
Kaila baru saja tiba di mansion,
Karna kaila datang bertepatan dengan waktu makan malam, Kaila langsung diminta untuk ke meja makan.
"jangan lupa berdoa, selamat makan" ucap Wiliam
Kaila makan malam dengan rasa kesal, ingin sekali melampiaskan kekesalan ini namun dirinya harus sabar saat ini, baru makan beberapa suap Kaila menyudahinya, kedua abangnya langsung menatapnya.
"Aku kenyang" lalu menatap kedua abangnya bergantian
"kenapa? gak enak?" ucap Wiliam
"dikit lagi , sayang kalo gak habis" Sekarang Kaivan berucap
"gak!" kaila langsung beranjak pergi
Kedua Tuan muda itu pun langsung saling tatap saat Kaila meninggalkan mereka, mereka pun langsung berhenti makan karna selera makan mereka menghilang.
"baru juga baikan" batin Wiliam
"Tanya Kevin apa yang terjadi tadi di markas" perintah Kaivan sebelum dirinya pergi menyusul Kaila
Wiliam pun menghubungi Kevin seraya berjalan mengikuti Kaivan.
...Kevin (calling)...
"hallo king?"
^^^"Apa yang terjadi tadi di markas?"^^^
"Eh it..itu, Queen bertemu dengan Andrea lalu terjadi perkelahian sebentar"
^^^"bagaimana bisa?"^^^
"Queen menemui Kirana lalu saat itu Andrea meneriakinya. Queen langsung menemui dan menghajar pelan ke Andrea"
^^^"ok!"^^^
...Panggilan berakhir...
Kaivan menunggu di depan lift seraya menahannya menunggu Wiliam masuk.
"Apa kata Kevin?"
"Kaila mengetahui Andrea kita tahan"
"Hmmmmmmm"
mereka menuju kamar Kaila,
Di depan kamar Kaila, berulang kali keduanya menekan bell namun tak kunjung terbuka pintunya.
sedangkan Kaila di dalam kamar sedang di dalam kamar mandi berendam seraya mendengar kan lagi *Fire - BTS"
"mampus kita berdua, elu si !!" kesal Wiliam
"ko gue!!"
"ya elu pake ngurung dekat tahanan Kaila!"
"ya kan awalnya emang mau gua kasih tau kailanya, elu nya aja yang possesive brother!!"
"Kena marah Daddy lagi gue ini pasti kalo ni bocah ngadu"
"gara-gara ide lu ini semua!!"
mereka masih menekan bell hampir setengah jam namun tak kunjung di buka.
"Coba telpon" ucap Kaivan
"Eh iya geblek" Wiliam langsung mengambil ponselnya lalu menghubungi Kaila
...Princess Kaila (calling)...
Musik Kaila pun langsung terhenti di gantikan dering telepon nya.
"What?"
^^^..."sayang nya Abang buka pintu ya?"...^^^
"G"
^^^"plis sweetie nya Abang"^^^
"G"
^^^"Abang mau minta maaf, ^^^
^^^bukain ya? nanti kalau Ade mau apapun^^^
^^^Abang beliin abang turutin"^^^
Kaila berpikir sebentar,
"Ok"
...Panggilan berakhir...
Kaila keluar dari bathtub, baru hendak keluar kamar mandi untuk menuju ke tempat pakaian nya sudah terdengar jelas bunyi bell yang sedang di tekan.
(piyama Kaila)
sebelum keluar kamar Kaila mengambil ice cream nya , lalu membukakan pintu kamarnya .
"Apa!" dirinya masih kesal dengan tingkah keduanya ini , yang awalnya membuat dirinya seperti di kurung , di larang keluar rumah, dan sekarang mangsanya di tangkap tanpa memberitahu dirinya!
"gak di bolehin masuk nih?" tanya Kaivan
"G!"
"Adeee" rayu Wiliam
"Apa!"
"Ke mall yuk?" ajak Wiliam
"G"
"Abang mau peluk" Wiliam merentangkan tangannya, Kaila menatap wajah Wiliam lalu dada Wiliam. Dirinya pun memeluk Wiliam, walau masih kesal.
Awalnya Kaila marah dan kesal ke Wiliam Karna tingkah lakunya yang begitu possesive kepadanya, namun dirinya juga tak bisa marah maupun kesal terlalu lama karna ada positif dan negatif yang dilakukan oleh Wiliam.
__ADS_1
"Brother apologize, don't be angry"
"Abang lakuin itu semua demi Ade juga" Kaila mengangguk dalam pelukan Wiliam
"maafin Abang ya?" Kaila mendongak
"ada syaratnya"
"mau apa?" menunduk ke arah kaila
"Gantian dong!!" kesal Kaivan yang di abaikan
kaila pun melepaskan pelukan nya lalu berganti ke Kaivan .
"Bang Van, alihkan semua berita agar tidak ada lagi tentang kejadian di rumah sakit"
"alihkan gimana?"
"Hmm masuk dulu deh" ajak Kaila
di dalam kamar Kaila mengambil ice cream dan beberapa cemilan lainnya lalu di letakkan nya di depan mereka.
"Publikasi keberadaan Ade" ucap Kaila , Wiliam mengerutkan keningnya
"Tapi itu berbahaya" ucap Wiliam
"Kalau gak gitu semuanya gak akan selesai bang, para pembaca juga resah nungguin semuanya selesai"
"huh! yaudah terserah" Kaila mengangguk
"Tapi bilang Daddy dan Mommy dulu" pinta Kaivan
"Mereka pasti setuju"
"Kaila mau segera" ucapnya lagi
"Besok, ada lagi?" Kaivan membuka Snack Kaila
"Kaila butuh penjelasan tentang apa yang terjadi di markas dan tentang Kaila di buat terkurung di rumah!" jawab kaila santai
Wiliam pun menjelaskan semuanya di bantu Kaivan, mau marah terus-terusan pun kaila tak bisa juga setelah mendengar penjelasan dari kedua abangnya.
"Tapi Ade jangan sampai kelelahan dulu!" tegur Wiliam yang tau apa yang akan di lakukan sang adik
"tentu" ucap Kaila seraya menyeringai
Takkk
kaivan menyentil jidad Kaila
"Aw" seraya memegangi dahinya
"jangan dulu kamu masih sakit"
"Abang!" kesal Kaila
"Abang pasti gak baca komentar pembaca kan!! kalo Kaila gak ngasih pelajaran ke Andrea secepatnya! Kaila yang bakal di kasih pelajaran sama pembaca!!"
"Aishh, YAAA para pembaca tercinta Ade gue masih pemulihan sabar yaa" pinta Wiliam
(balik balik topic)
"yaudah terserah Ade aja" putus keduanya
"Udah Habis tidur , besok sekolah" titah Wiliam
"Tapi Ade lapar"
Wiliam dan Kaivan menatap Kaila lalu menatap bungkus Snack yang di makan Kaila sedari tadi sendirian,
"Abang Kaila lapar!!"
"mau makan apa? makan di rumah atau di luar?"
"Di luar aja"
"Yaudah ganti baju , pake jaket celana panjang!" titah Wiliam
Kedua tuan muda pun beranjak pergi dari kamar kaila menuju kamar mereka masing-masing untuk bersiap juga.
Kaila menghubungi Arion terlebih dahulu, walau dirinya dan Arion sedari tadi mengirimkan pesan ,namun saat ini Kaila hendak pergi tak sempat mengirimkan pesan jadi kaila memilih untuk menghubungi Arion.
...🐻...
"What is it, honey??"
^^^"Aku mau makan di luar sama ^^^
^^^Twins beda dua tahun" ^^^
"makan dimana?"
"lama gak?"
"pake baju lengan panjang"
"celana panjang"
"jaket juga"
^^^"Iya ini aku siap-siap"^^^
^^^"jangan di matikan"^^^
^^^"kamu mau ikut?"^^^
..."Next time ya?"...
"Mager banget aku"
^^^"Udah makan malam kan tapi?"^^^
"udah tadi sama yang lain"
^^^"tapi itu kan jam 7 kurang"^^^
^^^"Aku antar deh ya buat makan?"^^^
"gak usah bby, ini udah malam"
^^^"yaudah, oh ya besok jemput bisa?"^^^
"bisa, tumben biasanya gak mau"
__ADS_1
^^^"Aku mau bilang sesuatu"^^^
"kenapa gak Sekarang?"
^^^"Rahasia"^^^
^^^"Dah aku ma berangkat"^^^
"Pap dulu dong! "
"kamu pake pakaian gimana!!"
^^^"oke honey"^^^
...Panggilan berakhir...
...❤️ ( ini Kaila ya)...
"itu bby"
"aku berangkat"
"nanti kalo aku udah sampe, aku bilang"
^^^"Pake jaket sayang!!"^^^
"iya aku bawa mantel ko"
^^^"yaudah, have fun bby" ^^^
^^^"makan malam aja atau pergi ketempat "^^^
^^^"lainnya dulu baru pulang ?"^^^
"gak tau by"
"Kami berangkat"
^^^"Oky hati-hati , jangan lupa kabarin"^^^
Kaila sudah berada di lantai dasar, kedua abangnya juga sudah menunggu dirinya.
(Style Wiliam )
(style Kaivan )
Mereka pun berjalan menuju kedepan dimana mobil yang akan mereka gunakan Sudah di siapkan,
Tujuan mereka saat ini restoran bintang lima yang sangat terkenal enak di kalangan atas, Kaivan pun sudah memesan tempat untuk mereka.
saat ini pukul 9 malam,
skip restoran.
Mereka sengaja membiarkan para medis mengikuti sampai ke restoran, mereka sudah merencanakan ini sebelum berangkat tadi tepatnya setelah Kaila berkata lapar.
"Selamat datang di restoran kami"
"Tuan Wiliam? silahkan ikut saya, saya akan mengantarkan anda dan yang lain ke meja" Wiliam mengangguk
paparazi mengikuti mereka sampai ke dalam restoran, orang-orang di dalam restoran pun sedari tadi memperhatikan Tuan muda dan nona muda Nelson sedari tadi. pasalnya Tuan muda Wiliam ini yang di bicarakan di media-media.
"Silahkan tuan"
"mau pesan apa?"
tanya pelayan itu tadi.
" Menu spesial ini, ini dan ini" ucap Kaila , lalu memberikan ke Wiliam dan kaivan menu nya
"Mozzarella one grilled meat, this one dessert " ucap Kaivan
"Samakan dengan dia" Wiliam menunjuk kaivan
"Silahkan tunggu sebentar"
Mereka tak terlalu banyak bicara karna sibuk dengan ponselnya masing-masing, Kaivan hendak menghubungi kedua orang tuanya namun melihat jam sudah tengah malam apalagi perbedaan beberapa jam di sini dan di sana.
Paparazi memotret mereka, para pengawal yang di tugaskan mengikuti mereka dengan cara membaur seperti tamu restoran melaporkan ke Kaivan . Kaivan hanya mengangguk paham seraya memberi kode kepada anak buahnya.
Kaila update story Instagram miliknya.
@Kailacan
..."dinner with family " ...
tulis Kaila di Story nya,
Sebenarnya para awak media, paparazi atapun yang kepo dengan kejadian di rumah sakit sudah mengetahui perempuan itu Kaila, namun yang masih mereka pertanyaan siapa Kaila sebenarnya.
Selang beberapa waktu makanan yang mereka pesan tiba, Sebelum makan tak lupa mereka berdoa. Makan seraya berbincang agar tidak terlalu sepi ,
sesekali Kaila menjahili keduanya dengan pertanyaan kapan kedua abangnya memiliki pacar dan menikah.
Mereka tak membicarakan tentang Andrea maupun Kirana karna mereka sedang di awasi paparazi, mereka tak tau bukan hanya paparazi yang mengikuti mereka tetapi orang suruhan Tuan Lovata / walikota .
"Habis ini mau kemana?" tanya Kaivan
Kaila memerhatikan jam tangannya,
"pulang deh, soalnya besok kaila kan sekolah"
"okey" ucap Wiliam
Selesai makan mereka masih menikmati pemandangan yang ada di luar jendela restoran, Wiliam memanggil pelayan untuk membayar.
setelah membayar mereka pun beranjak pergi untuk kembali kerumah mengingat ini sudah tengah malam. jika bukan karna Kaila lapar mereka tak mungkin keluar malam-malam.
"Aku kenyang" ucap Kaila saat di dalam mobil
"tidur, perjalanan jauh nanti Abang bangunin" titah Wiliam
"okey, good night my prince" ucap Kaila lalu menyesuaikan kursi nya untuk tiduran.
...✨ JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE ✨...
__ADS_1