Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 263


__ADS_3

...GIMANA? SERIUS LOH AKU MAU END IN INI CUMAN MASIH GA RELA AJA......


...DAN JUGA RENCANA NYA AKU BAKAL BIKIN CERITA UNTUK ANAK-ANAK KAILA...


TAPI MASIH AKU PIKIRAN KONSEP NYA GIMANA BIAR GAK RIBET


TAKUTNYA NANTI DI BILANG SAMA KEK YANG INI ATAU YANG LAIN .


SIAPA YANG BENAR NEBAK NAMA DAVIAN? TANPA NYONYEK.


NAMA PANJANG GALA SAMA ALANA YUK MASIH INGAT GAK?



"MOMMYYYY ABANG GALA!!!!" teriak Varez


Davian hanya menghela nafas untung saja mereka ini adik nya kalau bukan sudah di jadikan santapan kelinci,


"VAREZ SINI AYO!!!" Teriak Galaxy seraya membawa Belalang di tangannya


"NO!! MOMMY HIKSS MOMMY!!! GLANDPA HELP HWAAA" Mereka berlarian di lantai 3 bagaimana tidak terdengar jelas


Davian hanya berdiri di dekat lift seraya memakan ice cream miliknya memperhatikan kedua adiknya yang sedari tadi berlarian.


"Oh **1*" buru-buru Davian memakan ice cream nya saat mengingat kalau dua adik bayi nya tidur dan sekarang mereka berada di lantai 3.


"Kenapa teriak-teriak hmmmm?"



"Hwa hiks Daddy Valez Valez takut"


"Abang Gala?" Galaxy hanya nyengir saja seraya menyimpan belalang di belakang nya


Kaila sedang menenangkan kedua bayi itu untungnya tidak butuh waktu lama karna keduanya sangat ngantuk.


"Abang Gala" Panggil Arion lagi,


"Sorry Dad"


"Kalian bertiga Daddy hukum. bersihkan Aula setelah selesai acara"


" ya Allah cobaan apa lagi ini " batin Davian,


"No! hikss jahat Daddy jahat banget masa Olang ganteng kaya Valez di suluh belsih belsih"


"Kalau gitu cuci piring selama satu Minggu kedepan!"


"Ah tidak tidak, Dilarang masuk ke dalam kamar game , dan main hp. sini hp Abang Dav sama Abang Gala"


"Dan untuk Abang Varez, dilarang makan cake, di larang jajan, harus makan sayuran"

__ADS_1


"Selama satu Minggu" tambah Arion,


Varez lagi-lagi ingin protes tapi langsung di bekap Galaxy, bisa bertambah hukuman mereka kalau bocah satu ini ngelawan Mulu.


...🌚🌚🌚...


Selama satu Minggu ini Davian dan Gala hanya belajar ,les dan latihan juga olahraga itu saja yang mereka lakukan tanpa gadget bahkan hanya bisa nonton tv.


Arion benar-benar menghukum mereka. dan tak hanya mereka Varez pun juga sehabis acara seminggu yang lalu Arion langsung memberikan pengumuman atau peringatan ke para maid juga penjaga bahkan orang tua dan mertuanya agar tidak memberikan apapun yang Varez inginkan.


Tentunya mereka mengiyakan, dari pada tak bisa bertemu Twins selama satu Minggu bisa hampa hidup mereka lebih baik mengorbankan Varez bocah tengil itu dulu selama satu Minggu.


jahat kalian -batin Varez


Dan kemarin terakhir mereka di hukum,


sekarang ketiga anak laki-laki Arion sedang berada di kamar Game.


Davian dan Gala menjadi baby sitter Varez, ah ya sekarang libur sekolah maka itu Kedua Abang nya ini menjaga ketat Varez walau ada baby sitter aslinya tetap saja DaGa tak bisa membiarkan Varez berkeliaran begitu saja.


bahkan saat ini mereka sedang berada di kamar Game seperti di rumah Keluarga Walsh, mengurung Alvarez agar tidak menghampiri dua bayi kembar itu.


"Bang Valez mau ee"


"Kan Varez pake popok ee aja" ujar Gala


"mau ee di kamar Mommy"


...toktoktoktok...


...click...


Davian keluar dan langsung menutup pintu agar Varez tak mencoba kabur, bahkan sedang di tahan Gala saat Davian keluar,


"Ka Ala help Valez di kulung"


"Di kulung Olang gila tolong"


"Kenapa hmm?"


"Ala mau ke supermarket"


"Bentar ya" Alana mengangguk,


"Mau ikut gak?" ajak Davian kepada kedua bocah di dalam


"Kemana bang?"


"Mulung" ucap Davian singkat


"Astagfilullah Abang kita itu Olang kaya masa kita mulung" ujar Varez

__ADS_1


entah keturunan siapa bocah kecil ini jago sekali berbicara tanpa mikir, ah maklum masih kecil


"Mau jajan ke supermarket mau ikut gak?" Davian berucap


"Okeyy" ucap keduanya lalu menyusul Davian yang berada di depan pintu.


Alana selalu di ingatkan kalau ingin keluar rumah harus bersama Abang nya atau harus ijin kepada orang tua atau abangnya, maka itu tadi Alana meminta ijin.


selepas kejadian beberapa bulan yang lalu mereka tak pernah jauh-jauh dari Alana, kalau tak Davian ya Galaxy yang selalu berada bersama Alana.


Mereka sudah dalam perjalanan menuju supermarket, tentu nya lagi tak hanya mereka berempat ada bodyguard yang mengawal mereka namun tak berpakaian resmi hanya santai agar mereka tak merasa terganggu,


"Emang Abang punya duit?" tanya Varez


" kalo bukan Ade udah gue tampol pake black card gue lu tong tong ". batin Galaxy


Sedari tadi mulut Varez tak cape untuk berbicara bahkan ketiga kakak nya ini sudah cape mendengar ucapan demi ucapan Varez entah yang normal dan abnormal.


ponsel Davian bergetar..


...drttttttt...


...Mommy (calling)...


"Sayang kalian dimana?"


^^^"Kita di jalan mom, ^^^


^^^mau ke supermarket sebentar"^^^


^^^"gapapa kan?"^^^


"Jangan lama-lama ya?"


"udah sore"


"Daddy kalian juga nanti marah


kalo Kalian pulang malam"


"jangan lama ya? mommy takut"


^^^"iya mom"^^^


...Panggilan berakhir...


Takut yang kaila maksud kalau anak-anak nya kenapa-kenapa di luar sana, Kaila tak masalah kalau ada perampok yang masuk ke rumah ini dirinya bisa menghandel toh jiwa setan di tubuhnya hanya tertidur saja bukan menghilang.



...dua bontot sedang dalam perjalanan menuju mimpi ....

__ADS_1


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...


__ADS_2