Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 106


__ADS_3

"Astaga Kevin !!" Kaila kaget mendapati Kevin yang rebahan di panggung aula tanpa alas apapun.


"Kevin bangun, pindah ke kamar tamu kenapa bisa kau tidur di situ?" Kevin pun ikutan kaget saat Kaila memanggil nya


"Maaf Queen" ucapnya


"Tak perlu minta maaf, gue tau Lo cape jadi pindah ke kamar tamu sana!" titah Kaila


"tak perlu Queen, saya sudah tidak ngantuk"


"Ini perintah Kevin!" Kevin mengangguk langsung pamit pergi ke kamar tamu .


Kaila mengecek semua sudah 75% di bersihkan, Melihat sekeliling Aula Kaila sudah hampir beres pun kembali ke kamarnya untuk bersiap akan pergi spa sebelum itu Kaila memanggil Athifa juga Albert untuk kembali kerumah.


"Mba, tolong panggilkan Athifa di halaman belakang, suruh Athifa temui saja di kamar" pinta Kaila


"baik nona" maid itu langsung pergi menuju halaman belakang. Kaila langsung menuju kamarnya mengganti pakaian nya.


di kamar , Kaila mengirim kan pesan terlebih dahulu ke Feli .


"Sebentar lagi gue jemput" isi pesan Kaila ke Feli


Kaila mengganti pakaian nya agar lebih nyaman.



style simpel yang Kaila gunakan,


"Ada apa ka?" tanya tifa yang baru saja masuk ke kamar.


"Bersiap kita akan berangkat"


Athifa menuju kamarnya untuk mengganti pakaian miliknya,



"Bagaimana?" tanya tifa pada Kaila mengenai yang dia gunakan.


"Bagus, ayo Feli menunggu kita" Athifa menganggu


mereka ke kamar orang tuanya dulu ijin pergi dan berjanji akan pulang sebelum acara barbeque yang akan di adakan sore menjelang malam nanti.


"Mom Dad " panggil Kaila dan Athifa bersamaan seraya mengetuk pintu


"I coming " ucap sang Daddy


"Rapi sekali, mau kemana?" tanya sang Daddy saat membuka pintu mendapati kedua putrinya sudah rapi.


"kami akan ke mall, spa dan refleksi"


"baiklah, Daddy akan kirimkan uang ke ATM kalian jadi hati-hati di jalan ok?" Kaila dan Athifa mengangguk lalu berpamitan


"Ada apa mas?" tanya sang istri


"Kaila dan Athifa ijin pergi ke mall, aku turun sebentar meminta para anak Buah BD mengawasi mereka dari jauh , aku takut anak-anak ku ada yang mengusiknya" sang istri mengangguk


Kaila dan Athifa sudah berada di garasi mobil,


Mereka berdua berangkat menuju rumah Feli sesuai ajakan Kaila mereka akan pergi pukul 1 ke mall,


saat keduanya sudah meninggal kan mansion, dua anak buah BD yang menyamar mengikuti mereka sesuai perintah Tuan Nelson untuk menjaga dan mengawasi anak-anak nya.


Tuan Nelson tidak menyelidiki tentang anak-anak nya saat berada di kota A beberapa waktu lalu, jadi saat ini dan kedepannya dia akan mengawasi semua anak-anak nya dalam bayangan.


Kaila menghubungi Feli mengatakan sebentar lagi akan tiba di mansion milik keluarga Feli,


Kaila dan Athifa menikmati perjalanan menuju ke mansion milik keluarga Feli keduanya tampak bercanda tawa di dalam mobil sesekali bernyanyi mengikuti alunan musik.

__ADS_1


Tiba di mansion Keluarga Feli,


"Selamat siang, nyari siapa?" tanya penjaga gerbang


"Feli ada mang?"


"Eh neng Kaila, masuk neng" penjaga itu meminta salah satu temannya membukakan gerbang


"makasih mang"


Kaila turun untuk memanggil Feli, belum juga sepenuhnya keluar Feli sudah berada di depan pintu dengan senyum bahagia nya jalan-jalan.


"Ayo" ajak Feli , Feli duduk di kursi belakang karna Athifa yang menduduki kursi depan,


"Sudah makan?" tanya kaila


"Sudah"


"BoNyok mana?" Kaila menjalankan mobilnya meninggalkan mansion Feli


"Tadi pagi pergi , perjalanan bisnis biasa"


"oh, jadi kemana nih?"


"mall Aston ,gue udah boking tempat di situ" Kaila mengangguk dan menambhakan sedikit kecepatan agar lebih cepat tiba,


"Ini Adek Lo kai? cantik banget" Athifa tersenyum mendengar pujian dari Feli


"Siapa namanya?" tanya Feli


"Athifa ka" menyebutkan nama depannya singkat.


"Gemes banget sihh, kelas berat kai Athifa nya?"


"Ko nanya gue? tanya tifa nya lah"


"kelas 6 ka"


Perbincangan berlanjut, Feli banyak bertanya tentang Athifa sampai tak terasa mereka sudah tiba di mall tersebut.


Kaila mengirimkan pesan ke Arion dan keluarga nya memberitahu kalau mereka sudah berada di mall.


Arion yang mendapat pesan dari Kaila yang mengatakan kekasih nya sudah berada di mall pun membalas agar berhati-hati selalu mengabari kalau terjadi sesuatu.


Arion Sekarang berada di Mansion nya, badannya serasa lelah setelah membersihkan tubuhnya dia menuju kedapur untuk sarapan lalu melanjutkan tidurnya, sedangkan Ares sudah di usir Arion agar kembali kerumahnya.


"Mah, nanti jadi ke tempat Kaila?"


"Iya , orang tua kaila ngundang kita buat barbeque an. baik banget yah orang tua kaila" puji sang mamah


"Iya mah, Arion gak Mandang harta Kaila Arion tulus sayang sama Kaila mau jagain dia"


"Anak mamah udah besar ternyata, kalo kamu benar-benar sangat takut kehilangannya jaga dia jangan bikin hati dan batinnya sakit , jangan bikin dia kecewa sama kamu"


"iya mah, oh ya siapa aja yang berangkat kerumah Kaila?"


"Mamah, ayah kamu, Thalia dan kamu"


"Para Si cerewet gak ikut?"


"Katanya mereka ada urusan" Arion mengangguk dia pun melanjutkan makannya dan sang mamah melanjutkan kegiatan nya membuat cemilan ,


Arion selesai makan pun berlalu pergi ke kamarnya untuk merebahkan badannya yang sedikit pegal.


di mall,


Ketiga nya sedang berada di tempat yang mereka maksud mengganti semua pakaian mereka. para pengawal bayangan yang di utus tuan Nelson menunggu mereka di dekat cafe .

__ADS_1


"Lapor ke bos dulu" ucap pengawal tersebut


salah satu dari mereka pun melaporkan bahwa nona muda sedang berada di dalam tempat refleksi, keduanya tak mungkin ikut masuk apalagi mereka tidak tau di ruangan mana ketiga nona itu . para pengawal pun meminta ijin mengawasi keduanya dari luar tempat nya di cafe .


"Kata bos iya"


keduanya menunggu dengan setia di depan cafe itu, walau mereka tau kalau Kaila mengerikan dalam hal bela diri namanya tugas yang harus mereka laksanakan mau tak mau mereka menuruti perintah.


"Kira-kira jam berapa selesai?" tanya kaila ke staff refleksi


"Sore ka kira-kira jam 4an lewat paling lama ka"


"oke"


Kaila mengecek sekeliling ruangan takutnya ada penyadap suara atau cctv tersembunyi walau tempat ini terlihat aman tapi waspada lebih baik.


setelah serasa cukup barulah Kaila meminta para staff itu masuk lagi dan memulai tugas mereka memijat.


"tifa kalo mau nyemil bilang ya?" ucap Feli


"iya ka , tifa masih kenyang" keduanya sudah mulai akrab akibat perbincangan terus menerus yang dilakukan oleh Feli .


Arion yang gabut di kamar menghubungi kekasihnya itu,


"hallo?"


"Lagi apa? "


"lagi pijat ini, kenapa?"


"gapapa , masih lama?"


"baru juga di pijet masa udah selesai aja"


"kan gak tau sayang, oh ya nnti mamah sm papah yang berangkat trus Thalia juga aku , ka Thania dan Zea Zai enggak "


"kenapa enggak?"


"mereka ada urusan penting kata mamah tadi"


"Oh yasudah gapapa, kamu lagi apa?


"Rebahan bingung mau ngapain"


"Udah makan?"


"udah tadi sebelum kamu kirim pesan ke aku"


"Aku matiin ya? gak enak ganggu yang lain?"


"iya aku mau main game gapapa kan?"


"iya sayangg"


Panggilan terputus Kaila memilih membuka website fashion memilih beberapa pakaian tas dan yang lainnya lalu memasukkan ke dalam keranjang agar bisa membayarnya.


"Besok lo sekolah kai?"


"Iya lah, yakali kagak bisa kena ceramah ka Thania gue"


"Iya yah, Calon kakak ipar ku kepala sekolah di sekolah ku"


"Anjaii judul sinetron" keduanya tertawa


"Tifa diem aja , lagi liatin apa" tanya Feli penasaran pasalnya Feli senyum-senyum sendiri sesekali bergumam pelan


...✨ jangan lupa like dan vote 🎉✨...

__ADS_1


...maaf kalo kurang menarik ceritanya tetap stay ya😭🔫 ...


__ADS_2