
Selesai makan malam,
mereka langsung menuju ke rumah Karna tak baik angin malam untuk anak-anak.
setiba di rumah, Kaila meminta para baby sitter untuk menidurkan anak-anak karna sudah lewat jam tidur biasanya, Varez pun sudah tertidur di ranjangnya.
"baby?" panggil Arion,
"Ya sebentar Vian!" Kaila masih berada di ruang ganti mengoleskan cream malam di wajahnya,
"Ada apa?" tanya kaila saat sudah selesai dengan kegiatan nya,
"Gak mau cerita?" Arion sudah tak bisa lagi menunggu untuk kaila siap menceritakan tentang dirinya.
"Jadi......" Kaila menceritakan semuanya tentang kalia ke Arion,
"Apa kamu malu punya tunangan dengan pribadi ganda?" tanya kaila saat selesai bercerita, wajah Arion kaget tentu saja kaget dengan apa yang baru saja di dengarnya.
"Kenapa muka kamu kaya gitu?"
"Kamu malu?"
"Vian!"
"Hmm ??" cengok Arion,
"Kamu malu sama aku?"
"no! why do I have to be ashamed?"
(tidak! kenapa aku harus malu)
"Gak tau"
"Sayang denger ya? aku suka kamu bukan karna kelebihan atau kekurangan kamu. setiap orang selalu punya kelebihan dan kekurangan masing-masing begitu pun aku maka dari itu kita saling melengkapi" Kaila menunduk,
"lihat aku kai" Arion memegang dagu Kaila ,
"Jangan pikirkan apapun yang buat kamu down okey? gimana pun kamu, kamu itu pilihan aku dan anak-anak! ngomong tentang anak-anak! aku ada baca juga kemarin di komentar kalau kita tuh masih sekolah gak terlalu cocok banyak anak"
"Aku gak ambil pusing toh kita berdua yang menjalani,kita berdua yang sanggup atau enggak merawat anak-anak iya kan? setiap orang itu berbeda. jadi jangan terlalu di pusingkan aku senang aku suka aku bahagia sama kamu yang apa adanya kaya dulu maupun sekarang"
Arion memeluk Kaila, Arion tau pasti ada di pemikiran kaila kenapa dirinya bisa berbeda dari orang-orang tentunya. terdengar isak tangis Kaila walau tak nyaring tetap saja baju Arion basah di buatnya.
"Jangan nangis. Be yourself" Kaila mengangguk..
Hampir 1jam Kaila menangis dalam pelukan Arion dan setelah 1jam itu pun akhirnya Kaila tertidur dalam pelukan Arion.
Arion merebahkan tubuh kaila pelan-pelan agar tidak terbangun lalu mengecup sekilas kening Kaila.
Arion menatap wajah Kaila, dirinya entah kenapa sangat-sangat menyayangi Kaila. walau masalalu Arion datang ke padanya tetap saja dirinya tak bisa berpaling dari Kaila.
__ADS_1
"I love you forever"
(aku mencintaimu selamanya)
Merapikan rambut nakal yang menutupi wajah Kaila, Arion tak henti tersenyum melihat wajah Kaila entah magnet apa yang merasuki hatinya hingga tak bisa lepas dari Kaila kemarin hari ini dan besok maupun lusa seterusnya..
3 TAHUN KEMUDIAN.....
Kaila dan Arion juga para sahabatnya kini telah resmi lulus dari sekolah, mereka berencana merayakan kelulusan mereka di mansion keluarga Nelson karna kaila dan Arion tak bisa meninggalkan anak-anak tentunya..
"Berapa kumpulan uangnya?" Feli membuka suara ,
"Gak usah yang terlalu mewah jadi gak terlalu keluar duit banyak" Kaila memberikan saran,
"Gini aja deh karna cuman pesta kecil kaya waktu Arion lamar Kaila aja gimana? itu gak banyak keluar duit juga" saran Wilasa,
"Atur aja para cewe" Ares lepas tanggung jawab yang penting jadi .
"Menurut gue sih ok aja, yaudah kaya gitu aja toh kita-kita juga palingan keluarga kita yang datang" Feli mengangguk,
"Oke Kalian mau hari apa?" tanya Feli,
"Malam Minggu aja" ujar Arion ikut memberikan saran,
"Okey"
Mereka selesai berdiskusi pun pulang kerumah karna saat ini mereka berada di caffe milik Kaila dan Arion yang bernama DGAV Caffe , yang mana caffe ini di beli saat perkelahian Kaila 3tahun lalu..
tak lama yang lain pun menyusul balik duluan, El dan Al tidak berada di sini mereka selesai kelulusan 1minggu yang lalu langsung di minta kembali ke negara H karna sang ayah ingin kedua anaknya itu meneruskan perusahaan milik nya mau tak mau El dan Al kembali, Walau begitu El dan Al akan ikut hadir ke party kelulusan yang akan di rayakan nanti.
Skip Tiba di rumah,
"Mommy kata uncle Al mereka akan ke sini" ucap Davian saat baru saja Kaila masuk ke dalam rumah,
"minta oleh-oleh yang banyak dengan uncle okey boy?" Davian mengangguk,
"Gimana jadi?" tanya Mommy Calya seraya menurunkan Varez dari gendongan nya.
"jadi mom"
"Mom mom mom mom" Varez berlari menuju Kaila seraya berdumel,
"Jangan lari-lari Boy!" tegur Arion,
Kaila tersenyum seraya merentangkan tangannya untuk menyambut kedatangan Varez yang sedang berlari, mereka pun duduk berkumpul di ruangan keluarga .
Wiliam dan Kaivan berada di negara B karna mengurus perusahaan, sedangkan kedua orang tua juga adik bungsu Kaila si Athifa berada di negara A karna Athifa ingin bersekolah di sini biar bisa bersama Thalia.
Kedua orang tua kaila pun tak bisa memaksa kehendak Athifa karna mereka tidak ingin mengekang kebebasan anak, mereka pun akan berjalan-jalan mengelilingi negara-negara untuk menikmati masa tua mereka Kaila maupun abang-abang nya juga tak melarang selagi mereka sehat.
"Jadi kapan kalian akan melaksanakan resepsi pernikahan?" tanya sang Daddy tiba-tiba saja,
__ADS_1
"Kalau Ar sendiri ingin secepatnya Dad karna perkiraan bulan depan Ar bakal mengambil alih perusahaan Papa" ujar Arion,
"Kalau begitu kita laksanakan secepatnya" saran sang Mommy,
Keluarga Kaila maupun Arion sudah menjadi lebih dekat karna tak 1 atau 2 bulan mereka berkenalan atau dekat, maka itu tak ada rasa canggung antara Arion ke mertuanya begitupun Kaila.
"Urus saja kalian bagaimana bagusnya" ujar sang Daddy,
Arion dan Kaila pun berpamitan untuk ke kamar karna sudah gerah ingin membersihkan badan mereka, tentunya Varez di bawa karna harus mandi juga.
Skip Makan malam,
"Athifa akan ke mall dengan Thania Dad boleh kan?"
"Sudah malam Tifa" ujar sang Daddy,
"Kan cuman ke mall dad" memaksa untuk pergi,
"Mom" Athifa mencari pembelaan,
"Mas kan pake pengawalan juga!" Daddy pun mau tak mau membolehkan ketika ibu negara berkata.
"Yasudah tapi jam 9 pulang! tidak ada tawar menawar tidak ada penolakan!"
"okeyy tancuuu" mengecup pipi sang Daddy,
Kaila tersenyum melihat sang adik kesayangannya kini sudah menjadi gadis remaja, tentunya tak sedikit pria mencoba mendekati Athifa .
"Mom, Alana tadi di sekolah pukul temannya" lapor Galaxy
"not mom!"
(tidak mom!)
"Abang jangan nuduh gitu dong!!!" kesal Alana,
"Abang gak nuduh Al Abang liat kamu pukul Gladis!"
"Gala Ala habiskan makan dulu baru bicara! ingat kata Daddy kan? hargai makanan yang sudah di sediakan!" keduanya langsung diam saat Arion berkata,
Ya selama 3 tahun ini Arion mendidik anak-anak sangat baik walau di lihat dari luar dirinya tidak terlalu tegas tetapi aslinya sangat tegas ke anak-anak walau begitu Arion tak menuntut lebih kepada mereka.
Arion maupun Kaila sama saja mereka sangat baik dalam menjaga dan merawat anak-anak walau mereka masih duduk di bangku seolah 3tahun belakangan tak mempengaruhi nilai mereka mau itu akademik atau non akademik mereka sudah pintar dari lahir.
Selesai makan malam,
Kaila mengajak anak-anak menuju kamar Kaila dan Arion untuk mendengarkan penjelasan tentang kejadian hari ini di sekolah,
anak-anak juga sudah mengetahui kamar khusus game Yang ada di rumah ini namun mereka hanya di perbolehkan bermain di ruangan tersebut ketika hari Minggu saja.
"Jadi siapa duluan yang ingin menjelaskan?" tanya Arion
__ADS_1
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...