Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Ba 107


__ADS_3

"Liatin peliharaan tifa" seraya menunjuk kan foto salah satu singa yang mana miliknya dan juga milik kaila


"Astaga itu singa?" Athifa mengangguk,


"Dia gak gigit ko, nanti kalau ka Feli ke kota B tifa kenalin"


"keburu pingsan duluan" celetuk Feli , Kaila menggeleng kecil melihat tingkah Feli takut duluan sebelum bertemu peliharaan nya.


Seketika ruangan itu hening hanya terdengar alunan musik slow membuat mereka ngantuk, hening karna sibuk dengan ponsel masing-masing.


Di Mansion Keluarga Walsh ,


Arion bermain game online agar dirinya tidak kebosanan, walau ada ruang game tapi dia memilih memainkan game yang ada di ponselnya.


Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, kegiatan para perempuan itu pun telah selesai, setelah melakukan pembayaran ketiganya memutuskan untuk makan terlebih dahulu.


para penjaga yang ingin mati kebosanan pun akhirnya mengembangkan senyum kebahagiaan melihat Queen dan princess nya Nelson keluar dari tempat itu.


Ketiganya langsung memilih restoran bertemakan makanan Jepang karna kaila sedang ingin makanan itu.


"pesan apa?" tanya kaila ke adik dan sahabatnya


"gue samain aja" jawab Feli , lalu Kaila melirik ke arah adiknya


"tifa ngikut ka kai aja" Kaila mengangguk


Pelayan pun pergi meninggalkan mereka, kedua anak buah BD yang mengawasi tadi tidak ikut masuk mereka memilih agak jauh dari restoran namun tetap bisa mengawasi walau dari luar.


" Kai gue kayaknya gak bisa ikut barbeque an nih sama Wilasa, nanti malam ada pemotretan gue nya"


"Yahhh masa Lo gak ikut, gak bisa di undur emang pemotretan nya?"


"bisa, tapi kemarin udah gue undur jadi malam ini "


"yasudah deh, Lo mau gak ? biar gue minta anak buah bokap gue yang antar ke tempat pemotretan nanti?"


"gak usah, nanti ngerepotin "


"Sans aja kai fel, nanti Lo share lok aja"


"Iya kalo gue gak sibuk "


Kaila beralih bertanya ke sang adik, mereka bertiga berbincang dengan santai seraya menunggu makanannya datang.


Beberapa saat menunggu makanan tiba, tanpa menunggu lagi karna waktu barbeque semakin sedikit mereka tak ingin terlambat ke acara yang di buat kedua orang tua nya itu apalagi akan ada tamu undangan yang hadir sesuai permintaan kedua orang tua nya.


"Jangan lupa berdoa" tegur Kaila ke tifa, tifa yang merasa di tegur langsung mengangguk,


saat Kaila hendak berbicara lagi, malah dirinya yang balik di tegur Athifa .


"ka kai makan dulu, bicaranya nanti aja ntar kita terlambat" Kaila yang di tegur Feli yang cengengesan melihat raut wajah kaila sedikit kesal


mereka melanjutkan makan siang yang terlambat, setelah selesai makan dan sudah melakukan pembayaran mungkin ini hari sial Kaila dan Feli berteman dengan Mak lampir atau Andrea dkk .

__ADS_1


"Wah ketemu lacur di sini gengss" ejek Andrea


"Ayo pulang" ajak Kaila seraya menggenggam tangan Athifa


"Duh buru-buru banget mba nya, di tungguin om ya "


"Eh mak lampir mau gue jahit mulut Lo?" tegur Feli


"bacot Lo , gue gak ada urusan sama Lo"


"gak ada urusan sama gue? KALO LO GANGGU SAHABAT GUE BERARTI LO JUGA GANGGU GUE ANJ"


"Feli balik!" titah Kaila , Kaila berusaha menenangkan dirinya di satu sisi dia ingin sekali menghabisi Andrea dkk, d sisi lain ada Athifa dia tak ingin adiknya ini Kenapa.


"Aduh mba, itu anaknya ya? atau anak om yang nyewa mba?" ejek jova , Kaila langsung menatap jova ingin rasanya menjahit mulut ketiganya saat ini juga.


"Ka ayo pulang" ajak Athifa yang gelisah,


Kedua anak buah Nelson menunggu waktu yang pas untuk keluar selagi tidak ada terjadi pukul memukul keduanya akan menjadi pendengar yang baik saja di dekat ketiga nya itu.


"Ayo pulang gerah gue dekat sama seton" ajak Feli , ketiganya hendak melangkah pergi


"Eh j*lang urusan kita masih belum selesai, liat aja nanti Lo habis dapet gue!!"


"jalang teriak jalang" gerutu Feli


Kaila berhenti melangkah, melepaskan genggaman nya lalu berjalan menuju Andrea dkk.


"remember, don't die first " ucap Kaila Seperti peringatan untuk Andrea dkk


Kaila menyusul adik dan juga sahabatnya itu, ketiganya pergi meninggalkan mall kedua pengawal bayangan pun juga ikut pergi, otak keduanya di buat untuk berpikir jelas apa yang terjadi sebenarnya .


Keduanya harus segera melaporkan apa yang di lihat juga di dengar sebelum terjadi hal yang akan membahayakan kedua nona muda .


"Sial banget ketemu Mak lampir" gerutu Feli saat hampir sampai di parkiran


"Tifa duduk di belakang gapapa?" tanya kaila


"iya ka, tifa juga ngantuk mau rebahan" Kaila mengangguk ,


Kaila saat ini masih mengontrol kalia yang hendak terbangun apalagi saat jova mengatai adik kesayangannya itu, ingin sekali menjadikan mulut nya itu tempat limbah panas.


"Kai Lo gapapa kan?"


"Apanya?"


"wajah Lo pucet gitu "


"Gue emang putih kali fel"


"Serah Lo deh, mau gue yang nyetir?"


"ide bagus, Lo yang bawa ya sampe tempat Lo" Feli mengangguk mereka bertukar tempat duduk.

__ADS_1


melanjutkan perjalanan menuju Mansion Keluarga Feli, hanya keheningan yang di temui saat ini di dalam mobil, ketiganya fokus dengan pemikiran masing-masing sesekali berbincang lalu tak lama diam lagi.


Tiba di Mansion Keluarga Feli,


"Gue gak masuk ya? oh ya Lo jangan lupa share lok! " Kaila mengingat kan Feli


"Iya mba Kaila" ucap Feli seraya berjalan menuju pintu rumahnya.


"Gue balik dulu, makasih ya"


"Dahhh ka Feli" ucap Athifa yang berada di dalam mobil


"Dahh sayangg" balas Feli


Athifa duduk di kursi depan saat ini, Kaila mempercepat kecepatan nya namun masih standar baginya mengingat dia tak sendiri di dalam mobil saat ini.


"Ka" panggil Athifa


"Yes, dear?


"Siapa yang di mall tadi? Athifa gak suka mereka"


"Don't mind them, okay? " Athifa mengangguk


Keduanya memasuki lingkungan Mansion, masih dengan jalanan yang kiri dan kanannya penuh dengan pepohonan, Kaila mempercepat kecepatan nya saat melirik jam yang ada di mobil apalagi hari semakin sore dan gelap mulai terlihat.


Tiba di mansion nya,


Kaila dan Athifa langsung memarkirkan mobil di garasi setelah itu keduanya menuju kamar untuk membersihkan badannya mereka yang terasa lengket, keluarga Arion akan datang pukul 6 sesuai janji yang di berikan,


Para maid dibantu penjaga menyiapkan tempat yang akan di gunakan untuk barbeque malam ini di halaman belakang,


"Kalo udah tunggu kakak, kita bareng" Athifa mengangguk mereka berpisah untuk menuju kamar masing-masing.


Di dalam kamar,


Kaila menatap dirinya di cermin seraya berdebat dengan kalia .


"Jangan egois kalia!!"


"Kita harus membuat mereka membayar apa yang telah mereka perbuat!!"


"Iya!! tapi tidak untuk saat ini. Jangan membuat ku marah!!"


"whatever !!!!" akhir dari perdebatan keduanya, Kaila langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dan menenangkan dirinya.


mendengar nama Andrea dkk saja sudah membuat darah tinggi apa lagi langsung berhadapan seraya ingin membuat ketiganya menjerit kesakitan dan meminta ampun.


setengah jam Kaila berada di kamar mandi, berendam di air seraya menikmati kehangatan air setelah itu Kaila beranjak dari kamar mandi untuk bersiap.


"Aku membelikan hadiah untuk mu" isi pesan Arion ke Kaila , Kaila tak membalas mood nya sekarang sedang tidak baik-baik saja dan tak ingin mengacaukan pesta kecil-kecilan yang di buat orang tuanya saat ini.


...✨ jangan lupa like dan vote ya🙏❤️😭✨...

__ADS_1


__ADS_2