Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 160


__ADS_3

"gua ikut" ucap El yang baru saja selesai,


Naresh dan Wilasa saling pandang mereka ingin ikut tapi nama mereka belum di panggil, jadi hanya bisa menatap kedua sahabatnya itu pergi meninggalkan lapangan.


"Ar gue mau ngomong sama Lo" pinta Elvano,


Arion menatap wajah El sekilas lalu mengangguk dan mereka menuju ruang pribadi tetapi sebelum itu Arion ke kelasnya dulu mengambil ponselnya.


setelah mengambil ponselnya keduanya berjalan bersama seraya berbincang hal kecil biar gak tegang.


"Ar hubungan Lo serius kan sama Kaila?" El menyenderkan kepalanya di bahu kursi seraya menatap langit ruangan


"Iya gue serius, kenapa?"


"Gapapa si, cuman gue sebagai sahabatnya mau ngasih peringatan aja ke Lo, kalo sampe lu bikin Kaila sedih, kecewa, sakit hati . gue sebagai sahabatnya bakal jamin Lo gak bisa bertemu dia lagi atau menemukan Kaila lagi."


"Ck, gue gak bakal lakuin itu semua, gue serius sayang ko ke dia bahkan gue sempet mikir ini apa harus gue dan Kaila nikah secepat nya biar Kaila gak pergi atau ninggalin gua"


"Omongan Lo Sekarang gua pegang, oh ya gue bakal gak di sini Beberapa Minggu gue titip jaga Kaila ya"


"mau kemana lu?"


"ada urusan, itu gua gak bisa bilang ke Kaila kalau gue pergi jadi titip ya. malam ini gue nginap besok gue sama Al berangkat"


Arion ingin menanyakan lebih lanjut namun d urungkan mungkin El emang tak ingin di tanya lebih lanjut, dirinya pun hanya mengangguk setuju setelah .


"Ar Kaila itu orangnya tipe di pendam sendiri jadi Lo harus bisa nyesuain dia, kalo pun Lo tau dia bohong tolong jangn langsung di marahin tanya baik-baik dulu, biasanya dia bohong ada Sesuatu"


"Lo kenapa sih El? ada masalah? atau butuh apa gitu? ko Lo ngomong gitu"


"Gak ada mulut gua aja yang mau ngomong gitu"


"Aish, serah lu dah mumet gua!"


El tersenyum menatap langit-langit ruangan, entah kenapa dirinya hanya ingin berkata demikian sesuai isi hati dan otaknya,


"Gue mau balik kelas" El berdiri


Arion yang tadi hendak menghubungi Kaila langsung di batalkan saat El berkata mau pergi ke kelasnya, Arion merasa heran dengan tingkah El dengan tiba-tiba ingin mengajaknya bicara.


Sikap dingin Arion itu hanya ke orang lain kalau sedang ke teman-teman nya atau teman Kaila, Arion tidak terlalu dingin mencoba untuk membuat suasana menjadi lebih nyaman, maka itu tadi Arion sempat banyak tanya ke El agar dirinya tidak penasaran dan bisa menjelaskan ke Kaila nantinya.


"El Lo kenapa si? Lo gak sakit kan?" akhirnya ego yang sedari tadi tak ingin bertanya banyak pun tiba-tiba saja runtuh


"Gila lu? gue sehat wal Afiat gini d bilang sakit"


"trus lu kenapa sok misterius mo pergi gak bilang lagi ke Kaila"


"Gue ada urusan Ar, jadi gua minta tolong ya?"


"Terserah! tapi Lo harus janji kalo ada apa-apa hubungin kita"


"Yoi, gue balik kelas deh takut di sangka macam-macam gua apalagi kita berdua di sini yakali"


El kembali ke kelas, sebenarnya dirinya kembali ke kelas hanya untuk mengambil tas miliknya karna Al sudah berada di parkiran mungkin niat menginap malam ini mereka batalkan.


di saat El menutup pintu , Arion menghubungi Luke untuk meminta bantuan di jemput sekarang , dirinya ingin pergi mengurus urusan di rumah sakit dan meminta persetujuan Kaila,


kalaupun Kaila tak setuju Arion berencana membawa anak-anak yang belum di temukan orang tua nya itu ke Mansion milik keluarga nya ataupun villa miliknya di daerah pesisir pantai.


......Luke (chat)......


^^^"gue tunggu"^^^

__ADS_1


"gue alasan apa anjir ke Thania"


^^^"tau"^^^


"nyusahin emang lo!!"


^^^"gajih Lo gua potong bulan ini"^^^


"Y!"


^^^"15menit dari sekarang! ^^^


^^^kalo Lo gak datang, gue bikin^^^


^^^lo gagal nikah sama Thania "^^^


"Kurang ajar"


^^^"Read"^^^


Luke yang berada di markas langsung menghubungi kekasihnya itu agar bisa memberikan ijin ke Arion karna dirinya membutuhkan Arion untuk menjelaskan secara detail apa yang terjadi di pinggiran kota kemarin .


Karna yang namanya bucin apapun yang di inginkan pasti akan di turuti oleh salah satu nya, Thania mengijinkan Arion pergi , mendapatkan ijin seperti itu Luke pun langsung segera menuju sekolahan untuk menjemput Arion.


...Arion anj (chat)...


^^^"otw cok!"^^^


"read"


Arion menghubungi Kaila, karna dirinya akan menjemput kaial terlebih dahulu lalu pergi ke rumah sakit sekalian untuk mengecek kesehatan boy. walau tidak ada janji dengan dokter ataupun rencana ya suka-suka Arion saja.


Kaila yang berada di markas pun segera bersiap setelah panggilan terputus, sedari tadi boy bersama Kevin dan anak buah yang lain di dalam ruangan tersebut dirinya yang sibuk mengecek file-file penting dan pengiriman barang yang harus di setujui atau tidak di setujui nya .


"sudah Queen"


"El gak ada tugas untuk beberapa hari ke depan?" tanya Kaila saat memeriksa jadwal para petinggi


"Ada Queen, tapi sepertinya belum terdata" Kaila mengangguk


"Jadwal El dan Al di kurangin Vin biar gak kecapean mereka, dan kirim laporan keuangan ke gua juga Kaivan" Kevin menganggukkan kepalanya seraya bermain dengan boy. Kaila mengambil ponselnya.


...My El (panggilan)...


"Kenapa?"


^^^"Ga bisa salam dulu apa hah!"^^^


"Assalamualaikum Kaila,


Ada apa? tumben"


^^^"Ck, Waalaikumsalam"^^^


^^^"gapapa kangen aja gue,^^^


^^^Lo jadi nginap kan? soalnya Arion^^^


^^^nanti malam kan pialang^^^


^^^kerumahnya jadi gue cuman berdua^^^


^^^sama si boy"^^^

__ADS_1


El langsung menatap ke arah Albert, Albert yang di tatap pun bingung karna tak tau apa isi pembicaraan mereka berdua,


^^^"Woy diam aja lu, gak lagi belajar kan?^^^


^^^jam istirahat ini"^^^


"Liat nanti malam deh


kalo gua gak ketiduran gua kerumah"


^^^"Gak bisa langsung ke rumah gua aja?^^^


^^^kan baju-baju lu dan Al ada juga di sini"^^^


"Gak tau ah"


"eh gimana Kirana? udah eksekusi?"


^^^"Udah Sekarang Andrea ^^^


^^^di rawat di ruang perawatan,^^^


^^^niatnya sekalian semua tapi gak asik"^^^


^^^"tinggal nunggu 1 lagi, jova^^^


^^^karna dia juga harus ngerasain^^^


^^^apa yang teman-teman nya rasakan"^^^


Tinnn (suara klakson)


^^^"Lo dimana? gak sekolah lu?"^^^


"Semabrangan, gue gak


kaya lu ya bocah"


"Dah ah mau bel"


^^^"Yaudah!"^^^


...Panggilan berakhir...


El bernafas lega, dirinya sempat kaget saat Kaila menghubungi dirinya, El kira Arion memberitahu ke kaila tentang dirinya akan pergi ternyata tidak.


"masih sempat kan?" Al mengangguk


mereka sedang dalam perjalanan menuju bandara,


Di sekolah,


Luke dan Arion baru saja keluar dari lingkungan sekolah, Wilasa ,Feli dan Naresh yang baru saja hendak kembali ke kelas tadi mendapati Luke yang tiba-tiba datang, awalnya mereka kira Luke ingin menemui ka Thania taunya si cunguk gak berakhlak yang tiba-tiba ingin di jemput pulang .


"Pengiriman barang gimana udah siap?" tanya Wilasa


"kurang kenceng mulut Lo" kesal Ares


"Sans anj ko ngegas lu nya" cibir Wilasa


"Kantin gak gue laper!" tanya Feli,


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...

__ADS_1


__ADS_2