
"Sayang jangan Memakai perasaan saat berduel atau kau akan kalah"
"Hmm tentu jangan sampai terluka, aku tak ingin wanita ku terluka"
"Ck, Baik my king" goda Kaila
Mereka saling memberi hormat, duel pedang yang di pilih Kaila, Mereka memulai duel setelah saling hormat.
Kreatttt
Crass
Crasss
Cringgg
Katana mereka saling beradu.
"Wahh siapa sebenarnya kekasih tuan itu?"
"Ini benar-benar sangat mengkhawatirkan"
"Mereka sangat pandai"
Ucap beberapa anak buah yang menyaksikan duel Arion dan Kaila. Duel itu membuat mereka berdua berkeringat mereka angat menikmati duelnya.
Sampai ketika katana milik Kaila terbang melayang keatas lalu terjatuh,
"you lose my queen" ucap Arion sambil mengarahkan katana miliknya di leher Kaila
"Ck, baiklah aku akan istirahat setelah membersihkan badan ku"
Arion dan Kaila berjalan bersama menuju kamar mandi khusus pria dan wanita sengaja di bikin dua kamar mandi agar tak merepotkan.
"Boss benar-benar mengerikan"
"padahal lawannya kekasihnya"
"melawan kekasih nya saja seperti itu bagaimana ketika melawan musuh"
"Benar aku tak pernah melihat bos langsung turun tangan, dia hanya berada di mobil memberikan perintah lalu tuan Wilasa dan Naresh juga kita para anak buah yang menjalankan perintah nya"
percakapan anak buah Arion yang kagum akan bos nya ini, Setelah membersihkan diri Arion mengajak Kaila ke dalam ruang pribadi miliknya untuk beristirahat.
pukul 03.05 menjelang sore
Arion mengajak Kaila tidur untuk istirahat karna nanti malam mereka akan ke pesta Andrea.
Arion memeluk Kaila begitupun Kaila memeluk Arion. "Ayo tidur masuk ada beberapa jam sebelum pesta Andrea" ajak Arion sambil memeluk Kaila dan mengelus kepala Kaila.
"Aku yakin kau bisa menjaga ku kedepannya Vian"
"Aku akan selalu menjaga mu sekarang besk maupun di masa depan"
"permainan pedang mu sangat bagus tetapi kenapa kau tak benar-benar serius"
"Ck, Aku hanya tak ingin jua terluka sayang, permainan mu juga sangat bagus, siapa yang mengajari mu?"
"Kedua Abangku Wiliam dan Kaivan"
"Begitu, sudah sebaiknya kita tidur sayang" mencium pucuk kepala Kaila
Mereka tertidur bersama,
pukul 04.45 kaila terbangun,
__ADS_1
"Aku lapar" batin Kaila sambil melepaskan pelukan Arion setelah terlepas Kaila pun berjalan meninggalkan ruangan itu.
"Dimana dapur di markas ini" gumam Kaila sambil berjalan tak lama melihat beberapa anak buah Arion yang berada di sofa
anak buah yang melihat Kaila pun langsung memberitahukan teman-teman nya yang sedang duduk agar berdiri ketika Kaila menghampiri mereka.
"Kalian tak perlu seperti itu santai saja" ucap Kaila "Ah ya apa dimana dapur kalian?" tanya kaila
"Ha? ah ya dapur mari nona saya akan mengantarkan" ajak salah satu anak buah itu
Setelah tiba di dapur Kaila langsung melihat lihat apakah ada yang bisa di masaknya.
"Kenapa cuman ada mie instan, telur dan juga beras?" batin Kaila.
"Siapa nama mu?" tanya Kaila ke anak Buah itu
"Nama saya Andi bos" Jawab Andi
"Bos? ah sudahlah, antarkan aku ke supermarket"
"Eh tapi bos?"
"Cepatlah sediakan mobil dan tunggu aku di sana, dan bawa satu teman mu agar bos kalian tidak marah"
"Ah bos akan membunuhku pasti" batinnya "Baik bos"
Kaila berjalan menuju ruang pribadi Arion, Arion masih terlelap. tak ingin membangunkan Arion Kaila dengan cepat mengambil tas nya lalu meninggalkan Arion.
Kaila dan dua anak buah Arion menuju supermarket terdekat untuk berbelanja kebutuhan di markas juga untuk membeli bahan yang akan dia masak nanti untuk semua anak buah Arion di markas.
Setiba di supermarket.
"Tolong bawa troli nya" perintah Kaila.
Mengambil semua yang menurut nya menarik Terutama cemilan sangat banyak setengah troli semua jenis cemilan enak di masukkan Kaila .
penuh satu troli belajaan Kaila,
"Wahh banyak juga, ah kau tolong ambil troli satu lagi" ucap Kaila
"Eh?Maaf nona satu troli lagi?" tanya nya sangat terkejut Andi pun juga begitu
"Ya dan kenapa kau tak mengambilnya malah balik bertanya?"
"Baik nona maaf saya akan segera mengambilnya"
Tak butuh waktu lama dia pun kembali membwa troli kosong. Memilih daging segar lalu memasukkan ke troli, setelah itu Kaila menuju lemari ice cream.
mengambil semua satu-satu rasa ice cream tanpa melihat harga. saat sedang asik memasukkan ice ke troli ponselnya berbunyi
My King
Nama seseorang yang menghubungi nya.
"......."
"Ah sudah bangun sayang"
"......."
"aishh bagaimana aku menjawab pertanyaan mu yang banyak itu"
"......."
"Sudah cukup!! Tunggu lah di situ aku akan pulang aku sudah membawa pengawal tak akan ada yang berani mencelakai ku!" kesal Kaila langsung mematikan panggilan Arion.
__ADS_1
Kaila kembali memasukkan beberapa ice cream ke dalam troli dengan kesal.
"Ayo bayar" ucap Kaila dengan nada dingin
Kedua anak buah itu hanya mengikuti perintah Kaila.
Sedangkan di markas.
Arion nampak kesal? tentu saja Arion kesal karna Kaila tak bilang akan keluar.
"Kenapa kalian membiarkan dia pergi sendiri hah!!!" kesal Arion kepada anak buahnya yang berada di markas . semua anak buah yang ada di markas utama di perintahkan Arion berkumpul di depannya.
Arion memarahi semua anak buahnya itu, Kaila bersama kedua anak buah Arion tiba di markas.
saat tiba di markas Kaila berjalan masuk Kaila mendengar suara nyaring Arion yang memarahi anak buahnya.
"YAAAAA!!!! you want me to be angry with you? Try saying it out loud once again !!!! ". Kaila menyela kalimat Arion yang sedang memarahi anak buahnya
"Apa salah mereka?" tanya kaila sambil mendekati Arion
Arion diam saja tak menjawab pertanyaan kaila.
"Kenapa diam? beberapa menit tadi dengan nada tinggi kau memarahi mereka yang tak ada salah!" ucap Kaila saat ini kaila mengeluarkan aura yang sangat dingin dimana semua orang yang melihat langsung merinding ngeri
"Kemana mulutmu? kenapa tak menjawab?" tanya kaila lagi
"Aku salah melampiaskan kekesalan ku ke mereka" ucap Arion yang saat ini di tatap oleh Kaila.
"Aku yang menyuruh mereka tak membangunkan mu, aku ke supermarket berbelanja untuk kebutuhan memasak ku dan juga anak buah mu!" dengan nada dingin kaila
15 anak buah yang di kumpulkan Arion hanya berdiri dan diam saja tak berani bersuara, hanya suara Kaila dan Arion yang terdengar.
"Aku kecewa padamu Vian" ucap Kaila sambil berjalan meninggalkan Arion
"Susun semua belanjaannya dengan rapi " perintah Kaila ke Andi sebelum pergi meninggalkan mereka.
Kaila berjalan ke arah luar markas, Arion mengejar Kaila lalu memeluknya.
"Maafkan aku kai, tak akan aku ulangi aku janji" ucap Arion memeluk erat tubuh kaila
"Maaf tak akan cukup, tolong tinggalkan lepaskan aku" ucap Kaila dingin
"no no i won't let you go please forgive me " Arion memohon kepada Kaila
"leave me alone to think about it. so take your hug now "
"I'm sorry don't be like this "
"OH, GOD !!! OK, Kau ingin aku maafkan? turuti tiga perintah ku"
"Tentu aku akan menuruti apapun asal kau jangan marah dan meninggalkan ku"
"Okey yang perintah ku yang pertama, Ayo ke restoran dan ajak semua anak buah mu yang saat ini di markas" ucap Kaila
"Baik ayo kita masuk dan ajak mereka semua"
Kaila dan Arion berjalan masuk ke dalam, semua anak buah nya masih berada di tempat ruang keluarga sebutannya kalau itu di rumah . Andi dan juga temannya tas juga sudah kembali setelah menyelesaikan tugas yang di berikan Kaila
"Kalian bersiaplah kita ke restoran untuk makan malam bersama semuanya" ucap Arion
Halo Kakak-kakak β€οΈπ
Maaf kalau ada salah kataπ semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload πππ.
Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like π
__ADS_1
jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update ππππβ€οΈβ€οΈ
Terimakasih β€οΈπ