Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 28


__ADS_3

Sebelum tiba di rumah sakit Arion membeli buah untuk kaila.


Tiba di rumah sakit.


Arion keruangan Ares terlebih dahulu memberikan sekantong buah-buahan untuk Ares.


"Bagaimana keadaan mu?"


"Tak akan merenggut nyawa ku"


"Aku berharap begitu, ini buah makan lah"


"Bagaimana keadaan Kaila?"


"Sudah membaik namun harus tetap berhati-hati jangan sampai terbentur, Dimana candy?"


"Sedang di interogasi ayah"


"Bagaimana kau akan membalas laki-laki itu?"


"Aku sudah menyusun rencana setelah aku keluar dari sini baru kita eksekusi"


"Baiklah cepat sembuh aku menantikan rencana mu, aku pergi dulu"


"Okey hati²"


Arion menuju ke ruangan Kaila.


Kaila nampak tertidur sedangkan kedua abangnya sedang sibuk di depan laptop masing-masing.


"Ini buah makan lah sebagai cemilan untuk kalian sambil bekerja" Arion menaruh sekantong buah-buahan di depan Wiliam dan Kaivan.


Tidak ada yang menghiraukan keberadaan Arion. kedua laki-laki Nelson fokus ke laptop Wiliam memperhatikan data perusahaan milik ayahnya. Kaivan sedang memeriksa file yang di kirimkan Jason tentang Andrea.


Kaila tertidur pulas Arion duduk di sebelahnya sambil memandangi Kaila. Arion mengeluarkan ponsel nya dan mengabadikan momen Kaila tertidur seperti putri tidur.


Arion juga memegang tangan Kaila yang di pasangi infus lalu memotret dan memposting ke akun sosial media nya.


"Get well soon, dear❤️" caption Arion, tak butuh waktu lama postingan mendapatkan komentar juga like yang banyak.


"Astaga tangannya sangat putih"


"Cepat sembuh untuk kekasihmu"


"King and queen"


#Masihtidakpercaya


beberapa komentar dan hastag trending akibatnya. Ibu Arion sedang berada di kamar menikmati waktu berduaan dengan ayah nya namun tertegun ketika melihat postingan Arion dengan caption mengandung pro dna kontra.


"Apa Arion memiliki kekasih?" tanya nyonya Walsh kepada suaminya


"I don't know honey, why?"


"Arion mengunggah foto ini" menunjukkan foto kepada suaminya


"Baguslah kalo dia memiliki kekasih"


"Sayanggg gadis itu sepertinya berada di rumah sakit. maukah mengantarkan ku ke sana?"


"Haruskah?"


"ANTARKAN AKU ATAU TIDUR DI LUAR"


"Hmmmmmmmmmmmmm Baiklah mari bersiap"


Mereka bersiap kerumah sakit. saya hendak meninggalkan rumah Thalia putri bungsu nya menghampiri mereka


"Mau kemana mah?"


"Ada apa sayang?"


"Tidak apa² bolehkah Lia ikut?"


"Tentu kenapa tidak"


Mereka bertiga berjalan ke arah mobil.

__ADS_1


"Kau tau rumah sakitnya?" tanya nyonya Walsh


"Kita hubungi Arya apa di rumah sakit milik Arya"


Tuan Walsh menghubungi adiknya.


tutttt


tuttttttt


tutttt


tutttt


" ....... "


"Apa Arion membawa temannya ke rumah sakit mu?"


" ...... "


"Baiklah aku ke sana, Apa Ares masih di ruma sakit?"


" ...... "


"Oke"


tanpa banyak basa-basi panggilan pun di akhiri .


"Ada apa dengan Ares?"


"Apa mamah tidak lihat di grub chat keluarga besar Walsh ? Ka Ares tertembak saat malam itu"


"Ohh Astaga mamah tak sempat melihat percakapan itu"


"Kita berangkat" cela sang ayah


Dalam perjalanan mereka nampak berbincang-bincang membahas sekolah Thalia juga cita-cita nya.


di perjalanan mereka membeli bunga juga roti dan buah-buahan untuk Ares juga Kaila .


Sedangkan di ruangan Kaila .


"Kau sudah bangun kai, apa kau lapar?" Arion peka


"hmm" mengangguk


"Mau makan apa?aku membeli buah²an mau pesan makanan?"


"Makan buah dulu, tolong kupaskan apel itu" tunjuk Kaila


"Baiklah" Arion mengambil lalu mengupas apel yang kaila inginkan lalu memberikan kepada Kaila .


"Bang kalian kembalilah ke apartemen untuk beristirahat dulu biar aku dijaga Arion" ucap Kaila sambil memakan apelnya


"Habiskan yang dimulutmu sebelum berbicara" tegur Kaivan sambil memainkan ponselnya.


"Kalian beristirahat lah bang, aku yang akan menjaga Kaila di sini tak akan terjadi apa-apa. " Akrab Arion


"Baiklah jaga dia untuk kami" ucap Kaivan sambil membereskan barang-barang .


"Aku belum menyetujui kenapa kau sudah bersiap?" gerutu Wiliam ke Kaivan


"Bang kita juga perlu istirahat besok kita harus kembali ke kota B setelah memastikan Kaila baik² saja" Kaivan sudah bersiap.


"Ya kau benar" dengan malas Wiliam memasukkan barangnya ke dalam tas.


Setelah Wiliam bersiap mereka pun meninggalkan Arion dan Kaila. saat mereka ingin keluar berpapasan dengan orang tua Arion.


Kedua orang tua Arion sudah di beritahu Arya bahwa Ares dan Kaila di ruangan VVIP kamar 1 dan 4 saat ini mereka sedang menuju ruangan Ares untuk menjenguknya terlebih dahulu.


Saat di ruangan Ares mereka tak begitu lama karna mereka ingin segera bertemu dengan Kaila.


Orang tua Arion meninggalkan ruangan Ares.


Ares menghubungi Arion melalui pesan.


"Orang tua mu berada di rumah sakit sekrang menuju ruangan kaila" isi pesan Ares

__ADS_1


Arion yang sedang bercanda dengan Kaila tak mendengar kalau Ares mengirimkan pesan.


Tak lama pintu kamar terbuka.


Kaila dan Arion menghadap pintu.


"Eh mamah" Arion terkejut melihat orang tua nya.


"Bocah nakal. kau apakan menantu mamah sampai bisa terbaring di sini" tanya sang ibu


Ibu Arion menghampiri Kaila.


"Bagaimana keadaan mu sayang" bertanya dengan Kaila.


"Sudah mulai membaik Tante" malu² Kaila menjawab


"Syukurlah ini Mamah bawakan buah² an, roti juga makanan"


"Terimakasih Tante"


"Panggil mamah aja sayang kamu kna calon menantu idaman mamah" dengan nada bercanda


Mereka berbincang dengan akrab. cukup lama mereka berbincang orang tua juga adiknya Arion kembali kerumah nya.


Arion duduk di samping ranjang Kaila.


Kaila istirahat setelah meminum obat dan makan.


Arion merebahkan kepalanya di sisi ranjang kaila dan tertidur.


Besok kedua tuan muda Nelson kembali ke kota B tak bisa berlama-lama di sini .


Ruangan Kaila sunyi.


Tak terasa hari sudah gelap Arion terbangun ketika merasakan lehernya sakit.


"ughh leher ku" gumamnya


Kaila terbangun ketika mendengar Arion bergumam.


"Astaga sudah gelap" dengan nada khas bangun tidur


"Apa kau lapar sayang"


"Ya aku ingin Nasi goreng"


"Aku akan membelikan untuk mu di restoran depan"


"Hmmm Apa aku boleh ikut?Sangat bosan di sini"


"Aku akan bertanya ke om Arya dulu"


Arion menghubungi om nya setelah dapat persetujuan baru Arion mengambilkan kursi roda untuk membawa kaila ke restoran depan.


"Ayo kita makan malam"


Kaila duduk di kursi roda dan di dorong oleh Arion ke depan restoran. saat melewati ruangan Ares tak sengaja bertemu candy keluar ruangan.


"Tuan" sapa candy


Arion membalas dengan anggukan dan terus mendorong kursi roda ke arah restoran depan rumah sakit.


setiba di restoran Arion makan yang di inginkan Kaila. beberapa menit kemudian makan yang mereka pesan sudah siap di sajikan d atas meja.


"Apa tangan mu masih sakit?"


"Hmm Masih terasa sakit saat di gerakan"


"Aku akan menyuapimu sini aku bantu"


Halo Kakak-kakak ❤️🙏


Maaf kalau ada salah kata🙏 semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload 🙏🙏😭.


Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like 🙏


jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update 🙏🙏🙏🙏❤️❤️

__ADS_1


Terimakasih ❤️🙏


__ADS_2