Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 145


__ADS_3

...❤️...


^^^"Aku akan ke markas dulu, ^^^


^^^ada masalah kata Ares"^^^


"Iya"


Arion langsung menuju ke markas setelah mendapat kabar dari Ares maupun Wilasa ada masalah di markas, entah apa itu yang pasti kedua sahabatnya berkata ini genting.


Di dalam perjalanan menuju ke markas Arion memikirkan apa yang terjadi sebenarnya Sampai kedua sahabatnya meminta segera sampai.


Markas .


"Ada apa?" tanya nya saat baru tiba


"Ah syukurlah Lo sudah datang" bernafas lega kedua sahabatnya


"Ada apa? kalau gak penting gua balik"


"Mark di jadikan Sandra oleh keluarga Ariel" Arion mengerutkan keningnya


"Orang tua Ariel sudah mengawasi Mark karna hilang anaknya juga bar yang kita hancurkan"


"Lo sudah lacak keberadaan Mark?" Ares mengangguk


"Apa keputusan Lo Sekarang? gara-gara kita Mark ikut masuk ke dalam permasalahan" tutur Wilasa, Arion mengangguk otaknya memikirkan bagaimana cara agar Mark bisa mereka dapatkan .


"Bagaimana keadaan Mark?"


"sedikit mengenaskan, mereka brutal terhadap Mark" Arion memijat pelipisnya


"Besok malam konferensi pers Kaila sekaligus pesta" gumam Arion


"Maksudnya" tanya Wilasa


"Kita harus cepat menyelamatkan Mark Ar" Arion mengangguk


"Konferensi pers apa?" tanya Wilasa lagi


"Kaila akan mengungkapkan siapa dirinya dan segera mengakhiri semua yang terjadi agar dirinya tak perlu lagi di ganggu."


"Gue masih gak mudeng ini" Arion menatap sekilas Wilasa


"Mengakhiri semua permainan yang sengaja di buatnya agar Kaila gue siapapun yang dia sayang tidak kerepotan lagi."


"permainan? semuanya ? berarti selama ini Kaila sedang bermain?" Naresh mengerutkan keningnya sehabis berucap dirinya tak bisa memikirkan semuanya bersamaan


"Maybe, Tetapi mengungkapkan identitas nya itu bukan dari rencana awal"


"Lalu?" tanya keduanya bersamaan


"kaila terdesak gerak geriknya selalu di ikuti media"


"Kalau Kaila mengungkapkan identitas nya juga bakal membuat para media terfokus padanya" ucap Wilasa yang berpengalaman


"Gue gak tau apa yang akan di rencanakan Kaila, yang pasti selagi dia baik-baik saja gua selalu dukung dan membantu nya" kedua sahabatnya mengangguk mereka tak bisa ikut campur lebih dalam


Setelah itu mereka bertiga kembali ke topik pembicaraan awal, Arion mengusulkan untuk melakukan penyelamatan Mark besok pagi,


tak mungkin bisa mereka melakukan penyelamatan malam bentrok dengan acara yang di gelar Kaila, di situ pun bakal banyak para pemilik perusahaan besar kecil dalam maupun luar negri yang akan datang mengingat siapa yang mengadakan acara tersebut.


...❤️...


^^^"Udah tidur?"^^^


^^^"Aku seperti tidak bisa pulang"^^^


^^^"Mark di culik keluarga Bram,^^^


^^^kami akan melakukan^^^


^^^penyelamatanbesok pagi"^^^


"Belum"


"Apa? Mark di culik? ko bisa"

__ADS_1


^^^"Ya bisa sayang, tidur gih"^^^


"Ya Maksud, badan Mark kan besar


ko bisa di culik? kan lucu"


^^^"Kamu kebanyakan makan coklat^^^


^^^jadi sengklek otaknya"^^^


"Hmmmmm"


^^^"bercanda, kenapa belum tidur?"^^^


"Abis dari kamar mandi pipis


trus ada notif masuk"


"ini juga mau tidur lagi


masih ngantuk, besok aku sama Feli


fighting baju buat besok malam"


^^^"Okey , uang jajan ada kan? kalo gak ^^^


^^^ada bilang ya?"^^^


"Ada by, Daddy baru transfer tadi,


mereka Daddy juga bakal ke sini


besok"


^^^"Syukurlah, aku akan tidur kamu juga!!!^^^


^^^jangan sampai aku tau kamu begadang!^^^


^^^atau?"^^^


"oke good night my boy❤️"


Arion memejamkan matanya dirinya pusing dengan keadaan beberapa Minggu ini yang pasti dirinya juga harus segera menyelesaikan semuanya agar keadaan menjadi lebih baik, apalagi kalau dirinya ingin menikmati waktu bersama keluarga dan kekasihnya degan santai.


Di sisi salah satu tempat di kota A,


Keluarga Lovata dan Senna sedang berkumpul di Mansion utama Keluarga Lovata. Ayah Andrea sedang berdiskusi dengan beberapa orang untuk mencari keberadaan anaknya,


Apapun keadaan nya mereka harus menemukan Andrea dan Kirana berapapun jumlah uang yang mereka minta akan di turuti asalkan anak mereka di temukan.


Tuan Lovata dan Senna tidak tau spesifik siapa yang menculik anaknya namun seperti nya yang menculik orang yang sama pikir mereka,


Orang-orang ini adalah salah satu mafia dunia bawah yang menyewakan anak buah mereka untuk melakukan apapun yang di minta oleh costumer mereka , penyelamatan pembunuhan pengawalan dan lainnya.


"Segera temukan anak ku!"


"tentu tuan"


Selesai pembicaraan itu mereka pergi, hanya ini satu-satunya harapan dari dua keluarga itu untuk menyelamatkan nyawa anak mereka.


Di Mansion Keluarga Nelson,


Wiliam dan Kaivan sibuk menyiapkan semua yang di perlukan untuk besok malam seperti tamu undangan, wartawan, pengawalan maupun lainnya.


Sedangkan si tokoh utama sudah terlelap dalam tidur melanjutkan mimpi yang tertunda akibat makan malam.


"Bang Lo besok pake baju warna apa?"


"Temanya kan besok bebas Van"


"Oh iya yah"


Mereka melanjutkan kesibukan masing-masing, Seperti yang di lihat walaupun begitu emreka berdua memiliki kekasih walau belum resmi tetapi para wanita mereka menganggap bahwa mereka kekasih para tuan Muda Nelson ini.


Tapi keduanya tak terlalu memperdulikan karna yang mereka pentingkan dan utamakan adalah keluarga, terutama kedua adik perempuan mereka. maka itu mereka hanya menganggap para wanita itu sebagai teman tak melebihi dari apapun.


Masalah percintaan bagi keduanya perlu namun tidak sekarang kedua adik perempuan mereka masih membutuhkan keberadaan mereka menurut Wiliam maupun Kaivan, kalau keduanya memiliki kekasih pasti akan ada saat dimana salah satu kekasih keduanya cemburu dengan Kaila maupun Athifa karna lebih di utamakan.

__ADS_1


Pukul 2 dini hari barulah keduanya masuk ke dalam kamar masing-masing karna ngantuk menyerang sangat kuat mau tak mau keduanya meninggalkan sebentar pekerjaan mereka.


Malam yang melelahkan untuk semua orang waktunya beristirahat sejenak melupakan beberapa jam beban hidup yang di berikan oleh Tuhan sebagai cobaan.


"istirahat sejenak agar tidak cape, cape itu butuh tenaga agar tidak cape"


Pagi pukul 4 dini hari,


Kaila terbangun dirinya merasa sangat lapar ketika bangun, berjalan menuju meja makan untuk mengisi perutnya namun sebelum itu Kaila pergi ke kamar mandi terlebih dahulu .


Berjalan menuju lift,


Di meja makan masih kosong tak ada makanan karna masih terlalu pagi untuk sarapan pagi, Kaila mendengus kesal perutnya lapar tetapi jiwa magernya tak mau bekerja sama,


Berjalan menuju rumah samping dimana tempat tinggal para maid yang di sediakan, Kaila berjalan santai seraya mengunyah cemilan yang di ambilnya di lemari sebelum berjalan menuju rumah samping.



(piyama Kaila gunakan)


Tok tok tok


"Lama!!" gerutu nya


Gbrakkk brakk tokk tokk


perut Kaila yang lapar membuat nya badmood, menunggu salah satu orang yang mendengar ketukan maupun gedoran nya dari tadi.


Tokk tokk


"Mana si"


tokk tokk tok


gbrakk brarakk


"gue lapar oh my!! " teriak Kaila


tok tok tok


Click


suara pintu terbuka,


"Eh nona muda, maaf nona" maid itu menunduk seraya merapikan dirinya yang baru bangun.


"gue lapar" maid itu yang takut hanya bisa mengangguk


"gue tunggu!" Kaila berjalan lebih dulu kembali ke Mansion membiarkan maid itu bersiap.


Tak lama semua maid yang ada langsung datang ke Mansion, Kaila melirik sekilas membiarkan mereka menyiapkan sarapan untuknya.


Karna masalah yang beberapa saat ini sedang terjadi membuat kaila melupakan tugasnya untuk mengawasi rumah apalagi para maid yang jadi lebih santai, Wiliam dan Kaivan tak terlalu ikut campur masalah dirumah karna tugas Kaila.


"selesai semua gue bikin jadwal kerja baru" gerutu nya sambil menonton film yang sedang di siarkan


Beberapa menit menunggu akhirnya sarapan untuk sudah siap, Kaila meminta maid itu mengantarkan makanan ke ruang keluarga dimana dirinya saat ini sedang berada.





Makanan sesuai yang diminta Kaila sudah siap,


Kaila langsung menikmati sarapan paginya. Handphone Kaila berada di kamar jadi tak tau kalau Arion mengabari kalau dia akan berangkat menuju titik temu yang di mana Mark berada.


Di Markas Milik Arion dan sahabat nya,


Mereka tengah berkumpul untuk membahas bagaimana strategi penyergapan yang akan mereka lakukan nanti,


butuh beberapa jam perjalanan menuju tempat Mark di Sandra , Arion menghubungi beberapa kali Kaila namun tak ada jawaban pikirnya mungkin kaila masih tertidur.



(Wilasa , Arion, Naresh)

__ADS_1


......✨ JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE ✨......


__ADS_2