kebutuhan dapur habis" El mengangguk ,


Albert menggendong Varez mereka masuk kedalam minimarket untuk berbelanja terlebih dahulu, oh ya baby sitter tadi sudah di bawa ke markas lebih dulu oleh anak-anak BD .


...Drtttt...


...Drtttt...


...drtttt...


...🐻(Calling)...


^^^"Hallo sayang?"^^^


"kamu dimana?"


^^^"Di minimarket sama El dan Al Varez juga"^^^


"gak jadi ke markas?"

__ADS_1


"sayang bisa minta tolong?"


"aku gak bisa jemput anak-anak,


karna ada rapat penting sebentar lagi"


"takutnya anak-anak nunggu kelamaan"


^^^"Bisa by, nanti aku yang jemput"^^^


^^^"kamu sudah makan siang? ^^^


^^^kalau belum biar aku bawakan"^^^


"udah, Luke yang belu tadi saat ke sini"


"Varez mana?"


^^^"sama El dan Al liat mainan"^^^


"oh yasudah kamu hati-hati,


aku lanjut dulu ya ?"


^^^"iya kamu juga"^^^


...panggilan berakhir....


........................


Sesaat kemudian El Al Varez datang namun tak membawa satu mainan pun, keduanya sudah merayu Varez untuk membeli mainan satu atau dua namun dirinya menolak dengan berkata..


"Kata mommy beli mamam aja dari pada mainan biar kenyang, apalagi Ade suka cemilan"


...(pelafalan bahasa nya seperti anak-anak umur 2-3 thn ya)...


Tak salah didikan bukan? walau kedua orang tua nya barbar tetapi dalam mendidik anak-anak mereka tak mungkin salah ataupun kurang.


"Katanya mau beli mainan?" tanya kaila saat mereka sudah datang,


"Anak nya gak mau di beliin mainan, maunya Kinder Joy 2 kotak" tutur El,


"Ck, beli 2 aja ya boy? nanti gigi nya hilang kalo banyak makan coklat" Kaila mengajak bicara anaknya,


"2 kotak mom! biar Abang Dav Gala dan Kakak Ala makan juga"


Kaila mencium gemas pipi Varez, bagaimana tidak gemas umur segini sudah mempedulikan ketiga sodara nya, Kaila pun mau tak mau setuju membelikan 2kotak kinder Joy.


larat bukan Kaila tetapi El dan Al yang membelikan kinder Joy itu untuk Varez sesuai janji nya karna Varez tak ingin membeli mainan,


Selesai berbelanja mereka pun menuju sekolah anak-anak karna sudah jam pulang sekita 10 menit lalu, Kaila juga sudah mengabari baby sitter yang menjaga untuk menunggu mereka di caffe dekat sekolah.


...BRAKKKK...


mata kaila langsung memicing mobil El dan Al di tabrak dari samping sesaat hendak tiba di caffe yang di janjikan Kaila,


"El Al" kaget Kaila,

__ADS_1


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...


__ADS_2