Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 252


__ADS_3

..."Nanti nangess"...


**SEKARANG AKU MAU RANDOM BALASIN KOMEN KALIAN JUGA GAPAPA KAN? ATAU MAU AKU TUTUP AJA NAMA NYA😌


MAAFya


BILANG YA KALO KAMU GAK SUKA AKU SS KEK DI ATAS😭😭😭 NANTI AKU KASIH PERMEN DEH😭**


...HAYOO LOHHHHHH...


KALIAN GAK NINGGALIN JEJAK KOMENTAR!


AKU MARAH NIH !!!


...AKU TAMATIN GAK BISA BACA LAGI KLEAN...


...YUK KOMEN LIKE KASIH HADIAH TRUS FAVORIT KAN JUGA PROMOSIKAN EANJAI...


...EMANG NYA KLEAN GAK TAU YA?...


...AKU TUH ORANGNYA SUKA EMOSI...


...APALAGI KALO KALIAN GAK NINGGALIN JEJAK...


...EMOSI AKU ....


...KALO KOMENTAR TEMBUS 30 Or lebih BARU KITA DOUBLE UP...


...JADI MARI KERJA SAMA NYA😂...


...SEBELUM ITU MARI LIAT SUAMI AKU



...


Bang, Ka" raut wajah Albert tak bisa di tebak


"Ada apa?" tanya Kaila


"Langsung ke inti nya !" Kaila tak suka jika sedang Genting seperti ini mereka mendramatis


"Alana katanya pembuluh darah nya pecah"


...DEGGGGG...


Sesak kembali menyerang dada Kaila tapi sebisa mungkin dia sadarkan agar tak kembali pingsan.


"gak! gak mungkin anak gue kuat!!" ujar Kaila,


"Vian ! mau ke Alana mau ke Alana !!" rintih Kaila dalam pelukan Arion,


Sebenarnya Arion sama seperti Kaila, Sakit hati semua nya sakit mendengar ucapan Albert betapa bodoh dirinya yang tak bisa menjaga anak nya? membiarkan anak nya terkena imbas .


"Mommy Valez ikut Valez ikut" Kaila mengangguk lalu menggenggam tangan kecil Varez,

__ADS_1


mereka semua menuju ke tempat Keluarga besar berkumpul badan Kaila seperti jelly yang lentur tak bertulang itu, Kakak ipar ,mertua bahkan adik dan mommy nya menangis d tempat sedangkan para pria mencoba menahan deburan gemuruh di dalam diri mereka,


"Separah itu kah?" tanya Kaila saat tiba di depan mereka. tak ada jawaban namun mommy Calya langsung memeluk Arcell.


"Semua pasti baik-baik aja sayang"


"kamu harus kuat kasian cucu Mommy yang masih di perut" tutur Calya,


"Hikss Kai jahat Kai gak bisa jaga anak sendiri hikss sakit" tangis pilu yang tak pernah di lihat keluarga Nelson untuk pertama kali nya Kaila menangis seperti ini,


"Alana pasti sembuh" Kini Wiliam membawa Kaila dalam pelukan nya,


"Aku mau mereka semua mati hikss mereka yang nyakitin anak aku hikss"


"Tentu Abang bakal bikin mereka mati"


"Sakit bang sakit hikss ini permasalahan orang dewasa mereka yang salah kenapa harus hiks bawa anak-anak hiks"


"Stttt sudah, kalau kamu nangis terus keponakan Abang yang di dalam ikut sedih"


"udah makan?" Kaila mengangguk bohong.


"belum bang, Ar sudah maksa tadi dia gak mau" Wiliam mengangguk,


"Abang juga belum makan, anak-anak juga kan? yuk kita makan dulu gantian jaga" Kaila menggeleng namun masih dalam pelukan Wiliam,


"Kai gak mau makan, gak lapar"


"Heyy princess nya Abang mulai gak nurut ya?" ujar Kaivan lalu mengacak-acak rambut Kaila


"makan yuk kita baru datang loh belum makan"


Bukan Arion tak becus menjadi suami membiarkan istri nya tidak makan, namun berulang kali sudah dirinya mencoba memaksa Kaila untuk makan dan sampai Arion bilang kalo lapar bilang, dan bukan Kaila tak bisa jadi istri yang baik pikiran nya terus menerus Alana Alana.


"Kalo Abang udah bilang, ingat gak ada bantahan" ujar Wiliam,


"Hwaa hikss Daddy" Kailash atau Tuan Nelson hanya bisa menatap sendu putri nya,


"Sayang makan ya" kini Arion ikut berbicara,


"Hiks mau rendang" rintih Kaila seraya melepaskan pelukan nya dari Wiliam berganti ke Arion,


"Ayo kita cari Rendang" ujar Arion membuat Kaila mengangguk.


"Pa ma, Mom dad, kak Bang jagain Alana bentar kita mau cari makan" ujar Arion,


"Barengan aja Ar" ujar Wiliam,


Kini mereka sudah berada dalam mobil masing-masing, Arion Kaila dan anak-anak satu mobil, sedangkan Wiliam Kaivan Albert juga pacar Wiliam satu mobil.


"Pada mau kemana?" tanya El yang baru saja turun dari mobil berlari bergegas menuju mobil Arion,


"Cari makan. kalo ikut ayo" ujar Arion yang langsung di angguki El.


"Hai uncle" sapa Davian dan Gala

__ADS_1


"hai boy, kalian kurusan pasti belum makan" ejek El,


"uncle stttttt uncle diam nanti Mommy sakit kepala dengal uncle ngomong" tegur Varez,


" ponakan gue gini banget ya Allah , untung ponakan " batin El,


"iya" ucap El pelan,


Sekitar 20menit perjalanan,


mereka tiba di rumah makan Padang.


Kaivan memesan satu ruang VIP agar tak ada yang mengekspos mereka,


"Aunty, Aunty mau itu" tunjuk Valez ke agar-agar yang berada di meja,


"Gimana?" tanya El ke Albert,


"Mereka berada di markas"


"I want them" ujar Kaila,


(aku mau mereka)


"Gak! kamu gak boleh kecapean" ucap Arion,


Arion tak ingin Kaila terlalu kecapean apalagi sudah dua kali dirinya pingsan, kandungan nya masih di bilang sangat muda karna baru beberapa Minggu Arion takut terjadi sesuatu kepada anak dan istrinya,


"Biar gue yang tanganin, Lo fokus ke Ponakan gue yang di perut sama Alana Kai" ujar El,


"Gak mau gue mau tanganin sendiri"


"Sayang" Arion sudah bersuara dengan suara dingin bahkan langsung membuat Kaila menunduk,


"Lo tenaga aja semua pasti baik-baik aja, dan buat mereka yang sudah ngusik Lo bahkan kita gak bakal bisa berkutik mereka" Untung lah Wiliam dan Pacar nya membawa Davian Gala dan Varez keluar ruangan ke supermarket terdekat.


"Mohon bantuannya El" ujar Arion


"Lo tenang aja, gue udah marah ini soalnya" tutur El,


"Yee marah bilang-bilang" ujar Al, mencoba mencairkan suasana...


di supermarket...


"Abang uncle itu dali tadi liatin kita telus!" ujar Varez mengadu seraya menunjuk ke arah rak samping..


"Bang mau ini" ujar Gala, namun Davian masih fokus mencari orang yang di maksud Varez,


"Bang" Panggil Galaxy,


"masukin aja ke......." Titah Davian,


...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...


...AKU BILANG TINGGALIN JEJAK YA HEHE...

__ADS_1


TEMBUS 20 OR 25 KOMENTAR DOUBLE UP 🙆🏻‍♂️


...TERIMAKASIH ❤️**...


__ADS_2