Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 171


__ADS_3

"Skakmat!" Kaila mengalahkan Wiliam,


"Mommy Lapar" ucap Putra kedua Kaila,


"mommy akan minta pramugari membawakan makanan sayang, panggil Abang dan adikmu juga" Anak itu pun mengangguk..


"So?? Kaila menang, permintaan Kaila nanti saja tunggu mau jajan" seringai Kaila


Setelah itu mereka pun sibuk dengan urusan masing-masing,Kaila yang mengurus anak-anak karna lapar Wiliam yang asik bermain dengan baby boy.


Sampai akhirnya mereka tiba di Bandara internasional negara H, Mereka berjalan turun dari pesawat masing-masing. Aneh kan bagaimana bisa mereka mendarat secara bersamaan? bukan bersamaan sebenarnya pesawat orang tua kaila lebih dulu tiba namun mereka tetap berada di pesawat.


"Selamat datang Tuan, Nyonya, Tuan muda, Nona muda" Sapa anak buah yang menjemput,


Mereka di jemput tepat saat mereka turun dari pesawat sudah ada mobil yang menunggu ada sekitar 4 mobil yang menunggu mereka datang.


Kaila dan Arion juga anak-anak satu mobil dan sisa mobil yang lain adalah orang tua juga Abang dan adik-adik nya.


"Langsung rumah sakit" Titah Tuan Nelson,


Perjalanan menuju rumah sakit sangatlah lancar tak ada hambatan karna mereka di kawal aparat juga rambu lalulintas di retas oleh Albert nikmat sekali bukan??.


Setiba di Rumah sakit,


Lantai 3 rumah sakit sudah di sewa oleh keluarga Kenan.


"Grandpa!" ucap Kaila matanya sangat perih menahan untuk tidak menangis sedari tadi,


"Grandma ken.. hikss apa hikss bisa grandpa sakit hikss " Kaila memeluk grandma nya sambil terisak


"Grandpa sakit apa?" tanya Kaivan ke Elvano


"Jantung dan kata dokter..." belum selesai El berucap sudah di potong oleh Kaila


"Grandpa pasti sembuh !! jangan ngomong aneh-aneh kalo gak gue.." Ucapan Kaila di potong sang Daddy


"Kaila ada anak-anak kamu di sini" Kaila pun langsung menunduk meruntuki kesalahan nya untung saja Daddy nya mencegah ucapannya kalau tidak ya begitu.


Suasana menjadi tegang tak ada yang berbicara hanya terdengar Isak tangis Kaila sedari tadi anak-anak Kaila di ajak Albert ke minimarket untuk berbelanja,


"Grandpa bangun dong ada kaila nih" mencoba membangunkan sang grandpa,


Grandpa sudah dua hari tak sadar detak jantung nya melemah dokter mengatakan bahwa grandpa mereka tak akan bertahan lama di operasi pun bisa percuma karna terjadi di beberapa titik penyumbatan.

__ADS_1


...Papah (Calling)...


"Bagaimana keadaan di sana Ar?"


^^^"Masih sama Pa"^^^


"Sampaikan salam papa, maaf tak bisa ikut ke sana karna kakak mu akan menikah"


^^^"Baik Pa, Sampaikan juga maaf^^^


^^^Arion ke ka Thania karna tak ada di tempat"^^^


"Tentu"


...Panggilan berakhir...


Sore hari nya, Para orang tua yang sedang menjaga sampai anak-anak mereka datang, Baby boy akan berada di rumah bersama Arion El dan Al juga Grandma karna malam ini Wiliam Kaivan Kaila yang menjaga grandpa.


saat ini Kaila dan Arion berada di kamar ada anak-anak juga,


"Davian sayang jaga Ade-ade kamu ya? mommy jaga Kakek buyut kamu dulu"


"Baik mom"


"Vian maafkan aku, kamu harus jaga anak-anak" Arion tersenyum lalu mengelus kepala Kaila


"Makasih" Kaila langsung memeluk Arion mencoba menenangkan diri nya agar tidak selalu menangis.


Selesai berpamitan dengan Arion juga anak-anak dan grandma mereka bertiga pun menuju rumah sakit,


Di rumah sakit,


"Mommy,Daddy, Uncle Aunt istirahat aja di rumah biar kita bertiga yang jaga" ucap Kaivan


Para orang tua pun mengangguk.


sekarang hanya tersisa mereka berempat, Kaila duduk di samping ranjang kakeknya menemani seraya mengajak bicara , membicarakan apapun yang membuat kaila merasa nyaman.


Kail tertidur di kursi samping ranjang grandpa nya, Kedua abangnya yang melihat itu tak tega langsung memindahkan Kaila ke bad yang ada di kamar ini.


"Good night Princess nya kita" ucap Wiliam lalu mengelus kepala Kaila,


"Gimana Van ?"

__ADS_1


"Dari seluruh dokter yang ada, mereka juga mengatakan hal sama"


Sifat grandpa yang tak di sukai anak dan cucu nya selalu menyembunyikan keadaan nya tak pernah mau membuat anak dan cucu nya khawatir, kesalahan yang selalu di buat oleh grandpa tak ingin merepotkan siapa-siapa.


namun membuat anak dan cucu nya merasa terluka dan bersalah karna tak bisa menjaga dan merawat grandpa.


Di tidur Kaila, Kaila bermimpi bertemu dengan grandpa nya. Grandpa mengajak Kaila ke taman yang berada di mansion milik grandpa nya yang saat ini d diami om Kenan dan istrinya,


"Kaila"


"Iya grandpa"


"Tadi grandpa liat anak-anak kamu tampan dan cantik, jaga mereka ya?Jaga mereka seperti anak kandung kamu. Grandpa senang kamu datang jenguk grandpa, tapi grandpa minta maaf ya gak bisa nemanin kamu"


"Hikss gapapa grandpa, yang penting grandpa sadar dan kembali sehat kai bakal nunggu grandpa terus"


"No no grandpa gak punya banyak waktu sayang, apapun yang terjadi kamu harus siap ya? grandpa titip semuanya ke kalian cucu grandpa"


"Grandpaaa grandpa mau kemana" bayangan grandpa di dalam mimpi Kaila semakin memudar dan menjauh sulit untuk kaila gapai,


"GRANDPAAAAA!!!" Kaila mengigau ,


"Kaila kai bangun hey ada apa!!"


"Kai kai kailaa"


"Ada apa? kai ayolahh!!"


"heyy!!" kedua abangnya menggoyang-goyangkan tubuh kaila agar segera tersadar.


"Grandpaaa grandpa" Kaila langsung terbangun dan berdiri menuju tempat tidur grandpa nya.


"Grandpa Kaila di sini, grandpa gak boleh pergi kemana-mana hikss hikss"


"Kailaa" panggil Kaivan seraya mengelus bahu Kaila, Kaila langsung memeluk tubuh Kaivan badan Kaila bergetar kuat.


saat ini pukul 11 tengah malam,


Kaila menangis histeris kedua abangnya pun tak tau apa yang terjadi di mimpi kaila sampai seheboh itu.


"Gak kan bang gak akan kemana-mana kan grandpa" Kaila masih dalam pelukan Kaivan.


Wiliam juga bingung kenapa ada apa apa yang terjadi dengan adiknya ini.

__ADS_1


"sttt sudah ya grandpa tidur nanti terganggu sudah jangan nangis" Kaivan mengelus punggung Kaila menenangkan adik perempuan tersayangnya ini.


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...


__ADS_2