
Setelah selesai makan. Arion akan menginap di rumah sakit menemani Kaila tetapi Wiliam tidak memperbolehkan.
Wiliam dan Kaivan sudah berada di rumah sakit untuk bergantian menjaga Kaila.
Karna kedua pria itu akan kembali ke kota B besok mereka menyempatkan menjaga adiknya Kaila sebelum kembali.
Setiba nya kedua Abang Kaila Arion pun langsung berpamitan pulang.
Setelah berpamitan Arion langsung meninggalkan ruangan kaila. hari sudah menunjukkan pukul 08.11 Malam Arion tidak berpamitan dengan Om Arya juga Naresh .
Dalam perjalanan Arion mampir ke rumah makan karna perutnya tiba-tiba merasa lapar.
Menunggu beberapa menit makanan yang di pesan Arion sudah di sajikan. Arion mengambil gampar dirinya sebelum makan.
"Aku mampir membeli makanan dulu baru pulang" isi pesan Arion juga mengirimkan foto yang baru saja di ambilnya.
"Makan lah dulu agar cepat pulang di luar sangat dingin" balas Kaila
"Baiklah tuan putri"
Arion menikmati makanannya dengan suasana hening malam di temani alunan musik yang di tampilkan di rumah makan itu.
Setelah menyelesaikan makan dan juga sudah membayar. Arion menuju rumahnya.
Tiba di rumah.
Rumah Arion tampak sepi karna semua orang sudah tertidur agar tidak terlambat karna besok hari Senin tak boleh terlambat.
Arion menuju kamarnya untuk istirahat.
setiba di kamarnya Arion membersihkan badannya dulu baru berisitirahat dan mengabari Kaila.
Kaila tak membalas pesan Arion karna sudah tertidur. begitu juga dengan kedua abangnya yang ikut tertidur.
Arion merebahkan badannya tak lama dia pun tertidur.
Pagi serasa cukup cepat bagi Arion .
Semua orang di rumah sudah bersiap berangkat ke tujuan masing-masing.
Kaivan memberitahu Arion mereka akan kembali setelah Arion pulang sekolah jadi selama Arion sekolah yang akan menjaga Kaila mereka berdua.
Arion mengikuti apa yang di perintahkan calon Kaka iparnya untuk berangkat ke sekolah.
Arion terlambat sampai ke sekolah pagar nya sudah di tertutup.
"Aku tak mungkin menghubungi ka Tania bisaΒ² dia murka" batin Arion
Arion berhenti beberapa meter dari depan gerbang sekolah untuk memikirkan bagaimana cara agar bisa masuk ke sekolah.
"Ini membuat ku frustasi"
"Haruskah aku memanjat pagar itu"
"Sebutan raja es akan berganti dengan sebutan anak nakal"
Gumam Arion sendirian di dalam mobil.
Wilasa yang sudah berada di sekolah menghubungi Arion karna dari tadi tak kelihatan batang hidungnya.
" ....... "
"Aku? Aku di depan sekolah aku tak bisa masuk"
" ...... "
__ADS_1
" Bisa kah kau membuat Pak guru telat masuk? Aku akan memikirkan cara untuk masuk ke sekolah setelah Anak buah ku datang"
" ...... "
"Niat ku juga awalnya akan ijin tetapi aku sudah berjanji kepada Kaila juga Kaivan "
"......"
"Brisik Wil pikirkan saja apa yang ku katakan. tak usah mengurusi hubungan ku. kau jomblo dan kau kasihan"
"......."
"Ck. cepatlah sebelum ka Thania mengetahui aku belum tiba di sekolah"
"......."
"Ya begitu baru sahabat ku"
Setelah memutuskan panggilan salah satu mobil berhenti di belakang mobil Arion yang dimana di dalamnya ada dua orang anak buah Arion.
"Bos" ucap salah satu anak buah.
"Kau bawa apa yang aku suruh?"
"Sudah siap bos"
"Ok ikuti aku ke pojok sekolah di sana" sambil mengarahkan jarinya ke sisi sekolah yang tertutupi pepohonan, lalu Arion menutup kaca mobilnya dan mulai mengendarai mobil di ikuti mobil anak buahnya.
Mereka tiba di tempat yang di tunjukan Arion. anak buahnya langsung menyiapkan tangga untuk membantu Arion memanjat dinding pembatas.
Saat hendak naik Arion memberikan kunci mobilnya kepada anak buahnya "Bawa kembali mobil ini ke sekolah pukul 03.15 sore kalian berdua. perintah Arion .
"Baik bos"
Arion melupakan sesuatu benda yang ada di atas tiang lampu di sampingnya dimana terdapat cctv segala arah.
Ketika Arion sudah di dalam lingkungan sekolah anak buahnya kembali ke markas.
Thania yang masih mengawasi Arion dari cctv sambil memikirkan bagaimana akan menghukum adiknya ini agar murid yang lain tidak mengikuti tingkah laku nya.
Arion berjalan menuju kelas nya karna koridor sangat sepi Arion berlari kecil takut ketahuan kalau dia baru datang.
Wilasa sudah menghambat guru yang akan mengajar dengan cara mengajaknya berbicara di kantor guru. setelah Arion tiba di kelas dan memberitahu ke Wilasa kalau dia sudah tiba barulah Wilasa mengajak guru itu ke kelasnya .
Andrea memperhatikan Arion sedari tadi.
"Andrea" tegur Arion
"Ya ada apa rion?"
"Tugas kelompok tolong kirimkan aku semua yang belum di kerjakan"
"Kau yakin?Tidak banyak cuman kita bisa mengerjakan bersama dengan Wilasa juga Naresh"
"Kirimkan saja aku yang akan mengerjakan yang belum"
"Baiklah"
Tak lama Wilasa dan seorang guru masuk kedalam kelas.
Arion memuji Wilasa menggunakan jempolnya dengan artian Kerja bagus Wilasa tak memperdulikan langsung berduduk di samping Arion .
Guru menjelaskan pelajaran lalu memberikan soal untuk di jawab. Setelah beberapa jam belajar waktu istirahat tiba.
Arion dan Wilasa sedang menuju kantin tiba-tiba pengumuman terdengar.
__ADS_1
"Perhatian, Siswa yang bernama Arion Melviano segera keruangan kesiswaan"
Dengan tampang santai nya Arion berbalik dan menuju ruangan kesiswaan. Saat tiba di ruangan kesiswaan satu orang guru di ruangan itu berduduk.
"Selamat pagi Bu" sapa Arion
"Pagi, duduklah dulu"
"Kenapa saya di panggil ke sini Bu?"
"Apa kau tak tau kalau kau melakukan kesalahan?
Saat hendak menjawab pertanyaan guru itu tiba-tiba pintu terbuka.
Seolah wanita berpakaian rapi tinggi cantik yang tak lain adalah Thania kepala sekolah di man Arion bersekolah juga sekaligus kakak pertama Arion .
"Tamatlah Pagiku yang cerah" batin Arion
"Selamat pagi kepala sekolah" sapa guru yang bersama Arion
"Pagi, Biarkan saya yang memberitakan siswa ini" ucap Thania
"Baik Bu kalau begitu saya keluar dulu"
di jawab dengan Anggukan oleh Thania.
Arion tampak gelisah dan kadang menggaruk bagian belakang kepalanya yang tidak gatal.
Thania duduk berhadapan dengan Arion .
"Beritahu aku kenapa saat ini aku berada di depanmu" perintah Thania .
"Aku tidak tau ka" jawab Arion
"Aku bukan kakak mu saat berada di sekolah"
"Saya Tidak mengetahui kesalahan apa yang saya perbuat dan mengapa saya berada di sini"
"Aaah begitu, kalau begitu mari kita saksikan video ini" sambil memutar laptop ke arah Arion
"Aish shit, Aku tak tau kalau di situ ada cctv" batin Arion
"Bagaimana penjelasan mu setelah menyaksikan video itu"
"Saya mengakui kesalahan yang saya perbuat, saya menerima hukuman apapun yang di berikan"
"Kau yang meminta. Bersihkan toilet pria yang ada di sekolah ini. karna kau mengakui kesalahan saya akan meringankan hukuman ini dengan cara bersihkan toilet itu ketika istirahat kedua"
"Tapi kaa," tak jadi mengeluh karna takut akan di tambahkan lagi hukuman nya.
Setelah mendapat kan perintah itu Arion kembali kekelas dengan wajah dingin makanya dia di juluki raja es.
"Bagaimana apa kata gurunya?" tanya Wilasa
"Ka Thania yang memberikan hukuman" jawab Arion dengan malas
"Tak sempat makan astaga cepat sekali" batin Arion .
Halo Kakak-kakak β€οΈπ
Maaf kalau ada salah kataπ semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload πππ.
Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like π
jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update ππππβ€οΈβ€οΈ
__ADS_1
Terimakasih β€οΈπ