
Tapi tetap saja Kaila meminta ijin untuk pulang ke apartemen mau tidak mau kedua orang tua Arion menyetujui. mereka sebenarnya sangat senang Kaila berada di rumah mereka tak ada niat jahat yang mereka lihat pada Kaila.
"Mah Kaila ke apartemen ya gapapa ya tapi besok Kaila main ke sini, mamah jangan marah" Kaila memeluk camer nya sambil meyakinkan bahwa dia akan baik-baik saja.
"Hmmm Mamah Rindu gimana dong" gumam camer Kaila
"Yah Mamah iihh ko gitu, rindu berat mah biar Arion aja" Kaila ikut bercanda
Setelah barang-barang Kaila dimasukkan ke bagasi mobil miliknya dan juga sudah berpamitan dia pun pulang menuju apartemen nya.
"Maaf mah Kaila cuman ga enak sering ngerepotin makanya Kaila pulang ke apartemen aja" gumam nya
Kaila mengecek ponselnya sekarang jam 7 lewat, Kaila menuju sebuah minimarket karna ingin membeli cemilan dia baru ingat kalau malam ini malam Minggu niat awalnya sebenarnya ingin liat balapan tapi di urungkan niatnya karna besok dia ingin ke pantai bersama Feli melepas rindu.
Tapi kaila gak berdua dia mengajak Thalia adik Arion biar rame juga akan mengajak candy tapi kaila tak tau candy dimana dan tak ingin membuat keributan.
Setelah selesai berbelanja cemilan Kaila langsung pulang ke apartemen dan membawa semua barang-barang miliknya yang di beli d mall lusa kemarin juga belanjaan saat ini.
Setelah sudah semua belanjaannya di bwa ke apartemen nya dan di susun rapi sesuai tempat nya Kaila merebahkan badannya karna sangat lelah biasanya yang mengurus semua kenakalan nya itu Wiliam atau Kaivan dan sekarang dia harus melakukan sendiri. Kaila mengecek pesan dari banking nya.
"Oh tuhan!! Gila gue belanja sebanyak ini?" Kaila terkejut yang tadinya sedang rebahan langsung berduduk
"Ko nyeseknya baru sekarang ya?"
Kaila rebahan lagi ada rasa penyesalan dalam dirinya karna terlalu banyak berbelanja setelah beberapa Kaila malah berencana ingin memanjakan dirinya dengan cara ke salon.
(Baru juga ngeluh kai uang mau habis - Author pov)
Kaila Menyalakan speaker kamarnya dan mengganti lampu kamarnya menjadi lampu LED ,Kaila mulai terlelap.
-Di desa
"Eh kita beneran satu bulan ya?" Wilasa
"Ka Thania mukanya gak becanda kemarin" gerutu Ares
"Eh ri coba lo hub Kaila deh minta dia bujuk ka Thania" Wilasa
"Gak ada hp woy lupa Lo pada" Arion
"Ya juga lo inget ga No Kaila?" Ares
"Inget lah yakali nomor doi g inget auto d talak gue" Arion
"Pinjem hp putra aja besok" Wilasa
"Bisa di Atur deh, gue ngantuk nih" Arion merebahkan badannya dengan posisi yang menurutnya enak
Mereka semua menikmati malam mereka di desa sebenarnya tak jauh beda dengan di rumah namun berbeda suasana hanya mereka bertiga.
-Kota
Andrea berdebat dengan ibu nya karna membuat nya tak jadi memenjarakan Kaila dan dia harus membuat rencana lagi untuk menjebak dan mendapatkan Arion.
__ADS_1
"Andrea, Jangan kaya gitu sama mamah!" tegur ayah Andrea
"Ah!! Papah ko bela mamah sih! Andrea malu lah masa mamah minta seratus juta nanti kita di kira miskin!"
"Kamu itu masih kecil mana paham dunia seperti itu. Kalo gak kaya gitu ga akan jera dia!" sela ibu nya
"Sudah!! Andrea masuk kamar! Jangan berulah!" mutlak perintah bapak walikota
Andrea menghentakkan kakinya seraya meninggalkan kedua orang tuanya.
"Bangs*t banget Lo kai, liat aja gue bakal bikin Lo malu trus di jauhi Arion!" gumamnya sambil menuju kamarnya.
Malam berlalu begitu saja, Kaila tengah bersiap untuk menjemput Feli Thalia tak jadi ikut dia lupa ada kerkol yang harus di kumpulan hari besok, Thalia meminta maaf karna tak bisa ikut tapi dia berjanji next time dia bakal ikut.
"Bebs queee, Udah siap nih jemput ya" pesan dari Feli
"Ooooooottttttttwwwwwww" balas Kaila
Kaila menuju ke parkiran mobilnya, di dalam mobil di tempat tertentu yang hanya di ketahui Kaila dan kedua Abangnya ada tersembunyi senjata tajam ntah itu pistol, atau pisau untuk berjaga-jaga dalam perjalanan.
tak butuh waktu lama Kaila tiba di depan rumah Feli karna masih pukul 6 pagi mereka,
"Nyari siapa dek?" tanya satpam di rumah Feli
"Nyari saya mang, tolong bukain pager" ucap Feli sedikit berteriak
Sudah siap mereka sudah akan berangkat orang tua Feli sedang mengunjungi kakek dan nene nya jadi Feli sendiri.
"emang Lo bawa apa?"
"nih nasgor mau ga Lo?"
"Ntar deh nyamping nyari minimarket dulu"
"Okey mba bro"
mereka menepi di salah satu minimarket, baru juga keluar komplek perumahan Feli dan nyamping aja. Kaila dan Feli membeli cemilan juga minuman untuk menemani di perjalanan padahal tadi malam kaila sudah berbelanja cemilan.
Mereka sudah kembali ke mobil,
"Eh Bebs q, Gak kangen Arion? Gue kangen Wilasa tauuu"
"Baru berapa hari gila Lo" ejek Kaila sebenarnya ada rasa rindu pastinya degan Arion cuman gengsi aja bilang nya
"Mending ke desa aja yuk"
"Dihh becanda beb?"
"enggk serius kita jemput mereka"
"Mau d Skor Bu Thania juga?"
"Enggak ya kali mampos gue"
__ADS_1
"Dah ah mana nasgornya laper nih, nanti gantian nyetir ya?"
"Sans"
Mereka menikmati sarapan pagi mereka di parkiran minimarket.
Setelah makan mereka melanjutkan perjalanan menuju pantai terbaik di kota A ya g memakan beberapa jam perjalanan namun tak akan mengecewakan hanya orang yang berniat saja ke sana karna perjalanan nya agak masuk ke pedalaman tetapi ketika tiba d pantainya banyak rumah warga.
Mereka berdua asik berbicara bernyanyi juga mengabadikan momen keduanya sesekali bertukar peran menjadi supir.
(tau kan kalo selebgram storynya bisa sampe titik-titik ya begitulah penampakan nya -Author)
Matahari nampak tinggi di atas sana, mereka sebentar hampir tiba di pantai sambil bersenandung mereka menelusuri jalanan.
"the weekend is really busy here " Kaila yang sudah melihat titik pantai
"Yaps sepertinya begitu"
-Desa
Ketiganya sudah bersiap untuk melakukan tugas mereka dan akan di nilai oleh kepala desa hasil kerjanya.
Semenjak kepala desa membawa keponakan nya, keponakan nya selalu saja mencoba mendekati Arion dengan membantu atau membawa makan siang untuk mereka bertiga.
Arion hendak menolak makanan itu tetapi dengan cepat Wilasa yang lapar nyosor tu makanan.
"Malu ****" tegur Arion
"Laper serah dah image gue jelek yang penting kenyang" Wilasa
"Bukan cs gue!" tukas Ares tapi tetap saja ikut makan
"Dimakan Makanannya" ucap keponakan kepala desa itu kepada Arion mau tidak mau Arion memakannya
"Kalau Kaila liat bisa d jadikan sate daging gue" batin Arion
"Enak, makasih ya kenyang gue" gara-gara ucapannya itu Wilasa dapat pukulan dari Ares
"Gak tau malu anjing" kesal Ares
"Maaf ya emang geser otaknya" ucap Arion ke perempuan itu.
Mereka bertiga sudah makan siang dan membantu membereskan selesai makan. setelah itu mereka mencari putra untuk meminjam hp nya.
...Halo Kakak-kakak β€οΈπ...
...Maaf kalau ada salah kataπ semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload πππ....
...Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like π...
...jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update ππππβ€οΈβ€οΈ...
...Terimakasih β€οΈπ...
__ADS_1