
"ARIONN !!!!" Teriak Feli yang berada di depan pintu sambil memegangi Kaila.
Arion dan kedua sahabatnya langsung menatap ke arah pintu begitu pun beberapa siswa yang berada di kelas terutama Andrea dan juga kedua temannya.
Sesaat Arion terdiam mendengar teriakkan Feli namun saat memperhatikan lebih jelas yang berada di sebelah Feli adalah Kaila dengan cepat Arion menghampiri mereka.
Kaila nampak pucat dan lemas karna haid, Arion langsung menggendong kaila menuju ke parkiran dengan cepat Feli pun mengikuti Arion dari belakang.
Andrea sangat kesal melihat tingkah Kaila yang sok-sokan. "Akan aku singkirkan kau jalangg" mengutuk Kaila dalam hati.
"Drea, bagaimana rencana mu yang malam kemarin?" tanya Kirana
"Gagal, Arion datang lebih cepat" jawab Andrea dengan kesal.
"Benarkah?" tanya keduanya bersamaan
"hmm" Andrea hanya berdehem.
"Anak buah mu tak membocorkan tentang mu kan? kalau sampai ketahuan kau akan dalam masalah drea" ucap jova
"Brisik, dari pada berbicara itu lebih baik pikirkan cara menyingkirkan Kaila" ucap Andrea kesal
Kedua sahabatnya langsung terdiam.
Wilasa dan Naresh yang berada tak jauh dari Andrea hanya mendengarkan pembicaraan mereka. mereka tau kalau Arion sudah mengetahui dalang di balik kejadian malam itu dan mereka hanya mengawasi gerak-gerik perempuan yang berani bermain di kandang singa.
Arion dalam perjalanan menuju rumah sakit,
Feli ikut karena Kaila memaksanya untuk menemani nya.
"Hey bung, kita mau kemana?" tanya Feli yang bingung kemana Arion membawa mereka.
"hospital singkat jelas padat jawaban Arion
"oh god what for there? tanya Feli lagi
"Kau tak liat sekarang Kaila sedang sakit badannya dingin dan mukanya pucat" ucap Arion yang panik di dalam namun tenang di luar
"Tak perlu Vian, kita pulang saja ini cuman haid emang seperti ini pertama datangnya" sela Kaila
"We have to check it out baby" ucap Arion yang sedang menyetir
"Pualng Vian" tegas Kaila
"Kau sakit sayang ,aku tak akan tenang melihat keadaan mu sekarang"
"Pulang ya pulang, oh ini sangat tidak enak" gerutu Kaila
"Oke kita pulang, tapi kerumah ku" ucap Arion yang melajukan mobilnya
Feli hanya mendengarkan perdebatan keduanya setelah bertanya tadi. Feli memberitahu Wilasa kalau dia saat ini menuju kediaman keluarga Wilasa.
Wilasa langsung menjawab pesan dari pujaan hatinya dengan cepat. "Baiklah, aku akan membawa kan tas mu dan Kaila tunggulah aku di sana" balas Wilasa
Setiba mereka di kediaman Arion.
Arion menggendong kaila dengan cepat menuju kamarnya di lantai 2 menggunakan lift di ikuti Feli.
setelah merebahkan Kaila di ranjang Arion keluar kamar meninggalkan Kaila dan Feli, Arion menuju dapur untuk meminta para maid membuat kan bubur dan susu coklat hangat untuk kaila, cemilan dan juga jus untuk Feli .
tak butuh waktu lama maid membawakan bubur dan coklat hangat permintaan Arion.
"Untuk siapa mba?" tanya Zea
"Ini tuan Arion meminta nona"
"Arion?"
"iya nona, kalau begitu saya permisi ke atas dulu"
Zea mengambil ice cream di kulkas lalu menuju kamar Arion sambil menikmati ice cream nya.
Arion menyuapi Kaila, sedangkan Feli duduk di sofa sambil menikmati cemilan.
__ADS_1
**Tokk
tokkk
tokkk**
Zea berada di depan pintu kamar Arion.
Setelah menunggu beberapa saat Arion membuka pintu
"Ada apa?" tanya Arion sambil menahan pintu
"Siapa yang sakit?"
"Kaila"
"Hah? Kaila sakit? minggir Ri mau ketemu Kaila awas!!" menerobos masuk kamar Arion
"Yaa!! tidak sopan masuk kamar pria!" cibir Arion memperingati Zea
"Bodo amat" ucap Zea "Kai bagaimana keadaan mu?sakit apa?" tanya Zea
"Cuman gak enak badan ka tamu bulanan datang" Jawab Kaila "Dan Arion membesar-besarkan nya" tambah Kaila lagi
"Kau istirahat lah dulu" ucap Zea dia pun berdiri hendak meninggalkan kamar Arion.
Feli terkejut melihat idolanya saat ini berada tepat di dekatnya.
Zea adalah idola Feli panutannya maka itu dia ingin menjadi aktris dan bertemu Zea.
Feli tersadar dari lamunannya akan kekaguman saat Zea meninggalkan kamar Arion untuk pergi ke agensi nya.
"Ada apa fel?" tegur Kaila sambil merebahkan dirinya
"Itu tadi benar-benar aktor terkenal itu kan?Zeanisa?" ucap Feli sambil berdiri menuju pintu
"Menurut mu?"
Feli berada di depan pintu dan melihat ke lantai dasar terlihat Zea dan Arion mengantar nya ke depan pintu.
"Astaga dia anak CEO, dia bisa semaunya bertemu siapapun kalau dia mau tapi sepertinya tidak seenak itu" gumam Kaila yang senang melihat Feli bahagia.
saat hendak masuk ke dalam mobil Feli memanggil Zea untuk menahannya sebentar.
Arion terkejut saat Feli memanggil kakaknya,
"Ada apa?" tanya Arion
"Ah anu ,Ri aku fans berat kakak mu" jawab Feli terbata bata
"Kau teman Kaila ya? tentu boleh ayo kita berfoto" ajak Zea
"Oh my kakak benar-benar cantik owahhh" kagum dan tidak memperdulikan image nya.
"Hahaha jangan seperti itu, kasih handphone mu ke Arion biar dia membantu kita berfoto"
"Eh ko Rion" ketus Arion
"Ini fotokan kami yang bagus" cibir Feli sambil memberikan handphone
Ckreakk
Ckreakk
Ckreakk
Ckreak
empat foto terambil dengan gaya berbeda,
"Terimakasih banyak ka, aku sangat menyukai mu" ucap Feli bahagia
"Hahaha kau lucu, baiklah aku harus kembali ke agensi ada keperluan" ucap Zea kembali masuk ke mobilnya dan meninggalkan mereka berdua.
__ADS_1
"Ri kau benar-benar beruntung punya kakak seperti ka Zea, Andai aku juga punya kakak" ucap Feli sambil berjalan masuk rumah Arion
"Beruntung katanya? dia tak tau Zea sebenarnya" batin Arion
Mereka di dalam kamar Arion, pulang sekolah tiba Wilasa dan Naresh tiba di rumah Arion.
karna sudah merasa cukup sore Wilasa mengajak Feli pulang agar tidak terlambat makan malam.
"Tunggu" cegat Kaila
"Kalian sudah menjalin hubungan?" tanya kaila lagi
"Kau belum tau kai?" tanya Wilasa balik
"No, Feli didn't tell me anything today and yesterday" ucap Kaila
"aku tadi tak sempat cerita karna kau sakit kai" sela Feli agar Wilasa tak marah
"sejak kapan kalian bersama?"
"Itu" Feli menatap Wilasa , dan Feli di tatap semua orang yang berada di kamar Arion
"Baru saja kami resmi berpacaran, tepatnya kejadian malam pesta Andrea aku mengajaknya menjadi kekasih ku" jawab Wilasa
"Pantas saja aku kau tinggalkan sendiri" kesal Naresh
"Kasian jomblo" ejek Arion yang ikut berbicara
"Tunggu saja tanggal mainnya" tegas Naresh
Wilasa dan Feli pamit pulang duluan. sedangkan Naresh sedang bersama Thalia di lantai dasar bermain.
Kaila tidur di pelukan Arion di kamar sampai makan malam tiba baru kaila terbangun.
Arion membangunkan kaila untuk mandi sebelum makan malam agar badannya segar.
Kaila mengikuti apapun kata Arion.
setelah Kaila selesai mandi baru Arion lagi yang mandi,
Kaila menggunakan baju tidur miliknya yang di bawakan maid dari apartemen nya sesuai perintah Arion bawa semua pakaian kaila ke rumah utama.kaila ingin melawan tetapi Arion bilang agar dia aman jadi tinggal bersama di rumah utama pilihan terbaik.
Tanpa meminta persetujuan dari keluarganya di kota B Kaila mengikuti Arion karna menurutnya ucapan saat ini tepat.
makan malam bersama keluarga Arion namun tak lengkap Zai dan Zea tidak ada karna sibuk dengan pekerjaan.
"Wah lama om tak bertemu dengan mu res" ucap Tuan Walsh Atau kakak ayah Naresh Ararya
"Arion tak membolehkan Ares ke sini om"
"Bosan hidup bro?" tukas Arion
"Hahaha sudah-sudah habiskan makanannya" ucap sang ibu
"Tidur di sini saja malam ini, om akan sampaikan pada papah mu"
"Baik om, Ares tidur nya di kamar game Arion ya om"
"Enak aja ga boleh yah" Arion menyela pembicaraan
"Kalian berdua cepat habiskan makan jangan bicara terus " ucap Thania
Keduanya langsung mengikuti ucapan Thania untuk melanjutkan malam tanpa berbicara.
kaila yang memperhatikan hanya tersenyum melihat tingkah keduanya.
Halo Kakak-kakak β€οΈπ
Maaf kalau ada salah kataπ semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload πππ.
Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like π
jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update ππππβ€οΈβ€οΈ
__ADS_1
Terimakasih β€οΈπ