
Mereka tiba di restoran milik keluarga Wilasa.
"Sajikan makanan nya" ucap Wilasa
"Baik tuan"
para pelayan menatap rapi semua hidangan.
"Silahkan dinikmati makan malam nya tuan nona" ucap manager yang mengurus restoran itu.
"Terimakasih" ucap Kaila
"Tak perlu berterimakasih nona itu kewajiban kami" manager itu tampak terkejut mendengar kata-kata Kaila "Jarang sekali ada yang berkata begitu" batinnya
"Kalian boleh kembali" perintah Wilasa
Candy nampak canggung ikut makan bersama para tuan dan nona muda, Kaila paham raut wajah Candy.
"Apa yang kau pikirkan?Jangan sungkan Dy kita sekarang teman jangan maluΒ²" ucap Kaila
"Kaila benar jangan terlalu banyak berpikir nikmati saja apa yang saat ini kita nikmati" tambah Feli
"Ah ya terimakasih" Candy memakan makanannya
Ares yang memandangi Kaila sedari tadi membuat Arion sedikit kesal, Arion mengirimkan pesan ke ponsel Ares .
"Dia milikku jangan pernah berpikir untuk merebutnya" isi pesan Arion
Ares tak membalas pesan Arion melainkan langsung menjawabnya
"Ya tentu , dia milikmu sekarang besok dan seterusnya tak akan ada yang berani merebutnya kalau pun ada kau pasti akan membuat orang itu hilang" ejek Ares
"Apa yang aku lewatkan?" tanya Wilasa
"Shut up makan makanan mu" ucap Arion ke Wilasa
Setelah selesai makan malam mereka kembali kerumah masing-masing, Kaila dan Arion kembali ke apartemen.
Arion tidur di apartemen Kaila di kamar sebelah.
Arion lupa memberikan obat yang harus di minum Kaila setelah makan malam Arion pun menuju kamar Kaila.
"Sayang minum obat dulu" sambil mengetuk pintu kamar Kaila
"Hmm haruskah?"
"Tentu sayang ini obat dan air putih nya"
"Aaaaa sudah kan"
"Oke good girl" sambil mengelus kepala kaila "Tidur lah besok kita harus sekolah"
"Selamat malam Vian" ucap Kaila sebelum menutup pintu
Arion kembali ke kamar tamu untuk tidur sebelum tidur Arion memeriksa ponselnya
"Apa yang kau bicarakan saat di restoran tadi res?" Wilasa
"Kau ingin tau?" Ares
"tentu saja, tak boleh ada rahasia" Wilasa
"Woy Arion " Ares menyebutkan Arion di grub chat
" Y ? " Arion
Ares mengirim screenshot chat nya dengan Arion "Tuan muda yang posesif" ucapnya Ares
"Ck, Si bucin" ejek Wilasa
"Banyak bacot" balas Arion
" hahahaha " Ares dan Wilasa
Isi chat grub mereka.
Arion mencharger handphone nya dan tak lama kemudian Arion tidur.
Pagi pukul 05.25
Kaila menyiapkan sarapan pagi untuk nya dan Arion, Arion membantu Kaila menata makanan di meja makan.
__ADS_1
"Jangan lupa minum obat sayang" Arion mengingatkan Kaila
"Iya Sayang masih pagi jangan cerewet"
"Ck, Yayaya makan lah sebelum kita terlambat"
Setelah makan mereka bersiap untuk sekolah.
Di perjalanan menuju sekolah kaila menghubungi wiliam untuk menanyakan kabar orang tua mereka.
Setelah mengetahui kabar orang tuanya Kaila memasukkan ponselnya ke dalam tas ransel milik nya
Tiba di sekolah.
"Kenapa wanita jal*ng itu selalu berangkat dan pulang bersama Arion" gerutu Andrea
"Ada apa?" tanya jova
"Tak ada" jawab kaila lalu masuk ke dalam sekolah
Arion mengantar Kaila sampai ke kursi di kelasnya baru Arion ke kelasnya untuk memastikan keadaan Kaila.
di kelas Arion.
"Ah tuan muda posesif sudah datang" ejek Ares
Arion menatap Ares dengan tajam seperti ingin menerkam, "Tutup mulut mu atau ingin aku bantu menutup nya" bisik Arion sebelum duduk di kursi nya
"Kenapa kalian tidak baku hantam saja" ucap Wilasa memprovokasi
Arion dan Ares menatap ke arah Wilasa bersamaan
"Ah sudahlah" ucap Wilasa lagi
Pelajaran dimulai seperti biasa kelas hening fokus pada penjelasan guru di depan.
"Sudah mengerti apa yang saya jelaskan?" tanya guru tersebut
"Paham Pak"
"Yaa"
Ucap murid di kelas Arion
Guru itu meninggalkan kelas Arion karna jam pelajaran pertama sudah hampir selesai.
"Sebenarnya aku tak paham" ucap salah satu murid
"Kau kira aku paham?"
"Kantin saja yuk lapar"
Percakapan murid di kelas Arion.
Arion berjalan hendak meninggalkan kelas dengan cepat Andrea menghalangi Arion untuk memberikan undangan.
"Ini jangan lupa datang besok malam" ucap Andrea
Arion menerima undangan itu namun tak berkata sedikit pun dan langsung meninggalkan Andrea.
"Sial, liat saja nanti" batin Andrea
Andrea pun menghampiri Ares dan Wilasa untuk memberikan undangan yang dia berikan ke Arion tadi.
"Jangan lupa datang" ucap Andrea
"Tentu" jawab Wilasa sedangkan Ares hanya berdehem saja.
Setelah mendapat undangan dari Andrea mereka berjalan menuju Basecamp, setiba di basecamp mereka memesan makanan via online.
Arion mengajak Kaila untuk ke makan siang bersama. "Aku ingin makan di kantin" ucap Kaila
"Pesan saja kita makan di base bersama"
" Aku ingin makan di kantin Vian"
"Yasudah ayo ke kantin"
"Tentu, Yuk fel" ajak Kaila ke Feli
Mereka bertiga menuju kantin, Wilasa menghubungi Arion.
__ADS_1
"Dimana? Kami di basecamp" isi pesan dari Wilasa
"Dikantin bersama Kaila dan Feli" balas Arion
"Oh Ok"
Kaila memesan makanan untuk nya dan Arion di ikuti Feli , mereka duduk bersama saat menunggu makan selesai tak lama Andrea menghampiri mereka.
"Haii, boleh bergabung?" tanya Andrea
"Silahkan" jawab kaila
"Berani sekali menampakkan wajah di depanku" batin Kaila sambil menyeringai
"Ah kai maafkan aku tak sempat menjenguk mu" memegang tangan Kaila
"Tak apa" jawab kaila
"Ini aku mengundang kalian ke ulang tahun ku besok malam jangan tidak datang" sambil memberikan undangan ke Kaila dan Feli
"Tentu kami akan hadir" ucap Feli
Makan yang mereka pesan sudah tiba, Andrea juga memesan makanan untuk ikut makan bersama di meja Kaila.
Kedua teman Andrea pun ikut mengekori Andrea duduk di meja Kaila,
setelah selesai makan Arion memberikan obat untuk kaila minum.
Andrea mengutuk Kaila dalam hati setelah melihat tingkah Arion ke Kaila saat memberikan perhatian.
"jal*Ng kurang ajar liat saja akan aku habisi kau" batin Andrea
Mereka bertiga pun setelah membayar di kasir mereka menuju basecamp yang dimana Ares dan Wilasa sudah berada di sana.
Andrea masih mengikuti mereka bertiga sampai saat hendak masuk ke dalam basecamp Arion mengehentikan langkahnya dan di ikuti Kaila Feli.
"Cukup sampai di sini kalian boleh mengikuti kami" ucap Arion
"jangan kasar sayang" Kaila mengedipkan mata saat menatap Arion
"Kami hanya ingin bergabung dengan kalian" ucap jova sebelum Andrea menjawab.
"Kalian siapa?Ruangan ini milikku aku yang menentukan siapa yang boleh masuk" Arion
"Sudahlah tak apa kita kembali saja ke kelas" Andrea bersikap polos
"Ck, bersikap seperti gadis polos" batin Kaila
Arion melingkarkan tangannya di pinggang Kaila mengajak masuk Feli hanya menyeringai ke arah Andrea sebelum masuk.
"Brengs*k lihat saja Arion kau akan memohon kepadaku nanti" batin andrea kesal sangat kesal
Di dalam basecamp.
"Ada apa kalian sangat ribut di depan" tanya Ares
"Tiga serangkai ingin ikut masuk ke sini" jawab Feli
"Ck, pantas saja"
Mereka berkumpul dan berbincang di basecamp sambil menunggu bell masuk kelas.
"Jangan lupa nanti malam" ucap Ares
"Ya tentu" Arion
"Bisakah itu nanti saja? Bell masuk sudah terdengar" sela Wilasa.
Mereka kembali kekelas masing-masing, Arion hendak mengantar Kaila tetapi di tolak Kaila karna guru yang mengajar di kelas Arion baru aja masuk kelas.
Di dalam kelas Kaila tak lama guru yang mengajar tiba dan siap untuk menjelaskan
pelajaran ketiga nanti olahraga mereka akan berada di lapangan.
Halo Kakak-kakak β€οΈπ
Maaf kalau ada salah kataπ semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload πππ.
Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like π
jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update ππππβ€οΈβ€οΈ
__ADS_1
Terimakasih β€οΈπ