
"Daddy harap tidak akan terulang lagi dan cepat bereskan atau Daddy yang akan turun tangan sendiri" ucap sang Daddy
"Pasti dad"
Tok
tok
"permisi tuan, pesanan makanan sudah tiba" ucap salah satu pengawal
"Oke taruh di meja, terimakasih"
"baik tuan"
Kaivan mengambil dua kotak nasi juga minuman nya memberikan kepada pengawal yang berada di depan. Sesaat setelah memberikan Kaila terbangun.
"Daddy" panggilnya pelan
"Daddy di sini apa kamu haus?" Kaila mengangguk
"Kayaknya tembus" batin Kaila
"Mau makan?" Kaila menggeleng kecil
"Abang suapin" tawar Wiliam
"Kaila mau pulang" pintanya
"Setelah infusnya habis kita pulang" ucap sang Daddy
Ayahnya itu juga tak bisa meninggalkan istri dan si bungsu di mansion walau banyak pengawal dan para maid hatinya juga was-was .
"Tapi kamu harus istirahat dulu beberapa hari dirumah" pinta sang Daddy
"Why? I want to school"
"you need to rest first "
"Tumben Lo pengen sekolah biasanya juga malas-malasan" gerutu Kaivan
"Serah gue lahh!!!" kesal Kaila ,Setelah berucap begitu Kaila membelakangi mereka kesal .
Skip pulang sekolah~
Feli yang hendak keluar kelas bertemu dengan Andrea yang mencoba mendekati Arion, apalagi ternyata Kirana yang mencoba mendekati Wilasa di hadapan Feli .
"Jalan bocil" ejek El yang tak bisa keluar kelas karna di halangi oleh Feli
"Apa-apaan Lo rangkul cowo gue!!" seraya menepis lengan Kirana
"Untung kamu datang kalo gak gatal-gatal ni tangan di pegang hama" celetuk Wilasa
"Kamu gimana si sa , kasar banget sama aku" ucap Kirana
"mabok Lo? pacar gue ini main nyosor aja!!"
Arion yang sedari tadi mencoba melepaskan lengan Andrea, tak mungkin dirinya memukul perempuan sejatinya perempuan itu di hormati di sayang .
"lepas ga?" pinta Arion
"gak bakal! kamu itu cocoknya sama aku" tukas Andrea
"Ri Lo jadi ikut kita gak?" tanya El yang risih melihat Mak lampir sedari tadi.
"Ayo! lepas gak !!!!"
"Eh Lo, gak punya malu Lo hah!!! kek wanita j*Lang tau gak!!" cibir Feli , Andrea yang kesal langsung mendorong tubuh Feli dan terjatuh
Tak tinggal diam Feli berdiri dan langsung menarik rambut Andrea,
__ADS_1
"Di sabarin ni setan menjadi !!" menarik rambut Andrea begitu pun Andrea
Wilasa langsung memisahkan keduanya di bantu Ares,
"Sayang sudah" pinta Wilasa
plakkk
wajah Wilasa mendapatkan tamparan dari Andrea ,
"Sabar Untung cewe" batin Wilasa
keduanya masih Jambak menjambak , sampai Wilasa berhasil membujuk Feli dengan bisikan seraya menarik nya dari Andrea .
"Lo bakal habis liat aja!!" memberikan peringatan ke Feli
"Tunggu aja Lo anj" ucap Andrea lagi
"Ck, gue tunggu!!!" teriak Feli karna Andrea dkk meninggalkan mereka, para murid yang belum pulang memperhatikan perkelahian antara keduanya tadi para guru? guru-guru sedang melakukan rapat .
"Sakit gak?" tanya Wilasa , Feli menggeleng padahal luka cakaran di baju juga wajahnya terlihat dalam tetapi Andrea lebih parah dari Feli .
"Yasudah kita pulang ngobatin luka kamu "
"kan mau ke tempat Kaila"
"nanti aja" Feli pun pasrah mengikuti perintah Wilasa apalagi sekarang pakaian nya ada sobek juga wajahnya luka akan bermasalah kalau paparazi melihat dirinya.
"Kita balik , titip salam buat kaila" ucap Wilasa , lalu mereka berjalan menuju parkiran di ikuti Arion dan yang lainnya.
Mereka berpisah di parkiran sekolah,
Arion , Ares , Arthur dan Elvano pergi menuju rumah sakit .
"Eh Ri, gue kepo nih apa yang di bisikin Wilasa ke Feli tadi Lo tau gak?" Arion menggeleng kecil lalu memainkan ponselnya menghubungi Kaila namun Tak ada balasan.
Arion dan Elvano satu mobil, dan Elvano yang menyetir sedangkan Ares dan Arthur menggunakan mobil mereka masing-masing.
"Nih kunci mobil nya" memberikan kunci mobil ke Arion , keempat nya berjalan memasuki area rumah sakit banyak pasang mata tertuju kepada empat pemuda tampan ini,
"Wahh gak sia-sia gue ikut nyokap ke dokter ketemu cogan"
"Itu Arion? putra dari pemilik perusahaan Walsh "
"empat pangeran"
"Anak pemilik rumah sakit ganteng bangett"
"gantengan juga gue!"
"mimpi apa gue ketemu pangeran"
Obrolan mereka yang melihat Arion dkk,
Mereka sudah berada di depan pintu ruangan Kaila namun masih tak bisa masuk menunggu orang yang berada di dalam membolehkan barulah mereka bisa masuk.
"Silahkan tuan" pengawal itu mempersilahkan Arion dan yang lainnya masuk
"Dimana Om ?" tanya Elvano karna Daddy Kaila tak berada di ruangan hanya ada kedua Abang yang cerewet.
"balik duluan" Elvano mengangguk.
"Kaila sudah sadar bang?" tanya Arion
"Iya, lagi ngambek dia dari tadi" Kaivan membeberkan kebenaran nya
"Berhubung ada kalian di sini, gue ke perusahaan dulu nitip ade gue ya?" pinta Wiliam
"Iya bang" ucap Arion dan yang lain bersamaan.
__ADS_1
Wiliam dan Kaivan langsung berdiri meninggalkan mereka berempat ada Elvano dan Arion juga yang lainnya mereka berdua percaya dengan mereka .
"Sayang" panggil Arion , Kaila membuka matanya perlahan
"minum dulu " menyodorkan air putih untuk kaila.
"mau makan? aku suapin" Kaila yang merasa lapar pun mengangguk.
Arion dengan telaten menyuapi Kaila, setelah habis Arion merapikan dan menaruh kembali tempat makanan di nampan.
"Gue balik duluan ya udah makin sore, Kai cepat sembuh ya" pamit Ares di ikuti oleh Arthur,
"makasih Res Thur" ucap Kaila keduanya mengangguk lalu keluar dari ruangan,
"Feli dan Wilasa mana?" tanya kaila
"Feli tadi adu jotos dengan Andrea jadi Wilasa ajak pulang gak jadi ke sini deh, mereka titip salam aja katanya . "
"Serius? Feli berantem sama Andrea?" Arion mengangguk
Kaila pun meminta Arion mengambilkan ponselnya yang di charger dekat sofa , Elvano sedang rebahan di sofa sambil bermain game pastinya.
"Permisi tuan nona, di depan ada tuan Albert" ucap pengawal
"ehh??" sedikit terkejut pasalnya tak boleh ada yang tau kalau Kaila di rumah sakit
"gue yang kasih tau soalnya nanti gue balik gimana" ucap Elvano
"yasudah suruh masuk" pengawal itu mengangguk lalu mempersilahkan Albert masuk.
"Lo nyusahin banget si bang" kesal Albert saat masuk langsung mengeluhkan tentang Elvano
"Kan Lo Ade gue Al jahat banget si" tanpa melirik ke arah Albert El mencibir.
"oh ya ka, nih buah-buahan segar tadi Al beli"
"makasih Al"
Arion merebahkan kepalanya di samping Kaila lelah itu yang di rasakan Arion, Kaila mengelus kepala Arion gemas melihat tingkah kekasihnya ini .
"aku tidur bentar ya?" pinta Arion
"mau di sini? biar aku yang di kursi?" tawar Kaila
"di sini aja nanti bangunin" Kaila mengangguk
beberapa jam kemudian,
Ruangan Kaila hening beberapa saat sampai dokter dan beberapa perawat masuk untuk mengecek keadaan Kaila juga melepaskan infus sesuai dengan ucapan sang Daddy saat infus sudah habis baru kaila boleh pulang.
Bersamaan dengan ada dokter Wiliam dan Kaivan sudah kembali .
"Saya boleh pulang dok?" tanya kaila
"boleh, tapi saya periksa dulu lalu perawat akan melepaskan infusnya" Kaila mengangguk
"Gue urus administrasi nya dulu" Wiliam beranjak pergi
"Nona Kaila sudah boleh pulang, tetapi harus istirahat dulu jangan sampai kelelahan"
"terimakasih dok" ucap Kaila
Dokter berserta perawat pergi meninggalkan mereka, Kaila sedang bersiap pulang Kaivan memberikan paper bag ke kaila.
"Makasih prince" Kaivan mengangguk
Sesudah bersiap mereka meninggalkan rumah sakit , berpisah di parkiran rumah sakit Arion pergi ke rumah nya , Elvano dan Albert juga menuju ke rumahnya .
"Mau ice cream vanilla" pinta Kaila saat dalam perjalanan menuju kerumah
__ADS_1
......✨ jangan lupa like dan vote 🍌✨......