Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 132


__ADS_3

Skip istirahat,


"Eh Lo liat gak di mading tadi pagi foto Andrea dkk di club malam ganas bangett"


"Tadi pagi juga Andrea labrak Kaila kan, trus katanya Kaila bunuh Kirana?"


"Ngomong-ngomong Kirana, ko dia gak keliatan? apa bener yang di ucapin Andrea"


"Lo percaya ucapan Andrea? gue sih gak, gue liat juga kaila orangnya baik"


"Udah jangan bahas ah nanti malah kita yang kena imbasnya"


Beberapa percakapan murid di kantin,


Semua kabar yang ada di mading tadi sudah di bersihkan dan saat ini kepala sekolah sedang bertemu dengan orang tua yang bersangkutan,


Orang tua Kirana pun ada di sana walau Kirana tidak ada, Keadaan sekarang sangat menegangkan apalagi ada pihak yang berwajib ikut dalam rapat dadakan ini.


"Mah Ini pasti ulah Kaila mahh drea tau ini ulah dia" lapor Andrea ke ibu nya


"kamu diam aja!!"


"Jadi bagaimana ini pak?" tanya kepsek


"Anak saya gak mungkin seperti itu Bu Thania, saya yakin itu editan"


"iya Bu , saya gak mungkin seperti itu. saya tau ini ulah Kaila yang marah sama saya Bu karna Arion dekat-dekat dengan saya" Thania memijit pelipisnya


"Bu Thania, Saya juga yakin anak saya jova gak mungkin seperti itu"


"Ibu ibu bapak bapak, di sini ada pihak berwajib dan saat ini kita juga sedang menunggu barang bukti dari tim saya yang memeriksa foto itu!"


"Baiklah Bu Thania maafkan kita yang terlalu emosi" ucap Tuan Lovata


Di salah satu tempat, halaman belakang sekolah


Kaila bersama Arion duduk bersama di taman belakang.


"Kamu gapapa?" Kaila mengadah ke arah Arion


"Ya tentu, Emang aku kenapa?"


"Jangan pikirkan apapun ucapan mereka, karena aku gak bakal bikin kamu kenapa-kenapa!"


"Ck, aku cuman mikir siapa yang buat berita itu? mau sungkem aja gitu"


"Sini sungkem sama Abang dek"


"idihhh, kamu sekarang banyak bicara ya bang"


"kalau sama kamu aja Abang banyak omong dek, sama yang lain ga"


"udah ayo mau bell, enak gak sarapan buatan aku?"


"Enak nanti kita buka restoran"


"Omdo kamu, ayo ah balik kelas"


Mereka berjalan menuju kelas Kaila , Arion mengantarkan Kaila terlebih dahulu baru dirinya kembali ke kelas.


Di kelas.


"Aku balik kelas ya?" Kaila mengangguk


Arion kembali ke kelasnya, kelas Arion saat ini ramai apalagi berita hot dan terharu nya anak walikota keciduk di club malam.


"Dari mana?" tanya Ares


"Kenapa?"


"Gapapa"

__ADS_1


Tanpa menjawab lagi Arion kembali duduk di kursi nya, Wilasa yang meminta salah satu anak buah mereka di markas untuk menempelkan berita yang hot hari ini d Mading sesuai perintah Arion, dan Ares yang memanipulasi cctv sekolah.


Semua bukti ada di tangan Arion dkk, Tak mungkin menemukan bukti itu apalagi yang menyimpan semuanya Ares .


"Gimana?" tanya Arion


"Aman, Kita tinggal tunggu apa yang akan jadi keputusan mereka" Arion mengangguk


"Gue denger Kaila d tuduh nyulik Kirana?"


"Gue gak tau" bohong Arion


Wilasa hendak bertanya lebih lanjut lagi tetapi guru yang mengajar sudah masuk, mau tak mau di urungkan niat bertanya itu.


Guru menjelaskan di depan tetapi pikiran Arion di luar kelas, dirinya memikirkan bagaimana kalau orang tua Kirana mengetahui keberadaan anaknya di tempat Kaila.


"Gue gak bisa terlalu ikut campur urusan Kaila" pikirnya


Di kelas Kaila,


Kaila saat ini memikirkan apakah dirinya harus mempercepat proses kematian Kirana atau pelan-pelan seraya menikmati teriakannya.


Tak terlalu memperdulikan keadaan saat ini, kenapa? karna kaila berada di tengah-tengah kekuasaan, ada yang mengganggu ask kesayangannya Wiliam atau Kaivan ? siap-siap apapun bisnis nya akan di ratakan. melukai kaila walau satu Senti? Tuan Nelson siap turun tangan membalaskan ribuan Senti .


Bukan Kaila membanggakan tetapi sebanding dengan apa yang terjadi dengan dirinya, Kaila tak bakal memulai apapun kalau itu tidak menggangu dirinya.


Terlalu sering bersabar dengan keadaan, menunggu Andrea dkk tobat dan tak mengganggu dirinya, itu tak mungkin apalagi saat ini dirinya berada di pemerintahan milik keluarga Lovata.


kalau dirinya tidak bertindak, dia yang akan tinggal nama,


"Lo gapapa?"


"Kaila?"


"Lo gapapa?"


"Ah kenapa? gue gapapa"


Elvano menguping pembicaraan kedua perempuan di belakangnya ini, El juga tak bakal membiarkan siapapun melukai kaila walau itu Keluarga nya sendiri.


"Udah gak usah mikirin gue, lanjut perhatikan guru aja" ucap Kaila


Skip pulang sekolah.


Kaila bersama Arion menuju parkiran di belakang keduanya ada sahabat mereka, Terutama El dan Arthur yang saat ini saling senggol senggolan, sedangkan Albert yang baru masuk sekolah sudah jadi perhatian para girl girl sekolah, namun sikapnya yang cuek tidak terlalu memperdulikan.


"kamu yakin pulang sendiri?"


"iya sayang"


"Oh ya El Al jangan kerumah dulu gue mau smedi" ucap Kaila


"Alhamdulillah gue bisa bebas"


"Serah Lo deh El" tukas kaila


Kaila tau Elvano di minta Wiliam untuk menjaga Kaila walau tak wajib dilakukan dan bisa saja El menolak, bukan menolak El malah menerima permintaan Wiliam menjaga Kaila seraya menjahili nya.


"Kamu pulangnya hati-hati, aku sama Ares dan Wilasa mau ke markas dulu" Kaila mengangguk


"Aku duluan ya?" Arion mengangguk


Baru keluar dari gerbang, tiba-tiba bunyi benturan keras terdengar.


Arion dan yang lainnya yang sudah berada di ambang pintu kaget mendengar suara itu, sontak saja Arion bergegas melakukan mobilnya.


Tiba di depan gerbang banyak murid yang bergerombol, Arion tak bisa mengeluarkan mobilnya terhalang para murid.


Dapat di lihat mobil Kaila hancur tertabrak.


"KAILAAAAA" teriak Arion

__ADS_1


"Whatt????" semua member TFG panik Setelah mendengar teriakan Arion


Kaila saat ini mencoba keluar dari dalam mobil nya yang saat ini berada di trotoar dengan keadaan hancur ,



di tabrak dari belakang dengan kecepatan tinggi, Kaila yakin ini di rencanakan oleh seseorang apalagi saat ini orang yang menabrak sudah kabur meninggalkan mobilnya.


"Sayang sayang lihat aku, tetap sadar" Arion mengeluarkan Kaila dari kemudi untung saja tidak terhimpit namun luka yang di dapat Kaila sedikit cukup parah .


"KAKAKKKK" Teriak Al kakinya lemas melihat kaila saat ini yang bersimpah darah


"Bawa Kerumah sakit sekarang!!!" titah Thania .


Thania yang baru saja berjalan menuju parkiran terkejut mendengar suara benturan keras dan lagi murid-murid langsung bergerombol di pintu gerbang


Arion membawa kaila ke dalam mobil El, El saat ini tak bisa berpikir jernih gagal dirinya gagal melindungi Kaila,


"gue aja yang bawa, Lo ikut yang lain" titah Arthur yang melihat sahabat nya kacau


"Kaila, kenapa bisa hiks hikss" Feli syok dirinya sudah tak kuat berdiri dan saat ini Kaila menemaninya duduk di pinggiran.


"JALAN , APA YANG LO TUNGGU HAH!!" Arion marah


"Tetap sadar, lihat aku Kaila!!!" ucapnya


Walau terlindungi airbag/ kantung udara tetap saja kepala Kaila terbentur dan mengeluarkan darah segar.


"Sayang aku mohon" air mata Arion tak dapat di tahan lagi.


Di sisi lain, Andrea tersenyum lebar melihat kejadian saat ini rencananya berhasil. tinggal menunggu kabar kalau kaila menghembuskan nafas terakhir nya.


Sedangkan para pengawal Kaila tak dapat mencegah kecelakaan itu karna terjadi begitu cepat. saat ini pengawal bayangan melaporkan kejadian kepada tuan Nelson,


Mereka langsung gemetar saat mendengar teriakkan dari tuan Nelson setelah mendengar Kaila kecelakaan.


"Tuhann huh cobaan apa lagi ini huh huh"


"Tuan tolong tarik nafas pelan-pelan, tenang saja nona muda baik-baik saja dia kuat" mencoba menenangkan bos nya


"Panggil putra tertua ku" titahnya


Kembali ke kota A.


Mereka baru saja tiba di rumah sakit, Kaila langsung di bawa ke ruang gawat darurat keadaan nya saat ini mengkhawatirkan.


Orang tua Arion sehabis mendapatkan kabar langsung menuju ke rumah sakit apalagi nona Walsh sempat pingsan setelah mendengar kalau Kaila kecelakaan.


Naresh mencoba melacak keberadaan pelaku tabrak lari, namun sedikit bermasalah karna cctv di depan sekolah sempat di rusak.


"Gimana res?" tanya Wilasa


keduanya berada di sekolah memeriksa rekaman cctv.


Sedangkan El Seperti orang yang hilang akal duduk dengan tatapan kosong di depan pintu ruangan UGD


"Bagaimana keadaan Kaila?" tanya nona Walsh, Arion menggeleng tanda belum tau


"Oh astaga Tuhan" nona Walsh memeluk suaminya


"kita berdoa semoga Keadaan Kaila baik-baik saja"


"Arion gagal jaga Kaila mi" sang mami pun langsung memeluk putranya.


"Bang, gue titip kakak gue! gue pergi dulu"


"Lo mau kemana?" tanya Arthur, dirinya tau keadaan El dan Al saat ini tidak baik-baik saja .


"Bukan urusan Lo" Al berlalu pergi


...✨ jangan lupa like dan vote ✨...

__ADS_1


__ADS_2