
Kaila sudah membelikan cake yang di inginkan oleh Varez, Varez menikmati cake yang di belikan.
"Misi ka, boleh anak nya kita jadikan model foto? soalnya lucu banget" Kaila dan Feli saling tatap lalu tersenyum,
"boleh ya ka?" Kaila tersenyum lalu mengangguk,
Mereka Kaila menggendong Varez memindahkan ke tempat dimana Photoshop Feli tadi, walau cuman makan cake saja sudah membuat para kakak perempuan di situ gemas melihat Varez , apalagi saat Varez tersenyum.
"Lucu banget sihhh"
"Mau bawa pulang"
"Mau punya anak juga"
"bibit unggul"
"Senyum dong.. Wahhhh jantung ku gak aman!!"
"Subhanallah gantengnya ciptaan mu"
(bayangi aja ini Varez umur 3thn ya geng)
Mereka terlalu terpesona melihat Varez, Hingga tak terasa sekarang sudah pukul 4 sore Kaila pun sudah harus pulang ke rumah karna anak-anak pasti mencarinya terlebih lagi Arion mungkin sudah dalam perjalanan pulang,
"Lo di jemput Wilasa atau bareng gue?"
"Di jemput Wilasa dong sekali ngedate"
"Halahh Pacaran lama tapi gak ada kepastian, canda kepastian" sindir Kaila seraya tertawa,
"Yee kan masih sibuk kai paham Napa"
"becanda elah lu baperan iih"
"Ck iya tau gue makasih ya"
"Sans, Boy Salim dulu" Varez pun Salim dengan Feli,
Kini Kaila dalam perjalanan pulang, tadi sebelum pulang Arion menghubungi nya karna akan pulang telat banyak berkas yang harus di urus tak hanya dirinya sekertaris papah nya juga akan lembur.
Skip di rumah,
Kaila yang baru saja tiba langsung di sambut hangat oleh ketiga anaknya, Varez yang tadinya ngantuk Tiba-tiba saja matanya kembali segar saat mendengar teriakan Abang dan kakak nya,
"Mandi dulu Boy badan kamu nanti di gigit semut" Kaila menggendong Varez untuk menuju kamar anak-anak.
"Abang kakak udah mandi?"
"Abang udah" ucap Davian yang sibuk dengan tugas rumahnya atau Pr,
"Abang Gala? kakak Ala?"
"Belum Mom" ujar Alana ,
"Abang udah juga"
"Mandi sama baby sitter ya?" Alana mengangguk
__ADS_1
Mereka pun bersama-sama menuju kamar anak-anak, Varez yang aktif aktif nya pun bermain air di bathtub Kaila hanya bisa diam mengawasi salah satu anaknya ini bermain,
"Mom , Abang gak belum ngerti tugasnya" lapor Davian,
"Oke tunggu mommy selesai memandikan adik mu"
"iya mom"
Kaila pun segera membersihkan tubuh Varez yang penuh dengan sabun, selesai mandi Kaila mengeringkan terlebih dahulu tubuh Varez barulah memakaikan pakaian,
"Ade ngantuk gak?" Varez menggeleng,
"tapi nanti jam 7 tidur ya?"
"Iya mom, mau susu" pintanya
Kaila membikin kan susu untuk Varez, selesai membuatkan Kaila pun menuju kamar Davian yang ada di sebelah kamar Galaxy dan Varez,
"Yang mana Abang gak ngerti?" tanya kaila,
Kaila menjelaskan ke Davian seraya mengelus elus punggung Varez agar tertidur walau Kaila berkata jam 7 tidur tetapi di lihat mata Varez yang sayu pun mencoba menidurkan anaknya ini.
Sehabis itu tiba-tiba saja Galaxy dan Alana masuk ke dalam kamar untungnya mereka tidak ribut karna adik Mereka Varez tertidur, Selesai mengerjakan PR mereka rebahan bersama-sama di Ranjang Davian walau ukuran sedang karna anak-anak masih kecil pun tetap muat untuk kaila dan anak-anak rebahan.
Sekitar pukul 9 malam,
Arion yang pulang kerja pun langsung menuju kamar dirinya dan Kaila untuk membersihkan diri cukup gerah walau sudah malam karna keringat dan debu,
selesai mandi Arion pun menuju kamar anak-anak ,karna kamar Galaxy dan Varez lebih dekat dirinya pun masuk ke dalam mencari keberadaan anak-anak namun tak ada,
setelah itu ke kamar Alana siapa tau mereka nangkring di kamar anak perempuan saat sudah masuk tak ada juga dan Arion tau kalau anak-anak dan Kaila berada di kamar Davian,
Orang rumah kemana? Mommy Daddy kemana? keduanya sedang menikmati bulan madu yang ke sekian sekian, sedangkan Athifa? Athifa menginap di rumah Orang tua Arion ,
"Astaga " gumam Arion Melihat kaila dan anak-anak tertidur
Arion membuka pintu kamar galaxy dan Alana, dirinya menggendong satu-satunya anaknya ini memindahkan ke kamar masing-masing. walau terlihat susah atau ribet mengurus anak-anak seperti kata kebanyakan orang namun bagi Arion dan Kaila itu hal yang wajar,
lelah letih bekerja merawat anak-anak ya walau ada yang berkata juga terlalu muda untuk merawat banyak anak tapi Arion dan Kaila tak masalah bukan karna harta atau keuangan mereka terlalu banyak bukan tetapi karna keduanya sama-sama sangat menyukai anak-anak,
(Back to topik jangan curhat -aku..)
Selesai memindahkan anak-anak ke kamarnya masing-masing kini tinggal 1 lagi yang harus di pindahkan Kaila, Arion menggendong Kaila ala bridal style menuju kamar mereka, untung saja kamar mereka ini berada di satu lantai yang sama tidak harus turun naik lift.
"Eemm" Kaila mendumel karna merasa ada yang menyentuh tubuhnya karna sangat ngantuk dirinya hanya pasrah saja, gak cuman pasrah sebenarnya. Kaila sudah tau siapa yang mengangkat tubuhnya itu maka itu dia biasa saja.
Di kamar ,
Arion merebahkan Kaila pelan dirinya tau kalau Kaila juga lelah menjaga dan mengajari anak-anak karena dirinya sibuk dengan magang di kantor papahnya yang akan menjadi miliknya bulan depan.
...Ting...
...Ting...
...Ting...
...Tfgeneration Boy! (Grub chat)...
...Anda, Ares, Arthur dan 3 lainnya......
Wilasa
" woyy"
Ares
__ADS_1
"hah?"
Albert
" 2"
Arthur
" 3"
Elvano
" 4"
^^^Anda^^^
^^^" 5"^^^
Wilasa
Anj!
Arthur
"To the point Sa!"
Elvano
"tau ribet lu"
Wilasa
"Sabar anj!"
"pesta perayaan kelulusan nanti
gue mau lamar Feli"
"gue mau lu pada Bantu gua"
"ya ya oke makasih!"
Ares
"ketika beban teman berulah"
Elvano
"padahal gue sibuk loh"
Arthur
"Dapet apa bantu Lo?"
Wilasa
"gitu banget lu thur jadi sohib"
..................
Arion hanya membaca saja pesan grub dari teman-teman nya itu, dirinya sudah cukup ngantuk karna seharian berkutik dengan berkas-berkas yang ada.
"Good night my wife" Arion mengecup kening Kaila,
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...
__ADS_1