
"Lo mau nya apa si hah!!"
"bikin masalah aja!!"
"kalo mommy di panggil gimana!!"
"Mikir Gal biarpun mommy diam aja juga pasti dia cape!!" Terus berceramah seraya menyeret paksa Galaxy
Kaila yang sudah beberapa langkah dari mobil karna sedari tadi menunggu keduanya tak kunjung datang berencana untuk mencari di dalam sekolah, eh tapi baru beberapa langkah keduanya sudah berjalan ke arah dirinya,
Masih dengan ceramah Davian, Galaxy hanya diam saja mendengar ucapan demi ucapan Davian ,masih untung dirinya cuman u ceramahi Davian kalau langsung di beri tindakan bisa k.o dirinya,
"Tumben lama? Alana udah duluan padahal" Davian melirik Galaxy,
"Galaxy makan seblak level 10 mom trus sakit perut" Kaila menggeleng tak paham dengan tingkah keduanya ini,
...🦍🦍🦍🦍🦍...
Selesai makan malam Davian langsung mengajak sang adik masuk ke kamar untuk di interogasi, ah anu kamar anak-anak sekarang sudah di pisah tapi tetap di lantai tiga begitupun kamar Varez,
"Jadi?" Galaxy pun mulai menceritakan semuanya sedari awal dirinya marah.
Davian ikut kesal mendengar cerita yang di ceritakan Gala, bagaimana tidak kesal? mommy mereka di katakan kalau seorang pelakor entah dari mana anak-anak itu mendapat berita tersebut, iya andai cuman sekali dua kali mereka mengejek ,
ini tidak hampir setiap pertemuan atau berpapasan dimanapun mau kantin atau kelas anak-anak itu megejek dan membicarakan tentang Kaila sebagai seorang anak tak mungkin kan diam terus di saat orang tersayang di ejek?
"Biar besok Abang yang bilang mommy kalau-kalau mommy di panggil ke sekolah" Galaxy mengangguk,
Karna sudah hampir jam 9 malam anak-anak pun sudah tertidur karna kaila tidak mentoleransi jika mereka begadang kecuali hari libur, bahkan ponsel mereka harus di matika saat jam tidur.
Ah ya singkat cerita nya selesai acara kemarin keluarga besar sudah kembali ke rumah Karna kesibukan mereka, bahkan El dan Al juga ikut pulang bersama orang tuanya, Orang tua kaila juga bukan mereka tak ingin menetap tetapi ada pekerjaan juga di negara mereka tinggali saat ini,
Athifa? Athifa lebih sering menginap di rumah orang tua Arion karna jarak tempuh ke sekolah lebih dekat dan juga ada Thalia, bahkan mereka berdua di bilang kembar beda rupa karna terlalu sering bersama.
...Drttttttt...
...Drttttt...
...Drttttt...
...TING...
...TING...
...TING...
ponsel Kaila sedari tadi tak berhenti berbunyi,
...Drttttttt...
...Kevin (calling)...
__ADS_1
^^^"KENAPA!"^^^
"Queen! markas di serang!!"
^^^"APA?"^^^
"Markas di serang"
...panggilan berakhir...
kaila panik namun mencoba tenang karna kalau dia panik bisa-bisa otaknya tidak jalan dan ngeblank, dirinya pelan-pelan keluar kamar agar tidak terdengar suara dan mengganggu anak-anak, bahkan saat ini Kaila masih menggunakan piyama,
"Queen" raut wajah serius anak buah BD yang berada di markas ,
"Siapkan mobil segera!" titah Kaila.
Kaila berjalan menuju tempat tinggal para maid dan baby sitter di halaman samping rumah,
...TOKKKK...
...TOKKKK...
...TOKKKK...
"Iya nyonya?"
"baik Nyonya" Kaila kembali berjalan menuju pintu, dirinya hanya menggunakan piyama dan sendal rumah.
"Bagaimana keadaan markas?"
"Ada beberapa penjaga yang berjaga di depan terluka Queen!"
"Ashh!! Sialan sudah di obati?"
"sudah Queen namun ada yang tertembak" Kaila berpikir keras masalah ini mungkin sudah atau belum sampai ke telinga Para King BD,
...Ares (calling)...
"Hallo?"
"Hallo kai?"
"Woy Matiin musiknya!"
"Halo kai?"
^^^"Eh hallo Res, Lo dimana?^^^
"Gue? Gue lagi di tempat Mark
__ADS_1
dangdutan. kenapa?"
^^^"Gue butuh bantuan anak BB"^^^
"To the point kai, jangan bikin gue
jadi panik gini lu!"
^^^"Gue minta tolong antar beberapa^^^
^^^ambulans ke markas gue"^^^
^^^"Tapi rahasiakan untuk beberapa saat^^^
^^^dari Arion, bisa gak?"^^^
"emang ada apa si?"
^^^"markas gue di serang, gue lagi dalam^^^
^^^perjalanan menuju markas"^^^
"wait wait!!! 10menit!"
...Panggilan berakhir...
Kaila sedikit panik bukan karna apa dirinya takut anak buahnya banyak yang gugur karna kelelahan apalagi baru saja mereka beristirahat,
...🦍🦍🦍🦍🦍...
Mata kaila sudah tak bisa di kondisikan lagi kala melihat beberapa anak buahnya yang sedang berjuang mempertahankan markas,
bunyi suara bisik dari tembakan yang saling bersahutan menggema di telinga,
"Queen sebaiknya bersembunyi, keadaan sedang tidak kondusif lawan terlalu banyak"
"tutup mulut Lo ! bawa yang terluka ke belakang! lepaskan Molly bawa ke gue!"
Vibes seorang Queen of the devil terlihat sangat jelas dan mengerikan walaupun pakai piyama, Molly singa peliharaan Kaila di bawa keluar seperti terpancar kemarahan di mata Raja hutan tersebut,
"Hay boy mari berjuang untuk para sahabat kita" Kaila memeluk seraya mengelus Singa itu,
Seperti ada keraguan di benak Kaila namun dirinya tak boleh goyah, tak mungkin membiarkan anak buahnya berjuang sendirian.
Senjata milik Kaila sudah tersiap rapi dan topeng penutup wajahnya agar tak di kenali pun sudah terpakai,
"GWAAAARRRRRRR!!!" Auman molly membuat orang-orang terdiam sejenak,
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...
__ADS_1